Connect with us

TNI / Polri

Akmil dan Kopassus Merajai Lomba Kreativitas Prajurit/ PNS TNI AD TA 2021

Published

on

JAKARTA, – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M., menutup lomba kretivitas Prajurit/PNS TNI AD TA 2021 dalam wujud Karya Cipta Teknologi (KCT) dan Karya Tulis IImiah (KTI) tanggal 23 Juli 2021 di Madislitbangad Jakarta.

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, mengucapkan selamat kepada Sermadatar Muhammad Irfan dari Akmil sebagai juara I lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan Judul Analisis Kinerja Panser APC-3 6×6 dan Panser Tarantula Dalam Mendukung Tugas Pokok Kompi Kavaleri, juga kepada Kapten Cpl Ade Kusnadi dari Kopassus sebagai Juara I Karya Cipta Teknologi (KCT) dengan Judul Pembuatan Prototipe Senjata DMR Commando Rifle-2.

” Saya harapkan predikat juara ini dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral maupun produk naskah dibuat yang terbaik, untuk mengikuti even selanjutnya pada lomba kretivitas Prajurit/PNS TNI AD TA 2021 dalam wujud Karya Cipta Teknotogi (KCT) dan Karya Tulis IImiah (KTI) di tingkat TNI antar Angkatan, nanti akan berkompetisi secara kompetitif dengan para peserta dari masing-masing angkatan, dengan para juri yang kredibel, begitu juga yang juara harapan hendaknya mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat TNI dan bersaing masing-masing angkatan, gengsi ini harus kita rebut utk menjadi juara yang terbaik secara sehat, dengan menampilkan Karya tulis Ilmiah (KTI) dan Karya Cipta Teknologi (KCT) yang terbaik, karena menyangkut harga diri Angkatan Darat, jangan merasa puas atas hasil yang dicapai pada hari ini, persiapkan semaksimal mungkin. Perhatikan penekanan dan masukkan yang konstruktif untuk perbaikan guna mempersiapkan pada even yang lebih tinggi di tingkat TNI, ” ujarnya.

Selanjutnya Kadislitbangad mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para juri yang telah bekerja keras dalam melaksanakan penilaian hasil karya cipta teknologi dan karya tulis ilmiah peserta lomba mulai dari tahap semi final sampai dengan final secara jujur, obyektif, adil dan independen. Semoga hasil akhir yang didapatkan merupakan produk yang berkualitas, sehingga bermanfaat bagi TNI pada umumnya TNI AD pada khususnya di masa mendatang.

” Saya menyadari bahwa untuk menilai suatu karya tidaklah mudah walaupun sudah ada aturan sebagai pegangan bagi para juri, tentunya dalam melaksanakan penilaian ditemui hal-hal yang berkembang di lapangan, hal ini hendaknya dapat diakomodasi dan dikonfirmasikan untuk dijadikan sebagai saran dan masukkan untuk perbaikan kegiatan penjurian di masa yang akan datang. Kepada para pemenang lomba saya ucapkan selamat atas keberhasilannya menjadi juara 1 s.d. 3 dan harapan 1 s.d. 3. Hal ini merupakan prestasi yang harus dipertahankan pada event-event berikutnya. Khususnya dalam waktu dekat ini yang akan mewakili TNI AD dalam lomba kreativitas Prajurit/PNS di tingkat TNI. Selamat berjuang dan tetap semangat. Kepada panitia saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana, ” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Kasubdisiptek Kolonel Inf Abdul Hamid., S.I.P. selaku Kalakgiat dalam laporannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba Kreativitas Prajurit/PNS TNI AD TA 2021 dalam wujud Karya Cipta Teknotogi (KCT) dan Karya Tulis IImiah (KTI) yaitu sebagai juara I Karya Tulis IImiah (KTI) Sermadatar Muhammad Irfan dari Akmil dengan Judul Analisis Kinerja Panser APC-3 6×6 dan Panser Tarantula Dalam Mendukung Tugas Pokok Kompi Kavaleri. Juara 2 Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan Aster Kodam XVIII/Kasuari Judul : Strategi Penempatan Satuan BKO di Wilayah Kodam XVIII/Kasuari dihadapkan pada Situasi dan Kondisi Provinsi Papua Barat. Juara 3 Letda Caj Darmoko, S.Pd dari Akmil dengan Judul :Analisis Cara Kerja Sistem Hidrolik Pompa Boggie untuk Sikap Angkut dan Sikap Tempur guna Mobilisasi Meriam 57 MM-S60. Juara Harapan I Letkol Arh Kusnadi, S.T., M.T. dari Kodiklatad dengan Judul : Pemanfaatan Aplikasi I Target sebagai Substitusi Sistem dan Metode Latihan Bidik Kering pada Pistol 9 mm secara realtime. Juara Harapan 2 Letkol Cpn R. Nuswantoro dari Puspenerbad dengan Judul : Kajian Penembakan Menggunakan Laser dan Sasaran Tembak Bergerak Sebagai Sarana Latihan Dalam Rangka Meningkatkan Keterampilan Penerbang Helikopter Fennec AS 550 C3E TNI AD. Juara Harapan 3 Mayor Ckm Yogi Ertanto, S.Farm., Apt., M. Biotech dari Puskesad dengan Judul : Konsepsi Aplikasi Teknologi Genomik dalam rangka Peningkatan Kualitas Prajurit TNI demi Terwujudnya TNI yang Profesional dan Modern. Dan sebagai juara I Lomba lomba kretivitas Prajurit/PNS TNI AD TA 2021 dalam wujud Karya Cipta Teknotogi (KCT) Kapten Cpl Ade Kusnadi dari Kopassus Pembuatan Prototipe Senjata DMR Commando Rifle-2. Juara 2 Dr. Ir. Nur Rachman Supadmana Muda, S.T. , Dkk 2 org dari Poltekad Judul : Prototipe Robot Tempur Dilengkapi Senjata SS2, Peluncur Roket, Deteksi Ranjau dan Kamera Termal Untuk Mendukung Tugas OMP Dan OMSP. Juara 3 Mayor Inf Adi Novianto, S.T. , Dkk 4 org dari Poltekad dengan Judul : Rancang Bangun Alat Bantu Pelepas Dan Pemasang Roda Kendaraan Tempur Panser Anoa 6×6 Juara Harapan 1 Sertu Herlan Yaboisembut , Dkk 4 org dari Poltekad dengan Judul : RB Poltekad Elektronic Detector COVID-19 (Polector C-19) Berbasis Internet Of Things (IoT) Dengan Menggunakan Kecerdasan Buatan Untuk Mendukung Personel TNI Yang melaksanakan Tugas Operasi. Juara Harapan 2 Letkol Arh Dekki Widiatmoko, S.T., M.Tr.T. , Dkk 4 org dari Poltekad dengan Judul : Rancang Bangun Sistem Kendali Cerdas Pembidikan Sasaran Semi Otomatis Berbasis Optik. Juara Harapan 3 Letkol Arh Tuharno, S.Pd. , Dkk 3 org dari Poltekad dengan Judul : Rancang Bangun Rompi Anti Peluru Level IIIA Berbasis Komposit Serat Abaka, HGM, EPOXY dan Serat Karbon.

Hadir dalam acara penutupan kretivitas Prajurit/PNS TNI AD TA 2021 melalui lomba Karya Cipta Teknotogi (KCT) dan Karya Tulis IImiah (KTI), Prof. Dr. Alie Humaedi, M.A. tim juri Juri KTI Peneliti Ahli Utama-PMB LIPI. Jimmy Maulana, S.T., M.T. (BPPT), Kolonel Cpm Reza Muhammad (Seskoad), Kolonel Cpl Lilik Hendro (Puspalad), Paban III/Liitbangasro Srenaad, pejabat Distribusi A Dislitbangad, Ketua dewan juri lomba kreativitas prajurit dan PNS TNI AD TA 2021, dan Dewan juri baik KTI maupun KCT. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Pangkostrad Pimpin Penyumpahan PNS Kostrad 2026, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Published

on

By

Jakarta – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., memimpin upacara Penyumpahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kostrad Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Mandala, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

Dalam amanatnya, Pangkostrad mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang telah resmi mengucapkan sumpah sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kostrad. Menurutnya, sumpah tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ikrar suci yang mengandung tanggung jawab moral, hukum, dan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan negara, serta institusi tempat mengabdi.

Pangkostrad menegaskan pentingnya menjunjung tinggi integritas, loyalitas, dan komitmen dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh PNS tidak menyalahgunakan kewenangan, menjaga amanah yang diberikan, serta membangun budaya kerja yang inovatif, efektif, efisien, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata guna mendukung kemajuan organisasi.

Selain itu, Pangkostrad mengajak seluruh PNS untuk terus meningkatkan kompetensi seiring perkembangan teknologi dan tuntutan reformasi birokrasi. Pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dinilai penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas organisasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, akurat, aman, dan akuntabel.

Mengakhiri amanatnya, Pangkostrad menekankan pentingnya menjaga sinergi antara prajurit dan PNS sebagai satu tim kerja yang solid, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme yang tinggi, PNS Kostrad diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Kostrad demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Continue Reading

TNI / Polri

Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO

Published

on

By

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. tampil sebagai Pembicara Utama (Keynote Speaker) pada Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9 dan Call for Paper bertema “Strengthening the Legal Framework for Combating Human Trafficking and Enhancing the Protection of Women and Children” yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Kamis (30/7/2026).

Konferensi internasional tersebut diikuti akademisi, peneliti, praktisi hukum, serta pembuat kebijakan dari 18 negara, antara lain Hanoi Law University (Vietnam), Istanbul University (Turki), UNICAF University (Siprus), Al-Azhar University (Mesir), Nagoya University (Jepang), Ibn Zohr University (Maroko), Thammasat University (Thailand), Applied Science Private University (Yordania), Comillas Pontifical University (Spanyol), University of Sydney (Australia), bersama sivitas akademika UNISSULA.

Sebagai Pembicara Utama, Prof. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan materi “Melampaui Ancaman Pidana: Membangun Sistem Hukum yang Memutus Rantai Perdagangan Orang.” Ia menegaskan bahwa pemberantasan TPPO harus dibangun melalui sistem hukum yang terintegrasi, tidak hanya bertumpu pada pemidanaan pelaku, tetapi juga mengedepankan pencegahan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama lintas negara.

“Kita harus melampaui ancaman pidana. Yang harus dibangun adalah sistem hukum yang mampu memutus mata rantai perdagangan orang, mulai dari pencegahan, perlindungan korban, hingga penindakan terhadap seluruh jaringan pelaku,” ujar Prof. Yusril.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri menyampaikan pidato keynote speaker melalui tayangan yang diperdengarkan kepada seluruh peserta konferensi. Dalam paparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perdagangan orang telah berkembang menjadi kejahatan transnasional yang memanfaatkan ekosistem digital sehingga membutuhkan transformasi penegakan hukum yang adaptif.

“Perkembangan teknologi telah memperluas modus operandi perdagangan orang. Karena itu, penguatan kerangka hukum harus diikuti transformasi cara kerja aparat penegak hukum, penguatan kerja sama internasional, dan perlindungan korban yang lebih komprehensif,” kata Wakapolri.

Wakapolri menjelaskan bahwa Polri mengimplementasikan penguatan pemberantasan TPPO melalui empat strategi utama, yakni menerapkan pendekatan victim-centric dalam penanganan perkara, memperkuat Direktorat dan Satuan PPA-PPO di seluruh tingkatan, meningkatkan kapasitas penyidik melalui digital forensic dan Scientific Crime Investigation, serta memperluas kerja sama internasional. Hingga saat ini, Polri telah menjalin 14 perjanjian kerja sama dengan kepolisian, kementerian, dan lembaga di dalam maupun luar negeri dalam penanganan TPPO.

Rektor UNISSULA Prof. Dr. H. Gunarto, S.H., M.Hum. mengatakan konferensi ini menjadi wadah kolaborasi global untuk menghasilkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan hukum internasional.

“Partisipasi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara akan memperkaya pertukaran perspektif, memperkuat kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik yang berkeadilan,” ujar Prof. Gunarto.

Konferensi ini menegaskan komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan komunitas internasional untuk memperkuat kerangka hukum global dalam pemberantasan perdagangan orang serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Sinergi pemikiran yang disampaikan Prof. Yusril mengenai penguatan sistem hukum dan strategi implementatif yang dipaparkan Wakapolri menjadi bagian penting dalam memperkuat respons Indonesia terhadap kejahatan perdagangan orang yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Komitmen Kebangsaan, Polda Metro Jaya Bekali PNPP Wawasan Kebangsaan dan Nilai Toleransi

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Kegiatan Penguatan Komitmen Kebangsaan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) di jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Jakarta tersebut dibuka oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Dalam sambutannya, Wakapolda Metro Jaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi dan komitmen kebangsaan seluruh personel. Menurutnya, setiap anggota Polri, termasuk PNPP, harus senantiasa menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

“Kepercayaan masyarakat kepada Polri merupakan amanah yang harus terus kita pelihara. Hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui integritas setiap personel yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menghormati keberagaman, serta menolak segala bentuk paham yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi,” ujar Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Ia menjelaskan, tantangan terhadap persatuan bangsa kini berkembang semakin kompleks. Ancaman tidak selalu hadir dalam bentuk nyata, tetapi juga dapat muncul melalui berbagai informasi, narasi, maupun konten digital yang dikonsumsi setiap hari. Karena itu, personel Polri dituntut memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar mampu menyikapi setiap perkembangan secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan BMBP SDM Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., serta Tenaga Ahli Kepala BNPT Bidang Sumber Daya Manusia, Kombes Pol. (Purn) Drs. Sutriyono, sebagai narasumber.

Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, serta memperteguh komitmen kebangsaan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing. Setiap personel juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat kebangsaan seluruh personel semakin kuat sehingga menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus mempererat persatuan, menjaga soliditas, serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Continue Reading

Trending