Connect with us

Metro

Gerakan Srikanda Indonesia Raya (GESIRA) Gelar Deklarasi Dukungan Prabowo-Gibran Capres & Cawapres 2024-2029

Published

on

Jakarta, 31 Januari 2024 – Gerakan Srikanda Indonesia Raya (GESIRA) Mengadakan Deklarasi Dukungan Prabowo-Gibran Sebagai Capres & Cawapres 2024-2029 serta diadakan Dialog Bertema “Peran Kacang Koro Bagi Ibu Hamil, Mpasi, Cegah Stunting Untuk Indonesia Emas 2045″ di Kediaman Rumah Prabowo Subianto Kertanegara Jakarta pada hari Rabu, 31 Januari 2024.

Dalam Dialog Peran Kacang Koro dihadiri narasumber ; Grace Taliwongso Nelwan (Ketum GESIRA), Mulyadi Atma (CEO Teluria), Dr. Ndung S. Durjati MSC., SPGI IBCLC, DPH (Program Perempuan Pintar), Dr. Jan Maringka SH MH (Ketua Dewan Pembina PAPTAKI).

Grace Taliwongso Nelwan sebagai Ketua Srikandi Indonesia Raya menjelaskan dihadapan TKN Prabowo-Gibran, pendukung dan Media Elektronik bahwa dirinya sudah dari 2012 memperkenalkan kacang koro kepada Pak Prabowo Subianto bersama relawan saya waktu itu Srikandi Gardu Prabowo bersama Bang Sugiono.

Tapi selang berkembangnya saya membuat gerakan Srikandi Indonesia Raya karena pada saat itu Bang Sugiono mengatakan apabila kita sudah mulai meluas, kita boleh membuat satu relawan yang benar-benar mendukung 08.

Jadi ditahun 2012 saya keliling untuk seminar perempuan pintar dan juga memberikan edukasi kepada petani tentang kacang koro. Saya juga punya produk satu lagi yaitu singkong untuk bahan baku bio etanol.

Puji Tuhan sampai saat ini kacang koro yang saya bawa dari 2007 awal yang sebenarnya. Sampai saat ini berkembang dengan pesat. Mungkin teman-teman relawan dan juga dari TKN bisa melihat saya memberikan satu baliho disini. Ini sebagian kegiatan saya di seluruh Indonesia.

Saya sudah ada di 25 Provinsi, sudah ada di ratusan Kabupaten untuk budidaya kacang koro. Mungkin teman-teman akan berpikir kenapa saya bawa kacang koro. Saya ingin menunjukkan gambar ini bahwa seragam saya coklat artinya tanah, dan kemeja putih yaitu kesucian.

Tapi yang pasti saya mempunyai satu gerakan yang mana saya ingin dari dulu Pak Prabowo jadi Presiden. Semenjak saya ikut HKPI makanya saya bergerak di pertanian.

Tapi teman-teman harus tahu walaupun saya bergerak di pertanian itu hak saya sebagai rakyat Indonesia memilih Pak Prabowo. Juga saya selalu turun untuk petani Indonesia dan untuk perempuan seluruh Indonesia.

Saya yakin kalau perempuan atau petani sejahterah dan perempuan sehat itu akan menciptakan anak-anak cerdas. Kacang koro itu adalah 1 fungsi dengan kedelai yang kita bisa buat pangan yaitu tempe, tahu, susu, tepung, yoghurt dan banyak sekali turunan kacang koro ini. Saya lihat ada 1 program Bapak yaitu makan dan minum susu yang diberikan kepada rakyat, agar anak Indonesia cerdas.

Didalam kacang koro ini ada sangat tinggi asam folat dan lain-lain yang cocok untuk Ibu Hamil dan Balita serta Asi dan MP-Asi. Saya deklarasi juga di Hari Gizi Nasional 31 Januari 2024, saya ingin membuat satu m gebrakan dimana kita harus peduli kepada MP-Asi. Karena MP-Asi akan menciptakan bayi-bayi sehat dari perut.

Saya mohon kepada TKN untuk menyampaikan aspirasi kami sebagai pembudidaya kacang koro dan sebagai pemberdaya perempuan. Sekiranya diperhatikan para petani. Terlebih petani Ibu-ibu yang bisa disegala lini. Agar anaknya lahir juga mau jadi petani.

Kalau dilihat orangtua petani tidak sejahtera, anak-anaknya juga tidak mau jadi petani. Saya ingin petani sejahterah dan sukses agar anaknya mau mengikuti jejaknya menjadi petani,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Published

on

By

Jakarta, 4 April 2026 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta menggelar kegiatan Silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (4/4/2026) dengan penuh khidmat dan kehangatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus, anggota, serta masyarakat luas setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Muhammadiyah DKI Jakarta menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan silaturahmi ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkemajuan.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan rangkaian kegiatan seperti tausiyah, ramah tamah, serta doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam ajaran Islam.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah DKI Jakarta berharap silaturahmi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Metro

Korban Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Orang Tua Tuntut Keadilan

Published

on

By

Jakarta — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai dua anak saat kegiatan sekolah di Gresik pada Desember 2025 terus menuai sorotan. Orang tua salah satu korban, Dewi Murniati, mendesak adanya kejelasan tanggung jawab dan penegakan hukum atas insiden yang diduga melibatkan latihan tembak satuan Marinir TNI AL di Karangpilang, Surabaya.

Dewi Murniati, ibu dari Darrell Fausta Hamdani (14), menyampaikan kronologi kejadian kepada awak media di Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, saat dua siswa tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah di Gresik. Tiba-tiba, keduanya diduga terkena peluru nyasar.

“Anak kami menjadi korban saat berada di lingkungan sekolah. Ini sangat kami sesalkan dan kami menuntut kejelasan serta keadilan,” ujar Dewi.

Menurutnya, setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. Dalam proses itu, pihak yang mengaku sebagai perwakilan satuan sempat menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.
Namun,

Dewi mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Ia menyebut, keluarga sempat diminta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta tidak melaporkan insiden tersebut ke publik.

“Kami diminta untuk tidak melaporkan dan tidak memviralkan kejadian ini. Tapi bagi kami, ini menyangkut keselamatan anak dan harus ada pertanggungjawaban jelas,” tegasnya.
Operasi Sempat Tertunda

Dewi juga menyoroti proses medis yang dialami anaknya. Ia menyebut, operasi pengangkatan peluru sempat mengalami penundaan selama beberapa jam akibat adanya perdebatan terkait fasilitas kamar perawatan.

“Operasi yang seharusnya segera dilakukan justru tertunda. Bahkan setelah operasi, ada pihak yang meminta peluru yang diambil untuk diserahkan, padahal itu adalah barang bukti,” ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya mengganggu proses penyembuhan korban, tetapi juga berpotensi menghambat proses hukum.

Upaya Mediasi Mandek

Pihak keluarga mengaku telah menempuh jalur mediasi dengan perwakilan satuan pada Januari 2026. Namun, upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil karena sejumlah pertanyaan penting tidak mendapatkan jawaban.

Di antaranya terkait evaluasi latihan tembak, tanggung jawab atas korban, serta jaminan masa depan anak yang mengalami trauma dan luka fisik.

“Tidak ada kejelasan. Bahkan kami justru mendapat kesan seolah-olah kesedihan kami ditukar dengan kompensasi,” ungkapnya

Continue Reading

Metro

Public Expose Tahun Buku 2025: Perseroan Fokus pada Efisiensi dan Penguatan Kinerja di Tengah Tantangan Bisnis

Published

on

By

Jakarta – Harus diakui, tahun 2025 merupakan periode sarat dengan berbagai kesulitan bagi Perseroan. Kami dihadapkan pada kondisi yang lebih berat dibandmgkan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena kesulitan dalam memenangkan proyek-proyek berskala besar melalui proses tender. Meskipun demikian, kami teguh dalam mempertahankan kelangsungan operasional dan berupaya keras untuk meningkatkan performa Perseroan di waktu yang akan datang.

Menghadapi situasi ini, Perseroan mengalami kesulitan dalam memperoleh proyek-proyek baru. Meskipun kami terus berupaya meningkatkan kualitas proposal dan memperluas jaringan untuk mencari peluang, persaingan yang semakin ketat dan kriteria tender yang lebih selektif menjadi tantangan yang sulit dihadapi.

Perseroan tidak mendapatkan proyek baru pada tahun 2025. Tentu saja ini mempengaruhi kinerja Perseroan, baik dari sisi pendapatan maupun operasional Meskipun demikian, kami terus berupaya menjaga stabilitas finansial dengan langkah-angkah efisiensi biaya dan pengelolaan sumber daya yang lebih bijak.

Meskipun pada periode ini Perseroan belum mencatatkan pendapatan bersih maupun laba bruto, langkah strategis manajemen dalam melakukan efisiensi operasional telah membuahkan hasil yang positif Perseroan berhasil menekan rugi tahun berjalan secara signifikan, dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,59 miliar. Sejalan dengan itu, rugi komprehensif juga mengalami penurunan dari Rp4,97 miliar menjadi Rp2,60 miliar.

Per 31 Desember 2025, Perseroan tetap mempertahankan posisi keuangan dengan total aset sebesar Rp72,21 miliar. Kepercayaan diri terhadap prospek masa depan terus dijaga dengan memaksimalkan potensi internal dan menciptakan inovasi jasa yang relevan dengan kebutuhan pasar. Inovasi ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan masyarakat terhadap Perseroan.

Continue Reading

Trending