Connect with us

TNI / Polri

Dandim 0604 Karawang : Kenaikan Pangkat Tidak Otomatis, Tapi Penuh Perjuangan

Published

on

KARAWANG, – Periode 1 April 2021, 16 personil Komando Distrik Militer (Kodim) 0604 Karawang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Ini merupakan penghargaan atas dedikasi, kerja keras dari para prajurit tersebut.

Selain itu, ada 3 orang perwira yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP) juga dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi yang awalnya berpangkat Kapten menjadi Mayor penghargaan.

“Ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan dari pemerintah kepada prajurit TNI AD yang selama masa dinasnya tidak melakukan pelanggaran, berprestasi dan berdedikasi tinggi, sehingga yang kita usulkan, Alhamdulillah disetujui semua. Sehingga ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi para prajurit tersebut untuk berbuat dan berdinas untuk lebih baik lagi. Baik bagi diri, keluarga, kesatuan dan masyarakat,” ujar Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo saat disambangi wartawan di Makodim, Selasa (06/04).

Ia juga berharap kepada anggota yang mendapat amanah yakni kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula pada periode 1 April 2021 bisa lebih semangat dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai prajurit.

“Untuk periode kenaikan pangkat di TNI itu ada dua yakni pada tanggal 1 April dan 1 Oktober. Kali ini kenaikan pangkat 1 April dan kenaikan pangkat ini bukan otomatis, mereka ini melalui tahapan-tahapan, mulai dari kinerjanya. Kita kan mengeluarkan Daftar Penilaian (Dapen), lalu ada pengecekan kemampuan jasmaninya, walaupun secara periodik sudah dilakukan, namun untuk kemampuan jasmani untuk kenaikan pangkat ada tersendiri. Kemudian, kesehatannya juga kita cek dan kalau lulus itu semua, baru bisa. Dan yang tidak kalah penting penilaian ada atau tidak pelanggaran yang dilakukan anggota, bila ada pelanggaran sudah terselesaikan belum masalahnya, sesuai dengan catatan personil (catpers),” ujarnya.

Kembali katanya, anggota Kodim 0604 Karawang yang naik pangkat periode 1 April 2021 yang berjumlah 16 tersebut dari berbagai golongan semua naik pangkat dan ini semua penghargaan untuk prestasi mereka.

“Terkait mengenai daftar penilaian yang dilakukan adalah dinilai mulai dari kenaikan pangkat terakhir atau periode 4 tahunan dan sepanjang itu kita nilai terus sehari-hari yang mencakup nilai tanggungjawab, nilai kinerja, nilai kepemimpinan dan beberapa item lainnya. Dan seandainya belum layak naik pangkat, ya saya berani untuk tidak menaikan pangkatnya. Intinya semua ada perjuangannya,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Dandim juga mengatakan bahwa program vaksinasi yang dilakukan di Kodim 0604 Karawang, bahwa prajurit dan ASN yang berdinas di Makodim sudah semua melaksanakan vaksinasi dua tahap.

“Alhamdulillah, yang belum hanya tinggal 100, hal ini disebabkan karena ada yang pendidikan, karena penyintas yang belum 3 bulan dan juga ada sakit seperti tensi tinggi. Namun begitu, setelah ada kesempatan lagi batu kita cek lagi dan lakukan vaksinasi,” jelasnya.

Sedangkan di Kabupaten Karawang sendiri katanya, data per 5 April untuk sasaran target vaksinasi 1.543.656 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, TNI-POLRI, ASN dan masyarakat terbatas sudah dilaksanakan, baik tahap satu maupun tahap dua.

“Adapun yang belum dilaksanakan, karena mungkin karena riwayat penyintas Covid-19 minimal 3 bulan atau penyakit bawaan.

Continue Reading

TNI / Polri

Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno Tutup Usia, TNI AD Berduka

Published

on

By

Jakarta, – Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI, Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, yang tutup usia pada Senin, (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam bagi TNI AD, mengingat beliau adalah tokoh prajurit senior yang dihormati dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hidupnya, beliau mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan.

Almarhum adalah lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 yang menapaki karier militer dari berbagai penugasan operasional hingga jabatan strategis. Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1986–1988. Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Darat terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta soliditas satuannya, guna menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, beliau mengemban amanah sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993, sebelum akhirnya diberikan kepercayaan oleh Bangsa Indonesia sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 di periode 1993–1998. Dalam kiprahnya di militer dan pemerintahan tersebut, beliau secara konsisten menunjukkan komitmen dan loyalitas tinggi terhadap negara, serta konsistensi dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional.

Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat.

TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian beliau meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui Unit III Subdit I Indag melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok sembako tersedia, distribusi berjalan lancar, serta pengendalian harga tetap terjaga.

Monitoring dilaksanakan di Pasar Tradisional Senen Blok III serta dua retail modern, yakni Lottemart Green Pramuka dan Transmart Cempaka Putih. Pengecekan dilakukan oleh personel Unit III Subdit I Indag yang dipimpin Ipda Berlin Piator bersama anggota, serta berkoordinasi dengan unsur dinas terkait.

Dari hasil pemantauan di Pasar Senen Blok III, sejumlah komoditas tercatat pada kisaran harga rata-rata, antara lain beras premium Rp 14.900/kg dan beras medium Rp 13.500/kg. Komoditas lain yang dipantau meliputi bawang merah Rp 55.000/kg, bawang putih (cutting) Rp 35.000/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, serta daging sapi paha belakang Rp 140.000/kg dan paha depan Rp 135.000/kg. Untuk gula pasir kemasan terpantau Rp 18.000/kg, sementara minyak goreng merek Minyakita di salah satu kios terpantau dalam kondisi kosong.

Sementara itu, di Lottemart Green Pramuka, sejumlah komoditas terpantau tersedia dengan harga antara lain beras premium Rp 14.900, daging sapi segar Rp 140.000/kg, daging kerbau beku Rp 124.900/kg, daging ayam ras Rp 34.900/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 41.500/kg, bawang putih Rp 38.000/kg, dan gula konsumsi Rp 17.500/kg. Namun, cabai rawit merah tercatat Rp 57.000/kg dengan keterangan stok kosong, serta beberapa komoditas tertentu tidak dijual. Di Transmart Cempaka Putih, beras premium terpantau Rp 74.500/5 kg dan beras SPHP Rp 62.500/5 kg, daging sapi segar Rp 118.300/kg, sementara beberapa komoditas tercatat kosong, seperti daging kerbau beku, daging ayam ras, telur ayam ras, dan Minyakita.

Kanit III Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Rheditya Alfa Hendy S mengatakan, monitoring pada Sabtu (28/2/2026) menunjukkan ketersediaan bapokting secara umum masih terpenuhi, meski masih ditemukan komoditas yang berada di atas HET, khususnya cabai. “Kami melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bapokting di Jakarta Pusat. Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting secara umum masih tersedia, namun masih ditemukan beberapa komoditas di atas HET, terutama cabai,” ujarnya.

AKP Rheditya menjelaskan, kenaikan harga cabai dipengaruhi harga beli yang sudah tinggi di tingkat distributor/pasar induk sehingga berdampak pada harga di lapangan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin baik di pasar tradisional maupun retail modern, serta meningkatkan koordinasi dengan satgas pangan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga, khususnya komoditas cabai.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kekuatan Satuan TP Ada pada Sinergi dengan Babinsa

Published

on

By

JAKARTA, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan pengarahan kepada para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Dalam pengarahan yang berlangsung secara dialogis tersebut, Wakasad menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan tempur dan pembinaan teritorial. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan satuan Teritorial Pembangunan sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat dengan aparat kewilayahan, khususnya Babinsa.

“_Basic_ kalian adalah satuan tempur, tetapi kalau pembinaan teritorial bagus, yang bagus adalah Batalyon TP nya, Kodim itu hebatnya di Babinsa-Babinsa, yang menjaga stabilitas wilayah di pelosok-pelosok. Makanya kalian partnernya adalah para babinsa untuk membantu batalyon kalian,“ pesan Wakasad.

Selain itu, Wakasad menegaskan agar para Danbrigif TP dan Danyonif TP terus memperkuat koordinasi dengan satuan teritorial setempat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan. Tantangan tugas ke depan, menurutnya, menuntut pimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu mengelola sumber daya secara efektif.

Melalui pengarahan ini, diharapkan Brigif TP dan Yonif TP semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas serta kesejahteraan wilayah. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending