Connect with us

Metro

Deklarasi dan Pengukuhan Jarnas Jakarta Raya Anies For Presiden 2024

Published

on

Jakarta, – Ratusan Relawan yang tergabung dalam Jaringan Nasional Relawan (JARNAS) Anies Baswedan (ABW) Wilayah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara pengukuhan dan deklarasi di Gedung Joeang 45 Jakarta pusat Sabtu (15/10/2022)

Para relawan ini merupakan perwakilan yang berasal enam (6) wilayah Kota/ Kabupaten yakni Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Administrasi Jakarta Utara, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Barat dan 1 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Kehadiran para relawan ini merupakan bagian bentuk kepedulian dan upaya menggalang kekuatan untuk mendukung Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden 2024 — 2029. Acara deklarasi oleh Jarnas ABW DKI Jakarta ini dihadiri juga oleh simpu-simpul pendukung Anies Rasyid Baswedan di Jakarta.

Deklarasi dukungan terhadap Anies Rasyid Baswedan (ABW) ini dianggap tepat dan benar karena Indonesia membutuhkan pemimpin yang punya kompas perjalanan bangsa yang jelas dan terarah.

Kompleksnya persoalan bangsa Indonesia saat ini yang tentu menjadi tantangan global, maka Rakyat Indonesia memerlukan hadirnya sosok pemimpin masa depan yang paripurna dan memiliki visi global namun mampu bertindak lokal, amanah, berkarakter, berintegritas, cerdas, anti korupsi, diakui dunia, dan tidak memiliki beban sejarah masa lalu.

Dukungan terhadap Anies Rasyid Baswedan tidak terlepas dari kesuksesannya dalam memimpin Provinsi DKI Jakarta Periode 2017-2022. Jakarta dibawah kepemimpinan Anies Rasyid Baswedan mengalami kemajuan yang pesat dan menjadi perhatian dunia. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya penghargaan-penghargaan yang diraih baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Kesuksesan di Jakarta menjadi miniatur Indonesia sehingga kesuksesan ini perlu diberikan ruang dan kepercayaan oleh masyarakat Indonesia untuk menjadikan Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di tahun 2024 yang akan datang.

Ketua Jarnas Provinsi DKI Jakarta Mohammad Amin Selolong mengatakan Dukungan Masyarakat Jakarta terhadap ABW Semakin kuat dan massif , Jakarta sebagai barometer Nasional . Jarnas Jakarta menargetkan 90% suara untuk Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

Saat ini JARNAS Jakarta Raya sudah terbentuk di enam (6) wilayah Kota/Kabupaten yakni Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Administrasi Jakarta Utara, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Barat dan 1 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu

Ketua Panitia Deklarasi & Pengukuhan M.Ikhsan kurang lebih 200 Relawan dari 6 wilayah Provinsi DKI Jakarta dari berbagai latar belakang yang bergabung dalam simpul JARNAS Jakarta Raya dan mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan Calon Presiden 2024 mendatang. Adapun Sumber pendanaan Deklarasi dan Pengukuhan pengurus adalah dari urunan pengurus dan Relawan.

Sekjen Jarnas ABW Dendi Susianto langsung melantik Jarnas Jakarta Raya dalam sambutannya mengatakan Upaya Kriminalisasi terhadap ABW bukan saja baru terjadi ketika KPK mempersoalkan Formula E yang tidak ada permasalahan. Berkat Doa dan Dukungan Masyarakat Upaya
mengkriminalisasi dan penghadangan ABW gagal sehingga tepat pada tanggal 03 Oktober 2022 yang lalu Nasdem Mendeklarasikannya Sebagai Bakal Calon Presiden 2024 Mendatang.

Para relawan meminta agar Partai-partai Politik yang telah lolos untuk menghadapi Pemilu 2024 agar dapat mendorong dan mendukung Anies Rasyid Baswedan sebagai Presiden 2024-2029. Selain itu, dalam mendukung pemilu yang jujur adil dan bermartabat maka relawan meminta agar semua elemen yang terkait dalam hal ini Presiden, Menteri, KPU, Bawaslu dan unsur-unsur lainnya agar dapat menjalankan Amanah institusi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak membuat hal-hal yang berpotensi merugikan masyarakat Indonesia dan
mencederai demokrasi di Indonesia.

Continue Reading

Metro

Permata Jaya 2026 Gelar Halal Bihalal, Pererat Persaudaraan Masyarakat Taeh di Perantauan

Published

on

By

Jakarta – Permata Jaya 2026 (Persatuan Masyarakat Taeh Jakarta Raya dan Sekitarnya) menggelar kegiatan Halal Bihalal bertema “Menjalin Silaturahmi Mempererat Persaudaraan di Rantau” di Aula Gedung B Kantor BPSDM Kemendagri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Taeh yang merantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus melepas kerinduan dengan sesama warga kampung halaman.

Acara yang dihadiri ratusan peserta itu berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Selain menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, kegiatan juga menjadi ruang memperkuat solidaritas antarperantau agar tetap menjaga nilai kebersamaan di tanah rantau.

Wakil Ketua Permata Jaya 2026, Wandi Setiadi, menjelaskan bahwa Halal Bihalal merupakan agenda rutin tahunan organisasi yang biasanya dilaksanakan setelah Lebaran. Namun, tahun ini pelaksanaannya sempat tertunda karena beberapa kendala internal.

“Halal Bihalal ini sebenarnya agenda rutin Permata Jaya setiap tahun setelah Lebaran. Karena ada beberapa kendala, pelaksanaannya sedikit tertunda. Alhamdulillah antusias masyarakat tetap tinggi,” ujarnya kepada media.

Ia mengatakan Permata Jaya telah berdiri selama 52 tahun dan kini memasuki periode kepengurusan ke-6. Menurutnya, meski aktivitas organisasi tidak selalu berjalan intensif, namun semangat sosial kemasyarakatan tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau ada anggota yang mengalami musibah atau meninggal dunia, biasanya kita langsung bergerak bersama. Semangat gotong royong dan kebersamaan itu masih sangat kuat,” katanya.

Wandi memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 300 hingga 400 orang. Kehadiran tersebut menunjukkan tingginya semangat silaturahmi masyarakat Taeh yang kini tersebar di wilayah Jabodetabek.

Ia berharap Permata Jaya ke depan semakin maju dan mampu merangkul generasi muda yang baru datang merantau ke Jakarta.
“Setiap tahun pasti ada masyarakat Taeh yang datang ke Jabodetabek. Harapannya Permata Jaya bisa menjadi rumah bersama dan mampu mengakomodasi generasi muda agar organisasi semakin kuat dan solid,” tambahnya.

Nur Ihklas Kusmiati Ketua Pelaksana Permata Jaya 2026, mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan membutuhkan kerja keras seluruh panitia. Menurutnya, tantangan terbesar adalah menyatukan para perantau yang memiliki kesibukan dan tinggal terpencar di berbagai wilayah.

Panitia bekerja cukup keras karena kehidupan di Jakarta membuat masing-masing orang sibuk dengan urusan keluarga dan pekerjaan. Tetapi semangat untuk berkumpul sangat besar,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Permata Jaya juga mengangkat tema budaya Minang, “Rang Taeh Bakumpua Maota Malope Taragak”, yang bermakna orang-orang Taeh di perantauan berkumpul, berbincang, dan melepas rasa rindu.

Nur Ihklas juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat yang tetap berupaya menyelenggarakan kegiatan meskipun dengan keterbatasan dana melalui sistem gotong royong dan iuran bersama.

“Dengan dana yang minim dan hasil patungan bersama, acara sebesar ini akhirnya dapat terlaksana. Ini bukti semangat kebersamaan masyarakat kita masih sangat kuat,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung setiap tahun agar hubungan antarsesama perantau semakin erat, saling mengenal, serta saling membantu saat menghadapi kesulitan dan musibah.

Melalui Halal Bihalal ini, Permata Jaya ingin terus menjaga nilai persaudaraan, kebersamaan, dan budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat Taeh di tanah rantau. Acara pun ditutup dengan suasana penuh keakraban serta hiburan budaya tradisional yang menambah hangat kebersamaan para peserta.

Continue Reading

Metro

Baraprov SSI /Senam Sehat Indonesia WTK DIY Gelar Senam Bersama di Kulon Progo, Gaungkan Semangat Hidup Sehat

Published

on

By

Kulon Progo, karyapost.com – Semangat hidup sehat dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan senam bersama yang digelar oleh Pengurus Baraprov SSI WTK DIY di wilayah Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu pagi (17/05/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Prembulan, Pandowan, Galur, Kulon Progo mulai pukul 08.00 hingga pukul 09.00 WIB dilanjutkan hiburan orgen tunggal untuk hiburan para peserta senam SSI dari kulon Progo sampai pukul.12.00 wib siang.

Acara yang mengusung tema “SSI Bergerak, Indonesia Sehat dan Bugar” ini terselenggara atas koordinasi dan penyelenggaraan oleh  Agus Suprianto SM bersama jajaran panitianya.

Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 80 peserta yang didominasi oleh ibu-ibu pecinta olahraga dan senam sehat.

Para peserta hadir dari berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo, di antaranya dari Kecamatan Galur, Lendah, Panjatan, Wates, serta beberapa daerah lainnya.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga bersama yang menyehatkan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kegiatan tersebut, SSI DIY menghadirkan empat instruktur senam profesional serta satu orang pemandu acara yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan energik.

Suasana kebersamaan dan kekompakan begitu terasa sejak awal hingga akhir acara.
dengan mengenakan pakaian olahraga seragam berwarna putih, para peserta mengikuti setiap gerakan senam dengan penuh semangat bersama iringan musik yang dinamis turut menambah suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Agus Suprianto SM selaku Ketua Baraprov SSI WTK Kulon Progo dan penyelenggara acara menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya membangun masyarakat yang sehat, aktif dan penuh semangat kebersamaan dan kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga dari berbagai wilayah di Kulon Progo, ujarnya.

DR. Drs Agus Mulyono BSc . MM selaku Ketua Baraprov SSI WTK DIY menjelaskan kegiatan senam bersama ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen SSI WTK DIY dalam mendukung pola hidup sehat di tengah masyarakat selain meningkatkan kebugaran jasmani kegiatan tersebut juga menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk saling mengenal bersilaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan begitu disampaikan kepada awak media.

Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kegembiraan hingga selesai dan semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk membiasakan hidup sehat melalui olahraga  bersama.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Usung Transformasi Pelajar Berbasis Budaya dan Karya

Published

on

By

Jakarta – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama DKI Jakarta resmi melaksanakan pelantikan masa khidmat 2026–2030 pada Sabtu (16/05/2026) di Aula Balai Kota Jakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Pelajar: Merawat Akar Budaya, Mewujudkan Buah Karya.”

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi pelajar Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan generasi muda di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Tema yang diangkat menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya serta nilai-nilai keislaman di tengah derasnya arus modernisasi, sekaligus mendorong lahirnya karya nyata dari generasi pelajar Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Ketua PW IPPNU DKI Jakarta, Fitri Farhana, menyampaikan bahwa fokus utama organisasi ke depan ialah pembinaan pelajar usia 12 hingga 24 tahun agar mampu berkembang secara intelektual, sosial, dan spiritual.

Menurutnya, transformasi budaya menjadi isu penting agar generasi muda di ibu kota tidak kehilangan jati diri di tengah pengaruh budaya global.

“Tema yang kita angkat adalah transformasi budaya. Di era global ini kami ingin pelajar di ibu kota tetap teguh pada nilai dan budaya yang dimiliki,” ujar Fitri saat diwawancarai media.

Ia menjelaskan, persoalan pelajar saat ini tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal, tetapi juga menyangkut persoalan sosial seperti perundungan (bullying) hingga berbagai tekanan psikologis yang kerap dialami remaja.
Sebagai bentuk perhatian terhadap persoalan tersebut, PW IPPNU DKI Jakarta berencana membentuk wadah pendampingan khusus bagi pelajar putri, termasuk menghadirkan layanan pengaduan dan ruang curhat bagi pelajar yang mengalami persoalan sosial maupun kesehatan mental.

“Kami ingin menghadirkan layanan call center atau ruang aduan dan layanan curhat bagi teman-teman pelajar yang mengalami persoalan. Nantinya juga akan ada pendampingan dan kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah konkret organisasi dalam menciptakan ruang aman bagi pelajar sekaligus memperkuat perhatian terhadap kesehatan mental dan perlindungan generasi muda.

Di sisi lain, PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta juga terus memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat wilayah. Saat ini kader dan kepengurusan telah tersebar di puluhan kecamatan yang menjadi basis penggerak program pembinaan pelajar.

Pada akhir penyampaiannya, Fitri berharap generasi muda, khususnya pelajar di DKI Jakarta, tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman Ahlussunnah Wal Jamaah serta menjaga budaya lokal sebagai identitas yang harus dirawat bersama.

“Kami berharap pelajar di DKI Jakarta tetap memegang teguh ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah dan tetap mengedepankan budaya Betawi agar nilai-nilai budaya kita tetap hidup dan dikenal masyarakat luas,” tutupnya.

Pelantikan PW IPNU-IPPNU DKI Jakarta masa khidmat 2026–2030 diharapkan menjadi awal penguatan gerakan pelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya, tradisi, dan karakter kebangsaan.

Continue Reading

Trending