Connect with us

TNI / Polri

Suasana Haru Iringi Acara Purna Tugas Prajurit dan PNS Lanal Dabo Singkep

Published

on

TNI AL, Dabo Singkep,- Purna Tugas atau masa pensiun merupakan masa akhir tugas dalam melakukan pekerjaan sebagai seorang Prajurit dan PNS. Berkenaan dengan itu, Komandan Lanal Dabo Singkep (Danlanal DBS) Letkol Laut (P) Tri Hermawan MA, M.Tr. Opsla., serta segenap Prajurit dan PNS Lanal Dabo Singkep mengikuti Upacara Pelepasan Prajurit dan PNS Lanal dabo Singkep yang telah memasuki masa pensiun yaitu Sertu Nav Sarto Titis dan PNS Eko Rubiyanto, bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Dabo Singkep, Senin (27/5/2024).

 

Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Tri Hermawan MA, M.Tr. Opsla., bertindak selaku Irup pada Upacara Purna Tugas Prajurit dan PNS Lanal Dabo Singkep menyampaikan, “Sebagai insan hamba Tuhan, marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Rahmat dan Ridho-Nya sehingga pada hari ini kita dapat mengikuti Upacara Purna Tugas Prajurit dan PNS Lanal Dabo Singkep dalam keadaan sehat wal’afiat,” tuturnya.

 

“Tradisi Purna Tugas TNI Angkatan Laut merupakan bentuk penghargaan yang tulus dan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari pimpinan TNI Angkatan Laut kepada prajuritnya, baik yang dari Militer maupun PNS yang telah berhasil melewati perjalanan pengabdian yang panjang serta dengan penuh kesetiaan, pengorbanan dan penuh dedikasi kepada bangsa dan negara Repiblik Indonesia, sehingga rasanya ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk membalasnya,” jelas Danlanal DBS.

 

“Selaku Komandan Lanal Dabo Singkep saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas segala kinerja yang luar biasa, loyalitas yang patut dibanggakan serta dedikasi yang tinggi bagi kemajuan TNI Angkatan Laut khususnya Lanal Dabo Singkep. Banyak hal yang telah bapak-bapak berikan bagi TNI Angkatan Laut, namun ini semua sudah menjadi kewajiban kita mulai dari awal kita mengabdi di TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu, saya berkeyakinan bahwa bapak-bapak sekalian telah menularkan semua ilmu, kepandaian serta pengalaman kepada penerusnya,” ucap Dalanal DBS.

 

Lebih jauh Danlanal DBS menjelaskan “Masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan suka cita. Masa pensiun bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, otak harus terus dirangsang untuk terus berfikir dan berfikir. Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki purna tugas, semangat dan optimisme harus tetар menyala. Kontribusi seorang pensiunan justru harus semakin nyata dalam kehidupan bermasyarakat, saya berharap masa Purna Tugas tidak menghentikan langkah para purnawirawan untuk meneruskan nilai-nilai keprajuritan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

 

“Sebagai Prajurit, jangan pernah berhenti dari tekad dan semangat untuk menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat disekitar kalian, saudara dapat lebih termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Dabo Singkep,” tegas Danlanal DBS.

 

“Akhirnya marilah kita senantiasa memohon lindungan, bimbingan dan petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam meneruskan pangabdian kita kepada Angkatan Laut, TNI, Bangsa dan Negara Tercinta,” pungkas Danlanal DBS.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Palaksa Lanal Dabo Singkep Mayor Marinir Saul Jamlaay, Perwira Staf Lanal Dabo Singkep, Ketua Cabang 7 Korcab IV DJA I Ny. Rina Tri Hermawan, Pengurus Cabang 7 Korcab IV DJA I, serta seluruh Prajurit dan PNS Lanal Dabo Singkep.

 

Dipenghujung acara, seluruh Prajurit dan PNS  Lanal Dabo Singkep memberikan ucapan selamat dan berjabat tangan dengan personel yang purna tugas. Suasana haru dan penuh kehangatan tampak jelas dalam momen tersebut, mencerminkan kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Lanal Dabo Singkep. Dengan pelepasan ini, diharapkan para personel yang purna tugas dapat menikmati masa pensiun dengan penuh kebahagiaan dan tetap menjalin silaturahmi dengan Keluarga Besar Lanal Dabo Singkep.

 

*(Pen Lanal Dabo Singkep)*

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku

Published

on

By

JAKARTA – Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi”. Selain itu,

Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul “Prosiding Pusat Studi Kepolisian”.

Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026

“Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah”

Buku “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi” merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas.

Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui “Satu Data SDM” guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.

Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal.

Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian

Continue Reading

TNI / Polri

Polri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri

Published

on

By

Jakarta – Mabes Polri bersama para jurnalis menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat dengan membagikan sekitar 1.500 paket makanan dan takjil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik di sekitar kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudho Wisnu Andiko, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

“Seperti para pengemudi ojek online dan juga pengemudi kendaraan umum lainnya. Mereka yang masih bekerja di jalan tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudho juga berharap pelaksanaan arus mudik masyarakat ke depan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ia memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah serta pelayanan maksimal guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Keselamatan adalah hal yang paling utama dalam perjalanan mudik. Yang terpenting bukan seberapa cepat sampai, tetapi bisa tiba di tujuan dengan selamat,” jelasnya.

Selain itu, Trunoyudho mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan situasi di lingkungan tempat tinggal ataupun memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan dan rumah yang ditinggalkan selama mudik kepada kepolisian.

Menurutnya, masyarakat dapat berkoordinasi dengan RT maupun RW setempat, serta memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

“Bisa juga menitipkan kendaraan di Polsek atau kantor kepolisian terdekat. Silakan fasilitas ini dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Tandai Launching 200 Titik Jembatan di Indonesia

Published

on

By

LHOKSEUMAWE,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut sekaligus menandai peluncuran 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya saat melintasi sungai yang memisahkan sejumlah desa di wilayah tersebut.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad yang disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di Aceh juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Ramadan TNI AD sekaligus untuk meninjau langsung berbagai proyek yang telah dilaksanakan di daerah. “Kenapa saya pilih Aceh, sekalian kita Ramadan keliling, sekalian buka puasa di Aceh dan lihat _project_ nya di Aceh. Ini juga kami mendapat banyak masukan, bagaimana sekolah-sekolah, bagaimana sekarang jembatan ini, nanti kita coba diskusikan yang lalu lintasnya padat harus bukan jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad juga mengungkap bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Hingga saat ini telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

Menjelang Idul Fitri, TNI AD tetap fokus membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali. “Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” imbuh Kasad.

Hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui _video conference_ terkait pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan hunian sementara serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat.

Usai peresmian, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak meninjau sekolah yang telah dibersihkan dan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending