Connect with us

TNI / Polri

Dislitbangad Uji Coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile Hasil Litbanghan Puspalad

Published

on

JAKARTA, – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M. menguji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad guna mendapatkan Sertifikasi dari Dislitbangad di Laboratorium Dislitbangad Batujajar, Selasa (27/7/2021).

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, selaku Kagiat mengatakan bahwa uji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad guna mendapatkan Sertifikasi dari Dislitbangad, sesuai dengan peraturan Kasad yang menjelaskan bahwa Organisasi dan Tugas Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat, memiliki tugas pokok membina dan menyelenggarakan fungsi penelitian dan pengembangan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.

” Diantara fungsi tersebut adalah melaksanakan penelitian melalui uji coba materiel. Salah satu uji coba materiel yang akan dilaksanakan adalah uji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile hasil kegiatan Litbanghan Puspalad. Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile merupakan kendaraan khusus TNI AD yang digunakan untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan Tank Leopard di lapangan dan kendaraan pengangkut engine leopard, sehingga dapat memudahkan bagi prajurit dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Selanjutnya Kadislitbangad menambahkan bahwa perlunya diuji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile hasil Litbanghan ini guna mendapatkan sertifikasi agar dapat dijadikan informasi pengembangan berikutnya, sehingga untuk mengetahui fungsi kerja Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile yang dikembangkan Puspalad tersebut, Dislitbangad selaku pemegang LKT menguji coba Prototipe Ransus Kerja Multi Ranpur Mobile tersebut guna mendapatkan penilaian sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam menentukan kebijakan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.

Dalam menguji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad, Kepala Subtim (Kasubtim) uji Mayor Inf Muhiyat menjelaskan pelaksanaan pengujian dengan aspek-aspek sebagai berikut, pertama Materi uji aspek konstruksi dan perlangkapan meliputi Mesin, Bahan, Perakitan, Perlengkapan.

Kedua Materi uji aspek kemampuan meliputi Daya gerak, keamanan, stabilitas, pemeliharaan dan pembekalan. Ketiga Materi uji aspek kelancaran kerja meliputi Uji jelajah dan Endurance test (mampu menempuh jarak 1.250 km atau 36 jam secara maraton dengan mesin hidup terus menerus), Pengujian pada seluruh mata uji kendaraan, Pengujian pada seluruh mata uji alat angkat (Crane), Pengujian pada seluruh Genset Keempat Materi uji aspek insani meliputi Dimensi alat pelayanan, Keringanan kemudi, Gangguan, Goncangan simulator balok Pengendalian, Kemudahan.

Hadir dalam Uji coba/Uji Litbang terhadap Prototipe hasil kegiatan Litbanghan Puspalad antara lain perwakilan Mabesad Paban III/Litbangasro Srenaad, Paban IV/Binsisops Sopsad, Paban VI/Alpal Slogad, perwakilan Pussenkav Kodiklatad Dirbinlitbang Pussenkav Kodiklatad, perwakilan Puspalad Dirbinlitbang Puspalad, Dirbinrenprogar Puspalad, Kabalakada Puspalad, Kasubditbinran Sdircab Puspalad, Kabaglitbang Sdirbinlitbang Puspalad, Kasilitbang Sdirbinlitbang Puspalad , Pasilitbang Sdirbinlitbang Puspalad, perwakilan Dislaikad, perwakilan Dislitbangad, Pgs Sesdislitbangad , Pa Ahli Matum Dislitbangad, Kasubdismat Dislitbangad, Kepala Laboratorium Dislitbangad dan Mitra Indhan terkait. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kekuatan Satuan TP Ada pada Sinergi dengan Babinsa

Published

on

By

JAKARTA, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memberikan pengarahan kepada para Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Dalam pengarahan yang berlangsung secara dialogis tersebut, Wakasad menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan tempur dan pembinaan teritorial. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan satuan Teritorial Pembangunan sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat dengan aparat kewilayahan, khususnya Babinsa.

“_Basic_ kalian adalah satuan tempur, tetapi kalau pembinaan teritorial bagus, yang bagus adalah Batalyon TP nya, Kodim itu hebatnya di Babinsa-Babinsa, yang menjaga stabilitas wilayah di pelosok-pelosok. Makanya kalian partnernya adalah para babinsa untuk membantu batalyon kalian,“ pesan Wakasad.

Selain itu, Wakasad menegaskan agar para Danbrigif TP dan Danyonif TP terus memperkuat koordinasi dengan satuan teritorial setempat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kesiapan operasional satuan. Tantangan tugas ke depan, menurutnya, menuntut pimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu mengelola sumber daya secara efektif.

Melalui pengarahan ini, diharapkan Brigif TP dan Yonif TP semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas serta kesejahteraan wilayah. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Ormas, OKP, Mahasiswa 

Published

on

By

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Sigit juga menyinggung soal dinamika situasi global yang sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi berimplikasi ke dalam negeri.

“Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa, institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk tetap menyalurkan aspirasinya.

Mengingat, hal tersebut adalah bagian dari demokrasi.”Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, Polri bakal tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, Ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.

“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Dengan terjaganya iklim demokrasi dan situasi kamtibmas yang sehat serta kondusif, Sigit menyebut, hal tersebut bisa mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.”Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kepemimpinan Satuan, Kasad Bekali Calon Komandan TNI AD

Published

on

By

BANDUNG, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memberikan pembekalan kepada peserta pendidikan calon komandan satuan di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD, Bandung, Rabu (25/2/2026). Pembekalan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan satuan serta menyiapkan perwira yang berintegritas dan profesional dalam membangun institusi dan negara.

Peserta pembekalan terdiri dari siswa Pendidikan Komandan Korem (Dikdanrem), Komandan Rindam (Dikdanrindam), Komandan Brigade (Dikdanbrig), Komandan Kodim (Dikdandim), Komandan Batalyon (Dikdanyon), Wakil Komandan Batalyon (Dikwadanyon), serta Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Infanteri.

Dalam pembekalannya, Kasad menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kejuangan. Setiap perwira TNI AD dituntut memiliki integritas moral, loyalitas, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kasad juga menyampaikan bahwa para perwira yang saat ini menjalani pendidikan calon komandan satuan ini, kelak akan menjadi juru bicara pemerintah dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Saya sangat antusias dengan kebijakan Presiden sekarang, supaya jangan ada lagi ilegal-ilegal. Jadi ini harus kita mengerti semua. Anda akan menyebar di seluruh Indonesia, orang-orang di daerah berharap, anda dapat menjadi sumber informasi, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesamaan pemahaman untuk mempertahan kan NKRI,“ ujar Kasad.

Ditegaskan pula bahwa para siswa merupakan calon-calon pemimpin satuan di masa depan yang akan menentukan keberhasilan pembinaan personel dan kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, proses pembinaan dan kemampuan para calon komandan satuan yang sedang dijalani harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, kemampuan dasar keprajuritan.

Menurut Kasad, profesionalisme prajurit TNI AD harus senantiasa dibangun sejalan dengan kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan strategis. Para perwira diharapkan mampu memahami mekanisme latihan dan perlengkapan latihan serta menguasai taktik dan strategi sesuai perkembangan dinamika global. Ia juga mengingatkan pentingnya peran perwira sebagai teladan bagi anggotanya. Keteladanan dalam disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarga menjadi faktor kunci dalam menciptakan soliditas dan moril satuan yang kuat dengan landasan loyalitas tegak lurus. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending