Connect with us

Metro

Irvannanda Ketua Umum ATIOS Hadiri Acara ASEAN Youth Summit 2023

Published

on

Jakarta, – Dalam rangka aktivasi kanal komunikasi dan informasi bagi publik terkait pelaksanaan ASEAN Youth Agenda, Indonesian Youth Diplomacy sebagai organisasi kepemudaan mengadakan ASEAN+ Youth Summit 2023 di Jakarta Concert Hall INews Tower pada hari Kamis, 7 September 2023.

Adapun pembukaan ASEAN+ Youth Summit 2023 dilakukan dengan menyalakan obor secara virtual oleh Dito Ariotedja (Menpora) bersama Michael Victor Sianipar (Ketua Indonesia Youth Diplomacy/IYD), Rorian Pratyaksa (Co-Chair ASEAN Youth Agenda) dan perwakilan AYA lainnya.

Irvannanda sebagai Ketum ATIOS saat ditemui awak media online mengatakan; “Kami dari ATIOS saat ini menjadi bagian Community Partner di acara ASEAN Youth Summit 2023, salah satu topik yang diambil dari ASEAN Indonesian Youth Summit saat ini adalah literasi digital dimana ATIOS ini bergerak dibidang teknologi digital dan kami juga fokus tentang IT Security dimana kita membangun kesadaran keamanan siber bagi kalangan milenial khususnya di Indonesia, kami disini ingin berjejaring atau berjaring dan berkomunikasi dengan komunitas-komunitas ASEAN yang hadir di acara ini.

Khususnya di KTT ASEAN ini pemerintah Indonesia, di setiap event dan forum membicarakan Artificial Inteligent (AI). Memang AI itu sendiri menjadi sebuah katalis perkembangan transformasi digital saat ini. Di KTT ASEAN khususnya di ASEAN Youth Summit ini dibahas bagaimana peran anak muda dengan memanfaatkan AI tersebut.

Artinya AI itu menjadi suatu tools yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan. Jangan sampai isu yang mengatakan AI bisa mendegradasi manusia dalam hal pekerjaan, justru AI juga dapat membuat bidang-bidang baru yang mana manusianya sebagai SDM operasional dan operatornya harus bisa memanfaatkan AI tersebut.

Kita ATIOS sendiri sudah bekerjasama dengan Deputi Kebangsaan LEMHANAS berbicara tentang ketahanan siber berkaitan dengan ketahanan nasional. Kegiatan yang kami buat aktualisasinya adalah seperti webinar, workshop dan pelatihan keamanan siber. Baik itu di akademis, perusahaan, komunitas dan pemerintah. Jadi kami kampanyekan sekarang cyber security awarness. Bagaimana kita sadar tentang keamanan siber tersebut.

Kalau untuk menghadapi serangan siber sebenarnya literasi informasi sudah banyak. Kita harapkan teman-teman sadar keamanan data pribadi. Misalnya baru-baru ini berita website DPR dan Youtube DPR diserang hacker. Langkah-langkah sederhana sekedar tips, akun kita itu bagaimana membuat kombinasi password yang aman. Kombinasi angka, huruf dan simbol.

Kemudian standard berapa kategori dan sekarang ada yang namanya authentichacy 2 faktor yaitu verivikasi 2 langkah setiap akun sosial media kita. WA dan Instagram itu kita aktifkan. Itu menambah kekuatan keamanan atau tingkat security dari device ataupun sosial media kita.

ASEAN Youth Summit ini merupakan agenda besar dari beberapa negara ASEAN. Harapannya tentu Indonesia menjadi pionir tentang keamanan siber ini. Data membuktikan mengenai internet Indonesia itu didunia terbesar ke-4. Itu menjadi sebuah potensi bagi kita bagaimana perkembangan dunia digital ini juga disikapi dan sadar tentang keamanan siber.

Pengaplikasian itu sejalan juga dengan resiko-resiko yang akan muncul di dunia siber. Ini yang kita bangun kesadaran bersama, Indonesia diharapkan bisa menjadi pioneer terutama anak-anak muda,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Sahabat Tani Indonesia Tempuh Jalur Hukum, Apresiasi Polda Metro Jaya Atas Ruang Aspirasi Petani

Published

on

By

Jakarta, – Sahabat Tani Indonesia menyatakan akan mengambil langkah hukum kepada Feri Amsari dengan melaporkan dugaan penyebaran informasi yang menyesatkan kepada aparat penegak hukum. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga ketertiban umum serta melindungi petani agar ruang publik tetap sehat dan stabil.

“Kami tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang mencoba memanipulasi informasi dan membenturkan masyarakat petani dengan pemerintah,” ujar, H. Ben Nofri Baso perwakilan Sahabat Tani Indonesia, Kamis (17/4/2026).

Ia menegaskan, penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat merugikan petani dan mengganggu stabilitas sektor pertanian. Karena itu, pelaporan ke aparat penegak hukum menjadi langkah tegas organisasi dalam melawan disinformasi.

Dalam kesempatan yang sama, Sahabat Tani Indonesia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Metro Jaya, khususnya Kapolda Metro Jaya, yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pihak-pihak yang dinilai mencoba membenturkan masyarakat petani dengan pemerintah di bawah kepemimpinan saat ini.

“Kami berterima kasih kepada abangda Kapolda Metro Jaya yang sudah membuka pintu dialog. Ini bukti bahwa polisi hadir mendengarkan suara petani,” ucap H. Ben Nofri Baso Sahabat Tani Indonesia berharap sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat penegak hukum terus terjaga demi mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani Indonesia.

Continue Reading

Metro

Mualaf Tionghoa Tegaskan Peran Sebagai Jembatan Ukhuwah dan Persatuan Bangsa

Published

on

By

Jakarta – Abdurrahman Ong, Klai Perwakilan Mandat dari organisasi-organisasi mualaf dan yayasan mualaf Indonesia, menegaskan pentingnya peran Persatuan  Islam Tinghoa Indonesia (PITI) dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun jembatan komunikasi lintas identitas di tengah masyarakat Indonesia.

Dalam wawancara dengan sejumlah media, Abdurrahman Ong menjelaskan bahwa esensi Islam yang inklusif dan penuh keindahan tercermin dalam semangat persaudaraan tanpa memandang perbedaan ras maupun latar belakang.

“Inti dari Islam adalah ukhuwah Islamiyah, di mana kita diajarkan untuk bergaul dengan sesama muslim tanpa melihat perbedaan ras. Islam itu indah, dan meskipun kita terlahir berbeda, pada dasarnya kita adalah satu tubuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesan persatuan tersebut tidak hanya ditujukan secara internal umat Islam, tetapi juga penting disampaikan secara eksternal sebagai upaya meredam potensi segregasi ras di Indonesia.

Menurutnya, keberagaman harus dipandang sebagai rahmat yang memperkaya kehidupan berbangsa.

“Harapan kami, bangsa ini bisa melihat perbedaan sebagai rahmat. Justru dari perbedaan itulah kita bisa saling menguatkan,” katanya.

Abdurrahman Ong juga menekankan pentingnya syiar Islam yang inklusif kepada komunitas Tionghoa. Ia menyebut, mualaf Tionghoa memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara identitas keislaman dan budaya Tionghoa.

“Kami membawa dua identitas sekaligus, sebagai Tionghoa dan sebagai Muslim. Dari situ kami bisa menjadi jembatan syiar dan komunikasi antar berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat kerukunan, kegiatan yang digagas PITI juga melibatkan berbagai elemen, termasuk organisasi non-muslim dari komunitas Tionghoa. Hal ini dilakukan agar tercipta saling pengertian serta memperkuat rasa kebersamaan.

“Kami juga mengundang organisasi non-muslim Tionghoa agar mereka melihat bahwa komunitas ini ada, dan kita bisa hadir sebagai satu kesatuan yang besar,” tambahnya.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara rutin setiap tahun dengan lokasi yang berpindah-pindah, baik di masjid maupun tempat bernuansa budaya Tionghoa, sebagai simbol harmonisasi identitas.

Abdurrahman Ong menegaskan bahwa menjadi seorang Muslim tidak berarti meninggalkan identitas budaya Tionghoa, begitu pula sebaliknya.

Menurutnya, kedua identitas tersebut justru dapat berjalan beriringan dalam harmoni.
“Kita tidak bisa meninggalkan salah satu identitas.

Justru kita harus mampu melebur dan menjadikan keduanya sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

FTPI Restui Promotor Maluku Gelar Sabuk Emas Presiden RI ke-III di Era Prabowo

Published

on

By

Jakarta – Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) memastikan Sabuk Emas Presiden RI ke-III akan digelar di era Presiden Prabowo Subianto. Untuk hajatan bergengsi itu, FTPI resmi mendukung Nikolas Johan Kilikily, SH., MH, promotor Pattimura Internasional Big Fight dari Maluku Barat Daya Promotion.

Kepastian dukungan disampaikan langsung oleh pencetus Sabuk Emas Presiden RI, Yance Rahayaan, http://S.Sos. Ia menegaskan langkah ini diambil setelah event Pattimura Internasional Big Fight 2026 tuntas digelar. “FTPI selaku pencetus akan mengantar promotor dari Maluku ini menuju Sabuk Emas Presiden RI ke-III,” ujar Yance yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat.

Sabuk Emas Presiden RI merupakan ajang tertinggi tinju profesional di tanah air. Sebelumnya, sabuk pertama diperebutkan pada 2016 di Gedung Balai Sarbini, Jakarta. Edisi kedua menyusul pada 2018 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos RI. Kedua event tersebut lahir di era Presiden Joko Widodo atas prakarsa Yance Rahayaan.

Ketua Umum FTPI Pusat Neneng A Tuty, SH menyatakan pihaknya akan segera mengambil langkah administratif. “Setelah Pattimura Internasional Big Fight selesai dan berhasil, FTPI akan menyurati Presiden dan Menpora. Kami mengusulkan Sabuk Emas Presiden RI ke-III dilaksanakan dengan promotor Nikolas Johan Kilikily,” tegas Neneng,

Menurut Yance, penunjukan promotor asal Maluku itu bukan tanpa alasan. Nikolas dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam pembinaan tinju nasional. “Beliau punya jiwa kepahlawanan Pattimura Muda Lawamena Haulala dan integritas tinggi. Komitmennya untuk tinju Indonesia tidak diragukan,” kata Yance, alumni FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta.

Dengan dukungan penuh FTPI, Sabuk Emas Presiden RI ke-III diproyeksikan menjadi panggung kebangkitan tinju nasional sekaligus pembuktian kapasitas promotor daerah di level tertinggi.

Continue Reading

Trending