Connect with us

Metro

Mayor Jenderal Rionardo, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Kemenhan RI, Hadir Acara Konser Kebangsaan VI

Published

on

Jakarta, 14 November 2025 — Gelora kebangsaan kembali menggema melalui penyelenggaraan Konser Kebangsaan VI yang tahun ini mengusung tema “Semangat Langkah Nusantara”. Acara ini menjadi ruang ekspresi budaya, musik, dan persatuan nasional yang mengajak seluruh masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan di tengah dinamika dan tantangan zaman.

Konser Kebangsaan VI berhasil menghadirkan suasana penuh haru, bangga, dan inspirasi. Dari awal hingga akhir, pertunjukan seni yang ditampilkan menggambarkan kekayaan budaya Nusantara sebagai identitas bangsa yang kuat, sekaligus menjadi simbol bahwa Indonesia hanya akan maju apabila seluruh elemen bangsa melangkah bersama.

Suasana penuh energi nasionalisme mewarnai Konser Kebangsaan VI yang digelar dengan tema “Semangat Langkah Nusantara”. Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh strategis bangsa, termasuk Mayor Jenderal Rionardo, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Kemenhan RI, yang hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus memberikan pesan inspiratif tentang pentingnya persatuan dalam menjaga ketahanan nasional.

Kehadiran Mayjen Rionardo memberikan warna tersendiri, mengingat peran sentral Kementerian Pertahanan dalam memperkuat karakter kebangsaan di era tantangan geopolitik yang semakin kompleks. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa semangat kebangsaan adalah fondasi utama pertahanan negara.

Mayor Jenderal Rionardo perwakilan Kementerian Pertahanan RI, menyampaikan, ini sangat luar biasa  positif ya, karena di tengah kondisi masyarakat kita sekarang, terutama bagi anak -anak muda yang lebih kepada melihat segala sesuatunya melalui media sosial. Sehingga ada hal-hal yang menuntun mereka kepada sikap perilaku yang lebih cenderung untuk mengarahkan kenapa hal-hal yang bukan karakter bangsa kita, nah ini yang harus kita kembalikan lagi, berkarakter untuk cinta tanah air, kemudian bagaimana berpikir positif terhadap setiap kegiatan ataupun setiap tindak tanduk bagi seorang.”Ujar  Mayor Jenderal Rionardo

Konser Kebangsaan VI: Perpaduan Seni, Budaya, dan Keteguhan Nasionalisme
Konser ini menampilkan berbagai pertunjukan musik, tari daerah, narasi budaya, hingga kolaborasi kreatif anak bangsa dari berbagai provinsi. Setiap penampilan membawakan pesan persatuan, keberagaman, dan optimisme yang menjadi ciri khas Nusantara.

Tema “Semangat Langkah Nusantara” diangkat sebagai simbol bahwa seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga pelosok, harus melangkah bersama menuju Indonesia Maju.
*Pesan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional*
Dalam forum tersebut, Mayjen Rionardo menyoroti tiga hal penting bagi generasi masa kini:

1. Menjaga Identitas Nasional
Nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan, serta kebudayaan Nusantara harus terus diwariskan sebagai tameng melawan ancaman ideologi yang memecah belah.
2. Memperkuat Soliditas Sosial
Persatuan adalah alat pertahanan paling kokoh. Konser kebangsaan menjadi ruang meneguhkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia.
3. Melangkah Bersama Membangun Bangsa
Generasi muda didorong untuk berperan aktif dalam memajukan Indonesia melalui kreativitas, disiplin, dan semangat kolaborasi.

Seni sebagai Perekat Kebangsaan Konser Kebangsaan VI menjadi bukti bahwa seni dan budaya bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana strategis membangkitkan rasa cinta tanah air. Melalui lantunan lagu perjuangan, tarian tradisional, hingga karya musik modern bernapaskan Nusantara, pesan kebangsaan disampaikan dengan cara yang hangat, inklusif, dan menyentuh.

“Jadi memandang seseorang dari kacamata positif dengan  hati yang bersih, jiwa-jiwa yang pancasilais, dan konser ini itu mewakili itu semua.”tambah Mayjed Rionardo

Acara ini berhasil mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan memperkuat tekad bersama untuk terus menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.

Continue Reading

Metro

WAHANA KESEJAHTERAAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT ( WKSBM ) NGUDI RAHARJA GADINGAN WATES KULONPROGO

Published

on

By

Kulonprogo – Karyapost.com, pada hari minggu, tanggal 15  Maret 2026, di mulai pukul 13.00 wib-selesai , bertempat di aula parkir SMK Muhamadiyah 1 Wates, Bapak Sagiman Ketua WKSBM melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako berupa beras dan uang sebesar 150 ribu bagi warga kurang mampu.

Kegiatan tersebut di hadiri pula oleh Lurah Wates bapak Sapto Iswandono, SE, M.M. ,  Babinkabtimas wates, Babinsa Wates, Ketua LPMK Gadingan,Ketua RW 08 Gadingan, Pengurus WKSBM Ngabdi Raharjo dan Jaga warga Gadingan.

Bapak Lurah Wates Sapto Iswandono,SE,M.M dalam sambutannya mengucapkan puji syukur dan terimakasih pada warga Gadingan terlebih pada pengurus WKSBM ( Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat ) yang telah ikut berpartisipasi aktif membantu pemerintah dalam meringankan beban kehidupan masyarakat yang kurang mampu khususnya warga sekitarnya.

Penerima bantuan tersebut sebanyak 24 orang  merupakan keluarga yang kurang mampu khususnya untuk warga dusun Gadingan,Wates.

Bapak Drs Petrus Surjiyanta,M.Si. yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kepada awak media bahwa acara tersebut sudah berjalan dengan lancar.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

IKA UNPAD Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Tema “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam”

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah bagi kesejahteraan umat, IKA UNPAD menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Diskusi bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam” di Hotel Aryaduta Jakarta pada hari Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas strategi pengelolaan potensi ekonomi umat melalui berbagai lembaga keuangan syariah.

Dalam wawancara dengan awak media, Sekjen IKA UNPAD Yhodhisman Soratha menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, MES telah menyiapkan sejumlah agenda sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

“Kalau selama bulan Ramadhan ini, paling tidak sudah agenda yang ketiga. Pertama, kami mengadakan buka puasa bersama dengan mahasiswa di Jatinangor. Selama dua hingga tiga hari di bulan Ramadhan, kami menyiapkan sekitar 100 paket makanan setiap harinya untuk mahasiswa,” ujar Ferry.

Selain itu, MES juga tengah menjalankan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Menurut Soratha program ini telah melalui proses seleksi dan skrining yang cukup ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Untuk program kedua, kami sedang memproses pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu. Setelah melalui proses skrining, saat ini sudah ditemukan hampir 50 mahasiswa yang layak menerima bantuan. Sebagian memang sudah terbantu oleh program lain, namun yang belum akan segera kami bantu melalui program beasiswa ini,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan buka puasa bersama yang disertai diskusi ini menjadi agenda ketiga yang juga membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan dana umat. Dalam diskusi tersebut, turut dibahas potensi besar ekonomi umat yang dapat dioptimalkan melalui lembaga-lembaga seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Soratha menegaskan bahwa pengelolaan dana umat melalui lembaga keuangan syariah memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Diskusi ini membahas bagaimana pengelolaan potensi ekonomi umat dapat dimaksimalkan, mulai dari dana haji melalui BPKH hingga dana zakat melalui BAZNAS. Harapannya, seluruh potensi ini dapat dikelola secara optimal sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat Islam,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, MES berharap dapat terus mendorong kolaborasi antar lembaga dan berbagai elemen masyarakat agar pengelolaan dana umat semakin transparan, produktif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat Islam di Indonesia.

Continue Reading

Metro

H.Irfan Head Office Marketing d’Besto Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Dompet Dhuafa

Published

on

By

Jakarta – Dompet Dhuafa pada pagi ini sabtu, 14 Maret 2026 kembali menggelar keberangkatan  mudik gratis berlokasi di Cybis Park, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (14/3/2026)

Dalam wawancara dengan awak media H.Irfan sebagai Head Office Marketing d’Besto menyampaikan ;

“Ini d’Besto untuk yang perdana bersinergi dengan program mudik Dompet Dhuafa.
d’Besto mendukung semua konsumsi utk mudik gratis sekitar 750 pemudik.”

“Program mudik tahun ini bertajuk Mudik Kalcer (Kampung Halaman Ceria) pada Ramadan 1447 H menjadi bagian hegemoni rangkaian program Dompet Dhuafa selama Ramadhan 2026.
Dompet Dhuafa pada tahun ini menargetkan 750 pemudik.” Jelasnya.

Adapun dari para pemudik sebagian adalah masyarakat dengan ekonomi bawah. Dari ragam profesi pun turut ikut serta seperti guru ngaji, guru honorer, marbot masjid hingga para pelaku usaha mikro.

Di tengah keterbatasan dan rasa keingan yang kuat menjadikan tahun ini momentum masyarakat berkesempatan untuk menggunakan layanan mudik gratis. Selain untuk menghemat secara ekonomi, juga untuk meringakan dari kemampuan dalam upaya mudik lebaran tahun ini.

Program mudik ini tidak lepas dari dukungan ragam pihak mulai Manfaat Mengalir, d’Besto Jagonya Rasa, Piknik Bus dan Dua Belibis. Dari tahun ke tahun program mudik gratis dengan mensasar fakir miskin mengalami kenaikan, begitu juga dengan peminatnya, khususnya masyarakat dengan ekonomi bawah.

Mudik Kalcer tahun ini mensasar dengan beragam tujuan seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Ponorogo, Surabaya hingga Lampung. Peminat mudik gratis paling banyak dari wilayah Solo.

Tentang Dompet Dhuafa ;
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainya.

Continue Reading

Trending