Connect with us

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Gelar FGD Bahas Konflik Agraria dan Premanisme di Jabodetabek

Published

on

Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Permasalahan Penanganan Agraria yang Berkeadilan di Tengah Maraknya Aksi Premanisme”, Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya dan diikuti jajaran pejabat utama serta sejumlah narasumber dari berbagai kementerian dan instansi.

FGD ini membahas meningkatnya kasus konflik agraria di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang kerap disusupi oleh aksi premanisme. Hadir dalam kegiatan ini Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirbinmas, Dirsamapta, Dirreskrimsiber, Dansat Brimob, Kabidpropam, Kabidhumas, Auditor Itwasda, Wadir Intelkam, serta para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya.

Sejumlah narasumber dari instansi pemerintah dan akademisi turut memberikan pandangan dan masukan dalam diskusi, seperti Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan ATR/BPN Ilyas Tedjo Prijono, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr. Bahtiar Bahruddin, Guru Besar Universitas Pancasila Prof. Dr. Agus Surono, Staf Ahli Partisipasi Masyarakat dan Pemda Kementerian ATR/BPN Irjen Pol Drs. Widodo, serta Karoops Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menegaskan bahwa maraknya konflik agraria di wilayah hukumnya kerap berujung pada tindakan premanisme. Hal inilah yang mendorong digelarnya FGD sebagai langkah strategis untuk merumuskan penanganan bersama.

“Permasalahan agraria seringkali menjadi pemicu konflik yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk melakukan aksi premanisme. Dalam FGD ini kami ingin menyusun langkah konkret dan berkelanjutan dalam menanggulangi permasalahan tersebut,” kata Wira kepada wartawan.

Ia juga menyebut, perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (melalui Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi), serta dari Provinsi Banten (Kota Tangerang dan Tangerang Selatan) turut hadir dan memberikan pandangan mereka terkait penanganan konflik lahan di wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek, jika menemukan konflik agraria yang mengarah pada praktik premanisme agar segera melaporkannya. Kami siap menindak bersama stakeholder terkait,” tegasnya.

Wira juga menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh premanisme dalam bentuk apa pun.

“Itu komitmen kami, negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme,” ujarnya tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan ATR/BPN Ilyas Tedjo Prijono menyampaikan bahwa konflik agraria kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari celah, bahkan melakukan pendudukan ilegal atas lahan. Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan ini secara adil dan berkeadilan.

“Kita harus pastikan apakah pendudukan itu sah secara hukum atau tidak. Jika tidak, maka penegakan hukum wajib dilakukan agar masyarakat yang benar-benar memiliki hak atas tanah bisa terlindungi,” jelas Ilyas.

Ia menegaskan, negara tidak boleh membiarkan mafia tanah memutarbalikkan fakta. Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum, kementerian, dan pemerintah daerah sangat penting, termasuk dukungan dokumen resmi dari ATR/BPN.

“Jangan sampai mafia tanah berteriak sebagai korban, sementara korban yang sebenarnya justru dikira pelaku. Ini yang harus kita luruskan bersama-sama,” tandasnya.

Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan dan dievaluasi untuk memastikan efektivitas penanganannya. Tujuannya agar keadilan agraria sebagai proses sosial dapat benar-benar terwujud.

Continue Reading

TNI / Polri

Buka Muktamar Pemuda Persis, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

Published

on

By

Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergisitas seluruh elemen bangsa dalam menjaga serta menciptakan situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal tersebut ditegaskan Kapolri saat menghadiri sekaligus membuka acara opening ceremony Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2026.

Sigit memaparkan bahwa, di situasi perkembangan teknologi dewasa ini terkadang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Di antaranya maraknya penyebaran misinformasi yang menyesatkan masyarakat. Belum lagi kejahatan lain yang merugikan warga seperti narkoba, cyber crime dan kejahatan seksual.

Menurut Sigit, untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan kejahatan tersebut diperlukan sinergisitas dan dukungan seluruh elemen Bangsa Indonesia.

“Tentunya harapan kita PERSIS dengan seluruh kekuatan dan kader yang dimiliki bisa bekerja sama dengan kami dengan Polri. Karena kami juga tentunya menyadari bahwa Polri tidak akan bisa berdiri sendiri, Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen bangsa,” kata Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, Polri dan PERSIS ke depannya bakal terus meningkatkan sinergisitas dan soliditas demi menjaga situasi kamtibmas dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang muncul.

“Oleh karena itu tentunya saya mengharap ke depan kolaborasi persahabatan rasa kekeluargaan yang dimiliki Polri dan PERSIS akan terus terjalin dengan semakin baik, semakin kuat dan kita yakin bahwa dengan kita bersama-sama kita akan menghadapi berbagai tantangan bangsa yang kita hadapi sehingga kita bisa menjalankan apa yang menjadi amanat nasional,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan soal situasi global yang masih penuh dengan ketidakpastian. Hal itu juga tentunya berdampak ke seluruh negara termasuk Indonesia.

Menurut Sigit, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya terbaik dengan meluncurkan sejumlah program untuk kebaikan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menyebut, Presiden, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu dalam menghadapi segala bentuk tantangan global yang masuk ke dalam negeri.

“Jadi ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama dan tentunya ini juga menjadi tugas dan PR dari para pemuda khususnya yang nanti akan menghadapi hal-hal seperti ini dan bagaimana kita bisa eksis, bisa ikut berkontribusi dan memiliki semangat untuk bersama-sama menjaga dan menghadapi situasi yang ada,” ucap Sigit.

Indonesia, kata Sigit, pernah berjuang bersama mengusir penjajahan. Menurut Sigit, para pejuang ketika itu mengutamakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan.

Oleh sebab itu, Sigit meyakini, Indonesia dengan semangat nilai persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa, akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang ada.

“Kalau kita semua memiliki semangat yang sama, memiliki rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang memang itu menjadi karunia bagi bangsa Indonesia,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Srikandi Penjaga Negeri, Polwan dan Kowad Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama Jelang May Day 2026

Published

on

By

Jakarta — Sinergitas TNI-Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan olahraga bersama yang melibatkan personel Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut diikuti jajaran Polisi Wanita (Polwan) dan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas, kebugaran, serta kesiapan personel dalam mendukung pelayanan penyampaian pendapat di muka umum pada momentum May Day Fiesta 2026.

Dalam suasana penuh kebersamaan, olahraga bersama ini menjadi sarana untuk menjaga stamina sekaligus mempererat koordinasi antara personel TNI-Polri di lapangan. Soliditas tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan May Day.

Kehadiran Polwan dan Kowad juga menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat. Mereka diharapkan mampu menghadirkan suasana yang sejuk, komunikatif, dan humanis dalam mendukung pelayanan terhadap masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di muka umum.

Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Metro Jaya AKBP Rusmiati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas sekaligus kesiapan Polwan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, kami ingin memperkuat soliditas dan kesiapan personel di lapangan. Polwan hadir tidak hanya untuk mendukung terciptanya keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman melalui pendekatan yang humanis,” ujar AKBP Rusmiati.

Lanjut ia menambahkan sinergi antara Polwan dan Kowad menjadi kekuatan penting dalam menciptakan suasana yang kondusif, khususnya pada momentum peringatan Hari Buruh Sedunia.

Dengan adanya kegiatan ini, seluruh rangkaian May Day Fiesta 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, kondusif, dan penuh kebersamaan, sekaligus mencerminkan hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Jumat Peduli, Polda Metro Jaya Salurkan 350 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol

Published

on

By

Jakarta — Polda Metro Jaya kembali menggelar kegiatan sosial Jumat Peduli dengan menyalurkan 350 paket sembako kepada pengemudi ojek online di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di lapangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Melalui bantuan tersebut, Polri berharap dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat kedekatan dengan pengemudi ojol.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, Jumat Peduli merupakan wujud kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Jumat Peduli ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras di lapangan. Polri ingin terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berbagi dan memberikan manfaat langsung,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya berharap bantuan sembako tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan para pengemudi ojol sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sejalan dengan komitmen untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Continue Reading

Trending