Connect with us

TNI / Polri

FGD (Forum Group Discusion) Kolaborasi Korem 052/Wkr-IBM ASMI Bersama Dunia Usaha, Mencari Solusi Terbaik Memecahkan Masalah Demografi di Wilayah

Published

on

Kodam Jaya, Tangerang – Komandan Korem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Tilaar menghadiri langsung FGD (Forum Group Discusion) hasil kolaborasi bersama Institut Bisnis Multimedia (IBM) ASMI dengan Dunia Usaha, di Kampus Ungu Jalan Pacuan Kuda Pulo Mas, Jakarta Timur, Rabu (29/6/2022).

Selain menginisiasi diadakannya pelatihan singkat, Danrem juga mengajak berdiskusi para pimpinan Perusahaan untuk membantu mensukseskan program Pelatihan Singkat yang diberi nama Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat dengan tujuan untuk saling berkomitmen dalam mencetak para profesional handal yang siap meraih masa depan yang lebih baik.

Saat diskusi bersama para Menejer HRD Perusahaan di wilayah Korem 052/Wkr, terlihat hadir pula Ibu Angelica Tengker selaku Ketua Yayasan Gideon, Dr. Freddy Rumambi, MM selaku Rektor IBM ASMI, Dr Rudianto, SE,MM yang bertindak selaku Moderator, serta dihadiri pula oleh Kasi Intel Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Deki Putra dan Kasi Teritorial Kolonel Arm Mulyadi.

Dalam sambutan selamat datangnya Dr. Fredy Rumambi, MM Rektor IBM ASMI mengatakan, bahwa pembukaan pelatihan singkat yang dibuka oleh Pangdam Jaya/Jayakarta pada tanggal 8 Juni 2022 kemarin, diikuti 40 orang peserta pelatihan yang terdiri dari 30 peserta pelatihan yang disiapkan untuk siap bekerja dan 10 peserta lainnya disiapkan untuk siap berwirausaha.

“Syukurlah, pelatihan ini sudah memasuki minggu ke-3 dari waktu yang direncanakan selama sebulan. Pelatihan ini sifatnya akan berkesinambungan, dimana setelah itu akan ada angkatan berikutnya yang akan dilatih di kampus ini,” jelasnya.

Lanjutnya lagi, para peserta pelatihan diharapkan bisa diterima di perusahaan-perusahaan dan pabrik-pabrik yang ada di wilayah Korem 052 Wijayakrama yang meliputi Kota Administratif Jakarta Utara dan Jakarta Barat, Kabupaten Kepulauan Seribu serta Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan juga Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Tilaar dalam pengarahannya di depan para pimpinan perusahaan yang diwakili oleh Manager HRD perusahaan mengatakan bahwa tujuan kegiatan FGD (Forum Group Discusion) ini adalah untuk mensinkronkan kesediaan pihak Dunia Usaha.

“Tujuan dari FGD ini untuk mensinkronkan kesediaan pihak dunia usaha yang diharapkan berkenan menerima para pemuda yang sedang dibekali di Kampus IBM ASMI. Sehingga menurutnya selaku inisiator dan pihak IBM ASMI selaku tenaga pendidik dalam kegiatan ini akan menerima semua masukan demi kemajuan dan kebaikan, sehingga melalui program ini diharapkan dapat terjalin suatu kerja -sama dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Disampaikan pula oleh Danrem bahwa salah satu masalah yang timbul pada Aspek Demografi adalah menyangkut masalah generasi muda yang merupakan Angkatan Kerja namun tidak tertampung dalam ketersediaan Lapangan Kerja di daerah tempatnya berada. Dimana Generasi “Z” ini justru bisa dengan mudah dipengaruhi oleh kelompok-kelompok Radikal Kanan maupun Radikal Kiri yang akan mengarahkan mereka untuk menjadi Teroris, Radikalis, Anarkis Sosialis, ataupun terlibat dalam aksi-aksi Kriminalitas yang akan meresahkan masyarakat.

Karena itu, lanjut Danrem, dalam pembinaan teritorial, salah – satu aspek yang harus diurus adalah Aspek Demografi guna mewujudkan RAK Juang yang tangguh secara keseluruhan. Dimana Aspek Demografi ini berisi Pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia yang harus dijamin Lapangan Pekerjaannya agar mereka dapat melanjutkan kehidupannya secara layak dan bermartabat.

FGD yang lebih banyak diarahkan dalam rangka melakukan sinkronisasi dengan dunia usaha ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons yang antusias dari para Manager HRD dari berbagai perusahaan (pabrik, industri dan para pengelola pusat perbelanjaan/mall) dimana mereka meminta juga agar para generasi muda yang sedang dilatih tersebut diberikan pula pembekalan Mental dan Kejuangan sehingga ketika mereka masuk ke perusahaan maka mereka telah menjadi pegawai yang tahan banting dan memiliki etos kerja yang baik.

Dijawab oleh Dr. Rudianto S. E. MM, yang bertindak selaku Moderator bahwa pembentukan karakter agar mereka menjadi tahan banting dan memiliki mental juang, juga dibekali kepada para peserta pelatihan dimana penerapannya diwujudkan melalui latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) serta melalui latihan disiplin semi militer yang diberikan oleh para pelatih dari jajaran Korem 052/Wijayakrama.

Masih ditempat yang sama, Angelica Tengker Ketua Yayasan IBM ASMI menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Korem 052/Wkr dan jajaran. Dimana menurutnya melalui pelatihan singkat ini, Kolaborasi Korem 052/wkr-IBM ASMI menyiapkan tenaga kerja siap pakai dan juga tenaga kerja yang siap berwirausaha.

Meskipun sebatas pelatihan, namun akan memberikan bekal yang berarti kepada anak – anak yang sedang dilatih serta lebih menjamin mereka dapat segera tertampung dalam lapangan pekerjaan dikarenakan program ini telah dijamin melalui sinkronisasi antara Korem 052/Wkr-IBM ASMI dan Dunia Usaha.

(sumber Penrem 052/Wkr)

Continue Reading

TNI / Polri

Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kranggan

Published

on

By

TANGERANG SELATAN – Polres Tangerang Selatan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kampung Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.

Pendistribusian bantuan dipimpin langsung Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya. Turut hadir Ketua RW 05 Mad Hasan dan Ketua RT 13 Ade. Bantuan air bersih disalurkan kepada warga RT 13 dan masyarakat di wilayah sekitarnya. Sejak pendistribusian dimulai, warga tampak tertib mengantre dengan membawa galon, ember, dan berbagai wadah penampungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Selain mendistribusikan bantuan, Kapolres juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan secara langsung kondisi yang mereka hadapi akibat kekeringan serta memastikan kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi.

“Kami hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan serta bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKBP Boy Jumalolo.

Ia menambahkan, Polres Tangerang Selatan bersama jajaran polsek akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, dan instansi terkait untuk memantau serta mendata wilayah lain yang terdampak kekeringan sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun lahan kosong, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Langkah-langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan, permukiman, dan keselamatan warga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

Warga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi program Jaga Jakarta+ melalui kehadiran Polri yang responsif, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat, atau layanan Polri 110 yang siaga selama 24 jam.

Continue Reading

TNI / Polri

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla

Published

on

By

Jakarta – Polri bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026 terkait antisipasi fenomena El Nino, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kamis (30/7), di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri.

Rapat dihadiri pejabat utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Wakapolda dari wilayah rawan Karhutla secara virtual, serta kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, dan Basarnas. Forum tersebut menjadi langkah konsolidasi nasional untuk menyatukan strategi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Polri memperkuat langkah mitigasi sejak tahap prabencana melalui pendekatan pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan kesiapsiagaan personel. Seluruh jajaran diperintahkan memperbarui pemetaan wilayah rawan Karhutla, memverifikasi hotspot di lapangan, memperkuat early warning system, serta mengoptimalkan patroli terpadu bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Polri juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melakukan pendataan langsung terhadap kondisi masyarakat di wilayah rawan, meliputi ketersediaan sumber air, potensi kekeringan, kondisi lahan pertanian, hingga kebutuhan bantuan sosial adaptif apabila dampak El Nino meningkat.

Upaya tersebut diperkuat dengan pemanfaatan command center yang telah terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memantau hotspot secara real time. Penggunaan drone, CCTV di pos-pos pantau, serta sistem informasi kebakaran menjadi bagian dari penguatan deteksi dini sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diverifikasi dan ditangani sebelum meluas.

Di lapangan, Polri telah menggelar 151 apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat Polda, 180 kegiatan kesiapan aksi, serta 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas bersama Babinsa. Selain itu, telah dilaksanakan lebih dari 168.500 patroli terpadu darat dan perairan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kebakaran.

Kesiapan personel juga terus diperkuat. Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dan 23.360 personel Brimob untuk mendukung operasi penanganan Karhutla, disertai penerapan sistem rayonisasi antar-Polres dan antar-Polda agar dukungan personel maupun peralatan dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi.

Dalam aspek penegakan hukum, Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembakaran lahan. Hingga Juni 2026 tercatat 118 penyelidikan, 30 penyidikan, dan 115 tersangka telah diproses. Penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang memerintahkan, membiayai, atau memperoleh keuntungan dari pembakaran hutan dan lahan, termasuk korporasi yang terbukti melanggar ketentuan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan rapat tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan arahan Presiden menjadi langkah operasional yang terukur dan terintegrasi.

“Arahan Bapak Presiden menjadi pedoman bagi Polri untuk memperkuat mitigasi sejak dini. Seluruh jajaran telah bergerak melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak El Nino terhadap masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Ia menambahkan bahwa Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang telah diarahkan Presiden dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan, mulai dari pencegahan, penanganan saat terjadi kebakaran, penegakan hukum, hingga pemulihan pascabencana.

Melalui konsolidasi nasional ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pencegahan sebagai strategi utama dalam menghadapi El Nino dan Karhutla, guna melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Continue Reading

TNI / Polri

Pangkostrad Pimpin Penyumpahan PNS Kostrad 2026, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Published

on

By

Jakarta – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT., memimpin upacara Penyumpahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kostrad Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Mandala, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

Dalam amanatnya, Pangkostrad mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang telah resmi mengucapkan sumpah sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kostrad. Menurutnya, sumpah tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ikrar suci yang mengandung tanggung jawab moral, hukum, dan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan negara, serta institusi tempat mengabdi.

Pangkostrad menegaskan pentingnya menjunjung tinggi integritas, loyalitas, dan komitmen dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh PNS tidak menyalahgunakan kewenangan, menjaga amanah yang diberikan, serta membangun budaya kerja yang inovatif, efektif, efisien, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata guna mendukung kemajuan organisasi.

Selain itu, Pangkostrad mengajak seluruh PNS untuk terus meningkatkan kompetensi seiring perkembangan teknologi dan tuntutan reformasi birokrasi. Pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dinilai penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas organisasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, akurat, aman, dan akuntabel.

Mengakhiri amanatnya, Pangkostrad menekankan pentingnya menjaga sinergi antara prajurit dan PNS sebagai satu tim kerja yang solid, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme yang tinggi, PNS Kostrad diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Kostrad demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Continue Reading

Trending