Connect with us

Metro

Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA)Menyelenggarakan Kegiatan Akademik Wisuda Ke-68

Published

on

Jakarta – Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) menyelenggarakan kegiatan akademik berupa pelaksanaan Wisuda Ke-68 Seperti biasanya upacara Wisuda ini dilaksanakan dengan Sidang Terbuka senat Universitas yang dipimpin langsung Rektor UNINDRA merangkap senat universitas Bapak Prof. Dr. H. Sumaryoto.

Mahasiswa yang akan diwisuda terdiri dari 150 mahasiswa Prom Pascasarjana (S2) dan 1022 mahasiswa Program Sarajana (SI) bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur pada pukul 08.30 sampai dengan selesai. Rabu.(4/9/2019)

Dalam sambutannya Rektor mengatakan,”Jumlah yang menimba ilmu di Unindra adalah 11067 mahasiswa baru Mahasisiwa Unindra seluruhnya mencapai 36750 dengan jumlah yang besar ini tentunya menuntut tenaga pengajar atau guru dosen yang memadai dengan aturan-aturan dari pendidik terutama berkaitan dengan unsur dosen insya allah kita sudah menugaskan sebanyak 1087 dosen Unindra.

“Pada kesempatan ini yang pertama adalah mengenai kegiatan akademik jadi berkenaan dengan ketentuan tentang kualifikasi dosen, Unindra juga sudah melaksanakanya untuk tahun kedua dosen dari Unindra ini sudah mencapai 94% yang menuntut studi yang bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi yaitu dari Bogor ,Timur Jakarta dan Universitas Indonesia ,Alhamdulillah seluruh program studi yang ada di Unindra sudah tercover dengan ukuran tinggi,”imbuhnya.

“Insya Allah sesuai dengan misi dan visi Unindra di tahun 2029 atau 10 tahun ke depan kita bisa menjadi excellent University, perguruan tinggi yang unggul di dalam pembelajaran Unindra sudah merintis program pendidikan jarak jauh yang nanti dimulai untuk program pasca sarjana jadi dengan jarak dan waktu sekarang sudah bisa dikembangkan menjadi lebih mudah yaitu dengan pendidikan jarak jauh ini sejalan dengan permen ristek Dikti nomor 51 tahun 2018 pada intinya Unindra akan berusaha konsisten melaksanakan aturan-aturan yang diberlakukan untuk pendidikan tinggi “ujarnya .

Untuk masalah sarana prasarana Unindra juga terus melakukan pengembangan pembangunan karena memang dalam rangka memenuhi program kita dituntut juga memperbaiki sarana prasarana perkuliahan bukan saja prasarana fisik tapi juga sarana prasarana yang menyangkut masalah sistem itu dengan sistem-sistem yang sudah berdiri komputer,ada 2 unit gedung yang akan kita bangun gedung untuk kuliah dan membangun tempat untuk keperluan konferensi seminar internasional dan alhamdulillah bulan Agustus yang lalu Kita sudah melaksanakan konferensi internasional yang dihadiri dari 6 negara dan 230 orang peserta yang berasal dari negara-negara dari luar negeri.

Suatu prestasi yang cukup besar karena kita sudah bisa melaksanakan konferensi internasional dengan membawa nama Unindra salah satunya. Sehingga kita bisa melaksanakan sendiri tidak menyewa gedung di tempat lain.

Lebih lanjut Rektor berpesan kepada para wisudawan agar selalu menjaga nama baik Unindra .” Bagi yg lulus wajib menjaga nama baik dari nama Unindra,dan jangan berpikir cari pekerjaan itu gampang masih banyak tantangan yg harus dihadapi namun jangan patah semangat kita harus tetap bersyukur.masalah pekerjaan pasti akan didapat asalkan kita pandai-pandai bersyukur,tegasnnya.

Sedangkan orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Sri Hapsari beliau adalah Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Indraprasta PGRI, Selain itu wisuda juga dihadiri oleh beberapa undangan antara lain; Koordinator LL Dikti Wilayah III, PB PGRI,Pengurus Yayasan(YPLP PT), dewan kurator UNINDRA

Continue Reading
1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

WAHANA KESEJAHTERAAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT ( WKSBM ) NGUDI RAHARJA GADINGAN WATES KULONPROGO

Published

on

By

Kulonprogo – Karyapost.com, pada hari minggu, tanggal 15  Maret 2026, di mulai pukul 13.00 wib-selesai , bertempat di aula parkir SMK Muhamadiyah 1 Wates, Bapak Sagiman Ketua WKSBM melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako berupa beras dan uang sebesar 150 ribu bagi warga kurang mampu.

Kegiatan tersebut di hadiri pula oleh Lurah Wates bapak Sapto Iswandono, SE, M.M. ,  Babinkabtimas wates, Babinsa Wates, Ketua LPMK Gadingan,Ketua RW 08 Gadingan, Pengurus WKSBM Ngabdi Raharjo dan Jaga warga Gadingan.

Bapak Lurah Wates Sapto Iswandono,SE,M.M dalam sambutannya mengucapkan puji syukur dan terimakasih pada warga Gadingan terlebih pada pengurus WKSBM ( Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat ) yang telah ikut berpartisipasi aktif membantu pemerintah dalam meringankan beban kehidupan masyarakat yang kurang mampu khususnya warga sekitarnya.

Penerima bantuan tersebut sebanyak 24 orang  merupakan keluarga yang kurang mampu khususnya untuk warga dusun Gadingan,Wates.

Bapak Drs Petrus Surjiyanta,M.Si. yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kepada awak media bahwa acara tersebut sudah berjalan dengan lancar.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

IKA UNPAD Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Tema “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam”

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah bagi kesejahteraan umat, IKA UNPAD menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Diskusi bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam” di Hotel Aryaduta Jakarta pada hari Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas strategi pengelolaan potensi ekonomi umat melalui berbagai lembaga keuangan syariah.

Dalam wawancara dengan awak media, Sekjen IKA UNPAD Yhodhisman Soratha menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, MES telah menyiapkan sejumlah agenda sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

“Kalau selama bulan Ramadhan ini, paling tidak sudah agenda yang ketiga. Pertama, kami mengadakan buka puasa bersama dengan mahasiswa di Jatinangor. Selama dua hingga tiga hari di bulan Ramadhan, kami menyiapkan sekitar 100 paket makanan setiap harinya untuk mahasiswa,” ujar Ferry.

Selain itu, MES juga tengah menjalankan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Menurut Soratha program ini telah melalui proses seleksi dan skrining yang cukup ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Untuk program kedua, kami sedang memproses pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu. Setelah melalui proses skrining, saat ini sudah ditemukan hampir 50 mahasiswa yang layak menerima bantuan. Sebagian memang sudah terbantu oleh program lain, namun yang belum akan segera kami bantu melalui program beasiswa ini,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan buka puasa bersama yang disertai diskusi ini menjadi agenda ketiga yang juga membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan dana umat. Dalam diskusi tersebut, turut dibahas potensi besar ekonomi umat yang dapat dioptimalkan melalui lembaga-lembaga seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Soratha menegaskan bahwa pengelolaan dana umat melalui lembaga keuangan syariah memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Diskusi ini membahas bagaimana pengelolaan potensi ekonomi umat dapat dimaksimalkan, mulai dari dana haji melalui BPKH hingga dana zakat melalui BAZNAS. Harapannya, seluruh potensi ini dapat dikelola secara optimal sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat Islam,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, MES berharap dapat terus mendorong kolaborasi antar lembaga dan berbagai elemen masyarakat agar pengelolaan dana umat semakin transparan, produktif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat Islam di Indonesia.

Continue Reading

Metro

H.Irfan Head Office Marketing d’Besto Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Dompet Dhuafa

Published

on

By

Jakarta – Dompet Dhuafa pada pagi ini sabtu, 14 Maret 2026 kembali menggelar keberangkatan  mudik gratis berlokasi di Cybis Park, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (14/3/2026)

Dalam wawancara dengan awak media H.Irfan sebagai Head Office Marketing d’Besto menyampaikan ;

“Ini d’Besto untuk yang perdana bersinergi dengan program mudik Dompet Dhuafa.
d’Besto mendukung semua konsumsi utk mudik gratis sekitar 750 pemudik.”

“Program mudik tahun ini bertajuk Mudik Kalcer (Kampung Halaman Ceria) pada Ramadan 1447 H menjadi bagian hegemoni rangkaian program Dompet Dhuafa selama Ramadhan 2026.
Dompet Dhuafa pada tahun ini menargetkan 750 pemudik.” Jelasnya.

Adapun dari para pemudik sebagian adalah masyarakat dengan ekonomi bawah. Dari ragam profesi pun turut ikut serta seperti guru ngaji, guru honorer, marbot masjid hingga para pelaku usaha mikro.

Di tengah keterbatasan dan rasa keingan yang kuat menjadikan tahun ini momentum masyarakat berkesempatan untuk menggunakan layanan mudik gratis. Selain untuk menghemat secara ekonomi, juga untuk meringakan dari kemampuan dalam upaya mudik lebaran tahun ini.

Program mudik ini tidak lepas dari dukungan ragam pihak mulai Manfaat Mengalir, d’Besto Jagonya Rasa, Piknik Bus dan Dua Belibis. Dari tahun ke tahun program mudik gratis dengan mensasar fakir miskin mengalami kenaikan, begitu juga dengan peminatnya, khususnya masyarakat dengan ekonomi bawah.

Mudik Kalcer tahun ini mensasar dengan beragam tujuan seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Ponorogo, Surabaya hingga Lampung. Peminat mudik gratis paling banyak dari wilayah Solo.

Tentang Dompet Dhuafa ;
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainya.

Continue Reading

Trending