Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Laksanakan Courtesy Call Ke Pemda Kabupaten Pangandaran

Published

on

Bandung,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., melaksanakan courtesy call ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, Jum’at (25/03/2022).

Danlanal Bandung beserta rombongan diterima oleh Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, S.H., M.H., didampingi Asisten Daerah III.

Kunjungan Danlanal Bandung dilaksanakan dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan koordinasi serta memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Danlanal Bandung, juga sebagai bagian dari Forkopimda Kabupaten Pangandaran.

Hal ini sesuai dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono yakni jalin soliditas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan negara menuju sinergitas dalam kebersamaan.

Dengan kunjungan ini semoga dapat meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin, guna mengoptimalkan peran dan fungsi instansi masing-masing demi kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI ke depan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Pasintel, Pasops, Pasminlog, Paspotmar, dan Dandenpom Lanal Bandung, serta Danposal Pangandaran.

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Tinjau Inovasi Litbanghan TNI AD, Fokus Penguatan Latihan dan Operasi

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau _display_ inovasi hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) TNI Angkatan Darat yang ditampilkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad, Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026). Peninjauan ini dititikberatkan pada pemanfaatan hasil Litbanghan untuk memperkuat sistem latihan dan mendukung kesiapan operasi prajurit TNI AD.

Beragam produk dan sistem pendukung operasi hasil riset dalam negeri ditampilkan sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendorong kemandirian alutsista serta penguatan kemampuan tempur berbasis teknologi. Inovasi Litbanghan tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas latihan dan pelaksanaan tugas pokok satuan di tengah dinamika lingkungan strategis, termasuk tantangan perang elektronika.

Kasad memberikan perhatian khusus terhadap potensi pengembangan dan penerapan hasil Litbanghan agar dapat diimplementasikan secara nyata di satuan. Menurutnya, penguatan fasilitas dan metode latihan harus sejalan dengan kebutuhan prajurit di lapangan.

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan, mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan. Fasilitas latihan, metode latihan di _upgrade_ bagaimana sistem latihannya, kemampuan dan kesejahteraan anggota,” ujar Kasad.

Hasil Litbanghan TNI AD tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan, sistem operasi, serta kemampuan prajurit dalam mengoperasionalkan berbagai sarana dan perlengkapan pendukung tugas. Penguatan fungsi Litbanghan dinilai sebagai elemen strategis dalam mewujudkan TNI AD yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pertahanan.

Kasad menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari Litbanghan harus menjawab kebutuhan riil di lapangan serta berkontribusi langsung terhadap kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, sinergi antara perencana, pelaksana riset, dan satuan pengguna menjadi kunci keberhasilan implementasi hasil Litbanghan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kasad dan para pejabat utama Mabesad juga meninjau secara singkat pembangunan dan renovasi fasilitas Menlatpur Kostrad yang diproyeksikan sebagai sarana pendukung latihan terpadu bagi satuan-satuan TNI AD. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Luncurkan Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakasad: Kesiapan Tugas Tidak Dibangun Secara Instan

Published

on

By

BANTEN, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa kesiapan tugas prajurit tidak dibangun secara instan, melainkan melalui disiplin yang konsisten serta latihan yang berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 840/Golok Sakti di Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/1/2026).

Dalam pengarahannya, Wakasad menekankan pentingnya membangun pola pikir prajurit yang disiplin, bertanggung jawab, dan terus berkembang seiring dengan tuntutan tugas. “Kesiapan tugas dibangun melalui kebiasaan menjaga kesehatan, kebersihan, serta latihan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Wakasad, disiplin dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi utama bagi profesionalisme prajurit. Tanpa disiplin dan latihan yang terjaga secara konsisten, kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tugas tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga semangat, motivasi, serta komitmen pengabdian dalam setiap jenjang kepangkatan.

Kunjungan kerja Wakasad ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan kondisi satuan sekaligus pembinaan kepada prajurit. Rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 500 prajurit ini, diawali dengan penyambutan di markas batalyon, dilanjutkan makan siang bersama prajurit, pengarahan pimpinan, serta peninjauan lingkungan dan fasilitas satuan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan TNI Angkatan Darat guna memastikan kesiapan prajurit dan satuan dalam melaksanakan tugas pokok secara profesional dan berkelanjutan. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending