Connect with us

Metro

Peresmian ETLE Nasional Tahap II Rivan Purwantono : Jasa Raharja Sinergikan ETLE – JRku Untuk Memudahkan Masyarakat

Published

on

Surabaya – Mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman menjadi tanggung- jawab bersama, tidak hanya Pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat sebagai pengguna jalan. Untuk mewujudkan hal ini tentunya membutuhkan berbagai perangkat pendukung mulai dari sarana dan prasana jalan, sampai dengan sistem lalu-lintas itu sendiri.

Korps Lalu-Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah membangun dan menerapkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sistem ETLE menggunakan perangkat kamera pantau (CCTV) terintegrasi. CCTV tersebut mampu memotret detail kendaraan yang melanggar peraturan lalu-lintas.

Seperti melaju melebihi kecepatan maksimal, mengungkap nomor seri dan jenis mobil, serta memotret pengemudi dan penumpang kendaraan yang melanggar. CCTV ini mampu bekerja saat malam hari atau kondisi minim cahaya. Selain itu, sistem ETLE ini memiliki presisi yang tinggi dengan peluang kesalahan yang rendah.

Sabtu (26/3/2022) bertempat di Hotel Wyndham Surabaya Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meresmikan Program ETLE Nasional Presisi Tahap II, turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Purwantono.

Keunggulan ETLE Nasional Presisi Tahap II terletak pada fitur Weigh In Motion dan Speedcam. Sistem Weigh In Motion atau alat timbang berjalan merupakan rangkaian sensor yang mampu mengukur berbagai fitur kendaraan yang sedang bergerak dan mampu mengidentifikasi kendaraan berdasarkan kelasnya.

Sementara Speed Cam bekerja membaca kecepatan satu kendaraan sekaligus memfoto kendaraan tersebut. Sehingga jika terjadi pelanggaran kecepatan, barang bukti penindakan pelanggaran lalu lintas, sulit dibantah. Keunggulan ETLE mampu bekerja 24 jam non-stop.

Rivan Purwantono Direktur Utama PT Jasa Raharja dalam keterangan persnya mengatakan Peresmian ETLE Nasional Presisi Tahap II bentuk komitmen Polri.

“Peresmian ETLE nasional Presisi Tahap mewujudkan sistem lalu lintas yang aman dan modern. Sistem berbasis digital terintegrasi ini terus dikembangkan dan diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan sejalan dengan program pencegahan kecelakaan Jasa Raharja”

“Dan yang tidak kalah penting saat ini ETLE telah terintegrasi dengan aplikasi JRku dari Jasa Raharja. Sehingga pelanggaran lalu lintas yang terpantau sistem ETLE dapat langsung diketahui informasi dan notifikasinya secara real time pada aplikasi JRku” jelas Rivan.

Korlantas Polri telah menambah jumlah titik-titik perangkat kamera tilang elektronik di 14 wilayah Kepolisan Daerah (Polda), di antaranya Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Selatan, Polda Bangka Belitung, Polda Kalimantan Barat, Polda Kalimantan

Tengah, Polda Kalimantan Selatan, Polda Kalimantan Timur, Polda Gorontalo, Polda Bali, Polda NTB, Polda NTT, Polda Bengkulu, Polda Papua Barat, dan Polda Papua. Terjadi penambahan jumlah kamera dari Tahap I yang berjumlah 244 kamera menjadi 248 kamera di 26 wilayah Polda se-Tanah Air.

“Dengan hadirnya ETLE di JRku ini melengkapi fitur yang sudah ada sebelumnya seperti Pengajuan Santunan Online, Jalanku, Kendaraanku dan tentunya semakin mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan kewajibannya” tambah Rivan.

Dalam kesempatan ini Polri memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT Jasa Raharja kategori Integrasi Electronic Traffic Law Enforcement dengan aplikasi JRku.

“Penghargaan ini merupakan suatu bentuk pengakuan dari Polri atas kerjasama yang telah terjalin dengan Jasa Raharja dan integrassi ETLE – JRku sebagai wujud nyata komitmen kedua instansi untuk memberikan pelayanan publik modern, mudah dan terpercaya” tutup Rivan.

Continue Reading

Metro

*SYAWALAN DAN WALIMATUL HAJI PENUH KHIDMAT DI PONDOK PESANTREN AL KAHFI KULON PROGO*

Published

on

By

Karyapost.com – Dalam balutan suasana yang sarat nilai religius dan kebersamaan, kegiatan Syawalan dan Walimatul Haji berlangsung dengan penuh khidmat di Pondok Pesantren Al Kahfi Pandowan, yang berlokasi di Pandowan 1 Galur, Ahad (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur dan doa bersama bagi calon jamaah haji.

Acara dihadiri oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari para santri, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta tamu undangan dari wilayah Galur, Lendah, dan sekitarnya.

Tuan rumah, Bapak Sumidi beserta istri, yang dikenal sebagai pemilik Rumah Makan Sate Pak Sumidi, bersama Bapak Ismun dan istri, pemilik usaha Warung Bakmi dan Nasi Goreng Mbah Moen Mangiran, menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan. Kehadiran para tamu disambut hangat dalam nuansa kekeluargaan yang kental, mencerminkan tradisi luhur masyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan ukhuwah Islamiyah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut aparat kewilayahan, yakni Babinsa Pandowan, yang berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, meningkatkan kualitas keimanan, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah, khususnya ibadah haji maupun Pesan-pesan yang disampaikan juga mengingatkan akan pentingnya akhlakul karimah sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Momentum Syawalan dimanfaatkan sebagai sarana saling memaafkan, mempererat hubungan antarsesama, serta membersihkan hati dari segala khilaf dan kesalahan, sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang penuh rahmat dan kasih sayang.

Dalam sambutannya, tuan rumah menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, namun juga membawa keberkahan serta memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat.

Doa bersama pun dipanjatkan agar para calon jamaah haji diberikan kemudahan, kesehatan, serta dapat menunaikan ibadah dengan sempurna dan meraih predikat haji yang mabrur.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan hidangan sederhana yang semakin meneguhkan suasana kebersamaan.

Kehangatan yang tercipta menjadi cerminan nyata nilai-nilai adab, kesopanan, serta tradisi keislaman yang tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menjaga tradisi silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah dinamika kehidupan modern.
Jurnalis: Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

DIALOG DAN SHARING PENGELOLAAN SAMPAH DIJADIKAN PUPUK ORGANIK

Published

on

By

Kulon Progo – Karyapost.com 30/3/2026,
Sampah organik yang tidak dikelola dan diolah dengan baik dapat menjadi sumber masalah lingkungan. Namun, dengan pengolahan yang tepat, sampah organik dapat diubah menjadi pupuk dan pakan organik.

SSE – Sinergi Surya Engineering telah berhasil membuat dan memasarkan mesin pengolah sampah Organik menjadi Pupuk dan Pakan Organik.

Pada hari Senin, 30 Maret 2026, SSE kedatangan tamu mantan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo, beserta asistennya sekitar pukul 11.05 WIB. Mas Ganjar, sapaan akrab Bapak Ganjar Pranowo diterima di BC Base Camp, Jl Pahlawan 36, Wates Yogyakarta 56521. RT 017, RW 038, Sideman, Giripenu, Kulonprogo, DIY.

Selain diterima oleh Manajemen SSE, Mas Ganjar juga diterima oleh Komunitas BC. SSE merupakan kolaborasi antara CV Surya Baja Engineering, direktur Tursiyono dan PT Sinergi Bening Gemilang direktur Agustinus Bagus Sri Rahardjo, ST. MM.

Dalam paparan singkatnya, Bagus Rahardjo dihadapan Ganjar Pranowo menyampaikan, komunitas Base Camp memiliki Visi Gembira, Bertumbuh, dan Sadar. Bergabung di komunitas BC Base Camp Adalah:

1. SSE – Sinergi Surya Engineering, bergerak dibidang pembuatan mesin pengolah sampah, Pembuatan Pabrik Pengolah Sampah dan Konsultan Manajemen Sampah.
2. SPS – Sinergi Purman Sejahtera, bergerak dibidang pembuatan Transformator, inverter dan PLTS pembangkit Listrik Tenaga Surya.
3. Bengkel Bubut Sinergi, bergerak dibidang layanan jasa bubut, las dan jasa perawatan permesinan.
4. Komunitas Selaras Wellnes Tourism, bergerak dibidang layanan Tour kesehatan.
5. Komunitas SADAR – Sadar Dasar Rahayu, bergerak di bidang peningkatan kesadaran.

Setelah paparan dari Bagus, dilanjutkan penjelasan dari Artono, Insinyur lulusan ITB, penggiat pengolahan sampah. Artono menjelaskan bahwa beliau dapat mengolah sampah yang sudah tidak bisa dimanfaatkan misalnya sampah anorganik berupa sisa pempers, softek, aluminium voil plastic.

Metode yang diterapkan adalah dengan menggunakan Incenerator dual chamber ramah lingkungan. Incenerator yang dibuat oleh Artono, telah dan masih beroperasi di Pengolah Sampah Gosari Bantul.

Dalam dialognya, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa apa yang dipaparkan dan dijelaskan adalah suatu bentuk usaha kepedulian yang baik untuk menanggulangi atau mengatasi permasalahan sampah ini.

Masalah sampah ini memang kompleks sekali, memberikan contohnya mulai dari pabrik plastik atau tas plastik, gelas cup plastik yang digunakan untuk membungkus dan membawanya tidak memikirkan di mana bekas bungkus dan sampah plastiknya itu akan dibuang atau dikelola, dan orang yang memakainya suka membuang pada tempat yang sepi dan dibuang sembarangan bahkan di selokan atau di sungai, akibatnya menyebabkan selokan tersumbat dan sampah di sungai menumpuk mengakibatkan air kotor dan meluap menyebabkan banjir.

Maka pengelolaan sampah ini perlu dimulai dari diri sendiri dalam keluarga, lingkungan yang kecil tingkat RT atau RW diupayakan harus ada pengelolaan dan pengolahan sampah yang baik untuk mengurangi tumpukan sampah dalam masyarakat. Kita bisa kalau belanja bawa tas sendiri, kalau makanan ya bawa rantang, begitu pula minuman dengan alat yang habis makanan dan minumannya bisa dicuci dan dipakai kembali.

Ganjar juga mencotohkan dalam keluarganya membeli dua alat pengolah sampah kecil untuk pengolahan sampah dalam keluarganya. Maka menyarankan SSE berkapasitas kecil untuk bisa dimanfaatkan dalam kelompok kecil di wilayah RT atau RW.

Setelah dirasa cukup dialog dan sharingnya di Base Camp, dilanjutkan perjalanan menuju Purworejo untuk mengunjungi dan melihat workshop 2 SSE tempat penyimpanan mesin-mesin hasil karya SSE dan tempat uji coba hasil pupuk yang diproduksi oleh mesin SSE.

Jurnalis Much Hazirin

Continue Reading

Metro

WARUNG KELOMPOK UMKM LANTAI DUA SETASION KIARACONDONG

Published

on

By

Bandung , jumat,27/3/2026b- Karyapost.com, Mendekati tengah  malam pukul.21.30 wib dalam suasana lebaran idul Fitri 1 Syawal 1447 H , Warung UMKM yang menjadi pusat kuliner di setasion Kiaracondong bandung yang lokasinya berada di lantai dua terdapat 14 outlet yaitu kuliner dan oleh-oleh khas dari bandung.

Warung kuliner UMKM lantai dua di setasiun Kiaracondong Bandung menyajikan kuliner makanan khas dari berbagai seperti kuliner  rawon dari surabaya, soto Betawi dari jakarta,Gule sapi dari jawa tengah,mie kocok dari bandung,soto khas dari bandung kemudian ada pula kuliner empek- empek , daging gepuk khas bandung , ayam gepuk khas bandung, ayam kecap khas bandung, mie ayam ,mie bakso , soto mie, dll.

Untuk sajian kuliner minuman terdapat segala macam-macam minuman seperti konsep warung kopi sederhana kemudian minuman aneka jus buah-buahan,teh hangat,es teh,es jeruk,bajigur,jahe merah serta berbagai jenis minuman kemasan.

Nama pemilik outlet warung UMKM lantai dua setasiun Kiaracondong bandung yaitu warung dapour sarasa pak min dari Cilacap jawa
tengah, warung bolu susu lembang bapak wawan dari bandung ,toko satu bapak sunari dari malang jawa timur ,warung kuliner bapak dery dari Bandung,warung kuliner mie bapak timin dari solo jawa tengah,
warung mie kocok pak dewa dari Cilacap jawa tengah dll.

Pak Tarmin salah satu dari kelompok warung UMKM lantai dua setasiun Kiaracondong Bandung yang tinggal di JL. mekar 1, Rt 01,Rw 01, kelurahan pasir layung, kecamatan pasir layung ,Bandung menyampaikan selamat hari raya idul Fitri 1 Syawal 1447 H mohon maaf lahir dan batin mewakili teman-teman dari kelompok warung UMKM di lantai dua setasiun kiaracondong bandung dan berharap ada perhatian serta pembinaan dari dinas terkait khususnya Disperindag kota bandung untuk meningkatkan produktifitas usaha kelompok kami dan tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT KAI Khususnya setasiun Kiaracondong bandung yang telah memberikan ruang untuk kami berwirausaha bersama  begitu disampaikan pada awak media Jurnalis Budi Legowo Santoso yang sedang menunggu jadwal keberangkatan kereta api menuju Yogyakarta.

Jurnalis Budi Legowo Santoso.

Continue Reading

Trending