Connect with us

TNI / Polri

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Berlinang Air Mata Lihat Perawat RSPAD

Published

on

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan kejutan kepada perawat-perawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Kejutan itu berupa video konferensi perawat-perawat dengan keluarganya yang difasilitasi KSAD. Jumat (24/04/2020)

Namun, ternyata suasana saat video konferensi itu membuat Andika terkejut. Jenderal bintang 4 ini tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan dialog antara perawat dengan anak atau keluarganya.

KSAD Andika Perkasa: Uji Coba Plasma Konvalesen Eks Penderita Covid-19 Harus Sesuai ProtokolSeperti diketahui para perawat RSPAD harus berpisah dengan keluarganya selama beberapa bulan untuk berjuang memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Dialog pertama menampilkan Suster Rahmayanti dengan keluarganya yang dihadirkan secara virtual melalui layar besar.

“Sehat semuanya ya,” ujar suster yang biasa disapa Yanti itu.
KSAD Andika Perkasa Sebut RSAD Harapan Masyarakat Melawan CoronaSuara Suster Yanti terbata bata saat berkomunikasi dengan keluarganya. Sesekali dia mengusap air matanya dengan tangan yang masih dilapisi sarung tangan karet dan dilengkapi pakaian alat pelindung diri (APD).

Salah satu putri suster Yanti berharap ibunya bisa melaksanakan puasa bersama di rumah. Suster lainnya, Heni Handayani pun diberikan kesempatan untuk berkomunikasi dengan salah satu putrinya.

“Hai kakak,” kata Heni menyapa salah satu putrinya dengan deraian air mata.
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Siapkan 3 Kendaraan Khusus Cegah Covid-19″Mama cepet pulang, aku kangen,” sapa anaknya kepada sang bunda yang masih mengenakan pakaian perawat berwarna hijau.

Linangan air mata pun tak mampu dibendung suster berkerudung itu hingga membasahi kelopak mata di wajahnya. “Mama di sini sehat selalu,” sambung Heni dengan ucapan terpotong-potong menahan kesedihan.

“I love you mama, cepat pulang jalan-jalan lagi,” ucap putri dari Heni yang terlihat didampingi seorang wanita prajurit TNI AD berhijab, serta keluarga lainnya.

Sedangkan salah satu putra Heni terlihat menangis saat berkomunikasi dengan sang bunda melalui video telekonferensi. Begitu pun Suster Risma yang diberikan kesempatan untuk berkomunikasi secara virtual dengan suami dan anaknya.

“Semua kita dalam keadaan sehat ya, mama cepet pulang kita bertemu lagi keluarga di rumah kita,” tutur suami Risma seraya memberikan semangat kepada istrinya itu.

Istri Andika, sekaligus Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Hetty Andika Perkasa juga tak mampu menahan air mata yang jatuh di pipi. Hetty Andika Perkasa yang terlibat telekonferensi pun tidak dapat menahan haru biru melihat perjuangan perawat RSPAD yang berjuang menangani pasien Covid-19 hingga meninggalkan keluarga.

“Anak-anak belajar, ibadah tetap di rumah, doakan mama-mamanya semua biar terus sehat dan bisa tetap pulang kalau wabah ini sudah berakhir ya,” pinta Hetty dengan suara parau menahan kesedihan.

Continue Reading

TNI / Polri

LONJAKAN 177 PERSEN PENGUNJUNG ANCOL, KAPOLDA METRO JAYA PASTIKAN PENGAMANAN BERJALAN MAKSIMAL

Published

on

By

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna merespons lonjakan signifikan jumlah wisatawan pada hari kedua Idul Fitri (Minggu), di mana kawasan pantai ini menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Berdasarkan data hasil pengecekan, kunjungan ke Ancol pada hari Minggu menembus angka 53.824 orang, atau mengalami lonjakan drastis sebesar 177 persen. Menanggapi fenomena ini, Kapolda menginstruksikan penebalan pengamanan di titik-titik rawan kerumunan, seperti area bibir pantai dan pintu masuk utama, guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun potensi kecelakaan air.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat. Selain personel, disiapkan pula 95 pos yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan Kapolda merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan pelayanan kepolisian hadir secara nyata. “Bapak Kapolda meninjau Ancol karena prediksinya kawasan ini akan terus ramai. Peninjauan ini untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan prima, pola pengamanan, dan pelayanan telah disiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selain pengamanan fisik, petugas juga menyiapkan langkah antisipatif berupa rekayasa lalu lintas dan patroli Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang masuk maupun keluar area Ancol.

Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan liburan di kawasan pesisir ini dapat berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

DEDIKASI HINGGA AKHIR, ANGGOTA DITLANTAS POLDA METRO JAYA GUGUR USAI TUGAS PENGAMANAN MUDIK

Published

on

By

JAKARTA – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti jajaran Polda Metro Jaya. Salah satu personel terbaiknya, Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), meninggal dunia usai menjalankan tugas mulia mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Menurutnya, dedikasi Brigadir Fajar Permana selama Operasi Ketupat 2026 merupakan cerminan nyata dari semangat pengabdian insan Polri yang rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan jutaan pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya, Senin (23/3).

Pihak Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir dan memenuhi seluruh hak-hak almarhum serta memberikan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kejadian ini menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebagai langkah preventif, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih proaktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum Brigadir Fajar Permana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Meninggalnya Brigadir Fajar Permana menjadi catatan haru sekaligus pengingat akan beratnya tugas kepolisian di lapangan. Semangat pengabdian almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh rekan sejawat di jajaran Polda Metro Jaya untuk tetap tulus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski nyawa menjadi taruhannya.

Continue Reading

TNI / Polri

TEMUKAN WARGA KECELAKAAN SAAT PATROLI OPS KETUPAT: KAPOLRES METRO BEKASI EVAKUASI KORBAN LAKA LANTAS KE RSUD

Published

on

By

BEKASI – Sisi humanis dan respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Metro Bekasi di tengah padatnya aktivitas pengamanan arus mudik dan libur Lebaran. Saat sedang memimpin patroli kewilayahan dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026, Kapolres Metro Bekasi secara spontan menghentikan iring-iringan kendaraan dinasnya demi menyelamatkan seorang warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, Senin (23/3/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Cibirung, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 16.42 WIB. Kapolres yang saat itu tengah menyisir jalur protokol melihat adanya warga yang tergeletak di aspal pasca kecelakaan. Tanpa ragu, sosok pimpinan perempuan di Polres Metro Bekasi ini langsung turun dari kendaraannya untuk memastikan kondisi korban dan memberikan instruksi evakuasi segera.

Kasidokkes Polres Metro Bekasi, Pembina dr. Fanny Sari, melaporkan bahwa tim medis kepolisian (Sidokkes) yang ikut dalam rombongan patroli langsung melakukan tindakan darurat di lokasi di bawah pengawasan langsung Kapolres. Tim yang terdiri dari dr. Resmi Suci, Brigadir Imam Abridin, dan TKK Windita Prastika sigap memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengevakuasi korban menuju RSUD Kabupaten Bekasi.

“Ibu Kapolres saat memimpin patroli menemukan adanya masyarakat yang jatuh akibat kecelakaan. Beliau langsung berhenti dan memeriksa kondisi korban secara personal, kemudian memerintahkan tim Dokkes untuk segera melakukan evakuasi medis ke RSUD guna mendapatkan perawatan intensif,” ujar dr. Fanny Sari dalam keterangannya.

Berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Kabupaten Bekasi, korban diketahui mengalami beberapa luka, di antaranya luka robek (Vulnus Laceratum) di bagian dahi sepanjang 5×2 cm serta adanya nyeri tekan dan krepitasi pada bagian bahu kiri. Tim medis telah memberikan tindakan berupa penjahitan pada luka dahi serta pemberian terapi injeksi dan infus.

Korban saat ini telah menjalani rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi untuk observasi lebih lanjut. Rencana tindak lanjut medis meliputi CT Scan kepala serta rontgen pada bagian shoulder dan thorax guna memastikan tidak ada cedera internal yang membahayakan jiwa. Kondisi umum korban saat ini dilaporkan stabil dengan kesadaran penuh.

Aksi sigap Kapolres Metro Bekasi ini mendapat apresiasi dari warga yang berada di lokasi kejadian. Hal ini membuktikan bahwa di balik ketegasan memimpin pengamanan wilayah, Polri tetap mengedepankan sisi empati dan kemanusiaan, memastikan setiap warga negara mendapatkan perlindungan dan pertolongan tercepat saat berada dalam kondisi darurat di jalan raya.

Continue Reading

Trending