Connect with us

Metro

PT Citra Putra Reality TBK Gelar Publik Ekspose 2023

Published

on

Jakarta – PT Citra Putra Reality TBK Menggelar Publik Ekspose 2023 di Hotel Kuningan Jakarta 23/11/23. Rapat PE ini di pimpin oleh Direktur Utama Ibu Nany Adriani dan Direktur Beni Hendrawan memberikan paparan materi PE dihadapan Calon Pemegang saham, wartawan dan peserta undangan lainnya.

Bila berbicara mengenai hotel, tidak akan jauh dari pertanyaan berapa tingkat hunian kamar dan harga rata-rata kamar.

Oleh karena itu berikut sudah kami sajikan tingkat hunian kamar serta harga kamar rata-rata untuk periode September 2022 sampai dengan September 2023.

Tingkat hunian kamar (occupancy rate) The Stones Hotel mengalami kenaikan sejak September 2022 sebesar 48,10% dan diakhir tahun 2022 menjadi 54%. Tren positif ini masih terus beranjut sampai dengan Septembet 2023 yang mencatatkan occupancy rate sebesar 71,10%.

Seiring dengan membaiknya occupancy rate dan perekonomian paska pandemi Covid-19, harga kamar rata-rata (Average room/ARR) The Stones Hotel juga mengalami kenaikan. Terlihat pada September 2022 ARR mencapai 1,11 juta Rupiah dan pada akhir tahun 2022 mencapai 1,27 juta Rupiah. Pada tahun 2023 atau sampai dengan Septembet 2023, ARR sudah mencapai 1,75 juta Rupiah.

Berikit adalah struktur Perseroan periode September 2023, pemegang saham pengendali Perseroan adalah PT. Citra Putra Mandiri dengan kepemilikan saham sebesar 1.998.750.000 lembar saham.

Perseroan memiliki 2 entitas anak yaitu PT. Citra Putra Thamrin yang sama-sama bergerak dibidang kesehatan. Pembahasan selanjutnya adalah struktur bisnis Perseroan. Perseroan saat ini memiliki 2 hotel, baik yang dimiliki secara langsung atau melalui entitas anak.

Hotel yang dimiliki Perseroan secara langsung adalah The Stones Hotel, hotel bintang 5 berlokasi di Bali tepatnya di Jl. Raya Pantai Kuta, Banjar Legian Kelod, Legian Bali dengan luas tanah 22.850m² dan luas bangunan 54.317m² dan memiliki total kamar sebanyak 308 kamar. Perseroan menggunakan Marriot International sebagai operator dari The Stones Hotel.

Selanjutnya adalah Clay hotel yang dimiliki oleh PT. Citra Putra Thamrin. Hotel Bintang 2 yang berlokasi di Jakarta tepatnya di Jl. Blora No. 20, Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat.

Dengan luas tanah 359m² dan luas bangunan 1.609m², memiliki kamar sebanyak 81 kamar. Berbeda dengan The Stones Hotel, Clay Hotel dioperasikan langsung oleh entitas anak Perseroan.
Dibandingkan dengan The Stones Hotel, occuancy rate Clay Hotel belum dapat menyamai pencapaian The Stones Hotel. Terlihat dari September 2022, occupancy rate mencapai 38,27% dan naik pada akhir tahun 2022 yaitu sebesar 43,68%. Di tahun 2023 atau sampai dengan September 2023 occupancy rate sudah mencapai 39,26%, occupancy rate saat ini lebih baik dibandingkan pada Septembet 2022.

Walaupun occupancy rate sampai dengan September 2023 ini masih di bawah akhir tahun 2022, namun ARR mengalami kenaikan di bandingkan tahun 2022. Sampai dengan September 2023, sudah mencapai 249 ribu rupiah jauh lebih tinggi dibandingkan September 2022 yaitu sebesar 237 ribu rupiah.

Dalam industri perhotelan, tamu yang menginap tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, melainkan juga berasal dari mancanegara. Data berikut menggambarkan sebaran asal negara para tamu yang menginap baik di Stones Hotel maupun Clay Hotel.

Pada The Stones Hotel, sampai dengan September 2023 tercatat sebanyak 60.687 wisatawan baik dalam negeri ataupun mancanegara. 4 negara yang paling mendominasi jumlah tamu sampai dengan September 2023 diurutan pertama adalah warga negara Australia dengan jumlah tamu sebanyak 24 ribu wisatawan, diurutan kedua ditempati oleh Indonesia sebanyak 17 ribu wisatawan, urutan ketiga ditempati Amerika Serikat dengan wisatawan sebanyak 5 ribu dan diurutan keempat ditempati oleh India sebanyak seribu wisatawan. Selain keempat negara tersebut masih terdapat 11 ribu wisatawan mancanegara yang menginap di The Stones Hotel.

Pada Clay Hotel, sampai dengan September 2023, tercatat sebanyak 13.052 wisatawan baik dalam maupun luar negeri. 4 negara yang mendominasi jumlah tamu diantaranya adalah Indonesia sebanyak 12 ribu wisatawan, Malaysia dengan 181 wisatawan, China sebanyak 151 wisatawan, dan Jerman sebanyak 66 wisatawan.

Sisanya sebanyak 521 wisatawan berasal dari wisatawan mancanegara lainnya.

Masing-masing hotel memberikan kontribusi pendapatan bagi Perusahaan secara konsolidasian. Terlihat pada bagian berikut:Pada kuartal III 2023, total pendapatan Perusahaan secara konsolidasian adalah sebesar Rp159,78 miliar dengan kontribusi The Stones Hotrl sebesar Rp157,86 miliar atau 98,79% dari total pendapatan dan Clay Hotel sebesar Rp1,91 miliar atau 1,21% dari total pendapatan sedangkan, Pada kuartal III 2022, total pendapatan Perusahaan secara konsolidasian adalah sebesar Rp75,2 miliar dengan kontribusi The Stones Hotel sebesar Rp74,53 miliar atau 97,77% dari total pendapatan dan Clay Hotel sebesar Rp 1,67 miliar atau 2,23% dari total pendapatan. September 2023, sejalan dengan mulai membaiknya kondisi perekonomian paska pandemi Covid-19, Perusahaan juga mengalami dampak positif diantaranya mulai membaiknya kinerja hotel yang membuat Perusahaan memperoleh laba sehingga nilai ekuitas kembali positif diangkat Rp2,7 miliar.

Selanjutnya Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya, pada bagan terlihat pendapatan Perusahaan mengalami trend yang positif sejak September 2021 sampai dengan September 2023.

Pada September 2021 Perusahaan hanya mencatatkan Rp6,61 miliar pendapatan, terus meningkat pada September 2022 sebesar Rp75,2 miliar dan akhirnya pada September 2023 Perusahaan mencatatkan Pendapatan sebesar Rp159,78 miliar.

Pencapaian ini disebabkan sudah membaiknya kondisi perekonomian global paska pandemi covid-19 serta covid-19 sudah tidak lagi dijadikan pandemi sehingga para wisatawan baik dalam maupun luar negeri sudah dapat berwisata tanpa adanya batasan atau prosedur tertentu yang harus dijalankan.

Seiring dengan naiknya pendapatan, pasti juga mempengaruhi beban pokok pendapatan Perusahaan. Walau terlihat pada bagan semakin tahun beban pokok pendapatan mengalami kenaikan, kenyataannya Perusahaan berhasil melakukan efisiensi.

Jika kita bandingkan beban pokok pendapatan dengan Pendapatan pada tiap tahun, pada September 2023 beban pokok pendapatan hanya sebesar 50,83% dari total pendapatan, sedangkan pada tahun 2022 sebesar 70,83% dan pada 2021 sebesar 272,31%. Semakin kecilnya persentase tersebut menunjukkan bahwa Perusahaan telah berhasil memaksimalkan potensi pendapatannya serta mengefisiensi beban pokok pendapatan.

Pada September 2023 ini, Perusahaan sudah mengantongi laba sebelum pajak Rp10,44 miliar yang semula rugi Rp41,40 miliar pada September 2022 atau naik 125,23%.

Sedangkan pada Laba (Rugi) Komprehensif Perusahaan mengantongi laba Rp3,78 miliar pada September 2023 naik 111,57% dari September 2022 yang membukukan rugi komprehensif Rp32,05 miliar. Perusahaan diakhir tahun berkeyakinan bahwa The Stones Hotel akan membukukan pendapatan sebesar Rp212,15 miliar atau Clay Hotel sebesar Rp2,64 miliar.

Total aset Perusahaan pada September 2023 adalah sebesar Rp568,94 miliar.

Nilai aset Perusahaan mengalami penurunan yang cukup signifikan dari tahun 2022 yaitu sebesar Rp29,18 miliar atau 4,88%. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya pos aset pajak tangguhan diakibatkan oleh kompensasi kerugian pajak yang sudah kadaluarsa dan juga penyusutan atas aset tetap.

Liabilitas jangka pendek per 30 September 2023 mengalami penurunan sebesar Rp44,88 atau 20,54% dari 31 Desember 2022 dikarenakan adanya pembayaran utang Bank BRI yang juga merupakan salah satu syarat yang diminta oleh Bank BRi untuk dapat dilakukannya restrukturisasi pinjaman. Liabilitas jangka panjang mengalami kenaikan sebesar Rp11,99 atau 3,06% dari 31 Desember 2022.

Kenaikan ini disebabkan bertambahnya utang kepada pihak berelasi yang digunakan sebagai pembayaran sebagian utang Bank BRI. Secara keseluruhan total liabilitas per 30 September 2023 mengalami penurunan sebesar Rp32,88 miliar atau 5,49% dari 31 Desember 2022.

Total ekuitas mengalami naik turun sepanjang September 2022 sampai dengan September 2023. Pada September 2022 nilai ekuitas sebesar Rp7,3 miliar namun dikarenakan pada akhir tahun 2022 Perusahaan masih mengalami kerugian mengakibatkan nilai ekuitas turun sampai menjadi defisit Rp 1 miliar.

Continue Reading

Metro

Gelar Public Expose 2026, SAPX Express Mampu Mencetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Kondisi Makro Ekonomi

Published

on

By

Jakarta, – PT Satria Antaran Prima Tbk atau lebih dikenal sebagai SAPX Express (Perseroan) adalah perusahaan jasa pengiriman yang didirikan dan mulai beroperasi pada Tahun 2014 menyelenggarakan public expose (paparan publik) pada hari Rabu, 20 Juni 2026 di Park Hotel, Cawang, Jakarta.

Perusahaan kurir yang memiliki tagline #JagonyaCOD ini memiliki jaringan pengiriman ke seluruh destinasi di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia mengalami dinamika yang cukup signifikan. Tekanan terhadap daya beli masyarakat meningkat akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan energi, yang pada akhirnya melemahkan Indeks Keyakinan Konsumen dan memberikan pengaruh langsung terhadap aktivitas konsumsi di Sektor Ritel.

Namun demikian, perseroan mampu menjaga stabilitas kinerja operasional secara relatif baik. Segmen B2B menunjukkan ketahanan yang positif, terutama didorong oleh permintaan dari sektor perbankan, FMCG, serta para pelaku usaha yang mengandalkan layanan distribusi dan logistik terintegrasi yang disediakan Perseroan.

Sementara itu, meskipun terdapat perlambatan, transaksi dari marketplace dan e-commerce tetap menjadi penggerak utama permintaan layanan pengantaran. Untuk merespons kondisi pasar. Perseroan secara adaptif melakukan penyesuaian strategi operasional serta menjalankan program efisiensi biaya, sehingga kualitas layanan tetap terjaga dan daya saing operasional mampu dipertahankan.

Dari aspek finansial, perseroan mampu mempertahankan pendapatan dalam kondisi ekonomi yang menantang. Hal tersebut tercermin dari capaian pendapatan per tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp523,13 miliar dibandingkan Rp682,51 miliar di tahun 2024.

Perseroan mencatatkan total nilai aset sebesar Rp410,53 miliar di tahun 2025, meningkat 6,39% dibandingkan nilai aset tahun 2024 senilai Rp385,88 miliar. Laba Usaha mencetak pertumbuhan 29,72% dari Rp7,80 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp10,11 miliar pada tahun 2025. Laba Rugi Komprehensif Tahun Berjalan menurun 58,98% menjadi Rp9,56 miliar pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp23,30 miliar.

Kinerja positif perseroan sepanjang tahun 2025 turut memperoleh pengakuan dari berbagai mitra strategis dan pelaku industri.

Perseroan berhasil meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL, salah satu perusahaan logistik terkemuka di dunia, serta penghargaan The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, platform penyedia solusi terintegrasi yang mendukung pengembangan bisnis online dan UMKM di Indonesia. Selain itu, perseroan juga menerima penghargaan Operational Excellence dalam ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi bukti eksistensi perseroan di tengah ketatnya persaingan di industri kurir dan perekonomian Indonesia yang mengalami dinamika cukup signifikan.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2026 ini, perseroan memiliki 5 (lima) mata acara rapat sebagai berikut:1. Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan 2025 Perseroan, yang di dalamnya termasuk Laporan Direksi, Laporan Dewan Komisaris, Laporan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Laporan Keberlanjutan), dan Laporan Keuangan Perseroan Auditan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan informasi susunan Direksi dan Komisaris Perseroan, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukannya pada Tahun Buku 2025;
2. Persetujuan penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025;
3. Persetujuan penetapan gaji dan honorarium untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun 2026;
4. Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Tahun Buku 2026; dan
5. Persetujuan atas rencana Perseroan untuk memberikan jaminan atas seluruh atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan dalam rangka menjamin kewajiban dan/atau utang perseroan terkait dengan rencana pembiayaan perseroan di masa yang akan datang (termasuk namun tidak terbatas pada rencana penerbitan surat utang, fasilitas sindikasi dan/atau fasilitas bilateral yang diberikan oleh pihak lain termasuk bank, perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan infrastruktur (baik dari dalam negeri maupun luar negeri) yang akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Situasi bisnis yang semakin kompetitif juga disikapi dengan peningkatan kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan di lingkungan perseroan, tidak hanya sebagai pemenuhan tanggung jawab terhadap regulator dan peraturan perundang-undangan yang berlaku (regulatory driven).

Namun, penerapan Tata Kelola Perusahaan merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mengelola prospek keberlanjutan usahanya. jawab terhadap regulator dan peraturan perundang-undangan yang berlaku (regulatory driven). Namun, penerapan Tata Kelola Perusahaan merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mengelola prospek keberlanjutan usahanya.(Red)

Continue Reading

Metro

Proyek Ramah Lingkungan yang Terbengkalai, LKAP dan Ormas DPC IP-KI Kulon Progo Soroti Minimnya Anggaran Rawat LPJU Tenaga Surya

Published

on

By

KULON PROGO – karyapost.com,Lembaga Kajian dan Advokasi Publik (LKAP) Kulon Progo menyoroti banyaknya infrastruktur Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) berbasis tenaga surya yang kini dalam kondisi mati suri.

Hasil pantauan LKAP di berbagai titik strategis di Kulon Progo menunjukkan bahwa teknologi yang sejatinya ramah lingkungan tersebut justru terbengkalai dan beralih fungsi menjadi sekadar pajangan mati pada malam hari akibat rusaknya atau hilangnya komponen baterai penyimpan daya.

Ketua LKAP Kulon Progo sekaligus aktivis NGO senior, Priyo Santoso, S.H., mengungkapkan bahwa mayoritas proyek LPJU tenaga surya yang tersebar di wilayah Kulon Progo merupakan program stimulan dari Kementerian pusat dan Pemerintah Provinsi. Namun, program yang menelan biaya investasi besar tersebut kerap mengalami kendala pada aspek keberlanjutan dan manajemen pasca-proyek.

Menurut Priyo, program ini sebenarnya sangat baik dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi, aset bernilai tinggi tersebut kini terancam menjadi monumen mati apabila tidak dibarengi dengan peningkatan anggaran perawatan yang memadai dari pemerintah.

Oleh karena itu, LKAP mendesak adanya komitmen anggaran pemeliharaan yang proporsional agar aset negara tersebut tetap terjaga dan berfungsi optimal dalam melayani masyarakat.

Advokat sekaligus pengamat sipil tersebut juga menawarkan solusi konkret terkait desain pengadaan fasilitas publik serupa di masa mendatang.

“Jika anggaran perawatan dari pemerintah daerah maupun pusat dinilai terbatas, maka ke depan program ini harus didesain dengan sistem garansi pemeliharaan yang jauh lebih lama dan tidak hanya menerapkan pemeliharaan normatif yang pendek dari pihak kontraktor pelaksana. Harus ada jaminan keamanan teknis dan fungsi dalam jangka panjang sebelum aset tersebut diserahterimakan sepenuhnya kepada daerah,” ujarnya.

Selain mendesak adanya reformasi klausul kontrak kerja sama dengan pihak ketiga, LKAP Kulon Progo juga mendorong sinkronisasi anggaran perawatan antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Kementerian terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar pengadaan komponen baterai baru serta evaluasi sistem proteksi fisik kotak baterai dapat segera direalisasikan guna mencegah maraknya kasus pencurian di lapangan.

LKAP Kulon Progo menegaskan bahwa membiarkan jalanan lintas kabupaten dan pelosok desa gelap gulita akibat buruknya pemeliharaan sama saja dengan membuka peluang meningkatnya tindak kriminalitas serta kecelakaan lalu lintas yang mengancam keselamatan warga.

Priyo menggarisbawahi bahwa membeli teknologi merupakan perkara yang relatif mudah. Namun, yang membutuhkan komitmen dan kecerdasan kebijakan adalah bagaimana merawatnya secara berkelanjutan. Karena itu, LKAP memastikan akan terus mengawal isu ini hingga terdapat langkah konkret dari para pemangku kebijakan.

Sementara itu, Budi Legowo Santoso, Penasehat DPD PWMOI (Persatuan Wartawan Media Online Indonesia) Kabupaten Kulon Progo, bersama Riyanto, S.H., Sekretaris DPC IP-KI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) Kabupaten Kulon Progo, menyampaikan bahwa program tersebut sesungguhnya sangat bermanfaat bagi masyarakat Kulon Progo.

Menurut mereka, pemeliharaan dan perawatan menjadi faktor utama agar program LPJU berbasis tenaga surya dapat terus berkelanjutan. Mereka juga menyoroti sejumlah lokasi yang saat ini mengalami permasalahan karena lampu penerangan sudah mati atau tidak berfungsi, di antaranya:

Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih;
Kalurahan Pandowan, Kapanewon Galur;
Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur;
Kalurahan Tirtorahayu, Kapanewon Galur; dan beberapa wilayah lainnya.

Mereka berharap para pemangku kebijakan dapat memperhatikan aspirasi masyarakat sehingga program hibah LPJU tenaga surya dari Kementerian ESDM tersebut dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya demi mendukung keamanan, kenyamanan, dan aktivitas warga.

Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

Bawaslu DIY dan DPW NasDem DIY Gelar Silaturahmi: Perkuat Komunikasi dan Sinergi Menuju Pemilu Berkualitas

Published

on

By

Yogyakarta–karyapost.com, Di tengah dinamika politik nasional dan berbagai wacana perubahan sistem kepemiluan pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, komunikasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi semakin penting.

Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Silaturahmi antara Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta dengan DPW Partai NasDem DIY yang berlangsung di Kantor DPW Partai NasDem DIY, Jalan Kenari No. 4, Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai isu strategis kepemiluan, mulai dari pemutakhiran data partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), persiapan tahapan pemilu mendatang, hingga perkembangan regulasi pasca Putusan Mahkamah Konstitusi.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem DIY, Aulia Reza Bastian, menyampaikan bahwa saat ini NasDem DIY selesai revitalisasi organisasi hingga tingkat bawah sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan menghadapi pemilu mendatang.

Menurutnya, perubahan dan dinamika politik yang terus berkembang menuntut partai politik untuk selalu adaptif dan mempersiapkan diri lebih awal.

“Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk berdiskusi dan bertukar pandangan. Dengan komunikasi yang terbuka, partai politik dapat memperoleh informasi lebih awal sehingga mampu mempersiapkan diri secara lebih matang menghadapi berbagai kemungkinan perubahan regulasi maupun tahapan pemilu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu DIY, Drs. Mohammad Najib, M.Si., menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga oleh partai politik dan masyarakat sebagai pemilih. Oleh karena itu, kolaborasi yang sehat antara seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas.

Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam pendidikan politik masyarakat. Selain itu, profesionalisme organisasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta kesiapan administrasi melalui pemutakhiran data SIPOL menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang semakin matang.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu DIY sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Sutrisnowati, S.H., M.H., M.Psi., menjelaskan bahwa Bawaslu saat ini tengah menghimpun berbagai masukan dari partai politik sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pemilu dan masukan terhadap revisi Undang-Undang Pemilu yang sedang dibahas di tingkat nasional.

Bawaslu juga mengingatkan pentingnya kesesuaian antara data yang diinput dengan dokumen pendukung yang dimiliki partai. Beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian meliputi kepengurusan, keanggotaan, keterwakilan perempuan, alamat kantor, rekening partai, serta dokumen administrasi lainnya.

Bawaslu juga menekankan perlunya validasi data secara cermat dan koordinasi yang baik antara pengelola SIPOL di setiap tingkatan kepengurusan agar proses pemutakhiran berjalan lancar, akurat, dan tidak menimbulkan kendala pada saat tahapan verifikasi partai politik di masa mendatang.

Menanggapi berbagai hal yang disampaikan Bawaslu DIY, DPW Partai NasDem DIY melalui Sekretaris Bapilu, Abdul Razaq, menyatakan kesiapannya dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang. Saat ini NasDem DIY tengah melakukan konsolidasi organisasi dan pemutakhiran data kepengurusan serta keanggotaan hingga tingkat DPD, DPC, dan DPRt.

Proses validasi data dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil di lapangan, termasuk pemenuhan keterwakilan perempuan, kelengkapan dokumen kepengurusan, serta pembaruan data dalam SIPOL.

NasDem DIY juga telah menyiapkan administrator SIPOL dan liaison officer (LO), guna memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu sesuai target yang ditetapkan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen NasDem DIY untuk menghadirkan organisasi partai yang semakin tertib, profesional, dan siap menghadapi seluruh tahapan demokrasi yang akan datang.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Bawaslu DIY dan DPW Partai NasDem DIY. Kedua pihak juga sepakat bahwa pendidikan politik, literasi kepemiluan, serta penguatan kualitas pemilih merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus ditingkatkan.

Lebih dari sekadar pertemuan formal, silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa demokrasi yang kuat lahir dari dialog yang terbuka, saling menghormati, dan semangat gotong royong dalam menjaga kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara. (ar)

Jurnalis: Abdul Razaq

Continue Reading

Trending