Connect with us

Metro

SUARAPEMERINTAH.ID Sukses Gelar Penghargaan Top Legislator dan Top Senator Award 2023

Published

on

Jakarta  – Sebuah webinar nasional menarik digelar SUARAPEMERINTAH.ID bekerja sama dengan TRAS N CO Indonesia. Dalam acara tersebut, Sang Begawan Personal Branding Indonesia, Silih Agung Wasesa membuka cara untuk mendulang suara di Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Silih yang juga Founder sekaligus Managing Director Konner Advisory memberi tema materinya dengan judul “Coat Tail Effect: Bagaimana Mendulang Suara dari Capres/Caleg dan Cakada Untuk Mendapatkan Kursi 2024”.

Tips n trick untuk mendapatkan suara pun dibeberkannya dalam Webinar yang menjadi satu rangkaian acara dengan ajang Awarding Ceremony TOP LEGISLATOR AWARD & TOP SENATOR AWARD 2023 FOR PERSONAL BRANDING.
Acara pemberian penghargaan untuk para anggota DPR RI dan DPD RI yang diselenggarakan oleh SUARAPEMERINTAH.ID dan TRAS N CO Indonesia ini sukses digelar secara daring pada Rabu (8/02).

Dalam sambutannya pada acara yang diadakan secara daring, CEO SUARAPEMERINTAH.ID, Arief Munajad mengatakan, bangsa Indonesia telah memasuki Tahun Politik menjelang Pesta Demokrasi Pemilihan Umum serentak pada 14 Februari tahun depan.

Dirinya mengatakan, para calon legislator ataupun senator harus menjadi individu yang dapat menjalankan personal branding untuk menunjukkan kepada masyarakat atau konstituennya tentang karakter dan kualitas positif yang dimilikinya. “Sehingga ke depan rakyat Indonesia benar-benar memiliki legislator maupun senator yang mumpuni sebagai wakil rakyat dan wakil daerah masing-masing,” ujar Arief.

SuaraPemerintah.ID, demikian Arief melanjutkan, menyadari benar akan peran penting legislator dan senator dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. “Oleh karenanya, kami menggandeng kerja sama dengan TRAS N CO Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI dan anggota DPD RI dalam bentuk penghargaan TOP LEGISLATOR AWARD & TOP SENATOR AWARD 2023 FOR PERSONAL BRANDING,” jelas Arief.

Apresiasi bergengsi ini, terang Arief, diberikan kepada wakil rakyat dan wakil daerah yang telah berhasil membangun personal brandingnya di ranah digital, membangun komunikasi dua arah dengan konstituennya serta menciptakan image yang positif di benak masyarakat Indonesia.

Arief berharap, selain sebagai ajang apresiasi yang menunjukkan kepada dunia, bahwa di tengah Tahun Politik menjelang Pesta Demokrasi 2024, tetap ada sosok-sosok berdedikasi yang berjuang bagi bangsa dan negara dan mampu memberikan pencerahan kepada sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia.

“Sehingga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh legislator dan senator untuk tetap memiliki semangat dalam menjalankan tugasnya serta bersama bahu-membahu dengan segenap elemen bangsa mewujudkan cita-cita dan tujuan Indonesia,” harapnya.

Sementara CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengatakan TRAS N CO INDONESIA telah melakukan penilaian terhadap para anggota DPR RI dan DPD RI untuk digital personal brand berdasarkan tiga parameter penilaian, yaitu Digital Awareness Aspect, Digital Media Aspect dan Social Media Aspect.

Dalam pemaparannya, Tri menyampaikan penghargaan TOP LEGISLATOR AWARD & TOP SENATOR AWARD 2023 diberikan kepada Anggota DPR RI dan DPD RI yang telah berhasil lolos penilaian serta memenuhi 3 (tiga) kriteria penilaian akhir, yaitu: Anggota Dewan memiliki dominasi pemberitaan positif di 5 halaman mesin pencari berita pertama dengan angka dominasi pemberitaan positif minimal 80 persen, serta tidak dalam kasus permasalahan korupsi, baik dalam status pemeriksaaan maupun status tersangka.
Anggota Dewan berhasil mencapai minimum Total Final Skor yang telah ditetapkan, sebagai berikut:

1. Anggota DPR RI meraih Total Final Skor minimal 70 poin atau lebih, serta masuk ke dalam TOP 100 Legislator Award 2023.

2. Anggota DPR RI berada pada posisi TOP 3 di suatu kategori Dapil.

3. Anggota DPD RI berada pada posisi peringkat pertama di suatu provinsi.
Dari hasil penilaian yang memonitor dominasi pemberitaan positif minimal 80 persen dalam lima halaman pertama mesin pencari dan meraih total final minimal 70 poin serta telah masuk dalam TOP 100 LEGISLATOR & SENATOR INDEX, maka mereka yang berhasil lolos penilaian serta memenuhi dua kriteria penilaian akhir tersebut berhak mendapatkan TOP LEGISLATOR AWARD 2023 For Personal Branding & TOP SENATOR AWARD 2023 For Personal Branding.

“Kami ucapkan selamat untuk para penerima TOP LEGISLATOR AWARD & TOP SENATOR AWARD 2023.

Semoga penghargaan ini akan terus memacu para penerimanya untuk terus menjalankan apa yang telah diamanatkan oleh rakyat,” tandasnya.

Berikut para peraih TOP LEGISLATOR AWARD 2023 For Personal Branding:
1. Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., Legislator Fraksi Partai Gerindra
2. Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., Legislator Fraksi Partai Demokrat
3. Dr. Junimart Girsang, S.H., M.B.A., M.H., M.I.P. Legislator Fraksi PDIP
4. Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., Legislator Fraksi PKS
5. Firman Soebagyo, S.E., M.H., Legislator Fraksi Partai Golkar
6. H. Sulaeman L. Hamzah, Legislator Fraksi Partai Nasdem
7. H. Syaifullah Tamliha, S.Pi., M.S., Legislator Fraksi PPP
8. Drs. H. Anwar Hafid, M.Si., Legislator Fraksi Partai Demokrat
9. Sonny T. Danaparamita, Legislator Fraksi PDIP
10. H. Suryadi Jaya Purnama, S.T., Legislator Fraksi PKS
11. Hj. Nevi Zuairina, Legislator Fraksi PKS

Sedangkan peraih TOP SENATOR AWARD 2023 For Personal Branding adalah:
1. H. Bambang Santoso, S.Pd.I., M.A., Senator Provinsi Bali
2. Yorrys Raweyai, Senator Provinsi Papua

Continue Reading

Metro

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gelar Kick Off Milad ke-62 Tema “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia”

Published

on

By

Jakarta, – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) resmi memulai rangkaian Kick Off Milad ke-62 dengan tema “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia” yang digelar di Auditorium Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kamis (05/03/26).

Acara ini menjadi momentum awal rangkaian kegiatan menuju puncak Milad IMM sekaligus refleksi perjalanan organisasi yang telah melahirkan banyak intelektual, pemimpin, serta tokoh bangsa selama lebih dari enam dekade.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat IMM, Riyan Betra Delza, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 62 tahun merupakan momentum penting bagi IMM untuk memperkuat peran gerakan intelektual mahasiswa yang memberi manfaat nyata bagi bangsa.

Menurutnya, IMM harus terus menunjukkan gerakan yang nyata, bukan sekadar wacana.

“IMM harus tetap bergerak dan berdampak untuk Indonesia. Bergerak itu harus tampak bergerak, bukan sekadar mengatakan bergerak. Berdampak juga harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Riyan.

Ia menegaskan bahwa IMM selama ini telah melahirkan banyak intelektual dan pemimpin bangsa. Oleh karena itu, para kader IMM diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa melalui gagasan, pemikiran, dan aksi nyata.

Riyan juga mengungkapkan bahwa DPP IMM saat ini tengah memperkuat basis intelektual organisasi melalui riset dan pengembangan gagasan strategis. Salah satunya dengan menyusun kajian sejarah dan kontribusi IMM dalam perjalanan bangsa.

“IMM adalah organisasi intelektual mahasiswa. Kontribusi pemikiran, semangat, dan gerakan kadernya diharapkan mampu menjadi solusi bagi masa depan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi IMM dalam dunia pendidikan dan gerakan mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, termasuk melalui penguatan pendidikan, riset, dan inovasi.

“Kampus harus menjadi ruang yang melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. mengingatkan pentingnya penguatan karakter kader IMM melalui tiga fondasi utama organisasi, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas.

Menurutnya, ketiga nilai tersebut merupakan identitas utama kader IMM yang harus terus dijaga dalam menghadapi tantangan zaman.

“IMM memiliki keunggulan karena sejak awal dibangun dengan fondasi religiusitas, intelektualitas, dan humanitas. Inilah yang menjadi kekuatan kader IMM untuk menghadapi era baru,” kata Dahnil.

Ia juga menekankan pentingnya kader IMM untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan agar mampu memberikan pengaruh positif yang luas di masyarakat.

Kick Off Milad ke-62 IMM ini dihadiri oleh para pimpinan organisasi, tokoh Muhammadiyah, akademisi, serta ratusan kader IMM dari berbagai daerah. Rangkaian kegiatan Milad IMM ke-62 akan diisi dengan berbagai agenda intelektual, diskusi kebangsaan, kegiatan sosial, serta penguatan gerakan kader di seluruh Indonesia.

Momentum ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi IMM untuk terus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia.

Continue Reading

Metro

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Gelar Acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Published

on

By

Jakarta – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, di Jalan Denpasar Raya No. C19, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Tamsil menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia merupakan lembaga perwakilan yang tidak memiliki struktur kepartaian, meskipun sebagian besar anggotanya memiliki latar belakang atau kedekatan dengan partai politik.

“Kalau ingin berpartai, ruangnya ada di DPR, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI. Di DPD, secara kelembagaan kita tidak berpartai dan tidak boleh berada dalam struktur partai. Afiliasi politik mungkin saja ada, hampir semua anggota DPD punya latar belakang itu, tetapi di dalam lembaga ini kita bekerja tanpa fraksi,” ujar Tamsil.

Menurutnya, karakter nonpartisan DPD justru membuka ruang komunikasi yang lebih cair di antara para anggota. Dalam konteks tersebut, jejaring alumni Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam kerap menjadi simpul pemersatu lintas latar belakang politik.

“Ada satu yang sangat mudah mempersatukan kami, yaitu KAHMI. Saya bisa menjadi pimpinan salah satunya karena dukungan jejaring KAHMI. Di mana-mana, jejaring ini luar biasa,” katanya.

Tamsil juga mengenang pengalamannya ketika masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Ia menyebut komunikasi lintas partai sering kali terbangun melalui kedekatan sesama kader HMI.

Menurutnya, kesamaan nilai dan visi kebangsaan di antara alumni HMI membuat dialog dan perumusan kepentingan strategis nasional dapat dilakukan dengan lebih mudah.

“Beda partai, tapi bisa duduk bersama merumuskan kepentingan nasional. Jalur ini sering kali lebih cair dibanding jalur formal kepartaian,” ujarnya.

Acara tersebut juga diisi dengan tausiah Ramadan oleh Andi Faisal Bakti yang mengulas makna puasa dari perspektif spiritual serta relevansinya dengan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI.

Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri serta membangun integritas moral. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam gerakan intelektual HMI.

Silaturahmi dan buka puasa bersama itu dihadiri jajaran Majelis Nasional KAHMI serta alumni HMI lintas generasi. Selain menjadi momentum refleksi keagamaan di bulan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat persaudaraan sekaligus konsolidasi gagasan kebangsaan di tengah dinamika politik nasional.

Continue Reading

Metro

Neneng Anjarwati Tuty Hadiri Prosesi Pemakaman Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia

Published

on

By

Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Berkarya, Neneng Anjarwati Tuty, menghadiri prosesi pemakaman Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (02/03/26).

Upacara pemakaman dilaksanakan secara militer dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi dimulai sekitar pukul 13.45 WIB setelah penyerahan jenazah dari pihak keluarga yang diwakili putra almarhum, Taufik Dwi Cahyono. Peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih diiringi penghormatan militer dan tembakan salvo sebelum diturunkan ke liang lahat.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mempersembahkan jiwa, raga, dan jasa almarhum kepada persada ibu pertiwi, seraya berharap pengabdian Try Sutrisno menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.

Bagi Neneng Anjarwati Tuty, kepergian Try Sutrisno meninggalkan kesan mendalam secara pribadi. Ia mengenang sosok almarhum sebagai figur hangat dan penuh perhatian.

“Ini adalah sosok memori buat saya. Di waktu beliau menjadi Wakil Presiden, saya sering bertemu. Terakhir saat penyematan profesor Ibu Mega di Jatinangor, saya bertemu beliau. Saya sapa, ‘Pak, saya neneng.’ Beliau jawab, ‘Ya ampun, neneng.’ Itu kenangan yang sangat membekas,” ungkapnya haru.

Neneng pun mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Beliau sudah masuk penghuni surga. Amin, amin,” ujarnya.

Di sela prosesi pemakaman, Neneng juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan bahwa Kawan Berkarya Nasional turut berkontribusi dalam kemenangan pasangan Prabowo–Gibran pada Pemilu 2024.

“Kawan Berkarya Nasional sudah membantu kemenangan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Tadi saya juga bertemu dengan Mas Gibran,” katanya.

Lebih jauh, Neneng menyampaikan aspirasi penting terkait kesejahteraan insan pers. Ia berharap pemerintah memberi perhatian serius terhadap kondisi wartawan di Indonesia.

“Harapan saya, para wartawan itu harus bersejahtera. Itu yang ingin saya sampaikan kepada pemerintah. Saya ingin mereka punya rumah masing-masing. Saya akan membuat rumah,” tegasnya.

Menurut Neneng, jurnalis adalah pilar demokrasi yang berperan menjaga keseimbangan informasi dan mengawal kebijakan publik. Oleh karena itu, negara perlu memastikan kesejahteraan mereka agar dapat bekerja secara profesional dan bermartabat.

Dalam kesempatan tersebut, Neneng juga bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Pak Apori dan Pak Asad, sebagai bagian dari momen kebangsaan di tengah suasana duka nasional.

Kepergian Try Sutrisno pada usia 90 tahun menjadi kehilangan besar bagi bangsa. Namun, semangat pengabdian dan keteladanan almarhum diyakini akan terus hidup dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Continue Reading

Trending