Connect with us

TNI / Polri

Dua Tahun Terhenti, Kejurnas Judo Kasad Cup kembali Digelar

Published

on

JAKARTA, – Kejuaraan Nasional Judo Piala Kasad (Kejurnas Judo Kasad Cup) kembali digelar setelah  sempat terhenti selama dua tahun dikarenakan pandemi Covid – 19.

Pembukaan Kejurnas Kasad Cup XIII tahun 2022 ini, digelar di GOR Kartika Divif 1 Kostrad, Cilodong, Jumat (25/3/2022). Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E, M.M, diwakili oleh Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Letjen TNI Wisnoe. P.B  sebagai inspektur upacara  dan  dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) Letjen TNI Maruli Simanjuntak serta para pengurus PB PJSI.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Irjenad, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa  Kejuaraan Nasional Judo Kasad Cup merupakan kalender rutin tahunan Pengurus Besar PJSI yang telah berlangsung untuk yang ke 13 kalinya.

Menurut Kasad, kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga Judo, sebagai ajang pembinaan yang berkesinambungan dan sebagai tolok ukur pembinaan olahraga Judo di tanah air.

Selain itu, melalui Kejurnas yang memperebutkan Piala bergilir Kasad ini, diharapkan mampu mencetak pejudo-pejudo muda berprestasi yang dapat diproyeksikan untuk mengikuti program Pelatnas dalam rangka persiapan menghadapi event regional dan internasional, serta persiapan menghadapi Asian Games XIX 2022 di Hangzhou, China dan Sea Games XXXI 2022 di Vietnam. Selain itu, Kejurnas ini dijadikan sebagai ajang untuk pengumpulan nilai/poin menuju PON XXI 2024 di Aceh-Sumut.

Kasad berharap, pada Kejuraan Judo Kasad Cup ke XIV pada tahun depan, turut juga dilombakan kelas militer,  sehingga ke depannya TNI AD akan menghidupkan kembali Persatuan Judo Angkatan Darat (PJAD).

“Oleh karena itu,  masing-masing Kotama  mempersiapkan dan membina para atletnya. Markas Divisi 1 Kostrad akan dijadikan sebagai  training center untuk pejudo TNI AD, ” ungkap Kasad dalam sambutan tertulisnya.

Sementara itu, Ketua Umum PJSI Letjen TNI Maruli Simanjuntak usai pembukaan Kejurnas Judo Piala Kasad menegaskan pada Kejuaraan Judo Kasad Cup ke XIII ini, mulai dipertandingkan kategori Cadet yang diharapkan dapat menjadi kader Atlet Judo Nasional yang diproyeksikan untuk Sea Games, Asian Games sampai dengan Olimpiade.

“Judo ini merupakan olahraga Olimpiade, target kita dengan kejuaraan ini akan sampai ke sana. Di samping itu juga kategori atlet Judo dari TNI AD dibuat kategori tersendiri karena PJAD baru dihidupkan kembali, dan bila berprestasi  dimungkinkan untuk direkrut oleh Pelatnas, ” ujarnya.

Letjen TNI Maruli juga menyampaikan bahwa Training Center (TC) bagi atlet Judo Nasional yang dilaksanakan di Ciloto, akan menyertakan mulai dari kelas Cadet, ” imbuhnya.

Kejuarnas Judo Kasad Cup XIII  ini mempertandingkan berbagai kelas perorangan meliputi Kelas Junior di bawah 15 tahun, Kelas Senior diatas 15 – 19 tahun, Kelas Cadet 12-14 tahun, serta beregu Nageno Kata dan Juno Kata dengan jumlah peserta 470 orang dari 23 Pengurus Provinsi Judo di  Indonesia dan  berlangsung hingga tanggal 27 Maret 2022. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa

Published

on

By

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melaksanakan Tahap II penanganan kasus perjudian daring dengan menyerahkan lima tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/3).

Penyerahan ini menandai bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan di pengadilan. Dalam proses tersebut, JPU Murari Azis secara resmi menerima para tersangka dan barang bukti dari penyidik.

Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, menjelaskan bahwa Tahap II ini merupakan bagian penting dari rangkaian penegakan hukum terhadap praktik perjudian daring yang telah diungkap sebelumnya.

“Pelaksanaan Tahap II ini menunjukkan bahwa proses penyidikan telah berjalan secara profesional dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, penanganan perkara menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk dibawa ke persidangan,” ujar Kombes Rizki.

Dalam penyerahan tersebut, penyidik turut menyerahkan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai yang diduga berasal dari aktivitas perjudian daring dengan nilai mencapai sekitar Rp55 miliar. Nilai tersebut mencerminkan besarnya skala jaringan perjudian yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum.

Sementara itu, JPU Murari Azis menyatakan bahwa pihaknya telah menerima seluruh tersangka dan barang bukti, serta siap melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.

“Kami telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik. Selanjutnya, kami akan mempelajari secara menyeluruh dan segera melimpahkan perkara ini ke pengadilan untuk proses penuntutan,” ungkap Murari.

Seluruh tersangka kini berada dalam tanggung jawab JPU untuk proses hukum lebih lanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perkara ini terkait dugaan tindak pidana perjudian sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kombes Rizki menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kejaksaan guna memastikan kelancaran proses hukum hingga tahap persidangan. Ia juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian daring secara tegas dan berkelanjutan.

“Bareskrim Polri berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan siber, termasuk perjudian online, serta memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.

Saat ini, jadwal persidangan masih menunggu penetapan dari pengadilan. Sementara itu, penyidik memastikan akan terus mendukung proses penuntutan dengan melengkapi kebutuhan yang diperlukan oleh jaksa.

Continue Reading

TNI / Polri

Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian di Lebanon

Published

on

By

(Dispenad). Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya dua orang Prajurit TNI serta dua orang Prajurit TNI korban luka yang terjadi pada insiden di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Senin, 30 Maret 2026 di Lebanon Selatan. Insiden fatal tersebut terjadi lagi dalam 24 jam terakhir dari insiden sebelumnya.

Berdasarkan laporan dari daerah Penugasan insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve_ (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post_ (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan serta dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.

TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.

Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon.

#tniprima
#indonesiabebasaktif
#misipemeliharaanperdamaian

(Kadispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Datang Urus SKCK, Pulang Bawa Senyum: Pelayanan Polda Metro Jaya Dipuji

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pemohon, Mariska, warga Jakarta, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas saat mengurus SKCK pada Senin (30/3/2026).

Mariska menilai proses pembuatan SKCK berjalan cepat dan mudah, serta didukung oleh petugas yang ramah dan sigap dalam membantu setiap tahapan pelayanan. “Halo, nama saya Mariska dari Jakarta. Hari ini saya membuat SKCK di Polda Metro Jaya. Saya ingin berterima kasih karena pelayanannya cepat, mudah, dan petugasnya juga ramah serta sangat membantu,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan sudah baik dan memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan administrasi tanpa kendala.

Sementara itu, Pamin 1 Sie Yanmin Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda M. Alghifari, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital untuk mempermudah proses pengajuan SKCK sebelum datang ke lokasi pelayanan. “Pelayanan yang cepat, mudah, dan ramah merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan publik yang optimal sesuai dengan prinsip Polri Presisi,” ujarnya.

Melalui pelayanan yang optimal tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengurus SKCK serta semakin meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian.

Continue Reading

Trending