Connect with us

Metro

Proklamasl di Tengah Pandemi “Kupon Makan” wujud Solidaritas dari dan untuk Indonesia Cak lmin Luncurkan Aplikasi Kupon Makan untuk Bantu Warga Sulit Makan

Published

on

Sejak secara resmi Virus Covid-19 muncul dan menginfeksi masyarakat Wuhan, China pada Desember 2019. Hingga Minggu (23/8/2020) pagi, total kasus Covid-19 di dunia terkonflrmasi sebanyak 23.357.435 (23,3 juta) kasus. Di Indonesia sendiri, laporan resmi sejak Maret 2020 sampai minggu (23/8/2020) kasus tercatat resmi total 153.535. Selain keselamatan & kesehatan yang betul-betul genting, hampir seluruh sektor terdampak.

Sektor ekonomi juga mengalami dampak serius akibat pandemi virus corona. Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian berimbas pada perekonomian.

Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (UPI) memperlihatkan 94,69% UMKM mengalami penurunan penjualan dan hampir 72,02 persen UMKM menyatakan tidak dapat mempertahankan usahanya hingga Oktober 2020. Informasi terkini dari BPS (Badan Pusat Statistik), bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II tertekan hingga minus 5.32 %. Hasil penelitian SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) pada Juli 2020, menunjukan ada sekitar 29 juta warga Indonesia mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas pandemi Covid-19.

Dengan penyelesaian pandemi yang masih panjang, pemulihan ekonomi Indonesia juga membutuhkan waktu dan upaya yang besar. Hasil diskusi bersama para sahabat yang terdiri dari berbagai ragam 581“” mulai dan‘ relawan, antropolog, akademisi, politisi, entrepreneur serta technopreneur untuk meringankan kondisi bangsa, maka lahirlah gerakan sosial untuk mereka yang masih membutuhkan makanan, juga kepada pelaku UMKM penjual makanan pokok seperti warung makan dan warung sembako, gerakan ini disebut dengan “kupon makan”.

Meskipun bernama kupon, gerakan ini tidak seperti baksos umumnya yang berkerumun di suatu tempat untuk membagikan bantun. Kupon makan menggunakan aplikasi (app) dan website, sehingga mencegah kerumunan di masa pandemi.

Aplikasi Kupon Makan menjembatani 3 pihak yakni para dermawan, segenap warga yang sedang kesusahan, dan segenap mitra warung penjual makanan dan sembako.

Aplikasi ini akan mempermudah para dermawan untuk membantu sesamanya yang sedang kesusahan dengan aman dan mudah, cukup dari genggaman smartphone nya di rumah masing-masing, dan dapat ditujukan ke siapa pun, baik yang mereka kenal langsung maupun tidak, by name by addres by number phone, secara tepat dan akurat. tanpa biaya alias gratis, dan terjamin transparan, aman, dan terpercaya.

Aplikasi ini akan memudahkan para dermawan untuk membantu tetangganya, saudaranya, karyawannya, kenalannya, bahkan warga yang tidak mereka kenal sama sekali tapi sedang kesusahan memenuhi pangannya secara tepat sasaran, transparan, aman, gratis tanpa biaya, dan terpercaya.

Di tengah protokol pandemik covid yang serba membatasi ruang gerak kita untuk saling membantu secara langsung, maka dengan aplikasi Kupon Makan ini kita dapat membantu dari rumah dengan aman.

Aplikasi ini juga akan mendorong sektor riil ekonomi rakyat terus bergerak, warung-warung penjual makanan dan sembako di kampung-kampung akan menjadi penyalur bantuan para dermawan secara langsung kepada warga.

Aplikasi Kupon Makan ini kami harapkan mampu mendorong multiplier effect secara simultan. Inilah wujud kerja sama dan gotong royong yang kita harapkan menjadi salah satu jawaban mengatasi dampak pandemik secara efektif dan massif.

75 Tahun Indonesia merdeka, kondisi bangsa sedang penuh tantangan. Empati dan tindakan nyata untuk terus meringankan sesama sangat diperlukan. Dengan begitu suatu bangsa akan kuat menjadi satu kesatuan, dan menjadi bekal bagi sebuah bangsa memiliki pondasi kuat menjadi bangsa yang unggul dan menjadi manfaat bagi segenak bangsa di dunia kedepanya. Bukan sebaliknya, dalam masa pandemi mencari keuntungan & maju sendiri sedangkan yang lainya menderita bahkan mati tertinggal. Indonesia selalu bisa mengatasi persoalan besar yang terjadi pada setiap zaman.

Gerakan kupon makan menjadi contoh, bahwa kita bisa meringankan dan mencari jalan keluar pandemi Covid-19 secara mandiri, bahwa ini karya anak bangsa sendiri dan selalu berjiwa gotong royong dari dari mereka yang bersedia menolong kepada mereka yang tidak beruntung dengan peran masing-masing.

Untukmu Indonesia, dalam rangka kemerdekaan Indonesia ke-75 “kupon makan” lahir dan semoga memberikan manfaat maksimal bagi seluruh rakyat, baik penerima kupon, mitra warung maupun donatur, secara sistematis, aman, terpercaya dan mudah digunakan

Continue Reading

Metro

Lepas Bantuan Kemanusiaan 22 Kontainer untuk Korban Bencana Sumatera, Kapolri: Wujud Kehadiran Negara

Published

on

By

JAKARTA, – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer untuk didistribusikan kepada korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Kemudian, sore hari ini kita juga memberangkatkan 22 kontainer untuk kita distribusikan ke masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatra, baik Aceh, Sumut maupun Sumbar,” kata Sigit di Mapolda Sumut, Sabtu (14/2/2026).

Sigit berharap kegiatan tersebut bisa meringankan beban dari seluruh masyarakat yang terdampak bencana alam. Ia menyebut, bantuan ini akan menyesuaikan kebutuhan mendesak yang diperlukan dari seluruh korban.

Menurut Sigit, 22 kontainer bantuan kemanusiaan tersebut akan bisa dirasakan manfaatnya untuk sekira 40 ribu masyarakat. Hal ini merupakan komitmen dari Polri untuk terus membantu warga khususnya yang sedang terdampak bencana.

“Mulai dari makanan pakaian, kemudian bahan makanan, obat-obatan dan kebutuhan lain yang dibutuhkan. Harapan kita tentunya ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus perhatikan masyarakat kita yang msih terdampak bencana,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menuturkan, bantuan kemanusiaan ini juga sekaligus menjadi wujud kehadiran negara bagi korban terdampak bencana alam di Sumatra.

“Dan ini juga bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai apa yang menjadi perintah Bapak Presiden kita terus lakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan,” ucap Sigit.

“Mulai dari terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan di sisi lain perbaikan pascabencana baik selesaikan jembatan-jembatan, melakukan perbaikan terkait huntara dan huntap di beberapa tempat bisa kita tuntaskan, untuk mendukung dan kolaborasi tentunya dengan TNI, kementerian lembaga terkait,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Continue Reading

Metro

Firdaus Djuwait Resmi Jadi Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Bima

Published

on

By

Jakarta — Firdaus Djuwait, S.H., M.H. resmi menjabat sebagai Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) yang baru. Penunjukan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan organisasi tersebut sekaligus menjadi harapan baru bagi penguatan peran BMMB sebagai wadah sosial masyarakat Bima di wilayah Jakarta dan sekitarnya.Sabtu (14/2/2026)

Dengan latar belakang pendidikan hukum serta pengalaman organisasi yang dimiliki, Firdaus Djuwait diharapkan mampu membawa BMMB semakin berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi seluruh anggota maupun masyarakat luas.

Kepemimpinan baru ini juga diharapkan dapat memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus meningkatkan kualitas program kerja ke depan.

Dalam keterangannya, Firdaus menegaskan bahwa BMMB merupakan organisasi sosial yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

Ia berharap seluruh masyarakat Bima yang berada di Jakarta dapat memberikan dukungan kepada kepengurusan baru agar berbagai program sosial dapat berjalan optimal.

“Tentu kita berharap dukungan dari seluruh masyarakat Bima di Jakarta. BMMB ini organisasi sosial, sehingga tujuan utama kita adalah memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait adanya dinamika dalam proses organisasi, Firdaus menegaskan bahwa seluruh pihak akan dirangkul tanpa terkecuali. Menurutnya, perbedaan yang terjadi merupakan hal wajar dalam organisasi, namun persatuan tetap menjadi prioritas utama.

“Kita ini organisasi sosial, pasti kita rangkul semuanya. Siapapun yang ada, akan kita berikan ruang untuk berekspresi dalam organisasi ini,” katanya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penyusunan struktur kepengurusan lengkap. Setelah itu, direncanakan pelantikan pengurus yang akan dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi masyarakat Bima di Jakarta

Continue Reading

Metro

Sunifia Ingatkan Pentingnya Melestarikan Budaya di Tengah Modernisasi Generasi

Published

on

By

Jakarta – Gerakan Srikandi Indonedia (GERSI) Mendeklarasikan DPP GERSI dengan tema “Perempuan Berdaya Menjadi Garda Terdepan Perubahaan Bangsa” di Gedung Joeang ’45 Jakarta pada hari Minggu, 15 Februari 2026.

Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia (Gersi), Sunifiya, menegaskan pentingnya menjaga tiga pilar utama dalam kehidupan berbangsa, yakni seni dan budaya, perlindungan perempuan dan anak, serta agama dan rohani.

Menurutnya, kebudayaan Indonesia saat ini sedang berada dalam situasi yang memprihatinkan. Berbagai kesenian daerah yang dahulu menjadi kebanggaan bangsa, kini mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

“Dulu kita benar-benar punya kebanggaan seperti tari Jaipong dari Jawa Barat, tarian dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan berbagai daerah lainnya. Sekarang perlahan mulai hilang. Bahkan cara berpakaian pun sudah banyak yang meninggalkan nilai-nilai budaya dan kesopanan sebagai bangsa Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya adat dan adab. Karena itu, modernisasi tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan identitas budaya.

“Kita boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri. Kita tetap bangsa Asia, bangsa Timur yang menjunjung tinggi adab dan adat istiadat,” tegasnya.

Selain bidang seni dan budaya, Gersi juga memberikan perhatian serius terhadap perlindungan perempuan dan anak. Sunifia menilai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sangat tinggi, baik di lingkungan rumah tangga maupun dalam kehidupan sosial.

“Kekerasan itu bukan hanya fisik. Pelecehan verbal, cara berbicara yang merendahkan perempuan, itu juga bentuk kekerasan. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga tatanan sosial bangsa. Jika perempuan tidak dibekali pendidikan dan nilai moral yang kuat, maka dampaknya akan besar terhadap masa depan Indonesia.

“Perempuan itu sentral. Kalau perempuan tidak teredukasi dengan baik, tidak memahami adab dan adat, maka bangsa ini bisa hancur,” ujarnya.

Dalam pandangannya, ada tiga sektor utama yang menjadi fondasi kemajuan perempuan Indonesia, yaitu agama, pendidikan, serta sosial dan budaya.

“Agama dan rohani harus berjalan bersama. Banyak orang beragama, tetapi tidak menjalankan nilai-nilai rohani dalam kehidupan sehari-hari. Agama tanpa kejiwaan dan hati nurani tidak akan membawa perubahan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti generasi muda yang dinilai semakin jauh dari budaya daerah. Kegiatan sekolah yang dulu menampilkan tarian tradisional kini mulai tergantikan oleh budaya populer modern.

“Kita tidak anti kemajuan, tetapi jangan semua diubah. Tetap pertahankan budaya Indonesia, hormati leluhur kita,” katanya.

Sebagai penutup, Sunifia berharap perempuan Indonesia semakin maju dan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Gerakan Srikandi Indonesia memiliki moto: Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Tangguh. Saya berharap perempuan Indonesia semakin pintar, semakin kuat, dan mampu menjaga nilai agama, budaya, serta martabat bangsa,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending