Connect with us

TNI / Polri

Lanal Lhokseumawe Terima Kunjungan Kerja SKK Migas Wilayah Sumbagut Bersama Penasehat Ahli

Published

on

TNI AL, Aceh Utara,- Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe (Danlanal) Kolonel Laut (P) Andi Susanto beserta Perwira Stafnya menerima Kunjungan Kerja dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumbagut di Mako Lanal Lhokseumawe, Desa Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (17/01/2024).

Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga sekaligus untuk meningkatkan hubungan kerjasama SKK Migas Wilayah Sumbagut dengan TNI AL khususnya Lanal Lhokseumawe dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah kerja SKK Migas saat ini.

Danlanal Lhokseumawe mengungkapkan bahwa di wilayah kerjanya saat ini untuk potensial sumber daya migas sangat besar dan bila dibutuhkan pengamanan, Danlanal Lhokseumawe siap membantu untuk pengamanan laut.

“Migas merupakan penyumbang penghasilan negara yang besar, maka kami TNI AL khususnya Lanal Lhokseumawe akan ikut membantu keamanan dibidang kelautan agar kegiatan pelaksanakan kerja oleh SKK Migas dapat berjalan dengan lancar,” tutur Danlanal Lhokseumawe.

Terkait dengan pemberitaan yang berkembang bahwa di Aceh telah ditemukan beberapa titik sumur gas terbesar kepada RRI, Sebastian Julius sebagai Kepala Bagian Operasi SKK Migas Wilayah Sumbagut mengatakan bahwa isu yang berkembang itu tidak menutup kemungkinan, tetapi harus kita buktikan kembali saat dilakukan pengeboran.

“Soal isu tersebut kita harus buktikan kembali, karena ini hanya tahap awal saja pekerjaannya dan untuk melihat itu kita tidak bisa dengan mengebor satu sumur gas saja, memang tahun ini Indonesia mendapatkan lahan sumur gas besar, ada dua sumur besar yang ditemukan yang satu di Kalimantan dan satu lagi di Aceh tepatnya di Laut Andaman” terang Sebastian.

Sebastian juga mengungkapkan saat ini tahap awal sudah dalam pekerjaan dan ditargetkan tahun 2028, temuan gas tersebut sudah bisa untuk diproduksi.

Sementara itu, Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Keamanan Irjen Pol Drs. Bambang Priambodho bersama Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Kemaritiman Laksamana Pertama TNI Gendut Sugiono beserta rombongan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danlanal Lhokseumawe atas waktunya telah menerima kunjungan silaturahmi kerja dari SKK Migas.

Bambang menyebutkan dia bersama Sugiono ditugaskan oleh negara untuk mengamankan dan mengawasi jalannya kegiatan dari SKK Migas di Indonesia. Migas di Indonesia ini juga memberikan kontribusi yang besar bagi penerimaan negara.

Selain itu juga disampaikan bahwa kunjungan ini sangatlah penting mengingat wilayah kerja SKK Migas 50% berada di laut karena itu pentingnya koordinasi antara SKK Migas dan TNI Angkatan Laut. Kepala Bagian Operasi SKK Migas Wilayah Sumbagut ini juga menyampaikan, perlunya sinergitas bersama pihak Lanal Lhokseumawe dalam pengamanan di lingkungan kerja SKK Migas saat ini.

(Pen Lanal Lhokseumawe)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Gelar Apel KRYD Pasca Ops Ketupat Jaya 2026, 2.470 Personel Disiagakan

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3/2026) pukul 08.00 WIB. Apel tersebut dipimpin oleh Karoops Polda Metro Jaya Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika.

Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif pasca arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 H, dengan mengerahkan sebanyak 2.470 personel yang tergabung dalam berbagai satgas operasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD harus mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara profesional, tegas, dan humanis. “Seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sinergitas, serta hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di jalur arus balik, objek vital, serta lokasi wisata yang masih dipadati masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya memastikan pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 tetap berjalan optimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Continue Reading

TNI / Polri

Bagian Psikologi Polda Metro Jaya Melaksanakan Pendampingan Psikosisosial Personel POSPAM OPS Ketupat Tahun 2026

Published

on

By

Dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Kepolisian Ketupat Tahun 2026, Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pendampingan psikologi terhadap personel yang bertugas di Pos Pengamanan (POSPAM), Pos Pelayanan (POSYAN), maupun Posko Arus Mudik Lebaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kegiatan pendampingan psikososial ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan institusi Polri terhadap kesiapan dan ketahanan psikologis personel yang menjalankan tugas pengamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog. Dengan tujuan menjaga kesiapan mental, stabilitas emosi, serta kesehatan psikologis personel selama menjalankan tugas pengamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H. Personel POSPAM memiliki beban tugas yang cukup tinggi, baik dari segi jam kerja, tuntutan pelayanan masyarakat, maupun dinamika situasi di lapangan, sehingga memerlukan perhatian khusus dari aspek psikologis.

Tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya melaksanakan pendampingan secara langsung di 20 lokasi dengan rincian 13 POSPAM, 5 POSYAN, 2 Posko Arus Mudik yaitu sebagai berikut: Pospam Masjid Istiqlal Polsek Sawah Besar, Pospam Polsek Duren Sawit, Pospam SGC Polsek Cikarang Utara, Pospam Bundaran HI Polsek Menteng, Pospam Pulo Gebang, Posyan Polsek Jatinegara, Posko Mudik Lebaran Kemen PU 2026/1447, Posyan Polsek Ciracas, Posyan Stasiun KA Senen Polsek Senen, Posyan Polsek Cipayung, Pospam Gading Serpong Kelapa Dua, Pospam Polsek Metro Setiabudi, Pospam Medan 9, Posyan Terminal Penumpang Nusantara Pura (Pelni), Pospam Danau Sunter, Pospam KA Stasiun Gambir, Pospam Gedung Joeang Tambun, Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Balik Wilkum Polres Metro Bekasi, Pospam Pintu Taman Mini Polres Metro Jakarta Timur, Pospam Batas Kedungwaringin Karawang. Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pendampingan kepada petugas POSYAN, memberikan motivasi serta memberikan teknik pernafasan agar lebih merasa tenang saat berdinas.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan psikososial ini merupakan langkah preventif dan proaktif untuk memastikan personel tetap berada dalam kondisi psikologis yang stabil dan siap melaksanakan tugas. “Pendampingan ini bertujuan untuk membantu personel mengelola tekanan kerja, mencegah kelelahan mental, serta meningkatkan ketahanan psikologis agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Operasi Kepolisian Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang menitikberatkan pada pelayanan dan pengamanan masyarakat. Oleh karena itu, selain kesiapan fisik, sarana prasarana, dan kemampuan teknis, kesiapan psikologis personel menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan operasi serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan pendampingan psikologi ini, diharapkan personel Ops Ketupat Tahun 2026 Polda Metro Jaya dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas, serta mampu menjaga stabilitas emosi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir potensi stres kerja, kelelahan mental, maupun gangguan psikologis lainnya selama masa operasi.

Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan psikososial secara berkelanjutan kepada personel Polri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dibalik mudik yang lancar, kamtibmas yang terkendali ada aspek kesehatan mental yang perlu dijaga, agar petugas Polri memberi pelayanan prima Polri kepada masyarakat terus berlanjut. Polri tidak hanya hadir memberi jaminan keamanan namun juga hadir untuk memastikan kesehatan mental terus terjaga.

Continue Reading

TNI / Polri

Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.

Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.

“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.

Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.

“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.

Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.

Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.

Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.

Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.

Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.

Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah.

Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.

Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.

Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Continue Reading

Trending