Connect with us

TNI / Polri

Ditlantas PMJ Optimis Pengaturan Jam Kerja Dapat Mengurangi Kemacetan DKI Jakarta

Published

on

Jakarta – Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, menyebut 85% stakeholder terkait setuju dengan rencana membagi jam masuk kerja di DKI menjadi dua sif. Rencananya, jam masuk kerja di DKI akan dibagi menjadi pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB untuk mengatasi macet.

Meonggarnya aturan PPKM diikuti dengan rutinitas masyarakat yang kian meningkat, membuat kemacetan di Ibu Kota tidak bisa terhindarkan. Jakarta bahkan sempat masuk dalam jajaran kota termacet di dunia.

Kemacetan inilah yang bakal jadi pekerjaan rumah Kombes Latif Usman, seusai resmi menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Jaya menggantikan Brigjen Sambodo Purnomo Yogo.

Setelah prosesi serah terima jabatan yang dilangsungkan di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, pada Kamis, 14 Juli 2022, Latif menyebut persoalan penyelesaian kemacetan di Jakarta bakal menjadi fokusnya saat ini.

“Hari ini saya menerima tanggung jawab, khususnya masalah ke lalu lintasan dan hari ini tentunya apa yang menjadi harapan masyarakat Jakarta, tentunya tadi yang disampaikan Pak Kapolda masalah kemacetan ini menjadi fokus kami,” ujar Latif, dilansir dari Korlantas Polri, Jumat, 15 Juli 2022.

Latif mengapresiasi sejumlah kebijakan yang telah dilakukan Brigjen Sambodo selaku Dirlantas Polda Metro Jaya sebelumnya. Latif akan melanjutkan program Sambodo yang sudah berjalan baik selama ini.

Mantan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur ini menyadari, fenomena kemacetan di Jakarta yang tidak kunjung usai. Latif menuturkan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin mengatasi kemacetan Jakarta.

“Di mana harapan dari pimpinan khususnya masyarakat juga demikian bagaimana perjalanan khususnya di Jakarta ini bisa lancar,” kata Latif.

Sementara itu, Latif juga bicara soal penegakan pada pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dia mengaku akan mengedepankan dengan penegakan melalui sistem elektronik.

“Penegakan hukum adalah langkah terakhir yang akan kita lakukan. Dan sesuai perintah Bapak Kapolri penegakan hukum nanti semua sudah menggunakan elektrik. Mudah-mudahan bisa terwujud di Jakarta ini,” tambah Latif.

Usulan membagi waktu masuk kerja pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB ini diambil berdasarkan analisis data arus kemacetan Dishub DKI Jakarta. Kemacetan Jakarta cenderung terjadi pada pukul 07.00 WIB karena mayoritas perusahaan menerapkan jam masuk kerja pukul 08.00 WIB.

Continue Reading

TNI / Polri

Satgas Preemtif Polda Metro Jaya Laksanakan Imbauan Keselamatan di Stasiun Juanda dan Bundaran HI

Published

on

By

Jakarta — Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Jaya 2026 Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat di kawasan Stasiun Juanda dan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menyasar pengguna transportasi umum serta pengendara dengan pendekatan humanis guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan keselamatan di ruang publik.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Preemtif menyampaikan pesan keselamatan secara langsung melalui dialog persuasif kepada masyarakat yang beraktivitas. Imbauan difokuskan pada kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, kehati-hatian saat menyeberang, serta menjaga ketertiban di area penyeberangan dan lingkungan agar mobilitas tetap aman dan lancar.

Perwira Pengawas, AKP Supriatna  menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Jaya 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi berkelanjutan.“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Disiplin berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

AKP Supriatna menambahkan, kawasan Stasiun Juanda dan Bundaran HI dipilih karena merupakan titik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Dengan aktivitas yang padat setiap hari, diperlukan kesadaran bersama untuk tertib, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta meminimalkan risiko kecelakaan di sekitar kawasan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya berharap pesan keselamatan semakin melekat dalam kebiasaan masyarakat sehari-hari. Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi strategis sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik serta humanis.

Continue Reading

TNI / Polri

Apresiasi Pelayanan BPKB Ditlantas PMJ, Warga Beri Saran Fotokopi Lebih Dekat

Published

on

By

Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Pemohon menilai proses administrasi kendaraan berjalan cepat dengan petugas yang ramah dan informatif, Rabu (11/2/2026).

Salah satu pemohon, Zaki, mengaku puas usai mengurus balik nama kendaraan. Ia menyebut customer service memberikan arahan yang jelas sehingga proses penyerahan berkas berjalan lancar. “Pelayanannya cukup baik, ramah dan memberikan arahan yang jelas. Jadi kita tahu harus ke mana untuk menyerahkan berkas,” ujar Zaki.

Meski demikian, ia memberi masukan agar fasilitas fotokopi bisa ditempatkan lebih dekat dengan area pelayanan karena jaraknya cukup jauh dari parkiran.

Menanggapi hal tersebut, Pamin Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya, Iptu Sunarti, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan fasilitas maupun sistem pelayanan ke depan,” ujar Iptu Sunarti.

Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang BPKB akan terus dilakukan guna memberikan kemudahan dan kepuasan bagi masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Rapim TNI AD 2026 Fokuskan Penguatan Program Pemerintah dan Sinergi Nasional

Published

on

By

Jakarta, — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada penguatan program pemerintah dan sinergi nasional guna mendukung pembangunan serta pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Rapim TNI AD dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dan diikuti para pejabat utama Mabesad, Pangdam, serta Komandan Satuan jajaran TNI AD. Kegiatan tersebut berlangsung di Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Rapim diawali dengan pembukaan resmi oleh Kasad, dilanjutkan pembekalan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga negara.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa Rapim TNI AD merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan arah kebijakan yang selaras dengan prioritas pemerintah, sebagai tindak lanjut Rapim TNI–Polri yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto.

Kasad menekankan pentingnya sinergi, disiplin, dan inovasi seluruh jajaran TNI AD guna meningkatkan profesionalisme prajurit serta memastikan kontribusi nyata TNI AD dalam mendukung stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Kasad juga menyampaikan apresiasi Presiden RI kepada TNI, khususnya TNI AD, atas pelaksanaan berbagai program unggulan yang dinilai sejalan dengan kebijakan nasional. Presiden berharap program-program tersebut terus ditingkatkan dan berkelanjutan agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sejumlah program prioritas TNI AD, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), program makan bergizi, pembangunan jembatan, serta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), menjadi fokus pembahasan untuk terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.

Rapim TNI AD juga diisi pembekalan strategis dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Kementerian Koperasi, Kementerian Lingkungan Hidup, Ketua YKEP, Kepala BP TWP, serta praktisi komunikasi sebagai penguatan kapasitas kepemimpinan dan komunikasi para pimpinan satuan.

Selain itu, Rapim membahas paparan program dan kegiatan unggulan Komando Utama (Kotama) sebagai upaya memperkuat implementasi program prioritas TNI AD di seluruh jajaran satuan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian prajurit, Rapim TNI AD dirangkaikan dengan penganugerahan Warga Kehormatan Zeni serta pemberian Kartika Award kepada komandan satuan dan prajurit berprestasi, termasuk dalam bidang penanggulangan bencana alam.

Melalui Rapim TNI AD Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan seluruh jajaran TNI AD memiliki kesamaan visi dan langkah dalam mewujudkan Angkatan Darat yang profesional, modern, dan adaptif guna mendukung pertahanan negara serta kepentingan nasional.
*(Dispenad)*

Continue Reading

Trending