Connect with us

TNI / Polri

Kadislitbangad Buka Focus Group Discussion (FGD) Program Litbanghan TA. 2021

Published

on

JAKARTA, – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, membuka Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pengaruh Restrukturisasi Satuan Perhubungan dan Pelayanan Perhubungan terhadap Daya dukung Operasional Satuan jajaran TNI AD program litbanghan TA. 2021″, di Madislitbangad Matraman Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, dalam kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penelitian pengaruh restrukturisasi satuan perhubungan dan pelayanan perhubungan terhadap daya dukung operasional satuan jajaran TNI AD, program litbanghan TA. 2021, merupakan kelanjutan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta menggunakan teknik wawancara dan observasi agar hasil pengumpulan data penelitian menjadi valid dan reliabel serta mendekati keabsahan data yang diharapkan.

” Hal ini perlu adanya masukkan dari peserta FGD tentang gagasan dan rumusan variabel penelitian yang telah dilaksanakan mengingat luasnya permasalahan yang terkait dengan penelitian ini, penelitian ini, ” ujarnya.

Selanjutnya Kadislitbangad menambahkan bahwa tujuan dari FGD ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil pelaksanaan restrukturisasi satuan perhubungan dan pelayanan perhubungan terhadap daya dukung operasional satuan di jajaran TNI AD dan untuk mengukur seberapa besar pengaruh restrukturisasi satuan perhubungan dan pelayanan perhubungan terhadap daya dukung operasional satuan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Cpm Iman Santoso selaku Ketua Tim Penelitian sekaligus pemapar mendiskripsikan tentang Focus Group Discussion (FGD) pembahasan Pengaruh Restrukturisasi Satuan Perhubungan dan Pelayanan Perhubungan terhadap Daya dukung Operasional Satuan jajaran TNI AD adalah bahwa TNI AD dalam melaksanakan tugas TNI Matra Darat di bidang Pertahanan, menjaga keamanan wilayah perbatasan darat dengan negara-negara lain, melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra darat serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. Dalam melaksanakan tugasnya, TNI AD menyelenggarakan fungsi utama, fungsi organik militer, fungsi organik pembinaan, fungsi teknis militer umum, fungsi teknis militer khusus dan fungsi khusus. Salah satu fungsi teknis militer umum adalah Pusat Perhubungan TNI Angkatan Darat (Pushubad).

Pusat Perhubungan TNI Angkatan Darat (Pushubad) sebagai salah satu Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabesad yang berkedudukan langsung di bawah Kasad bertugas pokok menyelenggarakan pembinaan kecabangan, pembinaan personel dan fungsi perhubungan dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Darat baik pada Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dihadapkan pada penggunaan (Gun kuat) dan pembinaan (Bin kuat) bahwa fungsi Perhubungan Angkatan Darat yang meliputi komunikasi, pernika dan foto film militer dan konbekharstal, perlu adanya inovasi dan terobosan baru disesuaikan tupoksi dengan kondisi perkembangan teknologi yang lebih modern dalam mendukung rutin dan dukungan operasi tempur. Dengan demikian, dukungan perhubungan dalam operasi tempur dengan eskalasi tinggi (high escalllation) harus terintegrasi agar tercipta sinergi dengan satuan manuver dan satuan pendukung lainnya tetapi kenyataannya masih banyak kendala dalam hal dukungan.
Perubahan Nomenklatur dari Dithubad menjadi Pushubad mengakibatkan pelayanan birokrasi menjadi lebih panjang; Dislokasi masih satuan belum memperhitungkan keadaan geografi wilayah setempat dan insentitas kegiatan misal di wilayah Kepualuan Riau; Sarana pendukung dengan peralatan harus disesuaikan dengan kondisi wilayah georgafi misal di wilayah Kepualuan Riau Kodam I/BB, Kodam IX/Udayana; Pemenuhan personel secara umum belum memenuhi kriteria keahlian yang linear; Disparitas dukungan peralatan perhubungan yang jauh berbeda dengan kualitas satuan.

Hadir dalam Focus Group Discussion (FGD) Sesdislitbangad, Paban III/Litbang Asro Srenaad, Paban VI/Alpal Slogad, Danrindam XIII/Merdeka, Pa ahli, Kaliti, Kalab Dislitbangad, Kasubditbindokjuktrakor Pushubad, Kabengpushub Pushubad, Kagupushub Pushubad, Para kepala perhubungan Kodam, Danpomdam IX/Udayana, Dandim 0316/Batam, Para komandan Batalyon. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Pengurusan Laporan Kehilangan STNK Berjalan Lancar, Pelapor Apresiasi SPKT PMJ

Published

on

By

Jakarta — Pengurusan laporan kehilangan STNK di SPKT Polda Metro Jaya berjalan lancar dan mendapat respons baik dari masyarakat. Pelayanan petugas dinilai membantu serta memberikan kemudahan bagi warga yang datang melapor.

“Nama saya Marulin Silaban. Saya mengurus STNK hilang dari Bekasi. Pelayanannya bagus. Terima kasih,” ujarnya.

Kepala Siaga SPKT Polda Metro Jaya, AKP Eko Sowandono, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan mudah dipahami masyarakat.

“Pelayanan yang humanis dan responsif menjadi komitmen kami agar masyarakat merasa nyaman saat membuat laporan di SPKT,” ujarnya.

Melalui pelayanan tersebut, SPKT Polda Metro Jaya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

By

Jakarta, 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia

Continue Reading

TNI / Polri

Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

Published

on

By

Depok – Bhayangkari Polda Metro Jaya membagikan 750 paket sembako kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, Ibu Indah Asep Edi Suheri, kepada masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Wakapolda Metro Jaya, Ibu Lenia Dekananto Eko Purwono, Ibu Irwasda, Ibu Dirkrimsus, Ibu Kapolres Metro Depok, beserta Bhayangkari Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Metro Jaya.

Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok. Melalui pembagian sembako tersebut, Bhayangkari Polda Metro Jaya ingin berbagi manfaat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga Bojongsari.

Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ibu Indah Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga.

“Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bentuk kebersamaan Bhayangkari dengan warga. Kami ingin terus hadir dan berbagi kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ibu Indah.

Warga yang menerima bantuan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah Duren Mekar.

Kegiatan pembagian sembako berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Bhayangkari Polda Metro Jaya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus memperkuat hubungan antara keluarga besar Polri dan masyarakat.

Continue Reading

Trending