Connect with us

TNI / Polri

Apel Gabungan : Waktu Tidak Bisa Diulang dan Merugi Bagi Orang Yang Tidak Bisa Memanfaatkan Waktu Dengan Sebaik-Baiknya

Published

on

PENHUMAS-SESKO TNI,-  Komandan Sesko TNI Marsda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr (Han)., CHRMP., memimpin Apel Gabungan Personel Sesko TNI,  bertempat di Lapangan Sudirman Sesko TNI, Bandung, Jumat (3/5/2024).

Kegiatan Apel Gabungan diawali dengan laporan kekuatan para Komandan pasukan dari masing-masing Satker. Selanjutnya Komandan Sesko TNI dalam sambutannya menyampaikan mengawali tugas baru sebagai Komandan Sesko TNI beserta keluarga mengucapakan permisi kepada seluruh anggota Sesko TNI. Tentunya tugas-tugas yang diberikan pimpinan kepada Sesko TNI tidak akan bisa diselesaikan dengan baik tanpa  dukungan dari seluruh  personel Sesko TNI. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan tugas  Dansesko TNI mengajak untuk  kerjasama dan semangat untuk bersama-sama membangun lebih baik Sesko TNI  sesuai dengan tugas pokoknya bisa berhasil dan tercapai. Dan kita berusaha dan seterusnya bagaimana Sesko TNI terus berkembang dan maju. Disisi lain menyikapi perkembangan lingkungan saat ini, pemilihan presiden telah dilewati dan berjalan dengan aman, semua itu berkat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia terutama TNI-Polri yang mampu bisa menjaga netralitas dan sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan pemilu presiden. Selanjutnya penetapan presiden terpilih juga berjalan dengan lancar dan aman serta pemilihan kepala daerah berharap bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Selanjutnya, Dansesko TNI berhapa didalam pelaksanaan tugas seluruh anggota mempunyai tugas dan selalu menjaga keselamatan kerja. Keselamatan kerja menjadi kunci utama. Diakhir sambutannya, Dansesko TNI mengingatkan tentang waktu, waktu adalah ciptaan kuasa yang unik dan waktu tidak akan bergerak mundur dan tidak akan pernah kembali. Dansesko TNI mengutif pesan dari mantan Presiden Amerika, beliau menyampaikan “Kerjakan saat ini juga kapan lagi kita akan bekerja” artinya bahwa segala sesuatu apabila ada  tugas kerjakan, karena kesempatan tidak bisa terulang kembali. Selanjutnya Dansesko TNI juga menyampaikan orang yang merugi orang yang tidak bisa memanfaatkan waktu.

Kegiatan dilanjutkan  dengan Senam SJK 88, dilanjutkan jalan sehat dan senam ketangkasan serta senam jantung dan diakhiri dengan latihan menembak Komandan Sesko TNI beserta para pejabat utama Sesko TNI.

Kegiatan diikuti oleh Wadan Sesko TNI, para Pejabat Utama Sesko TNI, para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Sesko TNI.PENHUMAS-SESKO TNI,-  Komandan Sesko TNI Marsda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr (Han)., CHRMP., memimpin Apel Gabungan Personel Sesko TNI,  bertempat di Lapangan Sudirman Sesko TNI, Bandung, Jumat (3/5/2024).

Kegiatan Apel Gabungan diawali dengan laporan kekuatan para Komandan pasukan dari masing-masing Satker. Selanjutnya Komandan Sesko TNI dalam sambutannya menyampaikan mengawali tugas baru sebagai Komandan Sesko TNI beserta keluarga mengucapakan permisi kepada seluruh anggota Sesko TNI. Tentunya tugas-tugas yang diberikan pimpinan kepada Sesko TNI tidak akan bisa diselesaikan dengan baik tanpa  dukungan dari seluruh  personel Sesko TNI. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan tugas  Dansesko TNI mengajak untuk  kerjasama dan semangat untuk bersama-sama membangun lebih baik Sesko TNI  sesuai dengan tugas pokoknya bisa berhasil dan tercapai. Dan kita berusaha dan seterusnya bagaimana Sesko TNI terus berkembang dan maju. Disisi lain menyikapi perkembangan lingkungan saat ini, pemilihan presiden telah dilewati dan berjalan dengan aman, semua itu berkat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia terutama TNI-Polri yang mampu bisa menjaga netralitas dan sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan pemilu presiden. Selanjutnya penetapan presiden terpilih juga berjalan dengan lancar dan aman serta pemilihan kepala daerah berharap bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Selanjutnya, Dansesko TNI berhapa didalam pelaksanaan tugas seluruh anggota mempunyai tugas dan selalu menjaga keselamatan kerja. Keselamatan kerja menjadi kunci utama. Diakhir sambutannya, Dansesko TNI mengingatkan tentang waktu, waktu adalah ciptaan kuasa yang unik dan waktu tidak akan bergerak mundur dan tidak akan pernah kembali. Dansesko TNI mengutif pesan dari mantan Presiden Amerika, beliau menyampaikan “Kerjakan saat ini juga kapan lagi kita akan bekerja” artinya bahwa segala sesuatu apabila ada  tugas kerjakan, karena kesempatan tidak bisa terulang kembali. Selanjutnya Dansesko TNI juga menyampaikan orang yang merugi orang yang tidak bisa memanfaatkan waktu.

Kegiatan dilanjutkan  dengan Senam SJK 88, dilanjutkan jalan sehat dan senam ketangkasan serta senam jantung dan diakhiri dengan latihan menembak Komandan Sesko TNI beserta para pejabat utama Sesko TNI.

Kegiatan diikuti oleh Wadan Sesko TNI, para Pejabat Utama Sesko TNI, para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Sesko TNI.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Luncurkan Buku Strategi Pemberantasan TPPO di Era Digital

Published

on

By

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.

Continue Reading

TNI / Polri

Transformasi Digital Korlantas: ETLE Drone Kini Pantau dan Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Published

on

By

Jakarta, – Korlantas Polri terus mengembangkan transformasi digital di bidang penegakan hukum dengan pemanfaatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis drone sebagai bagian dari revolusi udara dalam pemantauan dan penegakan hukum lalu lintas.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa saat ini Korlantas Polri telah memiliki berbagai jenis ETLE, mulai dari ETLE statis, ETLE handheld, hingga ETLE drone.

“ETLE drone itu bagian daripada revolusi (penegakkan hukum lalu lintas melalui) udara. Ruang hampa yang kita transformasi menjadi ruang strategis nasional untuk bisa memantau kondisi lalu lintas, termasuk juga penegakan hukum,” ujar Kakorlantas pada (21/1/2026).

Menurutnya pengembangan ETLE drone menjadi bagian dari transformasi digital Korlantas Polri dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi digital, masyarakat diharapkan semakin patuh saat berekendara.

“Ini bagian daripada semangat kita untuk merubah bagaimana revolusi (penegakkan hukum lalu lintas melalui) udara melalui transformasi digital. Ini tentunya nanti akan membuat masyarakat patuh berlalu lintas, taat dengan dirinya sendiri karena dipantau dengan alat-alat digital,” jelas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Korlantas Polri juga menerima kunjungan dari Kepolisian Hong Kong serta Komisi III DPR RI. Kunjungan ini menjadi momentum diskusi dan benchmarking terkait pengembangan sistem penegakan hukum berbasis teknologi informasi.

“Hari ini kami senang dan bangga karena Polisi Hong Kong hadir untuk berdiskusi dan benchmarking ke Indonesia. Kami juga mendapat kunjungan dari Komisi III,” terangnya.

Terakhir, ia menambahkan penerapan ETLE drone masih dalam tahap uji coba, sistem tersebut telah mampu menjalankan proses penegakan hukum secara terintegrasi. Mulai dari menangkap pelanggaran, melakukan konfirmasi, hingga mengirimkan notifikasi kepada pelanggar.

“Walaupun masih uji coba, proses penegakan hukum melalui drone sudah bisa mengeksekusi dari mengcapture, mengonfirmasi, dan bahkan mengirim ke pelanggar. Pelanggar mengakui kesalahannya dan sudah mau membayar menggunakan BRIVA BRI,” tutup Kakorlantas.

Continue Reading

TNI / Polri

Wisuda 380 Perwira Remaja, Kasad: Gelar Akademik Bukan Tujuan Akhir

Published

on

By

JAKARTA,  — Gelar akademis bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi awal untuk pengabdian yang lebih luas, dan berdampak bagi satuan, masyarakat, bangsa dan negara di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman yang diiringi kemajuan teknologi digital dan siber.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat memimpin Wisuda 380 Perwira Remaja Abituren Akademi Militer (Akmil) Tahun Akademik 2025 Program 3 Tahun di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Selasa (20/1/2026).

Di momen tersebut, sebanyak 380 Perwira Remaja secara resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han). Mereka berasal dari lima program studi, yakni Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Elektronika Pertahanan, dan Teknik Sipil Pertahanan, dengan capaian akademik terbaik di masing-masing program studi.

Kasad mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian yang diraih selama menempuh pendidikan di Akademi Militer. “Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, refleksi kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi selama mengikuti pendidikan di Akademi Militer,” tuturnya.

Kasad menjelaskan bahwa pendidikan berorientasi terapan merupakan langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan perwira yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga unggul secara intelektual serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya meyakini, lulusan Sarjana Terapan Pertahanan Angkatan ke-16 ini akan menjadi motor penggerak perubahan di tubuh TNI Angkatan Darat. Teruslah berkarya, berinovasi, dan jadilah perwira yang mampu memberi warna dan dampak positif dalam setiap penugasan,” tegas Kasad.

Menutup sambutannya, Kasad berpesan agar para perwira muda terus memelihara semangat belajar melalui pendidikan formal maupun pengalaman empiris di lapangan, dengan tetap memegang teguh nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending