Connect with us

Metro

Silahturahmi Bersama Para Relawan Pendukung Ganjar, Prabowo, Anies dan Sandiaga S Uno Berlangsung Seru

Published

on

Jakarta – Dalam suasana hangat, bertempat di bilangan Jakarta Pusat, Jimmy Carles Kawengian tokoh yamg pernah tenar di tahun 2019, pada saat penyelenggaraan pilpres yang menghasilkan kemenangan bagi kubu yang tidak didukung GL Pro itu.

Silaturahmi Bersama pada Minggu, 23 Juli 2023 pukul 18.00 yang bertempat di Mako GL PRO 08; Jl Matraman Dalam 1, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

“Memang kami sengaja dari pukul 18 WIB kita membuat acara seperti ini karena sebenarnya kita mau bertemu dengan keluarga besar GL Pro 08, tetapi ada permintaan dan ide dari teman – teman akhirnya saya menginisiatif mengadakan acara ini karena kita semua yang hadir disini pernah berjuang bersama – sama,” ungkap Jimmy.

Lebih lanjut, Jimmy mengatakan bahwa tahun 2014 kita pernah berjuang di Prabowo – Hatta.

“Semua ada disini, 2016 kita pernah berjuang di Anies – Sandi, semua ada disini dan 2019 kita ada di Prabowo – Sandi, terutama yang terakhir, kita semua ada disini, dan tanpa terasa 2024 sudah didepan mata dan kita semua yang pernah berjuang bersama – sama sudah mempunyai kubu dan warna masing-masing,” terangnya.

Menurut Jimmy, apapun itu perbedaan warna, apapun perbedaan pilihan tidak akan menghancurkan kesatuan dan persatuan serta silaturahmi semua para teman – teman disini.

“Kita sepakat mendukung siapapun yang jadi, kita akan mendukung dan kita akan menjadi penengah kalau seandainya 2024 akan terjadi lagi konflik, kita tidak mau lagi jadi pelaku perusuh, kita tidak mau lagi ditangkap, justru kita akan tampil di depan bahwa permusuhan dan semua kekacauan akan menimbulkan kerugian.

Nyawa tidak bisa diganti dengan nyawa, oleh karena itu kita sepakat, siapapun nanti yang terpilih, kita akan dukung, yang maju caleg kita dukung, dan semua yang ada disini, Bang Eka, Habib Fatih serta Habib Yahya dari Anies Baswedan, Bunda Heni dan Bunda Ani dari Prabowo Subianto, Ester dari Gerindra, bang Firdaus dari Ganjar Pranowo.

Di tempat yang sama, salah satu pengurus dari kubu Prabowo Subianto, Ibu Heny mengatakan, “Kami seluruhnya untuk memenangkan Prabowo untuk Pilpres 2024, kami akan setia dan mendukung Prabowo menjadi Presiden, ” ujarnya.

Hal lainnya diungkapkan oleh Ustad Eka Jaya pendukung Anies Baswedan, “kita sepakat dengan Ketum GL PRO 08 Jims Charles Kawengian bahwa persatuan dan kesatuan adalah hal terpenting yg harus kita jaga bersama sama”.

“Kita sepakat perbedaan politik itu biasa 2014, 2016, 2019 sejarah tidak bisa terlupakan dan kita tidak mungkin lagi di tahun 2024 hancur, diadu domba sehingga anak bangsa kembali menjadi korban, “pungkasnya.

Dalam kegiatan yang mengambil topik Silaturahmi Wajib Terjaga – Walaupun Pilihan Berbeda, ini Ketua Umum GL Pro, Jimmy CK, mengungkapkan rasa bangga dan optimis semua eks aktivis GL Pro ini akan menjadi tokoh-tokoh yang memberi sapuan warna pada negeri ini.

Acara yang berlangsung dari pukul 18.00 hinga malam, merupakan undangan pribadi dari Jimmy CK yang pernah berjuang bersama keluarga besar GL PRO 08 serta semua kawan kawan Seperjuangannya sejak tahun 2014 (Prabowo – Hatta), 2016 (Anies – Sandi) & 2019 (Prabowo – Sandi).

Jims Charles Kawengian saat ini tercatat sebagai Ketua Bidang Penggalangan dan Jaringan DPP Partai Hanura serta Ketua Divisi Kampanye di Bappilu DPP Hanura.
Selain itu Jimmy CK SAPAAN akrabnya saat ini telah masuk sebagai BACALEG DPRD DKI DAPIL 1 Jakarta Pusat Partai Hanura.

Di akhir acara Jimmy CK memperkenalkan Ketua Umum Partai Hanura DR OESMAN SAPTA sebagai seorang Tokoh Nasional yang menurutnya adalah sosok Pemimpin Sejati yg begitu memperhatikan para kader-kadernya.

Continue Reading

Metro

Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Timur : Perlindungan Masyarakat dari Praktik Tambang Ilegal dan Eksploitasi Oleh Investor Yang Merugikan Rakyat

Published

on

By

Jakarta — Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Timur (NTT), Sarlina M. Asbanu, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang digelar di Ballroom Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/01/2026).

Kongres Partai Buruh V mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Klas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, yang menegaskan komitmen Partai Buruh sebagai kekuatan politik kaum pekerja dan rakyat kecil di Indonesia.

Dalam kongres tersebut, secara resmi kembali ditetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan 2026–2031. Penetapan ini berlangsung dalam sidang kongres dan disambut antusias oleh seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Presiden Partai Buruh terpilih, Said Iqbal, menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menekankan pentingnya penguatan administrasi partai, disiplin struktur, serta kerja kolektif seluruh jajaran dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya menuju Pemilu 2029.

Kongres Partai Buruh V menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menetapkan garis perjuangan, serta menyusun langkah-langkah pemenangan politik ke depan. Terpilihnya kembali Said Iqbal dan Ferri Nuzarli diharapkan mampu menjaga soliditas partai dan memperkuat peran Partai Buruh sebagai wadah perjuangan kaum buruh dan rakyat kecil.

Dalam sesi wawancara usai penutupan kongres, Ketua Exco Partai Buruh NTT Sarlina M. Asbanu menyampaikan harapannya kepada Presiden Partai Buruh terpilih, khususnya terkait penguatan Partai Buruh di wilayah NTT.

Ia berharap Presiden Partai Buruh dapat membantu mensosialisasikan Partai Buruh di NTT melalui 11 inisiator yang telah ada, serta mendorong seluruh elemen tersebut untuk bergabung dan memperkuat kerja organisasi di daerah.

Selain itu, Sarlina juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang ingin diperjuangkan Partai Buruh di NTT, antara lain pembangunan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan olahraga, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Sarlina menyoroti tingginya angka stunting dan kekurangan gizi di NTT sebagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian nasional. Ia juga menekankan pentingnya peran negara dalam melindungi dan memberdayakan masyarakat kecil, khususnya di wilayah pesisir dan daerah tertinggal.

Lebih lanjut, ia mengangkat persoalan pengelolaan sumber daya alam di NTT, mulai dari garam di Rote Ndao dan Kupang, rumput laut, pariwisata di Alor dan wilayah lainnya, hingga persoalan tambang mangan. Sarlina menegaskan perlunya perlindungan terhadap masyarakat dari praktik tambang ilegal dan eksploitasi oleh investor yang merugikan rakyat.

Ia berharap melalui kepemimpinan Partai Buruh di tingkat nasional, dapat dibangun komunikasi yang lebih kuat dengan kementerian terkait agar kekayaan alam NTT benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat setempat.

Continue Reading

Metro

Menase Ugedi Degei Wakil Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah Diproyeksikan Salah Satu Ikon Kemenangan Partai Buruh di Kawasan Timur Indonesia

Published

on

By

Jakarta — Wakil Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Menase Ugedi Degei, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang digelar di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Kongres ini mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Kelas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, sebagai penegasan arah perjuangan Partai Buruh dalam memperjuangkan kesejahteraan kaum pekerja dan rakyat kecil di Indonesia.

Kongres Partai Buruh V secara resmi kembali menetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan periode 2026–2031. Penetapan ini disambut dengan optimisme tinggi dari seluruh delegasi daerah, termasuk dari Papua Tengah.

Dalam wawancara usai penutupan kongres, Menase Ugedi Degei menyampaikan bahwa kongres ini menjadi momentum penting bagi Partai Buruh untuk melakukan perubahan besar secara nasional. Menurutnya, semangat reformasi yang diusung Partai Buruh harus menyentuh seluruh sektor kehidupan rakyat.

“Kongres ini kami maknai sebagai satu momentum dan satu pergerakan besar untuk perubahan nasional, sebagai bentuk reformasi menyeluruh di semua bidang,” ujarnya.

Menase juga menegaskan bahwa terpilihnya kembali Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh merupakan hasil dukungan penuh dari seluruh struktur partai di 37 provinsi dan kabupaten/kota. Ia menilai Said Iqbal telah memberikan motivasi dan semangat perjuangan yang konsisten dalam membela kepentingan rakyat kecil.

Lebih lanjut, Menase mengungkapkan target besar Partai Buruh di wilayah Papua Tengah menjelang Pemilu 2029. Ia menyebut Papua Tengah diproyeksikan menjadi salah satu ikon kemenangan Partai Buruh di kawasan timur Indonesia.

“Target kami, Papua Tengah akan menjadi ikon kemenangan Partai Buruh pada Pemilu 2029, dengan perolehan kursi antara 20 hingga 50 kursi,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Partai Buruh Papua Tengah akan melakukan konsolidasi hingga ke tingkat desa dan RT/RW, serta menjaring organisasi adat, komunitas lokal, serikat pekerja, dan kelompok masyarakat sebagai basis perjuangan politik. Selain itu, pendidikan politik akan menjadi fokus utama agar masyarakat memahami hak-hak demokrasi mereka.

Menase juga menegaskan sikap Partai Buruh Papua Tengah yang menolak praktik upah murah, outsourcing, serta proyek-proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai melemahkan hak-hak rakyat dan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan investigasi terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di tanah Papua yang dinilai merugikan masyarakat adat dan buruh lokal.

“Kami berdiri di belakang rakyat kecil Papua untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Partai Buruh hadir sebagai alat perjuangan politik rakyat,” pungkasnya.

Kongres Partai Buruh V sendiri menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menetapkan garis perjuangan, serta menyusun langkah-langkah konsolidasi dan pemenangan politik menuju Pemilu 2029.

Terpilihnya kembali Said Iqbal dan Ferri Nuzarli diharapkan mampu menjaga soliditas partai dan memperkuat posisi Partai Buruh sebagai kekuatan politik kelas pekerja di tingkat nasional.

Continue Reading

Metro

Anugerah Loi Exco Partai Buruh Kabupaten Nias Selatan Hadiri Kongres Partai Buruh V

Published

on

By

Jakarta — Exco Partai Buruh Kabupaten Nias Selatan, Anugerah Loi, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang diselenggarakan di Hotel Golden Boutique Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Kongres ini secara resmi kembali menetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan 2026–2031.

Kongres Partai Buruh V mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Kelas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, sebagai penegasan arah perjuangan Partai Buruh dalam memperkuat peran politik kelas pekerja dan rakyat kecil di Indonesia.

Dalam keterangannya usai penutupan kongres, Anugerah Loi menyampaikan harapan besar dari buruh dan pekerja di Kabupaten Nias Selatan atas terpilihnya kembali Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh. Menurutnya, masih banyak persoalan ketenagakerjaan di daerah yang membutuhkan perhatian serius, terutama menyangkut buruh nonformal.

“Di Kabupaten Nias Selatan, mayoritas pekerja adalah buruh nonformal, seperti pekerja rumah makan dan toko-toko. Hak-hak mereka, terutama soal upah, masih jauh dari ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK),” ujar Anugerah.

Ia menegaskan bahwa persoalan pengupahan menjadi isu utama yang akan terus diperjuangkan oleh Exco Partai Buruh Nias Selatan. Selain itu, Anugerah juga menyoroti kondisi pekerja dalam program MBG yang dinilai belum mendapatkan perlindungan ketenagakerjaan secara layak.

“Banyak pekerja di sektor MBG yang upahnya tidak sesuai harapan dan belum mendapatkan perlindungan sebagaimana diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan, termasuk soal jaminan sosial dan hak-hak normatif lainnya,” jelasnya.

Anugerah menambahkan, tantangan lain yang dihadapi di daerah adalah masih minimnya pemahaman pekerja mengenai hak-hak perburuhan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi dan pendidikan perburuhan sebagai bagian dari tanggung jawab Partai Buruh dan serikat buruh di daerah.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pemahaman kepada para pekerja bahwa mereka adalah bagian dari buruh, dan Partai Buruh adalah rumah perjuangan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Partai Buruh terpilih Said Iqbal menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan secara nasional.

Sedangkan Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli menegaskan pentingnya disiplin organisasi, penguatan administrasi partai, dan kerja kolektif dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya menuju Pemilu 2029.

Terpilihnya kembali Said Iqbal dan Ferri Nuzarli diharapkan mampu menjaga soliditas partai serta memperkuat peran Partai Buruh sebagai wadah perjuangan kaum buruh dan rakyat kecil di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah seperti Kabupaten Nias Selatan.

Continue Reading

Trending