Connect with us

TNI / Polri

Sebentar Lagi, Amunisi Kaliber 155 MM Untuk Meriam Caesar, Akan Diuji Coba Dislitbangad

Published

on

JAKARTA, – Jelang uji coba amunisi kaliber 155 mm untuk Meriam Caesar dalam rangka mendapatkan sertifikasi, Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) menggelar rapat kesiapan yang dipimpin oleh Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., bertempat di Aula Satiti Madislitbangad, Matraman, Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Dalam keterangan tertulis Dislitbangad, selain dihadiri Sesdislitbangad, Kasubdismat Dislitbangad serta Pa Ahli Dislitbangad dan staf lainnya, juga dihadiri oleh Dirut PT. Expalindo Sukses Pratama sebagai mitra penyedia Alsus tersebut.

Kadislitbangad menyampaikan bahwa rapat tersebut sebagai persiapan Dislitbangad untuk menentukan beberapa langkah sebelum melaksanakan uji coba sertifikasi amunisi kaliber 155 mm untuk Meriam Caesar produk Expal System Spanyol.

Mulai dari peninjauan medan di daerah Lumajang, seperti yang dipaparkan oleh Kasubdismat, tutur Kadislitbangad, sampai dengan menyusun Syarat-Syarat Tipe (SST) disesuaikan dengan parameter dan tolok ukur yang telah ditentukan dengan melalui beberapa proses pengkajian dan penelitian juga pengamatan serta perhitungan setiap mata uji. Baik dari aspek konstruksi dan perlengkapan, aspek kemampuan, aspek kelancaran kerja dan aspek insani.

Secara teknis pemungutan data, tambahnya dilaksanakan secara langsung setiap mata uji baik uji laboratorium dan uji lapang dengan menggunakan tolok ukur SST, dikarenakan Caesar 155 merupakan andalan artileri Angkatan Darat (AD) dalam pertempuran.

Lebih lanjut dijelaskan, TNI AD memiliki meriam dengan sistem bergerak dan memiliki daya jangkau tembakan sejauh 39 KM. Meriam ini juga mampu melepaskan 6 amunisi berbobot 47 kg dalam 1 menit. Amunisi berbentuk runcing ini terbagi menjadi dua bagian, yakni pertama bagian tabung yang berisi mesiu, dan bagian kedua adalah sumbu (fuse) yang terletak di bagian ujung yang runcing. Di mana di bagian sumbu ini terdapat timer berisi angka-angka untuk menetapkan kapan amunisi itu meledak setelah didorong oleh meriam.

Kadislitbangad meyakini bahwa Caesar 155 yang telah dimiliki TNI AD mampu menjawab doktrin yang dikembangkan artileri TNI AD, yaitu senjata berdaya tembak dahsyat dengan mobilitas tinggi. Persenjataan canggih ini menjadi kekuatan pokok yang dibutuhkan untuk menambah kemampuan organisasi TNI. Caesar 155 ini juga merupakan salah satu Alutsista strategis yang dimiliki satuan Artileri TNI AD, terlebih lagi dengan rencana uji coba amunisi kaliber 155 mm untuk Meriam Caesar produk Expal System Spanyol yang tentunya akan menambah kekuatan baru dengan disertifikasinya amunisi kaliber 155 mm ke depan. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Disambut Antusias, 32 Ribu Pemudik Mendaftar

Published

on

By

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Berdasarkan laporan terbaru dari Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Secara akumulatif, program ini telah berhasil menjaring sebanyak 32.721 orang peserta yang diberangkatkan melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di seluruh penjuru tanah air.

Guna mendukung mobilitas massa dalam jumlah besar tersebut, Polri telah menyiagakan armada angkutan yang sangat memadai, mencakup 663 unit bus, 29 unit kendaraan Hiace, hingga penyediaan satu unit Kapal Motor Penumpang (KMP).

Polda Jawa Tengah menjadi wilayah dengan konsentrasi peserta terbesar yang mencapai 13.040 orang dengan dukungan 326 unit bus, disusul oleh jajaran Polda Sumatra Barat yang memfasilitasi total 12.000 pemudik. Di wilayah ibu kota, Polda Metro Jaya juga berkontribusi besar dengan memberangkatkan 2.500 peserta menggunakan 60 unit bus.

Sementara itu, variasi moda transportasi terlihat di Polda Aceh yang mengombinasikan bus dan puluhan unit Hiace, serta Polda Jawa Timur yang secara khusus menyediakan kapal laut untuk mengangkut ratusan penumpang beserta kendaraan roda dua milik masyarakat.

Keberhasilan pencatatan pendaftar ini mendapat apresiasi langsung dari Korps Lalu Lintas Polri. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo, S.H., M.Hum. Ditemui Senin (16/03) sore, Kakorlantas menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah mengikuti perjalanan mudik mereka bersama Korlantas Polri.

“Antusiasme para pemudik yang mencapai lebih dari 32 ribu orang ini merupakan bukti nyata bahwa program Mudik Gratis Presisi 2026 sangat dinantikan oleh khalayak luas,” kata Kakorlantas.

Lebih lanjut, Irjen Agus Suryo menegaskan, “Inisiatif ini bukan sekadar urusan logistik transportasi, melainkan wujud perhatian dan aksi humanis Polri untuk masyarakat, serta langkah strategis dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik secara nasional”. Aksi tersebut selaras dengan semangat yang diusung kepolisian tahun ini, yaitu “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Irjen Agus Suryo berharap, melalui fasilitas ini, para peserta Mudik Gratis Presisi bisa merasa tenang selama di perjalanan, tiba dengan selamat di kampung halaman, serta merasakan kebahagiaan saat berkumpul kembali bersama keluarga.

Selain wilayah-wilayah dengan angka partisipasi ribuan, jajaran Polda lainnya seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Bali, Kalimantan Selatan, hingga Bengkulu dan Riau juga turut aktif memastikan setiap warga yang ingin pulang kampung mendapatkan akses transportasi yang layak. Pengaturan ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi yang kurang aman untuk perjalanan jarak jauh. (*)

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Pelayanan Publik, Kapolda Metro Jaya Resmikan Kantor Satpamobvit dan Polsek Babelan

Published

on

By

Bekasi – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meresmikan Kantor Satpamobvit dan Polsek Babelan Polres Metro Bekasi di Kantor Satpamobvit Polres Metro Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/3/2026) pukul 11.00 WIB. Peresmian ini menjadi langkah penguatan pelayanan kepolisian agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih cepat, dekat, dan optimal.

Peresmian yang dilaksanakan jajaran Polres Metro Bekasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sarana dan prasarana kepolisian di wilayah Kabupaten Bekasi. Kehadiran kantor baru itu diharapkan dapat menunjang kinerja personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang semakin responsif kepada masyarakat.

Kapolda menegaskan, peresmian Kantor Satpamobvit dan Polsek Babelan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Menurutnya, fasilitas yang memadai harus diiringi dengan semangat kerja yang humanis dan profesional.

“Peresmian kantor ini harus menjadi penguat semangat seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan, dengan pelayanan yang cepat, responsif, humanis, dan mampu memberi rasa aman kepada warga,” Ujarnya.

Ia mengatakan keberadaan Kantor Satpamobvit akan mendukung pengamanan objek vital di wilayah hukum Polres Metro Bekasi agar berjalan lebih optimal. Sementara itu, Polsek Babelan diharapkan semakin memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, mempercepat respons terhadap laporan warga, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Continue Reading

TNI / Polri

Satgas Polda Metro Jaya Temukan Sejumlah Komoditas Pangan Dijual di Atas HET

Published

on

By

Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya menemukan sejumlah komoditas pangan yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) selama pemantauan di pasar pada Maret 2026.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan analisa dan evaluasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (16/3/2026).

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Muh Ardila Amry, mengatakan beberapa komoditas yang masih ditemukan dijual di atas harga ketentuan antara lain cabai rawit merah, minyak goreng Minyakita, serta gula konsumsi di beberapa wilayah.

“Untuk komoditas cabai rawit merah, hampir di seluruh wilayah pengecekan masih dijual di atas HET. Hal ini menjadi perhatian bersama agar segera dicarikan solusi untuk menstabilkan harga di pasar,” ujar Ardila.

Selain itu, Satgas juga menemukan masih adanya pedagang yang menjual minyak goreng Minyakita di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara untuk gula konsumsi, tercatat masih ada empat wilayah yang menjual dengan harga melebihi ketentuan.

Ardila menambahkan, pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap komoditas daging sapi yang saat ini menjadi atensi Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dalam pemantauan, daging sapi kini diklasifikasikan dalam tiga kategori yakni paha depan, paha belakang, dan daging beku.

Tak hanya itu, dalam evaluasi tersebut juga disoroti penjualan ayam ras hidup (live bird) oleh rumah potong hewan (RPH) yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“RPH tidak diperbolehkan menjual ayam dalam bentuk hidup. Jika masih ditemukan pelanggaran, kami sudah memberikan surat teguran kepada pihak terkait,” jelasnya.

Sebagai langkah pengawasan, Satgas juga melakukan intervensi di pasar dengan menempelkan stiker panduan harga acuan penjualan (HAP) atau HET kepada para pedagang.

Bagi pedagang yang terbukti menjual komoditas di atas harga yang ditentukan, petugas memberikan surat pernyataan disertai pemasangan stiker peringatan pada kios atau toko yang bersangkutan.

Lebih lanjut Ardila menegaskan, pedagang yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan tetap melanggar akan mendapatkan teguran dari dinas terkait.

“Jika pedagang memiliki NIB dan tetap menjual di atas HAP atau HET, maka akan direkomendasikan pencabutan izin usahanya kepada DPMPTSP,” tegasnya.

Satgas Saber Pangan Polda Metro Jaya akan terus melakukan pengecekan ke pasar-pasar guna memastikan stabilitas harga serta melindungi masyarakat dari praktik penjualan di atas ketentuan pemerintah.

“Kegiatan pengecekan akan terus dilakukan sampai ada perintah dari Satgas pusat untuk menghentikan kegiatan tersebut,” pungkas Ardila.

Continue Reading

Trending