Connect with us

Metro

Arif Nur Alam Aktifis Demokrasi Hadiri Acara Komunitas Pemilu Bersih Gelar Diskusi

Published

on

Jakarta, – Komunitas Pemilu Bersih Gelar Diskusi dengan Topik: “Ketua KPU RI Setelah “Berhasil”, Lalu Dipecat” menghangatkan suasana nasional kita pasca pemilu dan pilpres serta jelang Pilkada serentak 2024.

 

Hari ini Ketua KPU RI diberhentikan oleh DKPP karena kasus asusila. Ini merupakan putusan yang sudah lama ditunggu publik. Juga terasa janggal, sebab pelanggaran etik jenis ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun tak di sangsi pemberhentian.

 

Sejauh mana Pemberhentian Ketua KPU RI ini berpengaruh kepada legitimasi Pemilu 2024? Apakah ini bisa memperbaiki citra dan kinerja KPU dalam Pilkada Serentak 2024 ini? Mengapa sekarang dipecat, tapi dulu tidak? Adakah hubungan pemecatan ini dengan khotbah Idul Adha di Semarang lalu yang secara langsung menyinggung Presiden Joko Widodo? Lalu bagaimana selanjutnya, apakah akan ada banding atau langkah hukum lain? diskusi media ini dilaksanakan Di Zwageri Cafe, Utan Kayu Jakarta Timur.Kamis (4/7/2024)

 

Hadir selaku Narasumber yaitu Ray Rangkuti (Pemerhati Politik), Arif Nur Alam (Aktivis Demokrasi), Wahidah Suaib (Pegiat Pemilu), dan Rendy Umboh (Peneliti Tepi Indonesia dengan moderator Jeirry Sumampow (Komunitas Pemilu Bersih).

 

Kepada sejumlah media, salah satu pembicara Arif Nur Alam selaku aktifis Demokrasi mengatakan terkait pemecatan HA dari jabatan Ketua KPU.

 

Menurutnya, setelah dipecat HA tidak berarti sudah selesai. Sebab itu saya berharap aktifis pro demokrasi harus terus mengawal kasus HA ini sehingga terang benderang.

 

Kalau ada indikasi kuat, ungkap Arif maka itu bisa menjadi pintu masuk untuk pro aktif, disisi yang lain kami akan mendiskusikan dan mempertimbangkan untuk memberikan bukti awal disamping kaitan dengan pemborosan keuangan negara yang dilakukan HA dimana mereka ada rumah jabatan tetapi mereka tetap tinggal di apartemen.

 

Di kasus yang lain yang sudah tersampaikan oleh majelis DKPP yaitu gratifikasi dan penggunaan fasilitas negara.

 

“Dalam diskusi dan kajian ini nanti kita sudah seharusnya melibatkan elemen2 lain pro demokrasi.Oleh karenanya saya harapkan kelompok2 masyarakat juga harus melaporkan dan pada saat yang bersamaan BPK harus dapat menjadi pemain2 yang men-folwup hasil audit mereka kemarin, satu bulan lalu sudah menyampaikan bahwa ada temuan keuangan yang bermasalah. Ini adalah bisa menjadi pintu masuk untuk melakukan audit investigatif / audit khusus,” kata Arif.

 

Mereka punya tahapan untuk melakukan audit khusus ini dan pada waktu yang bersamaan KPK juga harus pro aktif untuk menunjukkan mereka serius dalam proses penangkapan penyelenggara pemilu yang tidak berintegritas sebelum masa jabatan mereka berakhir.

 

“Kasus HA itu merupakan puncak gunung es saja karena dibalik itu semua sebenarnya banyak masalah, karena tersebutkan oleh pihak majelis DKPP bahwa ujungnya itu adalah asusila tapi dibalik itu ada kontribusi abuse of power yang dilakukan oleh HA, dan pola itu tidak berdiri sendiri,” jelas Arif.

 

Ada dugaan kemungkinan saja itu digunakan oleh seluruh pimpinan kesekjenan atau komisioner dan sekjen. Ini yang bayar kesekjenan. Tapi kalau sekjen tahu tentang prinsip tata kelola keuangan dia tidak akan melakukan. Dia reimber kan sekjen yang bayar.

 

Harusnya tidak perlu reimber karena itu aktifitas pribadi. Jadi Kita melihat apakah ini rangkaian berjamaah atau HA sendirian?

“Kita berharap BPK untuk menata lebih awal lagi tentang bagaimana tata kelola keuangan yang anti korupsi dan tidak ada pemborosan dalam proses demokrasi elektoral kita. Demokrasi elektoral kita cukup mahal, harusnya momentum ini untuk melakukan penataan efisiensi dan efektifitas.

 

Tapi Paling tidak, ada efek jera yang diberikan kepada oknum2 yang memang sering menyalahgunakan kekuasaan dan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi,” pungkas Arif Nur Alam.

Continue Reading

Metro

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PUAN Periode 2026–2031, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta, 19 Juni 2026 – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi melantik jajaran Pengurus Pusat Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Balai Sarbini, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi sayap perempuan PAN dalam memperkuat konsolidasi dan memperluas peran perempuan di berbagai sektor pembangunan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, anggota legislatif, serta kader PUAN dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial harus terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Karena itu, PUAN harus hadir sebagai organisasi yang mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga berharap kepengurusan PUAN periode 2026–2031 dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi keluarga.

Pelantikan pengurus baru ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengucapan ikrar pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk menjalankan
program-program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PUAN Farah Puteri Nahlia, B. A., M. Sc. yang baru dilantik menyampaikan bahwa organisasi akan fokus pada pengembangan kapasitas perempuan, pendampingan UMKM, pendidikan politik, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, PUAN diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia, sekaligus mendukung visi PAN dalam mewujudkan masyarakat yang adil, maju, dan sejahtera.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta tamu undangan yang hadir sebagai simbol dimulainya masa bakti PUAN periode 2026–2031.

Continue Reading

Metro

Siswa SDN Menteng atas 14, ditempa menjadi pribadi berkualitas dan beriman melalui PERKAJU

Published

on

By

Jakarta – Kegiatan ekstra kulikuler Pramuka yang dilaksanakan disekolah sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah tingkat atas adalah sebuah kegiatan yang membangun kreatifitas dan kemandirian bagi anggotanya, kegiatan yang identik dengan kegiatan asah otak, kerjasama team serta ilmu pengetahuan menjadi fokus dalam setiap  kegiatan pramuka.

Guna meningkatkan kemampuan para siswanya, SDN Menteng atas 14 melaksanakan kegiatan perkemahan yang dilaksanakan pada hari kamis – jum’at (18 – 19/06/2026). Kegiatan yang dilaksanakan dilingkungan sekolah sejak pagi diawali dengan kegiatan bagi pramuka siaga dengan mengadakan berbagai permainan yang bersifat edukatif dan membangun kerjasama kelompok diantara mereka.

Acara dilanjut pada siang hari sampai besok bagi pramuka tingkat penggalang, berbeda dengan aktifitas pramuka siaga, pada tingkatan penggalang  lebih kepada ketangkasan dan kemampuan mengasah otak serta kekompakan sesama anggota regu.

Kegiatan Perkemahan kamis – jum’at ( Perkaju ) resmi dibuka oleh ketua kwartir ranting (Kwaran) Setiabudi , Sopon Diana.S.pd yang didampingi oleh ketua majelis gugus depan , Laila Qadariah.M.Pd.

Dalam keterangan persnya Sopon diana yang biasa dipanggil kak sopon menyatakan sangat mendukung kegiatan Perkaju yang dilaksanakan oleh SDN Menteng Atas 14  Sopon berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas para siswa baik siaga maupun penggalang.

“Kami dari Kwaran Setiabudi sangat mendukung kegiatan ini, semoga kedepannya adik adik kita menjadi manusia yang berkualitas serta bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya sebagaimana filosofi yang tarkandung dalam lambang gerakan pramuka”. Ucap sopon.

Sementara itu Laila selaku penanggung jawab kegiatan kepada awak media menyatakan kegiatan Perkaju tersebut dilaksanakan bukan hanya   membentuk karakter siswa yang mandiri namun juga untuk membentuk insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

” Selain kegiatan yang melibatkan otak dan fisik dalam kegiatan Perkaju kali ini kami juga melaksanakan kegiatan spritual yang bermaksud membentuk jiwa adik adik yang bertaqwa sebagaimana amanat dasa darma pramuka khususnya point pertama”.

Afidz Nurul Qolbi siswa kelas 4 D ketika diwawancara oleh awak media mengatakan sangat senang dengan semua kegiatan yang dilaksanakan dalam Perkaju kali ini.

Terlihat Afidz sangat antusias dalam menyeleasikan setiap tugas yang diberikan kepada regunya.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini om, selaim membuat regu kami makin kompak, kegiatannya sangat seru”. Ungkap Afidz.

Perkaju dijadwalkan akan ditutup Kamabigus pada kamis (19/06/2026) sekira pukul 11.00 WIB. ( Ad/ 04 – Js )

Continue Reading

Metro

RUPST PT Sidomulyo Selaras Tbk 2026 Bahas Konversi Utang Jadi Modal dan Penambahan Armada Baru

Published

on

By

Jakarta – PT Sidomulyo Selaras Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Kamis, 18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, perseroan memaparkan sejumlah rencana strategis guna memperkuat kinerja usaha di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan bisnis yang semakin ketat.

Salah satu agenda penting yang dibahas adalah rencana konversi utang menjadi modal, yang diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan dengan menurunkan beban kewajiban sekaligus meningkatkan ekuitas. Selain itu, perseroan juga berencana melakukan pengadaan armada truk baru, guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, mengurangi biaya perawatan armada lama, serta mendukung efisiensi operasional.

Tak hanya itu, PT Sidomulyo Selaras Tbk juga akan meningkatkan sistem informasi pelanggan sehingga proses pemantauan pengiriman barang dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan akurat.

Manajemen perseroan mengakui bahwa sepanjang tahun 2025 kondisi perekonomian global masih menghadapi tekanan akibat konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia. Dampaknya turut dirasakan oleh dunia usaha di Indonesia, termasuk sektor transportasi dan logistik yang menghadapi persaingan semakin kompetitif.

Meski demikian, berkat kerja keras seluruh jajaran manajemen dan karyawan, perusahaan tetap mampu mempertahankan operasionalnya dengan membukukan pendapatan sebesar Rp77,16 miliar pada tahun 2025. Namun, angka tersebut mengalami penurunan sekitar 19 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp94,95 miliar.

Memasuki tahun 2026, tantangan bisnis masih terus berlanjut. Pada kuartal pertama 2026, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp17,76 miliar. Manajemen optimistis kinerja pada kuartal kedua hingga kuartal keempat akan mengalami perbaikan sehingga mampu mencatatkan pendapatan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mendukung pertumbuhan usaha, perusahaan juga telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) berupa pengadaan 10 hingga 30 unit armada baru. Investasi tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kontrak-kontrak baru sekaligus melakukan peremajaan armada yang telah berusia tua.

Ke depan, PT Sidomulyo Selaras Tbk berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan melalui penguatan layanan, efisiensi operasional, serta pengembangan armada transportasi. Perseroan juga menegaskan akan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja dalam aktivitas pengangkutan Cargo B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dengan menggunakan armada truk isotank yang memenuhi standar keselamatan.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, manajemen optimistis perseroan dapat meningkatkan daya saing dan memperbaiki kinerja keuangan di tengah dinamika industri logistik nasional maupun global. (Red).

Continue Reading

Trending