Connect with us

Metro

Laksamana Muda TNI (Purn) Moeryono Aladin Hadiri Acara Deklarasi Gerakan Merebut (Kembali) Kedaulatan Rakyat (GMKR)

Published

on

Jakarta — Gerakan Merebut (Kembali) Kedaulatan Rakyat (GMKR) resmi dideklarasikan di Gedung Joeang 45, Jakarta, Selasa (10/02/2026). Deklarasi ini dihadiri para Jenderal Purnawirawan TNI, tokoh nasional, serta aktivis dari berbagai elemen masyarakat yang menilai Indonesia tengah berada dalam kondisi Darurat Kedaulatan.

Presedium GMKR yang juga perwakilan Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPP TNI), Laksamana Muda TNI (Purn) Moeryono Aladin, menegaskan bahwa selama satu dekade terakhir rakyat semakin terpinggirkan akibat menguatnya cengkeraman oligarki dalam pengelolaan negara.

“Selama sekitar 10 tahun terakhir, kita bisa melihat bagaimana rakyat semakin ditekan. Bahkan sampai muncul tragedi sosial yang sangat memprihatinkan. Ini menunjukkan bahwa rakyat kurang mendapatkan perhatian yang semestinya,” ujar Moeryono kepada awak media usai deklarasi.

GMKR dideklarasikan sebagai lembaga perjuangan bersama, baik secara individu maupun organisasi, di seluruh wilayah Indonesia, dengan tujuan merebut kembali kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, dan kedaulatan wilayah dari tangan oligarki.

Moeryono mengungkapkan bahwa gerakan ini telah disampaikan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan mendapat respons positif.

“Pak Presiden Prabowo sudah mengetahui gerakan ini dan merespons secara langsung. Beliau menyampaikan bahwa berada di barisan paling depan untuk mendukung upaya merebut kembali kedaulatan rakyat yang dirampas oleh oligarki,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa GMKR tidak bermaksud mengganggu jalannya pemerintahan Presiden Prabowo, melainkan mendorong koreksi serius terhadap tata kelola negara yang dinilai menyimpang pada periode sebelumnya.

“Yang ingin kami hancurkan bukan pemerintah, tapi sistem oligarki. Kami mendesak agar dilakukan koreksi menyeluruh terhadap kebijakan dan undang-undang yang lahir dari proses yang tidak sah atau tidak berpihak pada rakyat,” tegas Moeryono.

Menurutnya, ironi besar terjadi ketika Indonesia dikenal sebagai negara kaya sumber daya alam nikel peringkat pertama dunia, tembaga dan batu bara peringkat teratas namun rakyat justru hidup dalam kemiskinan.

“Negara kaya, rakyat miskin. Itu pengkhianatan terhadap konstitusi dan sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” katanya.

GMKR juga menyoroti lemahnya fungsi representasi lembaga legislatif yang dinilai lebih berpihak pada kepentingan oligarki ketimbang rakyat.

“DPR disebut wakil rakyat, tapi dalam banyak persoalan besar Rempang, PIK-2, dan kasus-kasus lain nyaris tidak terdengar keberpihakan nyata kepada rakyat,” ujarnya.

Moeryono menutup dengan harapan besar terhadap pemerintahan Presiden Prabowo agar Indonesia dapat kembali ke jalan yang benar sesuai cita-cita kemerdekaan.

“Kami berharap Indonesia bisa kembali menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur. Itulah harapan kami kepada Presiden Prabowo untuk membawa bangsa ini kembali ke arah yang benar,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

WAHANA KESEJAHTERAAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT ( WKSBM ) NGUDI RAHARJA GADINGAN WATES KULONPROGO

Published

on

By

Kulonprogo – Karyapost.com, pada hari minggu, tanggal 15  Maret 2026, di mulai pukul 13.00 wib-selesai , bertempat di aula parkir SMK Muhamadiyah 1 Wates, Bapak Sagiman Ketua WKSBM melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako berupa beras dan uang sebesar 150 ribu bagi warga kurang mampu.

Kegiatan tersebut di hadiri pula oleh Lurah Wates bapak Sapto Iswandono, SE, M.M. ,  Babinkabtimas wates, Babinsa Wates, Ketua LPMK Gadingan,Ketua RW 08 Gadingan, Pengurus WKSBM Ngabdi Raharjo dan Jaga warga Gadingan.

Bapak Lurah Wates Sapto Iswandono,SE,M.M dalam sambutannya mengucapkan puji syukur dan terimakasih pada warga Gadingan terlebih pada pengurus WKSBM ( Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat ) yang telah ikut berpartisipasi aktif membantu pemerintah dalam meringankan beban kehidupan masyarakat yang kurang mampu khususnya warga sekitarnya.

Penerima bantuan tersebut sebanyak 24 orang  merupakan keluarga yang kurang mampu khususnya untuk warga dusun Gadingan,Wates.

Bapak Drs Petrus Surjiyanta,M.Si. yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kepada awak media bahwa acara tersebut sudah berjalan dengan lancar.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

IKA UNPAD Gelar Buka Puasa Bersama dan Diskusi Tema “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam”

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah bagi kesejahteraan umat, IKA UNPAD menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Diskusi bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Melalui Lembaga Keuangan Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Manfaat Untuk Kemaslahatan Umat Islam” di Hotel Aryaduta Jakarta pada hari Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas strategi pengelolaan potensi ekonomi umat melalui berbagai lembaga keuangan syariah.

Dalam wawancara dengan awak media, Sekjen IKA UNPAD Yhodhisman Soratha menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, MES telah menyiapkan sejumlah agenda sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

“Kalau selama bulan Ramadhan ini, paling tidak sudah agenda yang ketiga. Pertama, kami mengadakan buka puasa bersama dengan mahasiswa di Jatinangor. Selama dua hingga tiga hari di bulan Ramadhan, kami menyiapkan sekitar 100 paket makanan setiap harinya untuk mahasiswa,” ujar Ferry.

Selain itu, MES juga tengah menjalankan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Menurut Soratha program ini telah melalui proses seleksi dan skrining yang cukup ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Untuk program kedua, kami sedang memproses pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu. Setelah melalui proses skrining, saat ini sudah ditemukan hampir 50 mahasiswa yang layak menerima bantuan. Sebagian memang sudah terbantu oleh program lain, namun yang belum akan segera kami bantu melalui program beasiswa ini,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan buka puasa bersama yang disertai diskusi ini menjadi agenda ketiga yang juga membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan dana umat. Dalam diskusi tersebut, turut dibahas potensi besar ekonomi umat yang dapat dioptimalkan melalui lembaga-lembaga seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Soratha menegaskan bahwa pengelolaan dana umat melalui lembaga keuangan syariah memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Diskusi ini membahas bagaimana pengelolaan potensi ekonomi umat dapat dimaksimalkan, mulai dari dana haji melalui BPKH hingga dana zakat melalui BAZNAS. Harapannya, seluruh potensi ini dapat dikelola secara optimal sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat Islam,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, MES berharap dapat terus mendorong kolaborasi antar lembaga dan berbagai elemen masyarakat agar pengelolaan dana umat semakin transparan, produktif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat Islam di Indonesia.

Continue Reading

Metro

H.Irfan Head Office Marketing d’Besto Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Dompet Dhuafa

Published

on

By

Jakarta – Dompet Dhuafa pada pagi ini sabtu, 14 Maret 2026 kembali menggelar keberangkatan  mudik gratis berlokasi di Cybis Park, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (14/3/2026)

Dalam wawancara dengan awak media H.Irfan sebagai Head Office Marketing d’Besto menyampaikan ;

“Ini d’Besto untuk yang perdana bersinergi dengan program mudik Dompet Dhuafa.
d’Besto mendukung semua konsumsi utk mudik gratis sekitar 750 pemudik.”

“Program mudik tahun ini bertajuk Mudik Kalcer (Kampung Halaman Ceria) pada Ramadan 1447 H menjadi bagian hegemoni rangkaian program Dompet Dhuafa selama Ramadhan 2026.
Dompet Dhuafa pada tahun ini menargetkan 750 pemudik.” Jelasnya.

Adapun dari para pemudik sebagian adalah masyarakat dengan ekonomi bawah. Dari ragam profesi pun turut ikut serta seperti guru ngaji, guru honorer, marbot masjid hingga para pelaku usaha mikro.

Di tengah keterbatasan dan rasa keingan yang kuat menjadikan tahun ini momentum masyarakat berkesempatan untuk menggunakan layanan mudik gratis. Selain untuk menghemat secara ekonomi, juga untuk meringakan dari kemampuan dalam upaya mudik lebaran tahun ini.

Program mudik ini tidak lepas dari dukungan ragam pihak mulai Manfaat Mengalir, d’Besto Jagonya Rasa, Piknik Bus dan Dua Belibis. Dari tahun ke tahun program mudik gratis dengan mensasar fakir miskin mengalami kenaikan, begitu juga dengan peminatnya, khususnya masyarakat dengan ekonomi bawah.

Mudik Kalcer tahun ini mensasar dengan beragam tujuan seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Ponorogo, Surabaya hingga Lampung. Peminat mudik gratis paling banyak dari wilayah Solo.

Tentang Dompet Dhuafa ;
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainya.

Continue Reading

Trending