Connect with us

TNI / Polri

Prof. Dr. Ir. Asep Saepudin,.M.Sc Apresiasi Danrem 061/SK Gelar Serbuan Vaksinasi Bagi Pelajar di Wilayah Bogo

Published

on

JAKARTA, – Pandemi Covid 19 tetap masih mewabah di mana-mana, Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad F auzi S.I.P.,M.M. tidak mengenal lelah untuk memperkecil resiko yang terjadi, dengan menggencarkan vaksinasi dengan peninjauan kegiatan vaksinasi di Mako Yonif 315/Garuda, Yayasan Bina Bangsa Sejahtera (YBBS) dan SDN Bojongkerta Rancamaya, Senin (9/8/2021)

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 061/SK, Selasa (10/8/2021), di Yayasan Bina Bangsa Sejahtera yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Asep Saepudin,.M.Sc, Danrem memantau serbuan vaksinasi gelaran Korem 061/SK yang bekerja sama dengan YBBS yang diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA. Sebanyak 1500 dosis vaksin siap disalurkan kepada para pelajar tersebut dengan estimasi penyaluran dibagi menjadi dua kali yaitu Senin (9/8/2021) dan Selasa (10/8/2021), hal itu tentunya untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Saya bersama Dandim 0606/Kota Bogor, bersama Yayasan Bina Bangsa Sejahtera melaksanakan percepatan serbuan vaksinasi, target kami adalah 1500 yang akan dilaksanakan selama dua hari, yang mana vaksin ini diperuntukkan untuk anak-anak pelajar SMP dan SMA, termasuk anak-anak panti asuhan. Jadi mungkin selama ini mereka tidak tersentuh vaksinasi. Jadi, jika kondisi yang ingin mendapatkan vaksin melebihi target yaitu sebanyak 1500 vaksin, maka kamipun akan memberikan tambahan, intinya kita sudah berusaha untuk menyasar anak-anak pelajar dan panti asuhan, ” ujar Danrem.

“Kemarin kita juga sudah melaksanakan percepatan serbuan vaksinasi di MTs Al-Ghazali, jadi semua level sudah kita laksanakan, inipun berkat kerjasama semua pihak termasuk FKUB, di mana kami sudah melaksanakan serbuan vaksinasi di Vihara Dhanagun, Al Ghazali, Al Fikri termasuk di Gereja Katedral dan kedepan kami akan lebih banyak memprioritaskan para pelajar SMP SMA, ” ungkap Danrem lagi.

Kemudian lanjutnya, bahwa sampai dengan kemarin untuk dosis 1 Korem 061/Suryakencana telah berhasil memberikan suntikan dosis pertama kepada 205.019 orang, sedangkan untuk hari ini vaksin yang sudah didistribusikan yaitu sebanyak 209.114 ribu kemudian untuk dosis kedua sudah diberikan kepada 35.867 orang . Artinya jumlah total warga masyarakat yang sudah diberikan suntikan vaksin melalui Korem 061/SK hingga kemarin yaitu sebanyak 240.886 dosis pertama dan kedua.

Danrem menjelaskan, pihaknya menyasar kepada semua kalangan, semua golongan dan semua agama. Pihaknya mengerahkan segala upaya untuk dapat masuk kepelosok -pelosok, karena masih banyak warga masyarakat di pinggiran yang ingin divaksinasi namun kesulitan mendapatkan akses tersebut. Hampir rata-rata warga terkendala oleh waktu, kondisi dan situasi. Salah satunya warga masyarakat di Rancamaya, mereka berusaha untuk mendapatkan vaksinasi, namun untuk itu warga harus jalan kaki agar mendapatkan vaksinasi.

“Kita lupa bahwa ada masyarakat pinggiran yang mereka ingin melakukan vaksinasi namun tidak ada transportasi, tentunya hal itu menjadi pertimbangan kami, untuk memberikan kemudahan bagi mereka. Mungkin bisa dengan cara mendatangi mereka atau jemput bola, ataupun dengan cara menjemput mereka dengan menggunakan kendaraan dan mengarahkan mereka ke sentral-sentral vaksinasi yang ada, ” jelas Danrem.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Bina Bangsa Sejahtera Prof.Dr.Ir Asep Saefudin, M.Sc mengucapkan terima kasih kepada Brigjen TNI Achmad Fauzi yang telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi di Yayasan BBS yang dipimpinnya.

Selain memantau kegiatan vaksinasi, Danrem juga membagikan masker kepada masyarakat dan para pelajar. Turut hadir mendampingi Danrem 061/SK pada peninjauan kegiatan vaksinasi yaitu Kasrem 061/SK, Dandim 0606/Kota Bogor, Kasiops Rem 061/SK, Ketua Yayasan Bina Bangsa Sejahtera, Kepsek SMA BBS Plus, para Danramil dan Kepolisian Polresta Bogor. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: Penguasaan Masalah Adalah Kunci Mencari Solusi

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penguasaan terhadap berbagai masalah merupakan kunci untuk mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

“Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi). Jadi selama kita menjabat itu, jangan merasa tidak bisa. Paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan (pemecahan masalah),” ujar Kasad.

Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dari Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., Pangdam XV/Pattimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto, S.I.P., serta Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M.

Selain itu, jabatan Kapuskesad diserahterimakan dari Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha, Sp.THT., M.Kes., M.A.R.S., kepada Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG., Subsp.Onk., M.A.R.S., CGCAE.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja, penyegaran kepemimpinan, dan optimalisasi pelaksanaan tugas TNI AD, termasuk dalam mendukung dan mengoptimalkan berbagai program pemerintah.

Kasad juga mengungkap bahwa dalam dua tahun terakhir, TNI AD telah merenovasi 2.000 rumah dinas prajurit di berbagai satuan di seluruh Indonesia dan akan kembali membangun 200 unit rumah dinas baru. Selain itu, melalui Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), TNI AD terus mendorong agar setiap prajurit memiliki rumah pribadi yang layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan.

Kepada para pejabat lama, Kasad menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Sementara kepada pejabat baru, Kasad berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah tugas, dan memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa.

Khusus kepada Kapuskesad yang baru, Kasad menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, dan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Pimpin TFG Sispamkota, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kesiapan Jaga Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota terkait kesiapan “Rencana Kontijensi Aman Nusa 1–2026” yang digelar di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres jajaran.

Kapolda mengatakan TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan peningkatan kemampuan personel Polri yang menjadi siklus pembinaan karier. “TFG ini bagian dari latihan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri sebagai siklus pembinaan karier. Jadi harus dilaksanakan dengan serius dan dipahami secara menyeluruh,” kata Kapolda.

Ia menegaskan latihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan harus dipahami sebagai gambaran situasi nyata di lapangan. “Latihan ini bukan sekadar formalitas, tapi harus dipahami sebagai kondisi riil yang bisa terjadi di lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga Jakarta agar tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Tactical Floor Game (TFG), seluruh personel dilatih memiliki kesamaan cara bertindak dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas. “Kita ingin memastikan setiap potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan terkendali,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi dan ketegasan dalam pelaksanaan tugas. “Kunci keberhasilan ada pada sinergi dan kesamaan persepsi. Tidak boleh ada keraguan dalam bertindak, semua harus sesuai SOP,” tegasnya.

Ia menambahkan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi hal utama dalam memberikan rasa aman. “Polri harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasakan perlindungan dari negara,” imbuhnya. TFG ini menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya memastikan kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta.

Continue Reading

TNI / Polri

Bongkar Ribuan Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Ingatkan Bahaya Narkoba dan Dampaknya

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap 1.833 kasus narkoba selama Januari hingga Maret 2026. Sebanyak 2.485 tersangka ditangkap, sementara barang bukti narkotika yang disita mencapai 712,01 kilogram.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja masif jajaran kepolisian dari tingkat direktorat hingga polsek dalam membongkar jaringan narkotika.

“Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga membongkar jaringan, bandar, hingga clandestine lab. Penindakan ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor intelektual dan pendana di balik peredaran narkoba,” kata Ahmad David.

Ia menjelaskan, berbagai jenis narkotika berhasil diamankan, mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga obat berbahaya dan zat sintetis lainnya.

Tak hanya itu, pengungkapan tersebut juga berdampak besar bagi masyarakat. Polisi memperkirakan barang bukti yang diamankan setara dengan upaya penyelamatan sekitar 5,17 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Metro Jaya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI, khususnya poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

Sementara itu, Kasubbidpenmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pemberantasan narkoba.

“Kami mengimbangi langkah represif dengan upaya preventif dan rehabilitatif, agar korban penyalahgunaan narkoba dapat pulih dan kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dan sesuai standar. Pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator dengan pengawasan lintas instansi serta melalui uji laboratorium.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba. Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui hotline 110 jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

Continue Reading

Trending