Connect with us

Metro

PT. IKAPHARMINDO PUTRAMAS TBK. Rapat Umum Pemegang Luar Biasa dan Public Expose

Published

on

Jakarta, 25 September 2024 – PT. IKAPHARMINDO PUTRAMAS TBK. Mengadakan Rapat Umum Pemegang Luar Biasa dan Public Expose di Gedung Klub Kelapa Gading Jakarta pada hari Kamis, 25 September 2024.

 

Bermula dengan bisnis apotek, PT. Ikapharmindo Putramas Tbk (IKM) berdiri sejak tahun 1978 dimana perusahaan kini memiliki lebih dari 40 tahun pengalaman di bidang R&D, manufaktur dan pemasaran produk berkualitas tinggi dibidang farmasi, kesehatan konsumen, kosmetik dan perawatan bayi.

 

IKPM yang berkantor pusat di Pulogadung Jakarta Timur, sejak awal berdirinya telah membangun hubungan yang baik dengan berbagai Perusahaan multinasional meluncurkan produk di pasar Indonesia melalui konsep pemasaran yang kreatif, strategis dan secara konsisten membagun maupun memantapkan brand milik perusahaan di pasaran. Pada tahun 2015 perusahaan memulai kegiatan ekspor produk-produknya ke luar negeri seperti Filipina dan Australia. Perusahaan juga memiliki 2 fasilitas produk di Pulogadung, Jakarta Timur dan Sumedang, Jawa Barat.

 

Perusahaan memiliki visi yaitu mejadi perusahaan Farmasi dan Personal Care yang dikelola oleh profesional yang berdedikasi dan didukung dengan teknologi modern untuk menghasilkan produk yang terjamin kualitasnya sehingga dapat memenuhi permintaan pasar lokal dan global, sedangkan misi perusahaan adalah terus melakukan perbaikan untuk menyediakan produk farmasi dan produk care yang berkualitas agar konsumen dapat mencapai “semangat untuk hidup sehat”.

 

Dalam laporan keuangan IKPM dimana perusahaan mencatat penurunan penjualan neto sebesar 7,9% hingga semester I-2024, dari Rp 212 miliar pada semester I-2023 menjadi Rp195,22 miliar.  Laba kotor sebesar Rp88,09 miliar yang turun tipis dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp91,32 miliar. Laba komprehensif bersih juga turun, dari Rp10,83 miliar pada tahun lalu menjadi hanya Rp4,3 miliar di semester pertama 2024. Laba bersih menurun, total liabilitas perusahaa  berkurang tipis menjadi Rp223,43 miliar, dan total ekuitas meningkat menjadi Rp244,71 miliar dan total aset perusahaan juga mengalami kenaikan 1,85% menjadi Rp468,66 miliar.

 

Dalam perjalanan usaha perusahaan telah berhasil melakukan IPO pada 8 November 2023 maupun Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan melakukan pembagian deviden pada tanggal 28 Juni 2024. Perusahaan memiliki kemampuan dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor dibidang usaha sejenis, menyesuaikan dengan perkembangan dan membuka diri dalam mendapatkan sumber pendanaan yang dapat mendukung kegiatan bisnis perusahaan.

 

Perusahaan mengundang investor dan para pihak yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan perusahaan untuk mendukung perusahaan menjadi tumbuh dan berkembang bersama menjadi perusahaan yang unggul di bidang usaha yang selalu menjadi fokus IKPM.

 

Perusahaan memiliki strategi dan inisiatif perseroan yaitu ; meningkatkan coverage dan penetrasi tim sales, pengembangan profolio produk, meningkatkan distribusi dengan penambahan distributor untuk memastikan ketersediaan produk, mengembangkan divisi perusahaan yang belum optimal termasuk ekspor, mengoptimalisasi fasilitas produksi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan transformasi digital.

Continue Reading

Metro

DE-CIX Indonesia Raih Dua Penghargaan Bergensi di TOP DIGITAL AWARDS 2025 Pengakuan atas Implementasi Kelas Digital Dunia untuk Ekosistem Teknologi Indonesia

Published

on

By

DE-CIX Indonesia meraih dua penghargaan prestisius pada ajang TOP DIGITAL AWARDS 2025, yaitu TOP Leader on Digital Implementation 2025 dan TOP DIGITAL #Stars 5 (2025). Penghargaan ini diberikan kepada organisasi yang dinilai berhasil mengimplementasikan teknologi digital secara unggul, efektif, dan berkontribusi pada kemajuan ekosistem digital nasional.4 Desember 2025

TOP DIGITAL AWARDS 2025, yang diselenggarakan oleh IT Works, merupakan salah satu ajang penghargaan ICT terbesar di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan menteri, lembaga pemerintah, asosiasi industri, dan para pemimpin transformasi digital dari berbagai sektor. Tahun ini, Ilham Habibie, Ketua Dewan TIK Nasional (Wantiknas), hadir sebagai Keynote Speaker.

Dalam keynote-nya, Ilham menekankan pentingnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi percepatan teknologi disruptif:
“AI akan semakin kokoh di industri teknologi dunia pada tahun 2024 dan diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2025 dan seterusnya.

Teknologi-teknologi game changer seperti AI, quantum computing, cybersecurity, robotics, 5G, IoT, AR, blockchain, dan cloud computing akan menjadi fondasi utama ekonomi digital.” jelas Ilham Habibie, Ketua Wantiknas
Dua penghargaan yang diterima DE-CIX merupakan apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan layanan interkoneksi berstandar global yang mendukung transformasi digital berbagai sektor di Indonesia.

Sebagai Internet Exchange dengan platform berteknologi tinggi, DE-CIX dinilai telah memberikan kontribusi nyata melalui implementasi digital yang stabil, aman, dan scalable, yang penting bagi pertumbuhan layanan digital modern.

Dalam kesempatan penerimaan penghargaan, Thomas Dragono, Direktur DE-CIX Indonesia, menyampaikan penghargaan dan komitmen perusahaan:
“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi DE-CIX dan menjadi bukti nyata

Continue Reading

Metro

Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan : Warisan Budaya Takbenda Diusulkan dan Ditetapkan Dapat Terus Bertambah Sesuai Dengan Arahan Pemerintah Pusat

Published

on

By

Jakarta, 15 Desember 2025, —  Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai tradisi, pengetahuan, serta ekspresi budaya yang hidup di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara masih terawat dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Upaya pelestarian ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kebudayaan nasional di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Dalam wawancara awak media Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan harapan agar ke depan jumlah Warisan Budaya Takbenda yang diusulkan dan ditetapkan dapat terus bertambah, sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Lebih dari sekadar angka, proses ini dipandang sebagai bagian penting dalam mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan nilai dan jati diri budayanya sendiri.

“Budaya lokal harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi. Kemajuan zaman memang penting, namun budaya memiliki peran yang tidak kalah penting sebagai fondasi karakter, identitas, dan kebanggaan daerah,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Warisan Budaya Takbenda, termasuk menjadikannya sebagai potensi penguatan ekonomi budaya dan daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan pemerintah, komunitas budaya, akademisi, dan generasi muda—untuk bersama-sama menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, relevan, dan berkelanjutan di masa depan.

Continue Reading

Metro

Dr. I Gede Arya Sugiartha Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Meraih Penghargaan Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kemenbud

Published

on

By

Jakarta , 15 Desember 2025 — Provinsi Bali kembali prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud). Pada tahun ini, Bali berhasil menetapkan 24 Warisan Budaya Takbenda (WBTb), dari total 26 usulan yang diajukan, dengan dua usulan lainnya masih dalam tahap pendalaman kajian.

Pemerintah Provinsi Bali menegaskan bahwa penetapan WBTb bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan tanggung jawab berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan dan kemajuan budaya Bali di tengah perubahan zaman.

“Kami dari Bali tahun ini ditetapkan 24, dari 26 yang kami usulkan. Dua di antaranya masih ditunda karena memang harus melalui kajian mendalam. Setelah ditetapkan, harus ada jaminan program yang jelas,” ujar Dr. I Gede Arya Sugiartha Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Bali.

Lebih lanjut dijelaskan, terdapat dua fokus utama pascapenetapan warisan budaya takbenda. Pertama, penguatan agar warisan budaya tetap hidup, dan kedua, mendorong kemajuan budaya tersebut agar relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita tidak hanya menguatkan, tetapi juga memajukan. Bahkan bila perlu, kita bangun ekosistem baru. Banyak warisan budaya yang tidak mungkin lagi hidup di ekosistem lama, sehingga tugas pemerintah daerah adalah menciptakan ekosistem yang baru,” jelasnya.

Sebagai contoh, permainan tradisional anak-anak yang dahulu hidup di ruang terbuka kini sulit dijumpai di kawasan perkotaan. Untuk itu, pemerintah menghadirkan inovasi dengan mengemasnya dalam bentuk seni pertunjukan atau seni dolanan, sehingga tetap lestari dan diminati generasi muda.

Di sisi lain, warisan budaya yang masih hidup kuat dalam ekosistem tradisi tetap terus dilestarikan, seperti Galungan dan Kuningan yang telah menjadi ritual masyarakat Bali setiap enam bulan sekali bagi umat Hindu.

Dengan adanya penetapan ini, masyarakat Bali diharapkan semakin bangga terhadap budayanya yang telah diakui oleh negara. Salah satu contoh adalah Hari Raya Nyepi, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2023.

“Nyepi sudah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia, dan saat ini kami sedang mengusulkan melalui kementerian agar Nyepi dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Provinsi Bali dalam menjaga identitas budaya sekaligus menegaskan peran aktif pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya bangsa untuk generasi mendatang.

Continue Reading

Trending