Connect with us

Metro

BP2MI Launching Pembebasan Biaya Bagi Pekerja Migran Indonesia

Published

on

Jakarta – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan BNI melaunching pembebasan biaya bagi pekerja migran Indonesia (PMI) melalui kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit tanpa agunan, Kamis (12/8/2021).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan launching merupakan peresmian Peraturan BP2MI Nomor 9 yang sekaligus kado istimewa bagi pekerja migran Indonesia jelang HUT ke 76 RI.

“Ini momentum yang tepat, kita berada di bulan Kemerdekaan RI yang ke 76. Yang kita lakukan pada malam hari ini adalah kado istimewa kemerdekaan bagi para pekerja migran indonesia,” kata Benny di kantor pusat BNI, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Benny juga mengatakan bahwa satu permasalahan pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri adalah modal yang tidak sedikit.

Modal disesuaikan dengan negara penempatan, dengan konstruksi yang berbeda, yakni mencapai Rp 30 juta hingga Rp 80 juta.

Untuk mewujudkan agar mimpi mereka untuk bekerja di luar negeri tercapai, banyak para pekerja migran Indonesia harus menjual harta milik keluarga atau meminjam uang kepada rentenir yang membuat akhirnya mereka terjebak praktik ijon dan rente.

“Mata rantai ini yang kita putus. Saya ingin mengatakan say goodbye kepada rentenir,” ujarnya dengan semangat.

“Nanti juga ada kebijakan soal KUR yang bunganya lebih rendah yaitu sebesar 6 persen. Ini tentu akan membantu para PMI sekaligus peran negara yang membantu fasilitasi yang tidak hanya modal bekerja,” tuturnya.

Nantinya PMI juga akan menyiapkan pendidikan maupun pelatihan, sehingga para pekerja yang akan berangkat ke negara penempatan mereka yang sudah bisa dikatakan memenuhi kualifikasi kompetensi, memiliki keahlian, keterampilan di sektor-sektor tertentu, dan kemampuan bahasa asing.

“Kalau ini yang kita ciptakan, maka mereka otomatis akan membawa nama negara dan menjauhkan mereka dari segala bentuk eksploitasi,” ujarnya dengan ramah.

Seperti yang kita ketahui banyak PMI yang mengalami eksploitasi, kekerasan fisik, kekerasan seksual, gaji tidak dibayar, jam kerja yang melebihi batas, PHK sepihak, bahkan diperjual-belikan saat bekerja di luar negeri.

Benny mengatakan dengan pembebasan biaya ini diharapkan dapat membantu mensejahterakan PMI dan keluarganya, karena PMI merupakan pahlawan devisa bagi negara.

“Sebuah dignity bangsa ada pada PMI kita. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan hari ini membantu kebutuhan modal bagi PM kita,” ujarnya.

Continue Reading

Metro

Milad Ke-28 PBB Jadi Momentum Konsolidasi Nasional, Kader Optimistis Rebut Kursi DPR dan DPRD pada Pemilu 2029

Published

on

By

JAKARTA – Perayaan Hari Lahir (Milad) ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan kader dari berbagai daerah. Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, dan Menang”, peringatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat soliditas partai sekaligus memantapkan langkah menghadapi Pemilu 2029.

kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara. Para kader yang hadir menyatakan komitmennya untuk memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput demi mengembalikan kejayaan PBB di panggung politik nasional.

Di sela-sela kegiatan, Ketua Bidang Biro Pemerintahan DPW PBB DKI Jakarta, Arif Wibowo, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme kader dalam perayaan Milad ke-28 tersebut. Menurutnya, kehadiran kader dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa semangat perjuangan PBB tetap terjaga.

“Acara hari ini luar biasa karena ini Milad ke-28 PBB dan dihadiri begitu banyak kader. Semoga pada Pemilu 2029 nanti PBB mampu menghadirkan kader-kader terbaik yang berkompeten untuk duduk di DPR RI maupun DPRD,” ujar Arif.

Ia juga menjelaskan filosofi lambang burung elang yang kini menjadi bagian dari identitas PBB bersama simbol bulan bintang. Menurutnya, burung elang melambangkan keluasan jangkauan perjuangan partai.

“Burung itu terbang di udara, sedangkan bulan bintang berada di angkasa. Maknanya, pesan perjuangan PBB harus bisa menjangkau seluruh Indonesia. Di setiap sudut negeri, PBB harus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Arif optimistis kepengurusan baru PBB akan membawa semangat baru dalam membangun organisasi. Dengan struktur yang lebih kuat dan kader yang semakin solid, ia meyakini mesin partai akan bergerak lebih efektif untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Dengan kepengurusan yang baru, saya yakin PBB akan lebih bersemangat, lebih energik, dan lebih siap bekerja. Kerja keras seluruh kader akan menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Menurut Arif, Milad ke-28 bukan sekadar perayaan hari jadi partai, tetapi juga menjadi titik awal memperkuat persatuan seluruh kader dalam satu tujuan, yakni mengantarkan PBB kembali memperoleh kepercayaan rakyat dan meningkatkan keterwakilan di parlemen.

Menutup pernyataannya, Arif mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan terus bekerja bersama membesarkan partai.

“Selamat ulang tahun ke-28 Partai Bulan Bintang. Mari kita terus berjuang bersama, bangkit bersama, maju bersama. Bersatu, Bergerak, dan Menang,” tutupnya, yang disambut tepuk tangan dan yel-yel semangat dari para kader yang memadati lokasi perayaan.

Continue Reading

Metro

Milad ke-28 PBB Jadi Momentum Konsolidasi, DPC Kabupaten Bogor Targetkan Dua Kursi DPRD di Bogor Timur

Published

on

By

JAKARTA – Perayaan hari lahir (Milad) ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) berlangsung khidmat dan penuh kesan mendalam bagi para kadernya.

Mengusung semangat nasional “Bersatu, Bergerak, dan Menang”, momentum ini menjadi pemantik optimisme baru, khususnya bagi jajaran pengurus di tingkat daerah.

​Wakil Ketua DPC PBB Kabupaten Bogor, Tati Endaryati, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyatakan bahwa kemeriahan Milad kali ini menjadi bukti solidnya konsolidasi internal partai dari tingkat pusat hingga daerah.

​”Milad ke-28 ini penuh kesan. Semuanya ada di sini, mulai dari pengukuhan dan lain sebagainya.

Kita juga mempunyai semangat kuat untuk bersatu, bergerak, dan menang,” ujar Tati dengan penuh antusias saat diwawancarai oleh awak media.

​Target Kursi dan Pemekaran Bogor Timur
​Menatap kontestasi politik mendatang di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Bogor (Bogor Timur), Tati memasang target realistis namun optimis. PBB membidik target dua kursi legislatif, sebuah target yang diyakini relevan dengan potensi wilayah tersebut.

​Target Dua Kursi: Tati berharap PBB dapat mengamankan minimal dua kursi di DPRD Kabupaten Bogor, khususnya karena wilayah Bogor Timur direncanakan akan dimekarkan menjadi wilayah mandiri.

​Kader Berkualitas: Ia menekankan pentingnya menyaring kader-kader yang berkualitas dan memiliki kemampuan mumpuni agar kehadiran PBB di parlemen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

​Tiga Program Prioritas PBB untuk Masyarakat
​Sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada rakyat, Tati menegaskan bahwa PBB Bogor Timur akan fokus mengawal tiga pilar utama pembangunan masyarakat: Program
Fokus Utama
1. PendidikanMeningkatkan akses dan mutu pendidikan agar generasi muda Bogor Timur lebih berdaya saing.
2. PerekonomianMendorong program-program pemberdayaan ekonomi lokal demi meningkatkan kesejahteraan warga.
3. KesehatanMemastikan tersedianya fasilitas dan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, serta terjangkau.

*PBB yang Amanah, Beretika, dan Dekat dengan Rakyat*

Merujuk pada arahan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, Tati berharap partai berlogo bulan bintang ini terus tumbuh menjadi wadah politik yang amanah, beretika, dan taat hukum.

​”Harapan saya, ke depannya partai kita bisa lebih berkualitas, lebih amanah, lebih beretika, dan dalam bernegaranya benar-benar sejalan dengan sambutan dari Pak Yusril.

Beliau sangat memotivasi kita untuk selalu bisa bermasyarakat dengan baik,” pungkas Tati yang berkomitmen untuk terus belajar demi memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Bogor.

Continue Reading

Metro

Arief Nasrudin Ajak Keluarga Besar PAM Jaya Do’akan Korban Kecelakaan Kerja Karyawan Mitra

Published

on

By

JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan silaturahmi sesama jajaran dan karyawan sekaligus meningkatkan keimanan, PAM Jaya menggelar acara Khotimul Qur’an dan Sholat Subuh Berjamaah di masjid Al Hikmah yang berada dalam lingkungan PAM Jaya di jalan Penjernihan Jakarta Pusat.

Khotimul Qur’an dan Sholat Subuh Berjamaah ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh PAM Jaya

Acara yang dihadiri oleh seluruh pimpinan, baik direksi maupun komisaris tersebut dimaksudkan untuk memupuk silaturahmi dan meningkatkan keimanan sekaligus mendo’akan bagi kemajuan PAM Jaya dalam melayani masyarakat.

Diketahui dalam acara tersebut hadir diantaranya; Arief Nasrudin selaku direktur utama, Syahrul sebagai direktur operasional, direktur keuangan Tedy, direktur teknik Santika, Esa selaku direktur strategi dan bisnis serta beberapa manager lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief mengajak seluruh keluarga besar PAM JAYA untuk mendo’akan PAM Jaya   yang saat ini sedang tumbuh dan berkembang menuju skala global.

Secara khusus, Arief juga mengajak semua jamaah yang hadir untuk mendo’akan korban dari musibah kecelakaan kerja yang baru-baru ini terjadi.

“Pertama-tama kami atas nama direksi, komisaris dan keluarga besar PAM Jaya menyampaikan Belasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi korban kecelakaan kerja yang belum lama terjadi,” ungkap Arief, Jum’at (17/7/2026).

“Oleh karena itu mari kita do’akan semoga semua amal baik mereka diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta keluarganya diberikan ketabahan dalam menerima musibah ini,” ajak Arief.

Selain itu, Arief juga berpesan kepada seluruh yang hadir serta kepada seluruh pekerja untuk tetap fokus bekerja, dengan berhati-hati dan jangan terpengaruh oleh suasana dan isyu-isyu yang negatif.

Arief juga tak lupa mengingatkan agar sesibuk dalam kegiatan dunia, bahwa kita harus tetap ingat akhirat kelak. Agar kita semua lebih meningkatkan keimanan guna mencapai ridho Allah SWT serta diberikan perlindungan dalam melakukan berbagai kegiatan.

Acara sholat subuh berjamaah biasanya dilakukan secara periodik yaitu satu bulan minimal satu kali dilaksanakan. Adapun untuk Khotimul Qur’an ini sudah memasuki yang kedua kalinya.

“Kami sadar sebagai manusia bahwa kami perlu bersandar kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa untuk memohon pertolongan dan perlindungan-Nya terutama atas hal-hal yang sedang kita kerjakan” pungkas Arief Nasrudin.

Continue Reading

Trending