Connect with us

TNI / Polri

Danrem 041/Gamas : Forkopimda Bengkulu Terus Lakukan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi

Published

on

JAKARTA, – Komandan Korem 041/Gamas, Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Handoyo M.Tr (Han) mengatakan evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh jajaran Forkopimda Bengkulu untuk mendukung percepatan penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Gubernur Rohidin Mersyah dan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Guntur Setyanto bersama unsur Forkopimda lainnya, meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (28/10/21).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 041/Gamas, Jumat (29/10/2021), Danrem mengatakan, Forkopimda terus melaksanakan evaluasi dalam setiap melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan kelancaran proses pelaksanaan, mencari solusi dari kendala yang ada.

“Kendala antara lain vaksinator yang tidak memadai, vaksin yang telat sampai ke satuan bawah dan kurang mendukungnya beberapa stake holder yang terkait di daerah kabupaten,” jelasnya.

Menyiasati kendala tersebut, Alumni Akademi Militer 1992 ini menerangkan, pihaknya telah melaksanakan pelatihan kepada anggota Kodim agar mendapatkan spesifikasi vaksinator sesuai ketentuan.

“Sehingga seluruh daya dan upaya serta pendukung lainnya terintegrasi dalam satu kesatuan yang dapat memenuhi capaian target vaksinasi yang ditentukan. Saya yakin, apabila evaluasi dan seluruh kendala telah dapat diatasi, tidak ada alasan lagi dalam memenuhi capaian target vaksinasi,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, sesuai dengan Pepres No. 14 tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Bengkulu Nomor: 440/1500 /Dinsos/2021, mereka yang tidak melaksanakan vaksinasi akan dikenakan sanksi berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial, bantuan sosial, layanan administasi kependudukan hingga denda.

“Ketika capaian vaksin tidak tercapai, maka daerah tersebut ditetapkan statusnya 1 tingkat lebih tinggi dari status sebenarnya. Sebagai contoh Provinsi Bengkulu yang capaian vaksinasi hanya 34,58 persen di mana target yang ditetapkan adalah sebesar 70 persen. Sehingga, peringkat dari capaian vaksinasi provinsi Bengkulu adalah nomor 27 dari 34 provinsi di Indonesia,” paparnya.

“Dengan demikian, saya meminta masukkan kepada Forkopimda dalam menyiasati capaian target vaksinasi Provinsi Bengkulu, selain dari kegiatan serbuan vaksinasi yang telah kita laksanakan saat ini,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Guntur Setyanto selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 bersama Danrem 041/Gamas, terus menyiasati secara menyeluruh dengan memerintahkan kepada satuan bawah di Kabupaten/Kota , Polres dan Kodim untuk tetap melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masayarakat, sesuai dengan jumlah dosis yang diberikan.

“Termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelaksanaan vaksinasi. Misal, Polda Bengkulu memiliki dosis sebanyak 17.500 vaksin per hari, sementara tenaga vaksinator hanya 56 orang. Kami bekerja sama dengan peguruan tinggi yang mempunyai spesifikasi vaksinator untuk menyiasati kekurangan tersebut,” terangnya.

Usai melakukan rapat, Forkopimda Provinsi dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Rejang Lebong meninjau beberapa lokasi Gebyar Serbuan Vaksinasi, seperti di Gedung Olahraga (GOR) Curup, Universitas Pat Petulai dan sejumlah Puskesmas.

Turut serta dalam kunjungan Forkopimda kali ini antara lain, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Iksan Fajri, Kajati Bengkulu Agnes Triani SH MH, Kabinda Bengkulu Pambudi Cahyo Widodo, Kaper. BPKP Prov. Bengkulu Iskandar Novianto, Ka. Kanwil DJPBN Prov. Bengkulu Syarwan, Kalaksa BPBD Prov. Bengkulu Eddyson, Kadis Kesehatan Prov. Bengkulu Herwan Antoni dan Kasat Pol PP Prov. Bengkulu Yurizal. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kombes Pol Komarudin : Rilis Akhir Tahun 2025 Refleksi Kerja Selama Satu Tahun Penuh Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya Dalam Melayani Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar Rilis Akhir Tahun T.A. 2025, sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kombes Pol Komarudin, S.I.K., M.M, yang menegaskan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang lalu lintas bertempat Balai Pertemuan Metro Jaya, BPMJ, Jakarta.Rabu (31/12/2025)

Dalam keterangannya, Kombes Pol Komarudin menyampaikan bahwa rilis akhir tahun ini merupakan refleksi kerja selama satu tahun penuh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya dalam melayani masyarakat.

Hari ini tentu merupakan bentuk pertanggungjawaban kami Polda Metro Jaya, khususnya Polantas Metro Jaya, kepada masyarakat tentang apa yang telah kami lakukan selama satu tahun ke belakang. Harapan ke depan tentu bisa lebih baik dari catatan-catatan permasalahan yang masih ada, khususnya di bidang lalu lintas. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita minimalisir, kita tekan, dan kita perbaiki lagi,” ujar Kombes Pol Komarudin.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tidak dapat dicapai hanya oleh aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Semua ini hanya bisa dicapai dengan peran serta dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

*Rekayasa Lalu Lintas Malam Pergantian Tahun*

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Komarudin juga menyampaikan informasi penting terkait pengamanan malam pergantian tahun 2025–2026. Ia mengumumkan bahwa pada 31 Desember 2025, kawasan Sudirman–Thamrin akan diberlakukan Car Free Night mulai pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB dini hari.

Ruas jalan yang ditutup meliputi Patung Kuda hingga Bundaran Senayan. Masyarakat yang akan menghadiri perayaan malam tahun baru di kawasan tersebut diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan.

“Kami menghimbau masyarakat yang akan menuju Sudirman–Thamrin atau mengikuti kegiatan malam pergantian tahun agar menggunakan ruas-ruas jalan alternatif yang tersedia,” jelasnya.

*Polri untuk Masyarakat*

Rilis Akhir Tahun ini menjadi momentum penting bagi Polri untuk terus memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polda Metro Jaya berkomitmen memasuki tahun 2026 dengan pelayanan yang lebih baik, lalu lintas yang lebih tertib, serta keamanan kota yang semakin kondusif.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Minta Maaf kepada Publik, Janji Terus Berbenah dan Terbuka terhadap Kritik

Published

on

By

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilainya masih jauh dari kesempurnaan. Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam kegiatan rilis capaian akhir tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

“Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia khususnya, atas nama pimpinan Polri, mewakili keluarga besar Polri, kami menghaturkan dari lubuk hati kami yang paling dalam permohonan maaf,” kata Sigit.

Kapolri menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Tentunya kami mohon untuk terus didukung, dikoreksi, dan diperbaiki agar kami dapat melaksanakan tugas Polri agar betul-betul bisa memenuhi apa yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit menekankan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan agar institusi Korps Bhayangkara semakin sesuai dengan harapan publik.

“Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung, sebagai yang terdepan dalam melindungi dan menolong masyarakat, khususnya masyarakat kecil maupun kelompok rentan,” ucap Sigit.

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan sikap humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan kemudahan akses terhadap seluruh layanan kepolisian.

“Penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara,” tutur Sigit.

Menurutnya, penyelesaian berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat harus dilakukan melalui kemitraan dan kebersamaan. Oleh karena itu, Polri terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui peningkatan partisipasi publik.

“Melibatkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan atau OKP untuk terlibat dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. Menjalin silaturahmi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk merawat kerukunan, termasuk menyelenggarakan doa bersama, safari Ramadan, serta kunjungan ke beberapa pesantren,” papar Sigit.

“Melaksanakan apel Kamtibmas bersama dengan berbagai komunitas seperti pengemudi ojek online, pengamanan swakarsa kedaerahan, dan organisasi kemasyarakatan. Melalui kegiatan bersama insan pers, buruh, dan elemen bangsa lainnya,” tutur Sigit

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri Tegaskan Polri Hadir untuk Kemanusiaan, Perkuat Penanganan Bencana di Tiga Provinsi

Published

on

By

Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui apel pemberangkatan personel Polri dalam rangka penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Apel digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (26/12/2025).

Dalam kegiatan doorstop bersama media, Wakapolri menyampaikan bahwa penambahan personel dan sarana merupakan respons atas tingginya kebutuhan di lapangan.

“Saat ini kondisi di lapangan masih membutuhkan tambahan kekuatan. Oleh karena itu, sesuai perintah Bapak Kapolri, Polri menyiapkan total 1.500 personel untuk penanganan pascabencana di wilayah Sumatera,” kata Wakapolri.

Ia mengungkapkan, selain ribuan personel yang telah bekerja di lapangan, Polri juga mengerahkan tenaga kesehatan, tim trauma healing, serta Tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Untuk mendukung pemulihan masyarakat, saat ini terdapat 43 tenaga kesehatan, 82 personel trauma healing, serta Tim DVI yang terus bekerja, khususnya di Sumatera Utara, di mana masih terdapat beberapa jenazah yang dalam proses identifikasi DNA,” jelasnya.

Dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar, Wakapolri menekankan pentingnya penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor.
“Sesuai arahan Bapak Kapolri, penambahan sumur bor menjadi perhatian utama. Target kita sekitar 300 titik. Saat ini sudah tersedia 238 titik, dengan 84 sumur bor beroperasi dan sisanya masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya.

Polri juga telah mendirikan 91 posko tanggap bencana di tiga provinsi, serta melayani kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak. Hingga saat ini, sebanyak 37.867 warga telah mendapatkan layanan kesehatan, dengan keluhan terbanyak berupa demam, batuk, diare, gangguan kulit, dan gangguan pencernaan.

“Hal-hal ini menjadi prioritas kami. Selain penanganan fisik, kami juga memperkuat pengendali lapangan agar koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif,” kata Wakapolri.

Menutup keterangannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan perbaikan dan penguatan sesuai arahan Kapolri.

“Polri harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan pengabdian kami kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending