Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Hadiri Penandatanganan Pakta Integrasi Penerimaan Calon Taruna Akademi TNI TA. 2024

Published

on

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T. M.Sc., M.Tr. Hanla., menghadiri Penandatanganan Pakta Integrasi Penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TNI TA. 2024, bertempat di GOR Saparua, Jalan Banda, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Minggu (28/04/2024).

 

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut dalam rangka penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TA. 2024 sehingga diadakan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Calon Taruna Akademi, pelaksanaan tersebut dipimpin langsung Pangdam III/Slw Mayjen TNI Mohammad Fadjar, M.PICT., selaku Ketua Paselinda Bandung Penerimaan Calon Taruna Akademi di wilayah Kodam III/Slw.

 

Turut hadir Panselinda Pangdam III/SLW, Danlanal Bandung, Aspres Kasdam III/SLW, Kadispres Lanud, Pasiminlog Lanal, Karumkit Tingkat II Dustira Kesdam III/SLW, Kaajendam III/SLW, Pasiminpres Lanal, Kasubsidikpres Lanud, Asintel Kasdam III/SLW, Pasiintel Lanal, Kaintel Lanud, Kajasdam III/SLW, Kasibinjaskemil Lanud, Irdam III/SLW, dan Sekretaris Itdam III/SLW.

 

Penerimaan Calon Taruna Akademi TNI TA. 2024 memiliki dasar kepada Perpang TNI No. 61 Tahun 2023 tentang Diapra Sukarela TNI, Surat Panglima TNI No. B/734/II/2024 tanggal 21 Februari 2024 tentang Penunjukan Panselinda Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024, Sprin Kasad No. Sprin/795/II/2024 tanggal 29 Februari 2024 tentang Perintah Penunjukan Sebagai Panitia Panselinda Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024, Hasil Rakor Finalisasi Renlakgiat Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024 di Spers Mabes TNI.

 

(Pen Lanal Bandung)

 

Persyaratan Umum Pria, bukan anggota/mantan Prajurit TNI/Polri atau PNS TNI, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri, menganut salah satu dari 6 Agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan, memiliki tinggi badan min 163 cm serta memiliki berat badan ideal, berumur paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan DIK 1 Agustus 2024 (tidak ada batas bawah) usia, Minimal SMA/MA Jurusan IPA/Kurikulum Merdeka.

 

Alokasi Taruna Akademi TNI 2024 Kodam III/Slw sebanyak 795 orang yang terdiri dari TNI AD 431 orang, TNI AL 214 orang, TNI AU 150 orang mendasar kepada Surat Panglima TNI Nomor B/112/III/2024 Tgl. 19 Maret 2024 Tentang Perubahan Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2024 Surat Kasad Nomor B/1167/III/2024 Tgl. 21 Maret 2024, Surat Kasad Nomor B/1167/III/2024 Tgl 21 Maret 2024 Tentang Saran & Perubahan Alokasi Taruni dialihkan menjadi alokasi Taruna Akademi TNI TA 2024, catatan tidak ada alokasi Taruna IPS dan Taruni.

 

Tahap Seleksi Tingkat Daerah, Pendaftaran dan Validasi terhitung sejak 22 Maret s/d 21 April 2024, Min lanjutan 29 April s/d 1 Mei 2024, TKD 2 & 3 Mei 2024, PSI 6 & 10 Mei 2024, Kes I 17 & 22 Mei 2024, JAS 24 & 31 Mei 2024, MI 3 & 8 Juni 2024, KES II 10 & 15 Mei 2024, Pantukhirda 20 Juni 2024, sementara untuk pengumuman Pantukhirda pada tanggal 21 Juni 2024.

 

Pada kesempatan tersebut Mayjen TNI Mohammad Fadjar menyampaikan, hidup adalah perjuangan apapun harus diperjuangkan dan menjalankan proses di dalam hidup masing-masing. Harus mengerti dan memaknai jalan hidup, di saat lulus murni, maka Tuhan memilih jalan hidup untuk bergabung untuk menjadi prajurit TNI.

 

“Jika tidak lulus pun jangan menjadi tertutup, tetap yakin dan berusaha, jika memang bukan jalan hidupnya, kita jalani jalan hidup yang lainnya yang lebih bermanfaat. Jangan memaksakan diri, dengan cara masuk yang tidak tepat dan berharap bisa merubah jalan hidup yang nantinya malah tidak berkah pada saat bergabung menjadi TNI,” jelas Pangdam.

 

Lebih lanjut, ada beberapa hal yang harus dijelaskan pada semua Catar, diantaranya adalah mekanisme yang harus bisa di akses, pahami oleh seluruh peserta yang akan ikut seleksi, setelah memahami maka menjadwalkan dengan baik kegiatannya, jangan sampai ada mis satu jam saja karena itu akan merugikan. Jadi dipahami kemudian menjadwalkan itu bukan hanya seleksi aja akan tetapi dari hari sebelum sudah menjadwalkan (mempersiapkan diri).

 

“Pada intinya, mekanisme yang sudah dijelaskan harus di pahami oleh seluruh peserta yang ikut seleksi, kegiatan seleksi ini di tanggung oleh negara dan akuntabilitasnya harus bisa di pertanggungjawabkan dan sangat munstahil bisa percaya kepada satu atau dua orang anggota TNI yang menganggap bisa membawa putra anda lolos seleksi juga jangan tergiur atau termakan oleh isu dengan menyerahkan uang agar bisa meluluskan sidang. Tak lupa juga kami mengucapkan selamat mengikuti seleksi dan kita do’akan agar seleksi berjalan dengan lancar serta para Catar diberikan kesehatan,” tandas TNI Mayjen TNI Mohammad Fadjar tutup sambutannya. (Pen Lanal Bandung).TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T. M.Sc., M.Tr. Hanla., menghadiri Penandatanganan Pakta Integrasi Penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TNI TA. 2024, bertempat di GOR Saparua, Jalan Banda, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Minggu (28/04/2024).

 

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut dalam rangka penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TA. 2024 sehingga diadakan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Calon Taruna Akademi, pelaksanaan tersebut dipimpin langsung Pangdam III/Slw Mayjen TNI Mohammad Fadjar, M.PICT., selaku Ketua Paselinda Bandung Penerimaan Calon Taruna Akademi di wilayah Kodam III/Slw.

 

Turut hadir Panselinda Pangdam III/SLW, Danlanal Bandung, Aspres Kasdam III/SLW, Kadispres Lanud, Pasiminlog Lanal, Karumkit Tingkat II Dustira Kesdam III/SLW, Kaajendam III/SLW, Pasiminpres Lanal, Kasubsidikpres Lanud, Asintel Kasdam III/SLW, Pasiintel Lanal, Kaintel Lanud, Kajasdam III/SLW, Kasibinjaskemil Lanud, Irdam III/SLW, dan Sekretaris Itdam III/SLW.

 

Penerimaan Calon Taruna Akademi TNI TA. 2024 memiliki dasar kepada Perpang TNI No. 61 Tahun 2023 tentang Diapra Sukarela TNI, Surat Panglima TNI No. B/734/II/2024 tanggal 21 Februari 2024 tentang Penunjukan Panselinda Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024, Sprin Kasad No. Sprin/795/II/2024 tanggal 29 Februari 2024 tentang Perintah Penunjukan Sebagai Panitia Panselinda Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024, Hasil Rakor Finalisasi Renlakgiat Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akademi TNI TA. 2024 di Spers Mabes TNI.

 

(Pen Lanal Bandung)

 

Persyaratan Umum Pria, bukan anggota/mantan Prajurit TNI/Polri atau PNS TNI, tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri, menganut salah satu dari 6 Agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan, memiliki tinggi badan min 163 cm serta memiliki berat badan ideal, berumur paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan DIK 1 Agustus 2024 (tidak ada batas bawah) usia, Minimal SMA/MA Jurusan IPA/Kurikulum Merdeka.

 

Alokasi Taruna Akademi TNI 2024 Kodam III/Slw sebanyak 795 orang yang terdiri dari TNI AD 431 orang, TNI AL 214 orang, TNI AU 150 orang mendasar kepada Surat Panglima TNI Nomor B/112/III/2024 Tgl. 19 Maret 2024 Tentang Perubahan Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2024 Surat Kasad Nomor B/1167/III/2024 Tgl. 21 Maret 2024, Surat Kasad Nomor B/1167/III/2024 Tgl 21 Maret 2024 Tentang Saran & Perubahan Alokasi Taruni dialihkan menjadi alokasi Taruna Akademi TNI TA 2024, catatan tidak ada alokasi Taruna IPS dan Taruni.

 

Tahap Seleksi Tingkat Daerah, Pendaftaran dan Validasi terhitung sejak 22 Maret s/d 21 April 2024, Min lanjutan 29 April s/d 1 Mei 2024, TKD 2 & 3 Mei 2024, PSI 6 & 10 Mei 2024, Kes I 17 & 22 Mei 2024, JAS 24 & 31 Mei 2024, MI 3 & 8 Juni 2024, KES II 10 & 15 Mei 2024, Pantukhirda 20 Juni 2024, sementara untuk pengumuman Pantukhirda pada tanggal 21 Juni 2024.

 

Pada kesempatan tersebut Mayjen TNI Mohammad Fadjar menyampaikan, hidup adalah perjuangan apapun harus diperjuangkan dan menjalankan proses di dalam hidup masing-masing. Harus mengerti dan memaknai jalan hidup, di saat lulus murni, maka Tuhan memilih jalan hidup untuk bergabung untuk menjadi prajurit TNI.

 

“Jika tidak lulus pun jangan menjadi tertutup, tetap yakin dan berusaha, jika memang bukan jalan hidupnya, kita jalani jalan hidup yang lainnya yang lebih bermanfaat. Jangan memaksakan diri, dengan cara masuk yang tidak tepat dan berharap bisa merubah jalan hidup yang nantinya malah tidak berkah pada saat bergabung menjadi TNI,” jelas Pangdam.

 

Lebih lanjut, ada beberapa hal yang harus dijelaskan pada semua Catar, diantaranya adalah mekanisme yang harus bisa di akses, pahami oleh seluruh peserta yang akan ikut seleksi, setelah memahami maka menjadwalkan dengan baik kegiatannya, jangan sampai ada mis satu jam saja karena itu akan merugikan. Jadi dipahami kemudian menjadwalkan itu bukan hanya seleksi aja akan tetapi dari hari sebelum sudah menjadwalkan (mempersiapkan diri).

 

“Pada intinya, mekanisme yang sudah dijelaskan harus di pahami oleh seluruh peserta yang ikut seleksi, kegiatan seleksi ini di tanggung oleh negara dan akuntabilitasnya harus bisa di pertanggungjawabkan dan sangat munstahil bisa percaya kepada satu atau dua orang anggota TNI yang menganggap bisa membawa putra anda lolos seleksi juga jangan tergiur atau termakan oleh isu dengan menyerahkan uang agar bisa meluluskan sidang. Tak lupa juga kami mengucapkan selamat mengikuti seleksi dan kita do’akan agar seleksi berjalan dengan lancar serta para Catar diberikan kesehatan,” tandas TNI Mayjen TNI Mohammad Fadjar tutup sambutannya. (Pen Lanal Bandung).

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad: Kejurnas Judo Piala Kasad XVI 2026 Pecahkan Rekor Jumlah Peserta

Published

on

By

CILODONG, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengungkapkan bahwa Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 berhasil mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraannya dengan melibatkan 1.424 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kasad yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) usai menutup Kejurnas Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 di GOR Kartika, Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/6/2026).

Kasad menegaskan bahwa Kejurnas Judo Piala Kasad bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali maupun gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi kemampuan, sekaligus wadah untuk melahirkan atlet-atlet judo berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, satuan, dan Indonesia di berbagai kejuaraan.

“Hari ini kita penutupan Kejurnas Judo Kasad Cup, pada pelaksanaan tahun ini mungkin rekor untuk atlet (peserta) ada 1.424 atlet yang bertanding, kita juga melihat banyak sekali peningkatan teknik, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Kasad.

Kasad berharap hasil kejuaraan ini tidak berhenti sebagai catatan prestasi semata, tetapi menjadi dasar bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi, pemetaan kemampuan, serta pembinaan atlet secara lebih terarah, berkelanjutan, dan profesional.

“Karena itu, hasil kejuaraan ini hendaknya tidak berhenti sebagai catatan prestasi semata, tetapi harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi, pemetaan kemampuan, dan dasar pembinaan atlet secara lebih terarah, berkelanjutan, dan profesional,” harap Kasad.

Selama empat hari penyelenggaraan, Kejurnas berlangsung dalam suasana kompetitif dan penuh sportivitas, sekaligus mempertegas komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di Indonesia. Sekretaris Jenderal PB PJSI, Regina Lefrandt Vega, turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi TNI AD, khususnya Kasad, dalam memajukan olahraga judo nasional.

Pada kategori umum, Kontingen DKI Jakarta berhasil meraih Juara Umum dengan perolehan 26 medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu. Posisi kedua diraih Kontingen Jawa Barat dengan delapan medali emas, 16 medali perak, dan 19 medali perunggu, sedangkan Kontingen Bali menempati peringkat ketiga dengan raihan delapan medali emas, 10 medali perak, dan 17 medali perunggu. Sementara pada kategori TNI-Polri, Juara Umum I diraih Polda Bali, disusul Bareskrim Polri sebagai Juara Umum II dan Paspampres sebagai Juara Umum III.

Selain menjadi arena kompetisi, Kejurnas Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet nasional menuju Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang. Sejumlah atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Indonesia memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengasah kemampuan sebelum mengikuti pemusatan latihan dan berbagai kejuaraan internasional.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga menyerahkan penghargaan Patriot Judo kepada M.B. Hutagalung, Pergiwati Rava, AKBP (Purn.) Ali Mursal Harahap, Prawoko, dan Alexander Harry Wira sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta kontribusi mereka dalam memajukan olahraga judo di Indonesia. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Serentak di Lima Wilayah, Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

By

Jakarta, 28 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM secara serentak di lima wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan, Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat secara langsung melalui pasar rakyat, bazar UMKM, dan berbagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Polri menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi disiapkan sebanyak 5.000 paket beras premium ukuran 5 kilogram, 5.000 paket gula kemasan 1 kilogram, dan 5.000 paket minyak goreng kemasan 1 liter. Dengan lima lokasi penyelenggaraan, secara keseluruhan tersedia 75.000 paket sembako bagi masyarakat.

Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan pun jauh di bawah harga pasaran. Beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, dan minyak goreng kemasan 1 liter juga seharga Rp10.000 per paket. Melalui program pasar murah tersebut, Polri berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan sehari-hari.

Selain pasar murah, masyarakat juga dapat menikmati Bazar UMKM yang menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai pelaku usaha. Kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian makanan dan minuman gratis, aneka suvenir dari Polri, area permainan anak-anak, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang menjadi hiburan bagi seluruh keluarga.

Menurut Kombes Tri Wahyu Budiyanto, penyelenggaraan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi semata, melainkan juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan yang telah terjalin selama ini.

Dengan semangat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat

Published

on

By

Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

“Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

“Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

“Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.

Continue Reading

Trending