Connect with us

TNI / Polri

Lindungi Prajurit Satgas Operasi, Dislitbangad Uji Fungsi/Uji Terima Balistic Helmet Level III A dan Body Armour Plate Level III + Soft Armour

Published

on

JAKARTA, – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M. Uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021 di Laboratorium Dislitbangad Batujajar pada hari Senin (26/7/2021).

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, selaku Kagiat mengatakan, bahwa Uji terima merupakan suatu kegiatan pengujian dalam rangka proses pengadaan materiel sebelum materiel tersebut dinyatakan diterima sebagai materiel aset TNI maupun TNI AD. Dalam pelaksanaan uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021. Dalam penjelasannya Kadislitbangad menambahkan bahwa bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021. Materiel bekal prajurit tersebut untuk operasional dalam satuan tugas operasi prajurit dan dapat melindungi organ vital prajurit dari tembakan peluru tajam musuh sehingga peluru tajam tersebut tidak sampai ke bagian vital tubuh prajurit khususnya pada bekal Balistic Helmet level III A yang dapat melindungi kepala prajurit, bekal tersebut yang akan diuji terima/uji fungsi yang berfungsi untuk menahan terhadap tembakan munisi tajam dan tetap nyaman saat digunakan di satuan tugas operasi di medan tempur serta dapat melindungi bagian tubuh vital prajurit sehingga peluru tajam tidak sampai ke bagian tubuh vital prajurit, maka perlu di uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021. Uji fungsi/uji terima yang merupakan suatu kegiatan pengujian dalam rangka proses pengadaan materiel sebelum materiel tersebut dinyatakan diterima sebagai materiel aset TNI maupun TNI AD. Dalam pelaksanaan uji terima bekal berupa Balistik Helmet level IIIA dan Body Armour Plate level III + Soft Armour pengadaan Babek TNI TA 2021, meliputi uji tidak merusak (non destruktif) yang terdiri dari uji visual, uji berat dan dimensi serta uji konstruksi dan perlengkapan, sedangkan uji merusak (destruktif) meliputi uji kemampuan, uji kelancaran kerja dan aspek insani yang dihadapkan pada tolok ukur Spesifikasi Standar Penerimaan (SSP) yang telah ditentukan dan Bekal berupa Balistik Helmet level IIIA dan Body Armour Plate level III + Soft Armour pengadaan Babek TNI TA 2021 merupakan materiel bekal prajurit untuk operasional untuk menghadapi tembakan langsung musuh, pada prinsipnya materiel tersebut didesain agar tahan terhadap tembakan munisi tajam akan tetapi nyaman saat digunakan satuan tugas operasi di medan tempur. Dengan perlengkapan tahan peluru tersebut diharapkan dapat melindungi bagian tubuh prajurit sehingga peluru tajam tidak sampai ke bagian tubuh khususnya organ tubuh vital prajurit. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M. menekankan agar selama pelaksanaan uji terima bekal Uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021 .tetap mempedomani Spesifikasi Standard Penerimaan (SSP) yang merupakan pedoman yang memuat tentang ketentuan dan persyaratan yang digunakan dalam rangka melaksanakan uji terima materiel hasil pengadaan baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

“Laksanakan uji terima bekal Uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021 dengan baik dan utamakan faktor keamanan juga protokol kesehatan Covid- 19 tetap diperhatikan dan diterapkan,“ tegasnya

Dalam Uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021, kepala sub tim (Kasubtim) uji. Mayor Inf Rudi Heru menjelaskan pelaksanaan pengujian dengan aspek-aspek sebagai berikut pertama Materi uji aspek konstruksi dan perlangkapan. Kedua Materi uji aspek kemampuan. Ketiga Materi uji aspek kelancaran kerja. Keempat Materi uji aspek insani.

Hadir dalam Uji fungsi/uji terima bekal berupa Balistic Helmet level III A dan Body Armour Plate level III + Soft Armour hasil pengadaan Babek TNI TA 2021 Mabes TNI diantaranya Irlog Itjen TNI, Paban II/Bekum Slog TNI, Kabidbekkap Babek TNI, Paban III/Litbangasro Srenum TNI, Paban II/Orstra Sops TNI, Aslog Koopssus TNI. Mabesad, Paban III/Litbangasro Srenaad, Paban IV/Binsisops Sopsad, Paban V/Bek Slogad. Mabesal, Pasmin Denjaka, Kasirengar Denjaka. Pusbekangad, Kasubditbinkaporsatlap Sdircab Pusbekangad diwakili. Dislaikad, Kadislaikad. Dislitbangad Pgs Sesdislitbangad, Kaliti Dislitbangad diwakili, Pa Ahli Matum Dislitbangad, Kasubdismat Dislitbangad, Kepala laboratorium Dislitbangad, Kasubdisiptek Dislitbangad, Mitra Kerja Dir PT. Ridho Agung Mitra Abadi. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui Unit III Subdit I Indag melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok sembako tersedia, distribusi berjalan lancar, serta pengendalian harga tetap terjaga.

Monitoring dilaksanakan di Pasar Tradisional Senen Blok III serta dua retail modern, yakni Lottemart Green Pramuka dan Transmart Cempaka Putih. Pengecekan dilakukan oleh personel Unit III Subdit I Indag yang dipimpin Ipda Berlin Piator bersama anggota, serta berkoordinasi dengan unsur dinas terkait.

Dari hasil pemantauan di Pasar Senen Blok III, sejumlah komoditas tercatat pada kisaran harga rata-rata, antara lain beras premium Rp 14.900/kg dan beras medium Rp 13.500/kg. Komoditas lain yang dipantau meliputi bawang merah Rp 55.000/kg, bawang putih (cutting) Rp 35.000/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, serta daging sapi paha belakang Rp 140.000/kg dan paha depan Rp 135.000/kg. Untuk gula pasir kemasan terpantau Rp 18.000/kg, sementara minyak goreng merek Minyakita di salah satu kios terpantau dalam kondisi kosong.

Sementara itu, di Lottemart Green Pramuka, sejumlah komoditas terpantau tersedia dengan harga antara lain beras premium Rp 14.900, daging sapi segar Rp 140.000/kg, daging kerbau beku Rp 124.900/kg, daging ayam ras Rp 34.900/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 41.500/kg, bawang putih Rp 38.000/kg, dan gula konsumsi Rp 17.500/kg. Namun, cabai rawit merah tercatat Rp 57.000/kg dengan keterangan stok kosong, serta beberapa komoditas tertentu tidak dijual. Di Transmart Cempaka Putih, beras premium terpantau Rp 74.500/5 kg dan beras SPHP Rp 62.500/5 kg, daging sapi segar Rp 118.300/kg, sementara beberapa komoditas tercatat kosong, seperti daging kerbau beku, daging ayam ras, telur ayam ras, dan Minyakita.

Kanit III Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Rheditya Alfa Hendy S mengatakan, monitoring pada Sabtu (28/2/2026) menunjukkan ketersediaan bapokting secara umum masih terpenuhi, meski masih ditemukan komoditas yang berada di atas HET, khususnya cabai. “Kami melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bapokting di Jakarta Pusat. Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting secara umum masih tersedia, namun masih ditemukan beberapa komoditas di atas HET, terutama cabai,” ujarnya.

AKP Rheditya menjelaskan, kenaikan harga cabai dipengaruhi harga beli yang sudah tinggi di tingkat distributor/pasar induk sehingga berdampak pada harga di lapangan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin baik di pasar tradisional maupun retail modern, serta meningkatkan koordinasi dengan satgas pangan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga, khususnya komoditas cabai.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kekuatan Satuan TP Ada pada Sinergi dengan Babinsa

Published

on

By

JAKARTA, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan pengarahan kepada para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Dalam pengarahan yang berlangsung secara dialogis tersebut, Wakasad menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan tempur dan pembinaan teritorial. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan satuan Teritorial Pembangunan sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat dengan aparat kewilayahan, khususnya Babinsa.

“_Basic_ kalian adalah satuan tempur, tetapi kalau pembinaan teritorial bagus, yang bagus adalah Batalyon TP nya, Kodim itu hebatnya di Babinsa-Babinsa, yang menjaga stabilitas wilayah di pelosok-pelosok. Makanya kalian partnernya adalah para babinsa untuk membantu batalyon kalian,“ pesan Wakasad.

Selain itu, Wakasad menegaskan agar para Danbrigif TP dan Danyonif TP terus memperkuat koordinasi dengan satuan teritorial setempat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan. Tantangan tugas ke depan, menurutnya, menuntut pimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu mengelola sumber daya secara efektif.

Melalui pengarahan ini, diharapkan Brigif TP dan Yonif TP semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas serta kesejahteraan wilayah. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Ormas, OKP, Mahasiswa 

Published

on

By

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri.

“Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya.

Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi.”Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.

“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.”Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Continue Reading

Trending