Connect with us

nasional

Ir. H. Sukhrowardi, M.AP., Anggota DPRD Kota Banjarmasin, dari Badan Anggaran Fraksi Partai Golkar turut hadir Pemutaran Perdana “Jendela Seribu Sungai”

Published

on

JAKARTA, – Film “Jendela Seribu Sungai” akan segera menghiasi layar lebar Tanah Air bulan Juli ini, mengangkat kisah budaya dan perjuangan anak-anak asli Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pada pemutaran perdana “Jendela Seribu Sungai” di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/7) malam, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang juga bertindak sebagai produser eksekutif mengatakan film itu diharapkan menjadi hadiah terindah bagi Kota Banjarmasin yang akan segera merayakan hari jadinya yang ke-497.

Ir. H. Sukhrowardi, M.AP., Anggota DPRD Kota Banjarmasin, dari Badan Anggaran Fraksi Partai Golkar turut hadir Pada pemutaran perdana “Jendela Seribu Sungai” tersebut. Sebagai Anggota DPRD bagian Anggaran, Sukhrowardi menyampaikan beberapa yang berkaitan dengan proses pembiayaan film ini.

“Kami ingin menyampaikan bahwa dari awal ada miss komunikasi antara anggota DPRD Kota Banjarmasin khususnya masalah anggaran, dimana anggaran ini diambil dari APBD Kota Banjarmasin yang digelontorkan untuk film ini, dan ini tidak ada komunikasi yang sempurna, “terangnya saat di temui awak media di sela – sela acara pemutaran Perdana Film “Jendela Seribu Sungai”, Senin malam (17/07/2023).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa setelah meminta penjelasan bahwasanya ada peraturan yang menyatakan bahwa film ini sebagai aset yang bisa di komersilkan, sehingga bisa dijadikan nilai finansial.

“Bagi kita asal ada regulasi yang bisa bermanfaat bagi publik khususnya promosi bagi kota kita, tentu ini adalah hal yang bagus untuk kita saksikan, ” ujarnya.

Menurut Sukhrowardi, kehadirannya di acara ini untuk melihat bagaimana kualitas dari film ini dan melihat antusias dari pada penonton yang sudah di kerjasama kan dengan pihak sinema XXI.

“Kalau nanti film yang nilai APBDnya sekitar 6,5 Milyar itu atau 50% dan 10% itu kembali, ini sudah merupakan satu hal yang luar biasa, lagi – lagi kami berharap ada sinergitas antara pemerintah kota dengan kami dari DPRD kota Banjarmasin, khususnya kami dari fraksi Golkar bagian anggaran, dan ini tentu hal yang sangat bagus.

Sehingga masyarakat tidak harus di pertontonkan dengan perdebatan komunikasi, tetapi kita beri dorongan kepada publik sebagai solusi, bahwa kota kami “Kota Seribu Sungai, ” Memiliki prospek kedepan sebagai sebuah kota pariwisata satu – satunya di Indonesia, “ungkapnya.

Sukhrowardi menyebutkan, jika Walikota kedepan bisa menggarap potensi dan prospek ini dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan, Kota Seribu Sungai bisa menjadi Venencianya Indonesia.

“Inilah maksud dari tujuan kehadiran saya disini dalam rangka fungsi saya sebagai pengawasan, bagaimana antusias pejabat pemerintah pusat, daerah dan provinsi serta bergabungnya Mantan – Mantan Menteri, Wamen, Beberapa Tokoh, dari DPR RI, dan saya sebagai anggota DPRD.

“Momentum ini sangat membangun, bahwa film ini menyatukan kami bahwa persahabatan kita sangat mutiara bagi kami. Baik Pusat, Daerah dan Provinsi bersatu, In Syaa Allah anggaran yang kita persoalkan itu clear, benar benar di pakai untuk kepentingan anak bangsa, “imbuhnya.

“Berilah edukasi, berilah penjelasan, untuk apa anggaran ini digunakan walaupun modalnya adalah APBD, tapi hasilnya luar biasa, ” Pungkasnya.

Continue Reading

nasional

Rutan Cipinang Serahkan Remisi Khusus Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025

Published

on

By

Jakarta, Jumat (28/3) – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Rutan Kelas I Cipinang saat Remisi Khusus (RK) diberikan kepada warga binaan dalam rangka Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan bagi mereka yang telah menunjukkan perilaku baik serta berpartisipasi aktif dalam program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Dalam perayaan Hari Raya Nyepi, sebanyak 8 warga binaan menerima Remisi Khusus (RK) sesuai dengan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-403,405.PK.05.04 Tahun 2025. Sementara itu, dalam momentum Hari Raya Idul Fitri, jumlah penerima remisi jauh lebih besar, yaitu 1.546 warga binaan dengan 30 orang langsung bebas berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-413,423,521.PK.05.04 Tahun 2025.

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Nugroho Dwi Wahyu Ananto, menegaskan bahwa pemberian remisi ini adalah hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan menunjukkan perubahan perilaku positif.

“Remisi bukan sekadar pengurangan hukuman, tetapi juga wujud apresiasi atas usaha mereka dalam memperbaiki diri. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus menjalani pembinaan dengan baik dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat baru,” ujarnya.

Dengan pemberian remisi ini, diharapkan warga binaan semakin bersemangat dalam mengikuti program pembinaan serta membangun kembali kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Continue Reading

nasional

Senyum di Bulan Suci Ramadhan, Rutan Cipinang dan PIPAS Tebar Kebahagiaan Lewat Takjil Untuk Masyarakat

Published

on

By

Jakarta – Bulan suci Ramadan menjadi momentum umat Islam untuk berlomba-lomba menebar kebaikan. Hal inilah yang mendasari Rutan Kelas I Cipinang bersama Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Rutan Cipinang kembali turun ke jalan untuk berbagi kebahagiaan. Dalam Bakti Sosial ini, jajaran Rutan Cipinang dan Pipas membagikan 200 paket takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, Jumat (21/3).

Kegiatan berbagi takjil ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Nugroho Dwi Wahyu Ananto bersama para anggota PIPAS. Dengan penuh semangat, mereka menyapa warga dan pengendara yang melintas di sekitar area Rutan Cipinang, menyerahkan paket takjil sebagai bentuk kepedulian di bulan penuh berkah ini.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi, kami ingin turut serta memberikan kebaikan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga takjil yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menunggu waktu berbuka puasa,” ujar Karutan.

Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Rutan dan masyarakat serta menunjukkan bahwa Rutan Cipinang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap sesama.

Continue Reading

nasional

Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Audiensi dengan Kepala BNNP DKI Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Nugroho Dwi Wahyu Ananto, menghadiri audiensi di Gedung Pusat BNNP DKI Jakarta pada Selasa (18/3). Pertemuan yang dihadiri para Kepala UPT Pemasyarakatan se-DKI Jakarta ini bertujuan memperkuat sinergi dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen. Pol. Dr. R. Nurhadi Yuwono, S.I.K., M.Si., CHRMP, beserta jajaran.

Dalam audiensi tersebut, Nugroho Dwi Wahyu Ananto menegaskan komitmen Rutan Kelas I Cipinang dalam mendukung program rehabilitasi dan pemberantasan narkotika. “Kami siap berkolaborasi dengan BNNP DKI Jakarta untuk memastikan lingkungan Rutan yang lebih bersih dan bebas dari narkoba. Sinergi ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi warga binaan agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tegasnya.

Brigjen. Pol. Dr. R. Nurhadi Yuwono mengapresiasi langkah proaktif UPT Pemasyarakatan dalam memperkuat koordinasi dengan BNNP DKI Jakarta. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. “Komitmen yang kuat dari semua pihak akan mempercepat upaya pemberantasan narkoba, khususnya di lingkungan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Melalui sinergi yang lebih erat ini, diharapkan pemberantasan narkoba di Rutan dan Lapas semakin efektif dan berkelanjutan. Nugroho Dwi Wahyu Ananto berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas koordinasi, tetapi juga aksi nyata dalam memberantas peredaran narkoba di dalam Rutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan pembinaan yang maksimal, sehingga mereka bisa menjalani hidup yang lebih baik setelah bebas,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending