Connect with us

Metro

Jokowi Connection Gelar Aksi Damai di Kawasan Monas

Published

on

JAKARTA – 7 Agustus 2023. Jokowi Connection menggelar Aksi Damai di Kawasan Monas Jakarta (7/8/23) agar Rocky Gerung segera diberikan hukuman yang setimpal dikarenakan ulahnya telah membuat kegaduhan seluruh indonesia, ini yang akan membuat perpecahan Indonesia.

Ribuan massa yang tergabung dalam Jokowi Connecton berupaya menyuarakan terkait dengan statement yang dikeluarkan oleh rocky gerung hal ini yang membuat masyarakat geram, bagaimana masyarakat tdak geram presiden yang dipilih oleh masyarakat dihina oleh Rocky gerung yang. yang tidak jelas masukan dan tindakan nya kepada pemenntah namun memberikan Kntikan yang kami nilai mencederai perasaan seluruh masyarakat indonesia.

Kami yang tergabung dalam relawan Jokowi Connection memberikan tuntutan kepada kepolisian untuk dapat menghukum Rocky Gerung, dikarenakan tidak elok seorang presiden dikritik sampai dengan dimaki di depan warganya, kalau memang mau mengkritik sah – sah saja tapi bukan seperti itu yang seharusnya dilakukan, seorang akademisi mengkritik yang membangun bukan semua orang yang tidak sesuai dengan pikiran nya.

Indonesia merupakan negara yang menjunjung penuh etika baik dalam perilaku maupun dalam tata krama, namun hal ini dihancurkan oleh seorang rocky gerung yang dengan semena – mena menghina jokowi dalam sebuah forum, yang dimana apabila mengkritik diperbolehkan yang terpenting kritik itu membangun dan juga membenkan faedah yang positif.

Seorang yang seharusnya memberikan contoh yang memiliki banyak fans anak muda, seharusnya bisa memberikan contoh yang baik dalam perilaku dan juga tutur kata, jangan hanya karena ucapan seluruh masyarakat menjadi kesal, dan juga Indonesia menjadi carut marut akibat ulah rocky gerung.

Kami masyarakat Indonesia menuntut kepolisian segera menangkap rocky gerung dan memberikan hukuman yang setimpal dikarenakan ulah nya telah membuat kegaduhan seluruh Indonesia, ini yang akan membuat perpecahan Indonesia, dan juga ulanya tersebut sebagai contoh bahwa mengkritik lah dengan elegan negara kuta adalah negara demokrasi tapi ingat sopan santun dan etika kita harus junjung tinggi. rocky gerung akan menjadi contoh dan pelajaran mengkritik pemerintah bukan berarti menghina

Afad Usasra S. H sebagai Koordinator Aksi Jokowi Connenction menjelaskan bahwa dari sini kami menganggap bahwasanya Rocky Gerung ini telah memberikan pelecehan terhadap kepemimpinan negara yang dimana Rocky Gerung sudah melakukan sebuah ucapan-ucapan yang melukai perasaan dari Masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu kami Relawan Joko Widodo yang tergabung didalam Jokowi Connection, hari ini turun didepan Patung Kuda ini untuk menyuarakan apabila ada seseorang yang merendahkan atau melecehkan martabat seorang pimpinan negara maka dari itu seluruh rakyat Indonesia akan melawan.

Ketua Umum Jokowi Connection Frans Freddy mengatakan bahwa kami Jokowi Connection akan terus memperjuangkan martabat Kepresidenan untuk menjaga marwah Presiden. Saya mewakili sebagai Ketua Umum Jokowi Connection ini melihat indikasi ada ketidaksukaan Rocky Gerung terhadap Pak Jokowi pribadi dan kepada Kepala Negara saat ini.

Kalau terlepas Kepala Negara ini adalah simbol negara tapi dia sudah menyerang pribadi. Pribadi seorang Jokowi yang seharusnya dia elok sebagai akademisi dan seorang filsuf seharusnya mengatakan dengan kata-kata terbaik. Apalagi dia seorang akademisi berilah integritas yang terbaik.

“Kami sebagai relawan Jokowi sangat mengecam tindakannya Rocky Gerung ini. Kami ingin meminta kepada penegak hukum khususnya pihak kepolisian harus menindak tegas, karena ini bukan lagi delik aduan tapi ini sudah membuat gaduh kalangan masyarakat khususnya kita para relawan dan kepada tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini melihat kinerja Pak Jokowi yang sangat baik kepada negara ini. Kami meminta segera tangkap Rocky Gerung!”, harapnya.

Continue Reading

Metro

Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Terpilih sebagai Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia pada Rakernas VIII

Published

on

By

JAKARTA – Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII yang diselenggarakan di Jakarta.

Terpilihnya Prof. Tubagus Bahrudin menjadi momentum penting bagi Persatuan Golf Indonesia dalam memperkuat pembinaan organisasi serta mendorong kemajuan olahraga golf nasional. Sosok yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang organisasi, pendidikan, dan dunia usaha tersebut diharapkan mampu memberikan arah strategis bagi pengembangan organisasi ke depan.

Ucapan selamat dan dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan. Penjabat (Pj.) Sekretaris Jenderal Persatuan Golf Indonesia, Ir. Hartono Yakub, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Tubagus Bahrudin untuk mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pembina.

“Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M. atas terpilihnya sebagai Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia melalui Rapat Kerja Nasional VIII. Kami meyakini pengalaman, integritas, dan kepemimpinan beliau akan menjadi energi baru dalam memperkuat organisasi serta memajukan olahraga golf Indonesia,” ujar Ir. Hartono Yakub.

Ia menambahkan, Rakernas VIII menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antarpengurus dalam meningkatkan prestasi golf Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan kepemimpinan Dewan Pembina yang baru, Persatuan Golf Indonesia diharapkan semakin solid dalam menjalankan berbagai program pembinaan atlet, pengembangan organisasi, serta memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga golf.

Rakernas VIII juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menyatukan visi dan misi seluruh jajaran pengurus dalam mewujudkan Persatuan Golf Indonesia yang profesional, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga nasional.

Continue Reading

Metro

Rektor UNINDRA: Pembenahan Database Jadi Fondasi KALUNI Periode 2026–2029

Published

on

By

JAKARTA – Rektor Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Prof. Dr. H. Sumaryoto, menegaskan bahwa pembenahan data alumni menjadi pekerjaan paling mendasar yang harus segera dilakukan oleh kepengurusan baru Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI UNINDRA) periode 2026–2029.

Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri Pelantikan dan Diskusi Publik Pengurus KALUNI UNINDRA yang berlangsung di Aula PGRI UNINDRA, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026).

Menurut Prof. Dr. H. Sumaryoto, keberadaan database alumni yang lengkap, akurat, komprehensif, dan terintegrasi merupakan fondasi utama dalam menyusun berbagai program organisasi. Dengan jumlah lulusan UNINDRA yang kini telah melampaui 112 ribu orang, pengelolaan data alumni menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap almamater.

“Starting point dalam menyusun program dan kegiatan adalah database yang lengkap, akurat, dan komprehensif. Dari database terintegrasi ini, turunannya bisa ke mana-mana, mulai dari membangun jaringan, tracing alumni, komunikasi, hingga membantu mereka memperoleh peluang kerja,” ujar Prof. Dr. H. Sumaryoto.

Ia menjelaskan, basis data yang tertata dengan baik tidak hanya memudahkan komunikasi antaralumni, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun jejaring profesional, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan peran alumni dalam mendukung pengembangan universitas.

   

Alumni Diharapkan Jadi Kekuatan Pendukung Almamater Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Sumaryoto juga menyoroti tantangan yang kini dihadapi dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, perubahan yang cepat di berbagai bidang menuntut perguruan tinggi untuk memiliki dukungan kuat dari para alumninya.

Karena itu, ia berharap KALUNI UNINDRA mampu menjadi mitra strategis sekaligus sistem pendukung yang memperkuat posisi almamater dalam menghadapi berbagai dinamika.

“Perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang cukup berat. KALUNI harus menunjukkan perannya untuk bisa mem-back-up dan membentengi hal-hal yang dihadapi oleh almamater,” tegasnya.

Fokus pada Program Prioritas dan Kolaborasi
Prof. Sumaryoto juga menyampaikan apresiasi terhadap jajaran pengurus baru yang dinilainya representatif dan mendapat dukungan luas dari alumni. Ia mengingatkan agar kepengurusan periode 2026–2029 lebih mengedepankan program-program yang realistis, terukur, dan dapat memberikan manfaat nyata.

“Pengurus yang terpilih ini sudah representatif dan mendapat dukungan. Tugas kita sekarang adalah mendukung mereka. Pesan saya, buatlah program yang prioritas dan selektif. Tidak usah muluk-muluk, yang penting bisa dilaksanakan secara nyata,” katanya.

Menutup keterangannya, Rektor UNINDRA mengajak seluruh civitas akademika dan alumni untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, demokrasi, disiplin, serta saling percaya dalam membangun organisasi alumni yang solid.

Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara kampus dan alumni, KALUNI UNINDRA dapat menjadi kekuatan strategis yang berkontribusi bagi kemajuan universitas sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Continue Reading

Metro

Aidil Armi Muhammad, S.Kom., M.I.Kom Resmi Dilantin Jadi Ketua Umum KALUNI UNINDRA periode 2026–2029

Published

on

By

JAKARTA,  — Pengurus Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI UNINDRA) Periode 2026–2029 resmi dilantik dalam prosesi yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Aula PGRI Unindra, Jakarta Selatan, Minggu (02/08/2026).

Acara dilanjutkan dengan Diskusi Publik yang mengusung tema “Menguatkan Peran Alumni, Mewujudkan Dampak Berkelanjutan”.​Pelantikan ini dihadiri langsung oleh pimpinan universitas dan lembaga terkait, antara lain Rektor Unindra, Wakil Rektor II, Kepala Bidang Kerja Sama Dr. Agung Zainal, Staf Database Alumni Unindra Pak Amri, serta seluruh jajaran pengurus KALUNI terpilih dan tamu undangan.

           

Dalam sambutannya, Ketua KALUNI UNINDRA Periode 2026–2029, Aidil Armi Muhammad, S.Kom., M.I.Kom., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, pimpinan kampus, dan para pengurus yang tetap meluangkan waktu di hari libur demi komitmen bersama memperkuat organisasi alumni.​”Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada teman-teman pengurus KALUNI 2026–2029 yang hari ini sudah menyediakan waktunya untuk hadir.

Kemudian juga Pak Rektor, Pak Warek II, Pak Agung, dan Pak Amri yang di hari Minggu ini masih bisa bersama-sama mendampingi kita dalam prosesi pelantikan dan diskusi publik ini,” ujar Aidil.

Fokus Utama:Database Alumni dan Dampak Nyata​Aidil menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dikerjakan secara sistematis.
Salah satu prioritas utama adalah pembangunan dan pembenahan pangkalan data (database) alumni agar terkoneksi secara solid dan berkelanjutan.

​”Tentu ini menjadi PR kita bersama. Banyak PR yang harus kita kejar ke depan, salah satunya seperti yang disampaikan oleh Pak Rektor, yaitu pangkalan data (database) alumni.

Bagaimana alumni ini bisa memberi dampak positif bagi sesama alumni, serta bagaimana Unindra bisa terus tumbuh besar dan kembali pada masa kejayaannya seperti pada periode Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) beberapa tahun lalu,” jelasnya.

Strategi Program Kerja Berbasis Aksi Nyata​Untuk menjawab tantangan tersebut, KALUNI UNINDRA telah membentuk beberapa bidang kerja yang dirancang untuk menjalankan langkah-langkah konkret, dimulai dari program-program dasar yang bernilai guna tinggi.

​”Di kepengurusan, kami sudah banyak berdiskusi terkait lini-lini kerja dari beberapa bidang yang kami bentuk.

Ini sudah mulai kami jalankan, dimulai dari hal-hal kecil, dan kita lakukan segala kegiatan yang sekiranya dapat memberikan impact nyata bagi Unindra maupun organisasi alumni,” tambahnya.

​Evaluasi dan Menguatkan Rasa Memiliki​Menutup pidatonya, Aidil mengajak seluruh alumni untuk terus memperkuat sense of belonging (rasa memiliki) terhadap KALUNI dan Universitas Indraprasta PGRI, serta menjadikan setiap tantangan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan secara berkesinambungan.

”Meskipun pergerakan dan sosialisasi kita menghadapi berbagai dinamika, kami akan terus berusaha maksimal agar KALUNI dapat bergerak membesarkan nama Unindra secara bersama-sama. Ini menjadi momentum evaluasi bagi kita ke depan agar seluruh alumni merasa memiliki KALUNI dan Unindra,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending