Connect with us

Metro

Baru! Launching Platform Mahasiswa Pintar

Published

on

Jakarta – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini banyak sekali pergeseran yang sudah terjadi di bidang pendidikan dengan adanya penggunaan teknologi yang lebih canggih dan bersifat online (daring), dan dampak salah satunya adalah alternatif cara belajar mahasiswa dari awalnya konvensional beralih ke online.

Pendidikan online yang membantu pendidikan di Indonesia sudah banyak ditemui saat ini di tengah masyarakat baik untuk pendidikan sekolah dasar hingga menengah atas. Namun sayangnya masih belum ada yang disediakan khusus untuk jenjang perguruan tinggi.

Menyambut awal tahun 2022 ini, kebutuhan masyarakat akan pendidikan non-formal berbasis web yang diperuntukkan khusus untuk jenjang Perguruan Tinggi sudah dapat terpenuhi.
PT. Bebas Berkarya Abadi yang diawaki oleh para anak muda bangsa, telah siap melahirkan dan meluncurkan platform “MahasiswaPintar” untuk para mahasiswa di seluruh Indonesia, melalui websitenya www.mahasiswapintar.com

Terbentuknya platform MahasiswaPintar bermula dari founder MahasiswaPintar, mahasiswa di salah-satu Universitas di Jakarta, selesai mengikuti Lomba Nasional Bisnis Start-Up. Dalam lomba tersebut, konsep start-up platform MahasiswaPintar terpilih sebagai start-up Terbaik Nasional. Latarbelakang penyusunan konsep platform MahasiswaPintar adalah dikarenakan masih banyaknya kawan-kawan mahasiswa yang mengalami banyak kendala akan pemahaman materi dibangku perkuliahannya.

Founder MahasiswaPintar sebelumnya pada thn 2018 adalah Mahasiswa Indonesia yang berhasil lolos penyaringan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations) untuk mewakili Mahasiswa Indonesia mengikuti forum Mahasiswa Dunia yang diselenggarakan oleh PBB di Colombia.

Dengan berlatar belakang hal tersebut, maka MahasiswaPintar hadir dan mencoba memberikan kontribusi alternatif warna baru dalam dunia pendidikan khususnya bagi jenjang Perguruan Tinggi di Indonesia.

Adapun maksud dan tujuan didirikannya platform MahasiswaPintar adalah : untuk meningkatkan minat belajar, membantu mencari solusi atas kendala belajar para Mahasiswa, serta dapat memberikan lapangan kerja baru bagi banyak pihak.

Dengan lebih memahami materi kuliah yang sulit menjadi lebih mudah, maka kegiatan belajar dan mengajar menjadi lebih efektif dan efisien.
Mahasiswa Pintar mengembangkan berbagai layanan belajar berbasis teknologi berlangganan yang terdiri dari Layanan Online Kelas Interaktif; Layanan Online Bimbingan Private untuk materi perkuliahan-skripsi-thesis; serta Layanan Video Streaming. Semua layanan tersebut dapat diakses melalui website Mahasiswa Pintar, melaui media Komputer maupun Handpone.

Visi dari Mahasiswa Pintar itu sendiri adalah memberikan materi secara ringkas dan jelas sehingga memudahkan mahasiswa atau pembelajar untuk belajar kapanpun dan dimanapun berada. Hal ini didukung pula oleh Misinya yakni menjadikan sang pembelajar berfikir secara rasional, memudahkan sang pembelajar dalam mengakses materi yang berkualitas, dan memberikan ilmu serta pengalaman.

Dengan semakin banyaknya mahasiswa Indonesia yang berprestasi , maka diharapkan dunia pendidikan di Indonesiapun akan semakin baik pula dan hal tersebut sejalan dengan Arah Strategis Pemerintaah saat ini yang mencanangkan Sumber Daya Manusia Indonesia Maju.

Guna memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya para mahasiswa, platform MahasiswaPintar bekerjasama dengan BrandAmbassador MP yaitu Sdr. Karin Novilda atau yang lebih dikenal dengan nama Awkarin.

untuk kelanjutan mahasiswa supaya tidak sia-sia untuk mendownload aplikasi via internet sehingga ada ilmu melalui bimbingan online untuk Kaula muda. Tentunya itu tidak mudah karena Mahasiswa Pintar ini tertuju untuk mahasiswa – mahasiswa dan juga untuk umum. Untuk mengakses materi-materi yang Mahasiswa pintar ini dibuat aplikasi untuk digunakan secara nasional untuk semua mahasiswa yang membutuhkan. Aplikasi ini untuk mahasiswa dan untuk umum juga bisa. Karena di sini kita mau lihat dulu target kita itu satu bulan ini kita lihat dulu. Ketika sudah diketahui, baru kita lanjutkan di App Store di handphone bisa didownload langsung. Apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa di universitas yang mereka dapatkan materi pelajaran ternyata kurang. Jadi adanya mahasiswa pintar ini supaya menggebrak pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Harapan saya tentunya ingin pendidikan Indonesia lebih baik dari sebelumnya. Semoga mahasiswa pintar ini menjadi gebrakan baru untuk pendidikan di Indonesia.

Continue Reading

Metro

Festival Bulungan Berkarya di Sarinah, H. Riyanto: 30 Produk UMKM Siap Go Nasional

Published

on

By

Jakarta, 30 April 2026 – Festival Bulungan Berkarya yang dirangkaikan dengan launching gerai produk UMKM Kabupaten Kabupaten Bulungan di Gedung PT Sarinah Jakarta mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Bulungan, H. Riyanto, S.Sos.

Dalam wawancara dengan awak media, H. Riyanto menegaskan bahwa langkah Pemerintah Kabupaten Bulungan menghadirkan produk UMKM ke Sarinah merupakan terobosan strategis yang patut diapresiasi.

Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Kami mengapresiasi kehadiran Menteri UMKM Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili Deputi Usaha Kecil, Bupati Bulungan beserta jajaran, Wakil Bupati, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, manajemen Sarinah, serta seluruh mitra strategis dan tamu undangan yang hadir.

Menurut H. Riyanto, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk UMKM Bulungan.

Selama ini produk UMKM kita cenderung hanya dipasarkan di daerah masing-masing. Dengan adanya kerja sama dan kehadiran di Sarinah, kita memiliki peluang untuk masuk ke pasar nasional bahkan internasional.

Ia menambahkan bahwa Sarinah bukan hanya menyediakan ruang, tetapi juga sistem dan program yang dapat meningkatkan daya saing UMKM.

Di sini bukan hanya tempat, tetapi ada program pengembangan. Ini yang kita harapkan bisa mendorong UMKM Bulungan naik kelas.

Lebih lanjut, H. Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kami yakin ini menjadi langkah awal yang positif, bukan hanya bagi Kabupaten Bulungan tetapi juga kontribusi terhadap ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti potensi produk UMKM yang ditampilkan, mulai dari cokelat khas Bulungan, keripik, produk olahan ikan, hingga kerajinan daerah.

Tadi kita lihat ada kurang lebih 30 produk UMKM yang ditampilkan. Ini potensi besar yang harus terus didorong agar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ia berharap ke depan dampak ekonomi dari kegiatan ini dapat dirasakan hingga ke tingkat desa.

Harapan kita tentu ini akan memberikan efek berantai, tidak hanya di kabupaten tetapi sampai ke desa-desa lain.

H. Riyanto juga menyinggung posisi strategis Bulungan sebagai wilayah perbatasan dengan Malaysia, khususnya Sabah.

Kita berada di wilayah perbatasan. Produk dari luar cukup banyak masuk, sehingga penting bagi kita untuk memperkuat produk lokal agar mampu bersaing dan dikenal luas.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program, termasuk pembiayaan UMKM, sangat penting dalam meningkatkan daya saing.

Kami sangat mendukung program pemerintah daerah seperti kredit mesra dan fasilitasi lainnya untuk mendorong UMKM berkembang.

Sementara itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan kerja sama pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, penyerahan cinderamata kepada kementerian dan mitra strategis, serta sesi foto bersama.

Usai launching dan prosesi gunting pita di lantai 4 Gedung Sarinah, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni di lantai Ground Floor yang menampilkan tarian tradisional Dayak sebagai simbol kekayaan budaya daerah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi UMKM Bulungan untuk terus berkembang, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Continue Reading

Metro

Hendra Jeje, S.T., M.M Anggota DPRD Bengkalis Riau: Bimtek PBB Jadi Bekal Strategis Tingkatkan Kursi di Bengkalis hingga DPR RI 2029 Bengkalis Anggota DPRD Dapil I

Published

on

By

Jakarta –  Hendra Jeje, S.T., M.M., menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Partai Bulan Bintang (PBB) usai mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD PBB se-Indonesia.

Kegiatan ini dinilai memberikan banyak wawasan penting, khususnya terkait efisiensi pengelolaan negara serta strategi peningkatan pendapatan daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ilmu serta pengalaman berharga yang kami dapatkan dari kegiatan Bimtek ini, terutama dari narasumber Sekretaris Daerah Jawa Barat. Banyak masukan strategis yang bisa kami implementasikan untuk penguatan program ke depan,” ujar Hendra Jeje.

Menurutnya, hasil Bimtek tersebut akan menjadi pijakan penting dalam menyusun langkah politik dan pembangunan partai menuju Pemilu 2029. Saat ini, PBB di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, masih memiliki keterwakilan terbatas, yakni dua kursi di DPRD. Namun, dengan semangat baru dan strategi yang lebih matang, pihaknya menargetkan lonjakan signifikan.

“Kami menargetkan peningkatan dari 2 kursi menjadi 10 kursi di DPRD Bengkalis. Ini bukan sekadar angka, tetapi wujud komitmen kami dalam memperkuat kehadiran dan kontribusi PBB di tengah masyarakat,” tegasnya.

Hendra Jeje juga menekankan pentingnya konsolidasi internal partai, mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), ranting, hingga struktur di desa-desa. Menurutnya, penguatan basis akar rumput menjadi kunci utama dalam meraih dukungan masyarakat secara luas.

“Dengan adanya kepemimpinan Ketua Umum yang baru, kami optimistis semangat kader semakin solid. Konsolidasi antar struktur partai akan terus kami perkuat untuk menarik simpati dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Lebih jauh, ia berharap PBB tidak hanya mengalami peningkatan di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus panggung nasional pada Pemilu 2029.

Mudah-mudahan di tahun 2029, Partai Bulan Bintang bisa memiliki perwakilan di DPR RI. Itu menjadi harapan besar kami, seiring dengan bertambahnya kursi di DPRD kabupaten/kota,” pungkasnya.

Dengan bekal hasil Bimtek dan semangat konsolidasi yang terus digelorakan, PBB optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai kekuatan politik yang semakin diperhitungkan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Continue Reading

Metro

Pameran “TATAH” Hidupkan Kembali Identitas Seni Ukir Jepara di Museum Nasional

Published

on

By

Jakarta, 29 April 2026 – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DPD Jepara Raya bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan menggelar Pameran Seni Ukir Jepara bertajuk “TATAH” yang berlangsung pada 29 April hingga 5 Juli 2026 di Museum Nasional Jakarta.

Mengusung tema “TATAH”, pameran ini menjadi simbol kebangkitan sekaligus refleksi terhadap alat utama dalam seni ukir yang memiliki makna mendalam bagi para perajin.

Lebih dari sekadar alat, tatah dimaknai sebagai medium budaya visual yang terus hidup, berkembang, dan beradaptasi mengikuti zaman.

Disampaikan bahwa Jepara bukan sekadar nama kota, melainkan ruang lahirnya identitas, kreativitas, serta warisan budaya yang telah mengakar kuat dari generasi ke generasi. Seni ukir menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakatnya.

Sementara itu, Owner AP Woods, Ali Shodiqin, dalam wawancara dengan media menegaskan bahwa ukiran Jepara merupakan warisan leluhur yang erat kaitannya dengan sejarah, termasuk pengaruh masa R.A. Kartini dan peninggalan kerajaan di Jepara. Salah satu contoh nyata adalah ukiran di Masjid Mantingan yang sarat nilai sejarah dan estetika.

Menurutnya, sejak dahulu Jepara telah dikenal dunia melalui produk kerajinan ukir, termasuk pengiriman karya-karya seperti kotak ukiran yang menjadi identitas daerah tersebut.

Hingga kini, masyarakat Jepara dikenal sebagai pengrajin kayu yang mampu mengolah furnitur maupun elemen interior dan eksterior dengan sentuhan seni ukir sebagai ornamen.

Ali menjelaskan bahwa terdapat dua klasifikasi utama dalam seni ukir Jepara, yakni ukiran sebagai bagian dari furnitur dan ukiran sebagai karya seni rupa murni.

Ali juga ingin mengaplikasikan seni ukiran pada instrumen musik yaitu gitar, dan ia ingin menambah nilai estetika dengan seni ukiran itu.

Mayoritas masyarakat Jepara memiliki kemampuan mengukir, menjadikannya sebagai keterampilan turun-temurun yang melekat kuat dalam budaya lokal.

Namun demikian, ia juga mengakui adanya tantangan dalam beberapa dekade terakhir. Sejak era 2000-an, minat terhadap ukiran cenderung menurun seiring tren desain minimalis yang lebih sederhana.

Selain itu, perubahan teknologi turut memengaruhi proses produksi, di mana sebagian pengrajin mulai beralih menggunakan mesin.

Meski begitu, upaya pelestarian terus dilakukan dengan mengombinasikan teknik manual dan teknologi modern agar seni ukir tetap bertahan. Ia menekankan pentingnya inovasi agar seni ukir tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapit juga mampu berkembang secara komersial.

“Jangan berhenti. Kita harus inovatif dan menyesuaikan dengan kebutuhan zaman, baik sebagai karya seni maupun produk komersial,” ujarnya.

Pameran “TATAH” diharapkan menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap seni ukir Jepara, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu identitas budaya Indonesia yang mendunia.

Continue Reading

Trending