Connect with us

Metro

Safari Natal Amin 2023

Published

on

Jakarta – Ketua Steering Committee Pdt. Shephard Supit mengatakan Safari Natal Amin 2024 mengusung tema Kasih Membawa Damai.

“Kasih membawa Perubahan ” yang dikutip dari Roma 12:2,” ujar Supit.

Semangat Natal adalah semangat membawa perubahan. Mengapa perubahan? Karena di momen Natal ini kita sesame anak bangsa bisa saling mengasihi, mengingatkan, mendoakan satu sama lain dan saling menguatkan.

“Dengan semangat Natal, yang juga adalah semangat saling mengasihi, menguatkan, mengoreksi untuk kebaikan kita. Kita rindu adanya Perubahan kehidupan yang dimana dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan bangsa,” sambungnya.

Menurut dia, meskipun ada rivalitas dalam politik dan dalam pilpres, tetapi hal itu tidak akan mengurangi rasa hormat untuk saling menjaga dan saling memaruh belas kasih kepada satu sama lain.

“Sehingga dalam menghadapi Pemilu, memang ada rivalitas, namun tidak mengurangi kasih kita pada sesama, pada lingkungan dan masyarakat. Yang harus dijaga terus kesatuan & persatuannya, sambil berdoa supaya para penyelenggara pemilu jalankan fungsi dengan benar yangdisertai rasa takut akan Tuhan, supaya terhindar dari cobaan untuk berbuat curang yang pada gilirannya merugikan kita semua,” ucap Supit.

Ketua Organizing Committee (OC) Henry Husada.

Dr. Sonny Soeharso: Deputi Kristen Timnas Amin atau Tokoh Jateng Press Release 2Pdt. Shepard Supit: Ketua Steering Committee (SC) atau Tokoh Sulut Press Release 3Henry Husada: Ketua Organizing Committee (OC) atau Tokoh Kristen
dan Tianghoa 4. Press Release 3Daniel Tumbel: Deputi Agama Kristen atau Tokoh Kristen Jawa Timur Press Release 3Fridrik Makanlehi (Fritz Alor Boy): Sekretaris Organizing Committee
(OC) atau Tokoh Muda NTT
Ketua Deputi Katolik Timnas Amin, Sonny Soeharso Natal merupakan wujud kasih Tuhan Allah pada Manusia dengan mengutus Putera-Nya yang Tunggal yaitu Yesus Kristus-Sang Juru Selamat untuk menebus dosa-dosa manusia tanpa pandang latar belakang dan sejarahnya.

Indonesia negara yang berideologi Pancasila dan berkonstitusi UUD 1945 menjamin setiap WNI tuk memeluk dan mengekspresikan keyakinana keagamaannya.

Pasangan Capres AMIN adalah pasangan pemimpin masa depan Indonesia yang menjunjung tinggi kebhinnekatunggalikaan dan nilai-nilai luhur bangsa sebagai pengikat persatuan dan kesatuan negara kesatuan Reoublik Indoensia ( NKRI ) Pasangan AMIN berkomitmen bahwa dalan Masa kampanye Pemilu 2024 hingga saat
pencoblosan 14 Februari 2024 dan pasca pemilu suasana psikologis dan sosial masyarakat tetap terjaga rukun, damai, penuh kasih dan suka cita tanpa ada benih-benih kebencian dan dendam yang memicu perpecahan bangsa.

Kami dari Timnas AMIN khususnya kedeputian agama Kristen Protestan dan Kristen Katolik mohon dukungan Doa kepada seluruh Umat Kristen Pritestan dan Kristen Katolik, para pendeta, panatua, para Romo / pastor, diakon dan pro Diakon di seluruh Indonesia untuk mendoakan Indonesia dan Pasangan AMIN agar dapat menunaikan tugas negara ini
dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab.

Ketua Steering Committee Pat. Shephard Supit

Ketua Steering Committee Pdt. Shephard Supit mengatakan Safari Natal Amin 2024 mengusung tema Kasih Membawa Damai.

“Kasih membawa Perubahan ” yang dikutip dari Roma 12:2,” ujar Supit.

Semangat Natal adalah semangat membawa perubahan. Mengapa perubahan? Karena di momen Natal ini kita sesame anak bangsa bisa saling mengasihi, mengingatkan, mendoakan satu sama lain dan saling menguatkan.

“Dengan semangat Natal, yang juga adalah semangat saling mengasihi, menguatkan, mengoreksi untuk kebaikan kita. Kita rindu adanya Perubahan kehidupan yang dimana dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan bangsa,” sambungnya.

Menurut dia, meskipun ada rivalitas dalam politik dan dalam pilpres, tetapi hal itu tidak akan mengurangi rasa hormat untuk saling menjaga dan saling memaruh belas kasih kepada satu sama lain.

“Sehingga dalam menghadapi Pemilu, memang ada rivalitas, namun tidak mengurangi kasih kita pada sesama, pada lingkungan dan masyarakat. Yang harus dijaga terus kesatuan dan persatuannya, sambil berdoa supaya para penyelenggara pemilu jalankan fungsi dengan benar yangdisertai rasa takut akan Tuhan, supaya terhindar dari cobaan untuk berbuat curang yang pada gilirannya merugikan kita semua,” ucap Supit.

Ketua Organizing Committee (OC) Henry Husada

Ketua Organizing Committee (OC) Henry Husada mengatakan Safari Natal Amin dilakukan dengan cara yang berbeda yaitu dilakukan di berbagai daerah. Artinya menjangkau yang tidak dijangkau oleh orang lain.

“Safari Natal Amin merupakan salah satu konsep atau gagasan berbeda yang bentuk oleh orang Kristen, yang sedang mendukun Anies-Muhaimin (AMIN). Mengapa berbeda? Karena Safari Natal Amin akan dilakukan di beberapa daerah yaitu Jabodetabek, NTT, Papua, Maluku, Tengah, Manado, Jogja dan lainnya. Dengan adanya Safari Natal ini, kami akan menjangkau yang tidak terjangkau, ” sebut Henry.

la menjelaskan, tak hanya orang Kristen yang terlibat dalam kepanitiaan saja tetapi juga melibatkan agama lain seperti agama Islam, Hindu,Budha, Kong hucu dan sebagainya.

“Selain itu, selaku Ketua Panitia Nasional, kami juga melibatkan teman-teman dari agama lain untuk menjadi Panitia Safari Natal Amin, yaitu kami berencana meminang Ketua Panitia Safari Natal Amin Jabodetabek dari sodara-sodari dari muslim,” ujar pendukung fanatik Amin itu.

Ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah banyak hal termasuk melakukan keadilan atau kesetaraan kepada umat beragama maupun lainnya. Hal ini yang menjadi salah satu alasan konsep Safari Natal Amin ini diadakan oleh para pendukung AMIN yang beragam Kristen

“Terkhusus Pak Anies Baswedan, Ketika ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia sangat memperhatikan dan mengutamakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. kesetaraan dan pemerataan. Konsep keadilan ini yang dilakukan oleh Pak Anies kepada umat beragama khususnya umat Kristen ini merupakan salah satu terobosan yang baik dan berbeda,” pungkas tokoh Kristen itu.

Deputi Kristen Timnas Amin Daniel Tumbel salah satu bentuk wujud nyata kinerja Anies Baswedan yaitu memperhatikan keadilan atau kesetaran dan pemerataan kepada seluruh agama.

Deputi Kristen Timnas Amin Daniel Tumbe! mengatakan Anies sudah memberikan IMB kurang lebih 50 untuk pembangunan gereja di seputaran DKI Jakarta.Selain IMB, juga Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI).

“Anis sudah memberikan ijin bangunan gereja ke hampir 50 gereja juga ke ratusan gereja di DKI yaitu Bantuan Operasional Tempat Ibadah atau BOTI,” katanya.

Daniel mengatakan, Natal merupakan kelahiran Yesus Kristus di dunia, untuk membangun dan memperbaharui manusia.

“kehadiran Yesus Kristus ke dunia” itu adalah untuk membangun manusia dan memperbaharui manusia. Jadi, secara vertikal dan horisontal Tuhan sangat mengharapkan adanya nilai perubahan pada insan manusia yang sering mengalami kesalahan-kesalahan dalam hidup ini. Dengan harapan kepemimpinan Pak Anis dan Pak Imin sebagai capres-cawapres dapat terpilih dan dapat mengemban tugas mulia dari Tuhan Yang Maha Esa ini,” ujar Daniel.

Pada tahun 2020, Anies menambah dana BOTI yaitu sebanyak Rp 67,404 millar Diberikan kepada sebanyak 3.200 masjid, sebanyak 2.000 musala, sebanyak 1 379 gereja Protestan, sebanyak 19 vihara dan 19 pura/kuil/mandil. Lanjut, pada tahun 2021, bantuan dana BOTI naik menjadi Rp134,592 miliar. Dana tersebut dibagikan kepada sebanyak 3.200 masjid, sebanyak 2.000 musala, sebanyak 1.379 gereja Protestan dan sebanyak 29 vihara.

Pada tahun 2022, Anies menaikan anggaran untuk BOTI yaitu sebanyak Rp149,352 miliar. Dana-dana tersebut dibagikan kepada 3.200 masjid, sebanyak 3.000 musala, sebanyak 1.379 gereja Protestan, 29 sebanyak vihara dan sebanyak 15 pura/kuil/mandil.

Prestasi lain yang diberikan Anies kepada masyarakatnya yaitu pada Bulan September 2022, Mantan Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan Gereja Bethel Indonesia (GBI)

Jelambar Timur di Penjaringan, Jakarta Utara dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdl) Jemaat Yordan Gading Griya Lestari di Cilincing, Jakarta Utara.

Sehingga Safari Natal Amin ini, kami akan meyakinkan kepada publik bahwa Anies Baswedan — Muhaimin sangat peduli dan menghormati perbedaan serta mencintai toleransi antar umat bergama. Ke-Indonesian AMIN tak bisa diragukan dan dikuatirkan lagi. Isu yang beredar hanya permainan para buzzer bayaran yang tidak menyukai Anies Baswedan. Mereka menyebarkan informasi hoax demi menjatuhkan Anies Baswedan.

Intinya, melalui Safari Natal AMIN ini kami akan menjangkau yang tidak terjangkau dan mencari yang belum dicari, merangkul yang belum terangkul dalam AMIN serta kami akan pastikan ke masyarakat bahwa AMIN adalah pemimpin yang sangat peduli terhadap rakyat dan hanya AMIN yang bisa melakukan perubahan.

Turut hadir: Ketua Timnas Amin Marsekal TNI H. Muhammad Syaugi Alaydrus, S.Sos., M.M, Deputi Agama Islam….., Hindu, Budha, Kong Hucu, Juru Bicara Timnas Amin Indra Karismaji Sekretaris OC Fritz Alor Boy, Ketua Umum Berani Virda, Bidang Hukum Timnas Amin Benny Parapat.

Tokoh muda NTT, yang juga merupakan Sekretaris OC Fritz Alor Boy.

Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati pada bulan Desember setiap tahun di seluruh dunia. Dunia termasuk Indonesia mengakui bahwa Natal merupakan hari raya bagi umat Kristen. Natal dilakukan dalam rangka untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Selain itu, Natal merupakan salah satu momentum yang sedang di nanti-nantikan atau diirindukan oleh umat Kristen: umat Kristen sangat menjungjung tinggi maupun menghormati pelaksanaan perayaan Natal.

Bulan Desember adalah bulan dimana momentum penting adanya perayaan Natal dan berpapasan langsung dengan jadwal kampanye politik para calon presiden-calon wakil presiden 2024. Pada momentum Natal ini, para pendukung Anies — Muhaimin (AMIN) yang tergabung dalam beberapa komunitas, intansi, organisasi maupun launnya berkumpul-bersatu lalu bersepakat berencana mengadakan “Safari Natal Amin” di beberapa lokasi seperti di Jakarta, NTT, Manado, Maluku, Papua, Jawa Tengah dan Jogjakarta. Dengan maksud, dalam rangka menjelaskan ke publik bahwa AMIN adalah calon presiden-calon wakil presiden yang telah terbukti memperhatikan keadilan, kesetaraan dan pemerataan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tak hanya itu, AMIN merupakan pemimpin yang sangat mencintai dan menghargai perbedaan keanekaragaman dan sangat menjungjung tinggi toleransi umat beragama.

Melalui Safari Natal AMIN ini, para pendukung AMIN yang beragama Kristen dan Katolik,yang juga sedang mendukung AMIN berencana akan melakukan program-program strategis seperti perayaan Natal, pelayanan kasih berupa aksi sosial dan lainnya kepada rakyat. Dengan adanya kegiatan ini sudah tentu para pendukung atau pengurus Safari Natal AMIN akan menjelaskan
kepada publik bahwa AMIN adalh pemimpin yang layak didukung untuk menjadi Presiden-Wakil Presiden Indonesia.

Dasar pemikiran AMIN sangat berpengalaman segala bidang termasuk bidang politik dan birokrasi. Selain itu, khsusunya Anies Baswedang, ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta banyak hal yang telah dilakukannya untuk mensejahterakan Masyarakat.

Keadilan dan pemerataan merupakan hal yang utama dan terpenting dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Pada kesempatan ini, Anies Baswedan telah berhasil mewujudnyatakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. la memberikan puluhan IMB kepada seluruh agama termasuk agama Kristen. meresmikan gereja, memberikan Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) kepada semua agama termasuk Kristen.

Pada tahun 2019 sebagaimana yang saya dapatkan melalui beberapa media atau timnya, pada zaman Anies Baswedan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan dana BOTI sebesar Rp87,552 miliar untuk diberikan kepada sebanyak 3.148 masjid dan 1.000.

Continue Reading

Metro

Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH, Pemerhati Pengusaha : Bahwa Kunci Menuju Masyarakat Adil dan Makmur Pembangunan Sumber Daya Manusia Bukan Semata Eksploitasi Sumber Daya Alam

Published

on

By

Jakarta — Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH, Pemerhati Pengusaha, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagaimana menjadi harapan besar pemerintahan Prabowo–Gibran hanya dapat tercapai apabila Indonesia berani melakukan pembenahan serius pada iklim usaha, sistem perpajakan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Nasional Komunitas Penggerak Potensi Indonesia (KOPSINDO) bertajuk “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur” yang digelar di Gedung Joeang 45, Jakarta, Rabu (11/02/26).

Dalam forum yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional itu, Dr. Rahmat menyoroti keberhasilan Vietnam yang mampu mencatat pertumbuhan ekonomi 8 persen. Menurutnya, Indonesia perlu realistis dan bercermin pada negara lain yang berhasil karena konsistensi kebijakan dan keberpihakan nyata terhadap dunia usaha.

“Kita sering bermimpi besar, tetapi pijakan kita belum cukup kuat. Pertumbuhan 8 persen itu mungkin, tapi dengan kondisi hari ini, jujur saja, berat,” ujarnya.

Kekhawatiran Pengusaha: Pajak dan Permodalan

Dr. Rahmat mengungkapkan, dari perspektif pelaku usaha, beban pajak dinilai masih sangat tinggi dan belum sepenuhnya mencerminkan keberpihakan terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UMKM). Ia menilai struktur perpajakan yang eksesif dapat menghambat ekspansi bisnis dan melemahkan daya saing.

Selain itu, akses permodalan yang digembar-gemborkan melalui berbagai skema kredit dinilai belum sepenuhnya menyentuh pelaku usaha riil. Program kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen, menurutnya, tetap memiliki tantangan administratif dan persyaratan jaminan yang tidak mudah dipenuhi UMKM pemula.

“Kalau inflasi riil dirasakan masyarakat di atas angka resmi, sementara bunga kredit 6 persen, margin usaha makin tergerus. Kapan UMKM bisa naik kelas?” tegasnya.

Ia juga menyoroti mahalnya biaya hidup dan disparitas daya beli dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, yang menurutnya menunjukkan adanya persoalan struktural dalam efisiensi ekonomi nasional.

Jangan Jadikan Program Rakyat Alat Politik

Dalam paparannya, Dr. Rahmat turut mengingatkan agar berbagai program strategis pemerintah, termasuk program berbasis desa dan koperasi, tidak menjadi alat sandera politik menjelang kontestasi 2029.

“Kita mendukung program-program Presiden yang banyak di antaranya sangat baik. Tapi jangan sampai pelaksana di lapangan atau pengusaha yang terlibat justru merasa tertekan atau khawatir dipolitisasi,” ujarnya.

Ia mengapresiasi pembaruan dalam KUHP dan KUHAP yang dinilai memberikan perlindungan hukum lebih baik, termasuk dalam aspek penyadapan dan upaya paksa, sehingga memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha.

Reformasi Politik dan Mentalitas

Dr. Rahmat juga menyinggung pentingnya reformasi mentalitas politik sejak di bangku organisasi kepemudaan. Ia menilai praktik transaksional dan orientasi kekuasaan yang terbentuk sejak mahasiswa berkontribusi pada kultur politik nasional hari ini.

“Perubahan harus dimulai dari mentalitas. Kalau sejak mahasiswa sudah terbiasa dengan popularitas dan jejaring kekuasaan, pola itu terbawa sampai ke atas,” katanya.

Menurutnya, batas antara aktivis dan pengusaha kini semakin kabur, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan melemahkan profesionalisme di kedua bidang.

Kunci Utama: Investasi Besar pada SDM

Menutup paparannya, Dr. Rahmat menekankan bahwa kunci menuju masyarakat adil dan makmur terletak pada pembangunan sumber daya manusia, bukan semata eksploitasi sumber daya alam.

Ia mencontohkan sistem pendidikan Malaysia dan Singapura yang agresif mendorong kualitas kampus hingga masuk 100 besar dunia, dengan dukungan pembiayaan dan standar akademik yang ketat.

“Suplai harta terbesar bangsa ini adalah manusia. Kalau SDM kita unggul, UMKM naik kelas, pengusaha baru lahir, maka pertumbuhan 8 persen bukan mimpi,” ungkapnya.

Ia berharap melalui KOPSINDO, lahir gagasan dan gerakan konkret untuk mengawal potensi bangsa secara kolaboratif dan konstruktif.

Continue Reading

Metro

Komunitas Penggerak Potensi Indonesia (KOPSINDO) menggelar Dialog Nasional sehari bertajuk “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur”

Published

on

By

Jakarta, 11 Februari 2026 – Komunitas Penggerak Potensi Indonesia (KOPSINDO) menggelar Dialog Nasional sehari bertajuk “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur” di Gedung Joeang 45, Jakarta, Rabu (11/02/26).

Acara ini menjadi momentum penting bagi KOPSINDO sebagai organisasi nasional yang baru berdiri dan siap menghimpun serta mengoptimalkan potensi bangsa lintas sektor. Dialog menghadirkan para narasumber kompeten dari berbagai bidang, yakni:

Dr. Andrinof Chaniago, M.Si – Pemerhati Ekonomi

Assoc. Prof. Dr. Ahmad Yani, SH, MH – Pemerhati Politik

Dr. Hamdan Zoelva, SH, MH – Pemerhati Hukum

Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH – Pemerhati Pengusaha

🎤 Moderator: H. Dudung Badrun, SH, MH

Ketua Umum Pimpinan Nasional KOPSINDO, Drs. Rambun Sumardi, AK, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa berdirinya KOPSINDO merupakan langkah konkret untuk menyatukan energi dan potensi masyarakat demi kemajuan bangsa.

“Berdirinya KOPSINDO adalah langkah awal untuk menyatukan potensi masyarakat. Kami ingin KOPSINDO menjadi rumah besar yang benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Rambun Sumardi.

Lebih lanjut, Rambun menekankan bahwa dialog ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi bagian dari komitmen moral dan kebangsaan dalam mengawal arah pembangunan nasional menuju 2026. Ia mengangkat filosofi “harapan” sebagai simbol kehidupan, optimisme, dan perbaikan berbangsa dan bernegara.

“Kekuatan harapan kita tertuju pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. KOPSINDO siap mendukung penuh misi dan program pemerintah sepanjang berpihak pada kepentingan rakyat serta terwujudnya masyarakat adil dan makmur,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang lahir dari semangat kolaborasi lintas sektor, KOPSINDO menargetkan perluasan jaringan hingga ke daerah dengan melibatkan akademisi, praktisi, pelaku usaha, serta komunitas masyarakat. Melalui langkah ini, KOPSINDO berharap program-program yang dilahirkan dapat menyentuh langsung kebutuhan rakyat dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan bangsa.

Dialog nasional ini menghasilkan berbagai pandangan strategis dari perspektif ekonomi, politik, hukum, dan kewirausahaan, yang diharapkan menjadi rekomendasi konstruktif bagi arah kebijakan nasional ke depan.

Menutup sambutannya, Rambun Sumardi mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi.
“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari kontribusi nyata kita untuk bangsa dan negara. Mari kita kawal harapan dengan kerja nyata,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Fajar Gora Advokat : Pentingnya Hukum Sebagai Panglima Tertinggi Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Published

on

By

Jakarta — Advokat Fajar Gora menegaskan pentingnya mengembalikan hukum sebagai panglima tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut ia sampaikan usai menghadiri Deklarasi Gerakan Merebut (Kembali) Kedaulatan Rakyat (GMKR) bersama para Jenderal Purnawirawan TNI, tokoh nasional, dan aktivis di Gedung Joeang 45, Jakarta, Selasa (10/02/2026).

Menurut Fajar Gora, kondisi penegakan hukum di Indonesia saat ini masih jauh dari rasa keadilan. Ia menyoroti praktik hukum yang dinilai “tajam ke bawah, tumpul ke atas”, sebuah realitas yang kerap ia jumpai sebagai praktisi hukum dalam menangani berbagai perkara, khususnya sengketa tanah.

“Sekarang kita banyak mengalami sendiri. Ada klien saya, Charlie Chandra, yang mengalami kriminalisasi dalam proses balik nama tanah setelah orang tuanya dipidanakan. Ini contoh nyata bagaimana hukum tidak lagi berpihak pada keadilan,” ujar Fajar.

Ia menilai, deklarasi GMKR menjadi momentum penting sebagai suara rakyat yang menyuarakan keresahan publik terhadap kondisi hukum nasional. GMKR secara tegas menyatakan Indonesia tengah berada dalam situasi Darurat Kedaulatan, di mana kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, hingga wilayah dinilai berada dalam cengkeraman oligarki.

“Yang kita harapkan sederhana, hukum kembali menjadi panglima. Sekarang justru sebaliknya, panglima yang jadi hukum. Ini berbahaya bagi masa depan negara,” tegas Fajar.

Fajar menekankan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi utama berdirinya sebuah negara. Tanpa kepastian dan keadilan hukum, ia pesimistis pembangunan dan investasi dapat berjalan dengan sehat.

“Kalau tidak ada kepastian hukum, jangan harap investor mau masuk, jangan harap pembangunan berjalan. Basis negara itu ada pada hukumnya,” katanya.

Sebagai kuasa hukum dalam berbagai perkara sengketa pertanahan, Fajar juga menyoroti proses peradilan yang menurutnya tidak transparan dan kerap mengabaikan fakta-fakta persidangan. Ia menyebut, upaya hukum mulai dari banding hingga kasasi sering kali tidak membuahkan keadilan substantif.

“Kami sudah berjuang dari pengadilan negeri, banding, hingga kasasi. Tapi hasilnya sering tidak mencerminkan rasa keadilan. Seperti berteriak di padang gurun, tidak ada yang mendengar,” ungkapnya.

Melalui GMKR, Fajar berharap perjuangan kolektif lintas elemen bangsa dapat menjadi jalan untuk merebut kembali kedaulatan rakyat dan memastikan hukum benar-benar berdiri di atas keadilan, bukan kepentingan segelintir elite.

“Saya sebagai praktisi hukum hanya berharap satu: ada kepastian hukum dan ada keadilan. Itu saja,” tutup Fajar Gora.

Continue Reading

Trending