Connect with us

Metro

Lagi Relawan Ethos Deklarasikan Erick Thohir Sebagai Presiden RI Tahun 2024

Published

on

JAKARTA – Relawan Ethos ( Erick Thohir Synergi) Gelar acara Deklarasi untuk Mendukung sepenuhnya Bapak Erick Thohir sebagai Presiden Republik Indonesia 2024, bertempat di Gedung Joeang 45 Jakarta, Pada Selasa (08/03/2022).

Dukungan relawan ethos ini diharapkan erick thohir dapat meneruskan/menyempurnakan/menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang luar biasa hebat hasil karya Bapak jokowi dan membenahi, mengali, memanage kembali dunia kemaritiman Indonesia yang belum sempat menghasilkan pundi-pundi pemasukan devisa sangat besar untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Nama ETHOS terinspirasi dari pemikiran Phylosof Barat yang bernama Aristoteles dalam iimu komunikasi atau bermain dalam komunikasi lisan yang dikenal dengan sebutan retorika, Jadi Ethos yaitu sumber kepercayaan, Yakn! seorang pembicara/pemimpin harus dapat dipercaya oleh audiensnya/rakyatnya. Selanjutnya dalam pemikiran Aristoteles menyebutkan tiga modal penting dalam berkomunikasi selain Ethos ada lagi yg namanya Phatos dan Logos.

Kami Menilai Bapak Erik Tohir sangat tepat memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia, kemampuan Terampil dalam manejerial sesuatu dinilai sangat baik, karakter yg Tegas serta Teladan yg beliau terapkan dalam memimpin BUMN, membuat popularitas BUMN mencapai nilai terbaik dari instansi pemerintah yang lain. (menurut survey yg dilakukan Indonesia Political Opinion disingkat IPO, red)

Keberhasilan Bapak Erik Tohir sebagai Ketua Umum pelenggara even Internasional yaitu ASIAN GAMES merupak tolok ukur ukiran prestasi gemilang yang tercatat dalam sejarah yang akan di kenang generasi penerus bangsa selamanya.

Kita sebagai anak bangsa terus mencari pemimpin yang bisa melindungi anak-anak bangsa, mewujudkan rasa keadilan kepada rakyat Indonesia, serta mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahraan masyarakat, ikut melaksanakan ketertiban dunia yg berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan menjaga stabilitas politik nasional sepertinya hanya Bapak Erick Thohir adalah orang yang Tepat melaksanakan cita-cita Bangsa tersebut.

Melihat isu-isu global yang terjadi sekarang sangat mengkuatirkan peran diplomasi Indonesia saat ini, karena tidak menutup kemungkinan diplomasi humanis akan di tinggalkan dunia, menjadi diplomasi kekuatan alat-alat perang. Dunia tidak akan percaya lagi dengan keberadaan PBB. Perang Rusia VS Ukrania menjadi drama penting untuk di toton sampai mana kesudahan ceritanya ??? Perang alutsista secara fisik sama mengerikannya dengan perang Bom Biologis yang terjadi juga saat ini. Kemampuan menejerial politik global dan skill menajemen kenegaraan yang di punyai sepenuhnya oleh Bapak Erik Thohir dapat di uji kemahirannya untuk menghadapi tantangan dunia dan politik lokal Indonesia kedepan diprediksi sangat sulit dan tidak boleh salah memilih memimpin sebagai Presiden RI 2024.

ETHOS akan bekerja sama dengan kongkrit dan memberikan solusi terhadap usaha rakyat kecil baik di bidang pertanian, peternakan, budidaya kelautan, tangkap ikan, kesenian, dan lainnya. Masyarakat akan vokasi dengan pembekalan bagaimana memanajemen usaha yg bisa maju pesat dan berbasis indusri untuk ekspor ke luar negeri.

Atas Nama Inisiator dan Ketua Umum Relawan ETHOS (Erick Thohir Synergi) : Albert Simangunsong.

Continue Reading

Metro

Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren di Kediaman Habib Nuha Assegaf ( Taman Syurga Ngramang ), Ikhtiar Nyata Membangun Generasi Qur’ani

Published

on

By

Kulon Progo, 26 April 2026 karyapost.com  – Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren yang dilaksanakan di kediaman Habib Nuha Assegaf, beralamat di Pedukuhan Ngramang RT 20, RW 10, Ngramang, Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Ahad, 26 April 2026.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang diharapkan mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran agama. Acara dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, serta jamaah yang antusias menyambut hadirnya pondok pesantren sebagai pusat pembinaan umat.

Prosesi peletakan batu pertama secara langsung dilaksanakan oleh Gus Ahmad Kafabihi Mahrus ( Lirboyo Kediri ), yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menuntut ilmu dan peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pondok pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa “Pesantren adalah benteng moral umat maka dari sinilah lahir para penjaga agama, yang tidak hanya alim dalam ilmu, tetapi juga luhur dalam akhlak,” demikian pesan yang disampaikan.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya perjuangan besar yang dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.

Diharapkan, pembangunan pondok pesantren ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, serta menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menerangi umat dengan ilmu dan keteladanan.

Momentum ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendoakan, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, merupakan bagian dari amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap proses pembangunan ini, dan menjadikannya sebagai ladang kebaikan yang terus hidup hingga generasi mendatang.

Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren di Kediaman Habib Nuha Assegaf ( Taman Syurga Ngramang ), Ikhtiar Nyata Membangun Generasi Qur’ani

Published

on

By

Kulon Progo, 26 April 2026 karyapost.com  – Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren yang dilaksanakan di kediaman Habib Nuha Assegaf, beralamat di Pedukuhan Ngramang RT 20, RW 10, Ngramang, Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Ahad, 26 April 2026.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang diharapkan mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran agama. Acara dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, serta jamaah yang antusias menyambut hadirnya pondok pesantren sebagai pusat pembinaan umat.

Prosesi peletakan batu pertama secara langsung dilaksanakan oleh Gus Ahmad Kafabihi Mahrus ( Lirboyo Kediri ), yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menuntut ilmu dan peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pondok pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa “Pesantren adalah benteng moral umat maka dari sinilah lahir para penjaga agama, yang tidak hanya alim dalam ilmu, tetapi juga luhur dalam akhlak,” demikian pesan yang disampaikan.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya perjuangan besar yang dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.

Diharapkan, pembangunan pondok pesantren ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar, serta menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menerangi umat dengan ilmu dan keteladanan.

Momentum ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendoakan, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, merupakan bagian dari amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap proses pembangunan ini, dan menjadikannya sebagai ladang kebaikan yang terus hidup hingga generasi mendatang.

Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Festival Walet Emas 2026, IWAKK Dorong Perempuan Berdaya dan Penguatan Ekonomi Warga Kebumen

Published

on

By

JAKARTA – Ikatan Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas kembali menggelar Festival Walet Emas Tahun 2026 dalam rangka Halal Bihalal sekaligus memperingati Hari Kartini.

Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya untuk Indonesia Maju” dan dihadiri oleh warga perantauan asal Kabupaten Kebumen serta berbagai tokoh masyarakat.
Ketua Umum IWAKK, Mayjen (Purn.) Ibnu Darmawan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi warga Kebumen di perantauan yang terus menjaga kebersamaan dan kekompakan.

“Selama lima tahun berturut-turut, kegiatan ini selalu dihadiri oleh banyak warga asal Kabupaten Kebumen. Ini menunjukkan bahwa masyarakat perantauan tetap memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah asal,” ujarnya.Minggu (27/4/2026)

Ia menambahkan, semangat warga Kebumen sejalan dengan filosofi “migunani” atau bermanfaat, baik bagi daerah asal maupun lingkungan tempat tinggal saat ini.
Menurutnya, keberadaan IWAKK Walet Emas menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan.

Ibnu Darmawan juga menjelaskan bahwa IWAKK Walet Emas telah berjalan selama lima tahun masa kepengurusan. Ia membuka kesempatan bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan kepemimpinan melalui mekanisme musyawarah mufakat, tanpa perlu melalui proses pemilihan yang kompetitif.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti sejumlah program pemerintah pusat yang dinilai membuka peluang besar bagi masyarakat daerah, khususnya Kabupaten Kebumen. Salah satunya adalah program penyediaan makan bergizi gratis yang menyasar ratusan ribu penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, hingga anak jalanan.

“Program ini membutuhkan dukungan semua pihak. Ini juga menjadi peluang usaha karena melibatkan berbagai komoditas pangan yang terus meningkat kebutuhannya,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Ia berharap, masyarakat Kebumen dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi arus urbanisasi.

Melalui Festival Walet Emas 2026 ini, IWAKK berharap semangat kebersamaan, pemberdayaan perempuan, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending