Connect with us

Metro

Azam Khan Pengacara : GMKR Konstitusional di Tengah Kondisi Bangsa Yang Dinilainya Sedang Berada Dalam Status Darurat Kedaulatan

Published

on

Jakarta — Pengacara Azam Khan menegaskan bahwa Gerakan Merebut (Kembali) Kedaulatan Rakyat (GMKR) merupakan sebuah keharusan konstitusional di tengah kondisi bangsa yang dinilainya sedang berada dalam status Darurat Kedaulatan. Hal tersebut disampaikan Azam Khan usai menghadiri acara Deklarasi GMKR bersama para Jenderal Purnawirawan TNI, tokoh nasional, dan aktivis lintas profesi di Gedung Joeang 45, Jakarta, Selasa (10/02/2026).

Menurut Azam Khan, gerakan ini lahir sebagai respons atas menguatnya cengkeraman oligarki yang menguasai kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, hingga wilayah negara, dengan dukungan regulasi yang disahkan oleh DPR dan pemerintah.

“Gerakan merebut kedaulatan rakyat ini wajib dilakukan, karena kondisi negeri sudah kritis dan kedaulatan rakyat telah dikuasai oligarki atas izin DPR dan pemerintah,” tegas Azam Khan.

Ia menilai persoalan bangsa tidak bisa hanya disederhanakan dengan menyalahkan oligarki semata, melainkan juga harus mengkritisi peran negara yang membuka ruang melalui kebijakan dan regulasi.

Azam Khan mengingatkan bahwa Pasal 33 UUD 1945 secara tegas menempatkan kekayaan alam dan cabang-cabang produksi penting di bawah penguasaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Namun dalam praktiknya, prinsip tersebut dinilai telah menyimpang.

“Pendapatan negara kita sekitar Rp7.000 triliun per tahun, sementara kebutuhan negara hanya sekitar Rp3.500 triliun. Lalu ke mana sisa Rp3.500 triliun itu? Ini harus dijawab secara jujur,” ujarnya.

Dalam konteks perjuangan hukum, Azam Khan menegaskan GMKR tidak hanya bergerak secara moral dan politik, tetapi juga secara legal dan konstitusional, termasuk melalui pengajuan uji materi (PMK) terhadap aturan-aturan yang dianggap merugikan rakyat.

Ia juga menyinggung mekanisme konstitusional pemakzulan presiden dan wakil presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 7A dan 7B UUD 1945, yang menurutnya merupakan instrumen sah dalam negara hukum jika terdapat pelanggaran serius seperti korupsi, pengkhianatan terhadap negara, atau pelanggaran hukum berat lainnya.

Selain itu, Azam Khan menyatakan dukungannya terhadap upaya pencarian kebenaran objektif, termasuk dalam kasus-kasus yang menyangkut harkat dan martabat bangsa, seperti polemik dugaan ijazah palsu yang tengah bergulir.

“Ini bukan soal satu lembar kertas. Ini soal marwah bangsa dan kedaulatan rakyat. Undang-undang sendiri yang memerintahkan kita untuk merebut kembali kedaulatan itu,” tegasnya.

Deklarasi GMKR sendiri merupakan gerakan perjuangan bersama lintas individu dan organisasi di seluruh Indonesia yang bertujuan merebut kembali kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, dan wilayah negara dari tangan oligarki, serta mengembalikannya kepada rakyat sebagaimana amanat Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945.

Continue Reading

Metro

*SYAWALAN DAN WALIMATUL HAJI PENUH KHIDMAT DI PONDOK PESANTREN AL KAHFI KULON PROGO*

Published

on

By

Karyapost.com – Dalam balutan suasana yang sarat nilai religius dan kebersamaan, kegiatan Syawalan dan Walimatul Haji berlangsung dengan penuh khidmat di Pondok Pesantren Al Kahfi Pandowan, yang berlokasi di Pandowan 1 Galur, Ahad (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur dan doa bersama bagi calon jamaah haji.

Acara dihadiri oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari para santri, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta tamu undangan dari wilayah Galur, Lendah, dan sekitarnya.

Tuan rumah, Bapak Sumidi beserta istri, yang dikenal sebagai pemilik Rumah Makan Sate Pak Sumidi, bersama Bapak Ismun dan istri, pemilik usaha Warung Bakmi dan Nasi Goreng Mbah Moen Mangiran, menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan. Kehadiran para tamu disambut hangat dalam nuansa kekeluargaan yang kental, mencerminkan tradisi luhur masyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan ukhuwah Islamiyah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut aparat kewilayahan, yakni Babinsa Pandowan, yang berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, meningkatkan kualitas keimanan, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah, khususnya ibadah haji maupun Pesan-pesan yang disampaikan juga mengingatkan akan pentingnya akhlakul karimah sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Momentum Syawalan dimanfaatkan sebagai sarana saling memaafkan, mempererat hubungan antarsesama, serta membersihkan hati dari segala khilaf dan kesalahan, sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang penuh rahmat dan kasih sayang.

Dalam sambutannya, tuan rumah menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, namun juga membawa keberkahan serta memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat.

Doa bersama pun dipanjatkan agar para calon jamaah haji diberikan kemudahan, kesehatan, serta dapat menunaikan ibadah dengan sempurna dan meraih predikat haji yang mabrur.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan hidangan sederhana yang semakin meneguhkan suasana kebersamaan.

Kehangatan yang tercipta menjadi cerminan nyata nilai-nilai adab, kesopanan, serta tradisi keislaman yang tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menjaga tradisi silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah dinamika kehidupan modern.
Jurnalis: Firmanda Dedi Wibowo

Continue Reading

Metro

WARUNG KELOMPOK UMKM LANTAI DUA SETASION KIARACONDONG

Published

on

By

Bandung , jumat,27/3/2026b- Karyapost.com, Mendekati tengah  malam pukul.21.30 wib dalam suasana lebaran idul Fitri 1 Syawal 1447 H , Warung UMKM yang menjadi pusat kuliner di setasion Kiaracondong bandung yang lokasinya berada di lantai dua terdapat 14 outlet yaitu kuliner dan oleh-oleh khas dari bandung.

Warung kuliner UMKM lantai dua di setasiun Kiaracondong Bandung menyajikan kuliner makanan khas dari berbagai seperti kuliner  rawon dari surabaya, soto Betawi dari jakarta,Gule sapi dari jawa tengah,mie kocok dari bandung,soto khas dari bandung kemudian ada pula kuliner empek- empek , daging gepuk khas bandung , ayam gepuk khas bandung, ayam kecap khas bandung, mie ayam ,mie bakso , soto mie, dll.

Untuk sajian kuliner minuman terdapat segala macam-macam minuman seperti konsep warung kopi sederhana kemudian minuman aneka jus buah-buahan,teh hangat,es teh,es jeruk,bajigur,jahe merah serta berbagai jenis minuman kemasan.

Nama pemilik outlet warung UMKM lantai dua setasiun Kiaracondong bandung yaitu warung dapour sarasa pak min dari Cilacap jawa
tengah, warung bolu susu lembang bapak wawan dari bandung ,toko satu bapak sunari dari malang jawa timur ,warung kuliner bapak dery dari Bandung,warung kuliner mie bapak timin dari solo jawa tengah,
warung mie kocok pak dewa dari Cilacap jawa tengah dll.

Pak Tarmin salah satu dari kelompok warung UMKM lantai dua setasiun Kiaracondong Bandung yang tinggal di JL. mekar 1, Rt 01,Rw 01, kelurahan pasir layung, kecamatan pasir layung ,Bandung menyampaikan selamat hari raya idul Fitri 1 Syawal 1447 H mohon maaf lahir dan batin mewakili teman-teman dari kelompok warung UMKM di lantai dua setasiun kiaracondong bandung dan berharap ada perhatian serta pembinaan dari dinas terkait khususnya Disperindag kota bandung untuk meningkatkan produktifitas usaha kelompok kami dan tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT KAI Khususnya setasiun Kiaracondong bandung yang telah memberikan ruang untuk kami berwirausaha bersama  begitu disampaikan pada awak media Jurnalis Budi Legowo Santoso yang sedang menunggu jadwal keberangkatan kereta api menuju Yogyakarta.

Jurnalis Budi Legowo Santoso.

Continue Reading

Metro

SYAWALAN DAN HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR KPPG GALUR KULON PROGO DAN WARGA SEKITAR

Published

on

By

Kulon progo, 27/3/2026 – karyapost.com, Pada hari jumat tanggal 27 Maret tahun 2026 Agus supriyanto,SM anggota DPRD kabupaten kulon Progo dari fraksi Golkar mengadakan acara syawalan idul fitri 1447 H bersama keluarga besar KPPG Galur beserta tamu undangan warga dari wilayah kecamatan Lendah dan Galur.

Acara di isi tauizah yang di sampaikan oleh Drs H Suyudi dari kecamatan galur  tentang makna syawalan idul fitri di tahun 2026 setelah selesai melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Acara syawalan dan halal bihalal ini dilaksanakan di rumah aspirasi Agus supriyanto SM di dusun prembulan desa Pandowan kecamatan Galur dan di hadiri oleh kelompok senam ibu-ibu dari desa Bumirejo kecamatan Lendah, kelompok KWT dari Desa Sidorerjo kecamatan Lendah serta warga dari wilayah desa Pandowan dan desa Tirtorahayu kecamatan galur kabupaten kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Agus supriyanto,SM anggota DPRD kabupaten kulon Progo dari fraksi Golkar menyampaikan selamat hari raya idul Fitri tahun 2026 dan mengucapkan terimakasih kepada media karya pos dari Jakarta yang sudah meliput acara syawalan di wilayah kecamatan galur dan semoga kehadiran media karya pos di wilayah daerah Istimewa Yogyakarta semakin bermanfaat sebagai pusat informasi kegiatan masyarakat khususnya di wilayah kabupaten kulon Progo begitu disampaikan kepada awak media.

Acara syawalan KPPG Galur dan warga sekitar di rumah aspirasi Agus supriyanto,SM berlangsung dengan lancar kemudian di tutup dengan acara halal bihalal.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Trending