Connect with us

TNI / Polri

Rumkit Tk. II dr. Soedjono Magelang, Menjadi Percontohan Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI

Published

on

JAKARTA, – Rumah Sakit Tingkat II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang akan menjadi rumah sakit percontohan pelayanan publik terintegrasi di lingkungan TNI. Rumah Sakit Tk. II dr. Soedjono Magelang merupakan Rumah Sakit TNI-AD dan pusat layanan rujukan kesehatan Angkatan Darat di wilayah Kodam IV/ Diponegoro.

Rumah Sakit Tk. II 04.05.01 dr.Soedjono yang berdiri sejak tahun 1917 bertekad untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan komitmen, semangat dan dedikasi yang tinggi serta mengikuti perkembangan teknologi yang tepat guna. Berbagai pelayanan yang dilakukan antara lain, pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap dan layanan penunjang medis yang telah ditingkatkan baik fasilitas/sarana maupun tenaga dokter dan tenaga kesehatan.

Semua peningkatan pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang berkualitas serta kenyamanan bagi pasien selama menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Tk.II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk II 04.05.01 dr. Soedjono Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT, Senin (23/8/2021) menjelaskan, sebagai salah satu terobosan layanan, Rumah Sakit Tk II 04.05.01 dr. Soedjono, kini meluncurkan layanan antar jemput pasien untuk pelayanan poliklinik Fisioterapi, “ jelasnya.

“Layanan dapat dipesan dengan menghubungi nomor layanan +62-8122-7022-722. Layanan antar jemput adalah fasilitas layanan di unit fisioterapi untuk menjemput pasien dengan ketentuan radius sejauh 5 kilometer, dengan perjanjian atau kesepakatan tanpa dipungut biaya penjemputan maupun pengantaran pasien dengan ambulans, “ imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, layanan unggulan yang tersedia di RS Tk II 04.05.01 dr. Soedjono meliputi Kemoterapi, Bedah Syaraf, Fisioterapi, Hemodialisa (cuci darah), Medical Check Up (MCU) serta Laboratorium PCR. Selain itu juga dilengkapi berbagai Poliklinik mulai dari poli umum, Poli anak, Poli internis (penyakit dalam), THT, hingga pemeriksaaan kesehatan jiwa.

Khusus Fasilitas Unit Fisioterapi RS Tk II 04.05.01 dr Soedjono memiliki peralatan yang lengkap dan canggih seperti Hydro therapy dengan kolam dan Whirpool, Vacumed serta alat-alat latihan yg menggunakan sistem komputer.

Dengan sistem jaringan online, masyarakat di wilayah Kota Magelang maupun di luar wilayah Magelang dapat melakukan pendaftaran pasien dan jadwal praktek dokter spesialis secara online. Selain itu RS Tk 04.05.01 II dr Soedjono juga sudah menjadi pelopor pemanfaatan sistem ERM atau Elektronik Rekam Medik di jajaran RS TNI AD dengan menggunakan sistem yang terintegrasi mulai pendaftaran sampai pasien mendapatkan obat secara paperless, sesuai dengan konsep green hospital yang ramah lingkungan meminimalisasi penggunaan kertas.

“Kami melayani semua pasien rujukan maupun pasien biasa, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan jadwal dokter sesuai dengan kebutuhan pengobatan pasien, “ jelas Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT.

“Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju, “ tuturnya.

“Hal ini menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan, bukan hanya kepada warga Magelang, tetapi seluruh masyarakat yang akan berobat ke Rumah Sakit dr. Soedjono, dan harapan kami dapat memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat tanpa membedakan, “ pungkasnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: Penguasaan Masalah Adalah Kunci Mencari Solusi

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penguasaan terhadap berbagai masalah merupakan kunci untuk mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

“Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi). Jadi selama kita menjabat itu, jangan merasa tidak bisa. Paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan (pemecahan masalah),” ujar Kasad.

Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dari Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., Pangdam XV/Pattimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto, S.I.P., serta Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M.

Selain itu, jabatan Kapuskesad diserahterimakan dari Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha, Sp.THT., M.Kes., M.A.R.S., kepada Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG., Subsp.Onk., M.A.R.S., CGCAE.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja, penyegaran kepemimpinan, dan optimalisasi pelaksanaan tugas TNI AD, termasuk dalam mendukung dan mengoptimalkan berbagai program pemerintah.

Kasad juga mengungkap bahwa dalam dua tahun terakhir, TNI AD telah merenovasi 2.000 rumah dinas prajurit di berbagai satuan di seluruh Indonesia dan akan kembali membangun 200 unit rumah dinas baru. Selain itu, melalui Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), TNI AD terus mendorong agar setiap prajurit memiliki rumah pribadi yang layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan.

Kepada para pejabat lama, Kasad menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Sementara kepada pejabat baru, Kasad berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah tugas, dan memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa.

Khusus kepada Kapuskesad yang baru, Kasad menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, dan masyarakat. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Pimpin TFG Sispamkota, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kesiapan Jaga Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota terkait kesiapan “Rencana Kontijensi Aman Nusa 1–2026” yang digelar di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres jajaran.

Kapolda mengatakan TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan peningkatan kemampuan personel Polri yang menjadi siklus pembinaan karier. “TFG ini bagian dari latihan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri sebagai siklus pembinaan karier. Jadi harus dilaksanakan dengan serius dan dipahami secara menyeluruh,” kata Kapolda.

Ia menegaskan latihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan harus dipahami sebagai gambaran situasi nyata di lapangan. “Latihan ini bukan sekadar formalitas, tapi harus dipahami sebagai kondisi riil yang bisa terjadi di lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga Jakarta agar tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Tactical Floor Game (TFG), seluruh personel dilatih memiliki kesamaan cara bertindak dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas. “Kita ingin memastikan setiap potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan terkendali,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi dan ketegasan dalam pelaksanaan tugas. “Kunci keberhasilan ada pada sinergi dan kesamaan persepsi. Tidak boleh ada keraguan dalam bertindak, semua harus sesuai SOP,” tegasnya.

Ia menambahkan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi hal utama dalam memberikan rasa aman. “Polri harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasakan perlindungan dari negara,” imbuhnya. TFG ini menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya memastikan kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta.

Continue Reading

TNI / Polri

Bongkar Ribuan Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Ingatkan Bahaya Narkoba dan Dampaknya

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap 1.833 kasus narkoba selama Januari hingga Maret 2026. Sebanyak 2.485 tersangka ditangkap, sementara barang bukti narkotika yang disita mencapai 712,01 kilogram.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja masif jajaran kepolisian dari tingkat direktorat hingga polsek dalam membongkar jaringan narkotika.

“Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga membongkar jaringan, bandar, hingga clandestine lab. Penindakan ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor intelektual dan pendana di balik peredaran narkoba,” kata Ahmad David.

Ia menjelaskan, berbagai jenis narkotika berhasil diamankan, mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga obat berbahaya dan zat sintetis lainnya.

Tak hanya itu, pengungkapan tersebut juga berdampak besar bagi masyarakat. Polisi memperkirakan barang bukti yang diamankan setara dengan upaya penyelamatan sekitar 5,17 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Metro Jaya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI, khususnya poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

Sementara itu, Kasubbidpenmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pemberantasan narkoba.

“Kami mengimbangi langkah represif dengan upaya preventif dan rehabilitatif, agar korban penyalahgunaan narkoba dapat pulih dan kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dan sesuai standar. Pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator dengan pengawasan lintas instansi serta melalui uji laboratorium.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba. Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui hotline 110 jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

Continue Reading

Trending