Connect with us

Metro

Umar Sebagai Wakil Ketua II DPD Papua GPP-GPP RI Mendukung 100% Penuh Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI Ke-8

Published

on

Jakarta, 23 September 2023 – Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia mengadakan Aksi Kemanusiaan (Donor Darah Dan Pemeriksaan Kesehatan) juga mengadakan Musyawarah Kebangsaan Dan Konsolidasi Nasional dengan tema “Mari Kita Satukan Hati, Pikiran dan Langkah Kongkrit Untuk Mendukung Secara Penuh Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI Ke-8 yang Memenuhi Kualifikasi Terkuat Dalam Kepemimpinan Pancasila Demi Mewujudkan TRISAKTI” yang diadakan di Gedung Joeang 45 Jakarta pada hari Sabtu, 23 September 2023.

Adapun acara ini juga diadakannya pengukuhan pengurus DPP Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia dengan dihadiri pengurus maupun Ketua 38 DPD Se-Indonesia dengan Ketua Umumnya Dr. Antonius D.R. Manurung (Ketua Umum GPP-GPP RI) M.Si. , Dr. Gunawan Djayapura, S.H.,S.S.,M.H.(Sekretaris Jenderal GPP-GPP RI), Dr. Euis Mulyani, S.H.,M.H. (Bendahara Umum GPP-GPP RI).

Umar sebagai Wakil Ketua II DPD Papua GPP-GPP RI seusai mengukuhkan pengurus DPP Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden RI memberikan keterangan pers kepada awak media TV dan Online, bahwa; “kami khususnya saya dan teman-teman secara umum pasti mendukung Ganjar 100%. Menurut kami Ganjar adalah penerus daripada Jokowi dan kami harapkan dalam suatu pembangunan regenerasi itu harus jalan dan jangan sampai putus. Kalau memang ada komitmen dengan yang lain itu tidak jadi soal, yang penting program itu harus berjalan dengan baik. Karena kalau hari ini satu pemimpin punya program yang berbeda dengan pemimpin berikut maka sia-sialah pembangunan. Maka kami secara umum dan lebih khusus ke Papua pasti akan mendukung Ganjar untuk menjadikan Indonesia maju.

Jadi awal mulai start dan pengukuhan hari ini. Kami menunggu SK, setelah kami mendapatkan SK kami akan berkonsentrasi membentuk cabang-cabang diseluruh tanah Papua. Terdiri dari 6 Provinsi itu kami akan membentuk, sedikit banyak kami mengenal disana. Selama 2 periode kami bisa memenangkan Jokowi maka Ganjar harus bisa juga. Kami ingin perjuangan ini harus dilanjutkan jangan sampai tertutup dengan visi misi yang baru. Jika ada visi misi yang baru sama saja kita kembali ke 0. Kita memilih Ganjar untuk melanjutkan visi dan misi Pak Jokowi.

Sebenarnya pada prinsipnya bahwa Papua aman. Hanya memang ada beberapa oknum yang membuat kekacauan. Kami harapkan setelah Pak Ganjar terpilih, ada beberapa langkah untuk mengamankan Papua adalah dengan bertemu langsung dengan orang disana ada 7 suku besar. Yang diminta untuk supaya Papua itu damai dan kepada Pak Jokowi adalah bertemu dengan 7 suku besar, tetapi hari ini Pak Jokowi belum melakulan itu. Dengan terpilihnya Ganjar nantinya kami berharap Ganjar melakukan itu. Dari 7 suku ini salah satu saja bilang tidak maka pasti Papua akan kacau.

Kami harapkan setelah Ganjar terpilih maka bertemulah dengan 7 suku ini. Ada perwakilan yaitu Kepala Suku dan petinggi suku, yang perlu Ganjar lakukan adalah pertemuan langsung dengan 7 suku dan juga pertemuan dengan MRP, DPRP, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pemuda supaya Papua Damai,” tutupnya.

Deklarasi Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia

Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia, kami Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Republik Indonesia berkomitmen untuk ;

1. Mensukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai, jujur dan adil.

2. Membangun rezim pembumiPancasila.

3. Berdedikasi meneruskan legacy, ajaran dan pemikiran Soekarno sebagai Bapak Bangsa.

4. Menginisiasi lahirnya TAP MPR RI atau Undang-undang tentang Soekarno sebagai Bapak Bangsa serta menginisiasi dan atau memperjuangkan lahirnya Undang-undang tentang Hari Lahir Pancasila untuk memperkuat keputusan Presiden Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016.

5. Membangun bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian dibidang kebudayaan sebagai pedoman mewujudkan amanat pemberitaan rakyat.

Untuk itu Gugus Pemimpin Pancasila Ganjar Pranowo Presiden Republik Indonesia mendukung sepenuhnya Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia Ke-8 periode tahun 2024-2029. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Merahmati perjuangan kita semua.

SALAM PANCASILA!

Continue Reading

Metro

Eka Lestari Sinaga: PUAN Harus Jadi Rumah Pemberdayaan Ekonomi dan Politik Perempuan

Published

on

By

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Eka Lestari Sinaga, menghadiri pelantikan Ketua Umum DPP PUAN Farah Puteri Nabila, BA., M.Sc., beserta jajaran pengurus periode 2025–2030 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri lebih dari 1.200 kader perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) dari 26 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Lestari Sinaga menegaskan bahwa PUAN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan, baik di bidang ekonomi maupun politik.

“PUAN bukan hanya organisasi sayap. PUAN harus menjadi rumah yang mencetak perempuan mandiri secara finansial sekaligus berdaya secara politik. Jika perempuan kuat secara ekonomi, maka mereka akan lebih berani bersuara, mengambil keputusan, dan memimpin,” ujar Eka usai pelantikan.

Sebagai Wakil Bendahara Umum, Eka menyoroti pentingnya tata kelola keuangan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan langsung oleh kader dan masyarakat.

“Ke depan, bidang bendahara akan mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan riil perempuan di daerah, mulai dari pelatihan literasi keuangan, akses permodalan bagi UMKM perempuan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin kader PUAN dikenal karena kompetensinya dan dihormati karena kemandiriannya,” tegasnya.

Eka juga memberikan apresiasi terhadap visi kepemimpinan Ketua Umum PUAN, Farah Puteri Nabila, yang menekankan pentingnya membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.
“Perempuan tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi membutuhkan kesempatan.

Tugas kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola organisasi dapat menjadi peluang nyata bagi kader di daerah, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga hingga pengusaha perempuan yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2025–2030 turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Fatayat NU, dan Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN untuk memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi perempuan dalam berbagai lini kepemimpinan partai.

“Di PAN, yang mendominasi harus perempuan. Mulai dari tim sukses hingga pengambil kebijakan, perempuan harus berada di garda terdepan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran PUAN sebagai wadah perempuan PAN yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Metro

Sari W Pramono Resmi Dilantik Menjadi Pengurus DPP PUAN Periode 2026–2031, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta – Sari W Pramono resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam acara pelantikan pengurus yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dihadiri jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, kader PUAN dari berbagai daerah, dan sejumlah undangan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PUAN dalam memperkuat konsolidasi organisasi perempuan di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PAN, PUAN terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya perempuan, memperluas partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional.

Sari W Pramono yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan organisasi perempuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dalam kepengurusan DPP PUAN.

“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya siap bekerja bersama seluruh pengurus untuk membesarkan PUAN serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan Indonesia,” ujarnya usai pelantikan.

Menurut Sari, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Karena itu, keberadaan PUAN diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan kepemimpinan, serta berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, PAN melalui PUAN akan terus memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang, berkiprah, dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan di berbagai sektor.

“Perempuan Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa. Saya berharap PUAN dapat menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan mampu melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2026–2031 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke daerah serta menjalankan berbagai program yang fokus pada pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan bergabungnya Sari W Pramono dalam jajaran pengurus DPP PUAN, diharapkan organisasi tersebut semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.
“PUAN Maju, Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera.”

Continue Reading

Metro

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PUAN Periode 2026–2031, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta, 19 Juni 2026 – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi melantik jajaran Pengurus Pusat Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Balai Sarbini, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi sayap perempuan PAN dalam memperkuat konsolidasi dan memperluas peran perempuan di berbagai sektor pembangunan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, anggota legislatif, serta kader PUAN dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial harus terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Karena itu, PUAN harus hadir sebagai organisasi yang mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga berharap kepengurusan PUAN periode 2026–2031 dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi keluarga.

Pelantikan pengurus baru ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengucapan ikrar pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk menjalankan
program-program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PUAN Farah Puteri Nahlia, B. A., M. Sc. yang baru dilantik menyampaikan bahwa organisasi akan fokus pada pengembangan kapasitas perempuan, pendampingan UMKM, pendidikan politik, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, PUAN diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia, sekaligus mendukung visi PAN dalam mewujudkan masyarakat yang adil, maju, dan sejahtera.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta tamu undangan yang hadir sebagai simbol dimulainya masa bakti PUAN periode 2026–2031.

Continue Reading

Trending