Connect with us

Metro

INDOSIAR KEMBALI HADIRKAN TEROBOSAN BESAR, MENGHIDUPKAN ERA BARU INDUSTRI MUSIK INDONESIA LEWAT PROGRAM “BAND ACADEMY”

Published

on

Jakarta -2 April 2026 -Di tengah gelombang popularitas “D’Academy 7″ yang masih memanas dan menjadi program nomor satu, INDOSIAR kembali menghadirkan terobosan besar dengan menghidupkan era baru industri musik Tanah Air melalui program “Band Academy”, sebuah ajang pencarian bakat yang menampilkan grup-grup band berbakat dari seluruhIndonesia.

“Sejak lama INDOSIAR melihat belum adanya regenerasi yang signifikan di segmen musik grup band di Indonesia.

Namun, merancang ajang pencarian bakat yang secara khusus mengekspos band-band muda sekaligus memiliki potensi jangka panjang di industri musik bukanlah hal yang mudah. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan persiapan yang matang, INDOSIAR siap melahirkan talenta baru band muda yang siap menggebrak industri musik Indonesia.

Kami juga melibatkan musisi band senior Tanah Air sebagai Judges dan Coaches, dengan harapan para lulusan “Band Academy’ memiliki bekal yang mumpuni untuk meraih kesuksesan serta mampu menginspirasigenerasi muda lainnya untuk terus berkarya,” ujar Harsiwi Achmad selaku Direktur EMTEK Media.

Audisi online telah berlangsung sejak 9 Desember 2025, dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.500 peserta. Peserta yang lolos tahap audisi online kemudian disaring kembali melalui audisi offline hingga terpilih 30 grup band (Academia) yang siap menampilkan performa terbaik mereka di layar kaca INDOSIAR mulai 7 April 2026.

“Band Academy” menghadirkan deretan nama besar yang kredibel sebagai judges dan coaches, di antaranya Anang Hermansyah, Tantri Kotak, Chua Kotak, Ariyo Wahab, dan Pongki Barata. Selain itu, Badai, yang dikenal sebagai maestro lagu romantis Indonesia lewat karya hits seperti “Demi Cinta”, “Kejujuran Hati”, “Tapi Bukan Aku”, “Mengenangmu” dan lain sebagainya, didapuk sebagai Head Coach. Ia akan didampingi oleh Uchie Wiby sebagai Vocal Coach dan Baba sebagai Stage Act Coach bagi para Band Academia. Sementara itu, Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, dan Jirayut akan tampil sebagai host yang siap memandu panggung konser “Band Academy” dengan aksi-aksi menghibur.

49 Band Academia yang telah terpilih akan dibagi ke dalam enam grup, masing-masing terdiri atas lima band, Dari setiap grup, akan dipilih satu perwakilan terbaik sebagai juara grup. Selanjutnya, juara grup 1 hingga 3 akan tampil pada babak Semifinal 1, sedangkan juara grup 4 hingga 6 akan tampil pada babak Semifinal 2. Dari masing-masing babak semifinal, hanya satu band terbaik yang akan melaju ke babak Grand Final, sehingga tersisa dua band terbaik. Pemenang “Band Academy” kemudian akan ditentukan pada malam Kemenangan.

Pemirsa dapat mengirimkan Virtual Gift kepada academia favoritnya sebagai bentuk apresiasi atau dukungan melalui aplikasi VIDIO. Virtual Gift di babak eleminasi tidak terhitung sebagai vote, karena juri yang akan menjadi penentu academia yang lanjut manggung atau turun panggung. Karena juri sudah mengantarkan dua band terbaik di setiap final grup, maka mulai babak Final Group, Semi Final, Grand Final dan Kemenangan, Virtual Gift akan menentukan pemenang. Informasi lengkap mengenai cara pemberian Virtual Gift dapat dilihat melalui akun resmi media sosial @INDOSIAR.

Kehadiran “Band Academy” di layar kaca INDOSIAR juga didukung Indomie sebagai official sponsor (kategori noodles) dari “Band Academy”. “Melalui kolaborasi dengan Band Academy, Indomie ingin semakin dekat dengan Gen Z melalui platform yang relevan, ekspresif, dan dekat dengan passion mereka di bidang musik. Ke depannya, Indomie berkomitmen untuk terus mendukung perjalanan talenta muda Indonesia dan menjadi bagian dari perkembangan mereka di industri kreatif,” ujar Perwakilan Brand Indomie.
Episode perdana “Band Academy” akan digelar pada Selasa, 7 April 2026, LIVE pukul 19.00 WIB bertajuk “Welcome Band Academy”.

Panggung konser akan semakin meriah dengan kehadiran sejumlah band papan atas Indonesia, di antaranya Kotak, The Dance Company, The Changcuters, Barasuara, dan Batas Senja. Tak hanya itu, kehadiran Fildan, Valen DA7, Arbil DA7, April DA7, Afan DA, Lady Rara, dan Waode POPA juga akan turut memeriahkan konser perdana ini. Saksikan pula penampilan Valen DA7 dan Afan DA yang akan membawakan lagu Theme Song “Band Academy” berjudul “Meraih Mimpi”.

Acara akan dipandu oleh Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, dan Jirayut. Jangan lewatkan talent search terbaru “Band Academy”, tayang perdana mulai Selasa, 7
April 2026, dan selanjutnya tayang setiap Rabu – Jumat, pukul 19.00 WIB, LIVE dan eksklusif di INDOSIAR dan VIDIO.

Continue Reading

Metro

Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DPW DKI Jakarta Gelar Musyawarah Wilayah

Published

on

By

Jakarta, – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22, bertempat di Gedung Juang, Jakarta, Sabtu (12/04/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus penyusunan program kerja strategis untuk memperkuat peran pedagang pasar tradisional di Jakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta sekitar 120 komunitas pedagang pasar dari seluruh wilayah Jakarta.

Ketua Umum APPSI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muswil ini menjadi forum penting untuk melakukan pembenahan organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

“Muswil ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai momentum pergantian kepemimpinan.

Hari ini hadir lima DPD pengurus dan 120 komunitas pedagang pasar di Jakarta. Kita melakukan pembenahan struktur organisasi sampai ke lapisan terbawah agar mampu mengawal dan menjalankan program Presiden Bapak Prabowo Subianto, khususnya di sektor perdagangan pasar,” ujar Sudaryono.

Ia menekankan bahwa APPSI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar, termasuk mengawasi praktik kenaikan harga yang merugikan masyarakat.

“Pedagang pasar harus menjadi bagian terdepan dalam menjaga stabilitas harga barang, seperti minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, agar tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar,” tambahnya.

Selain itu, Sudaryono juga menyoroti pentingnya perubahan wajah pasar tradisional agar lebih modern, bersih, dan nyaman, sehingga mampu menarik minat masyarakat dari seluruh lapisan, termasuk kalangan menengah ke atas.

“Kita harus mengubah stigma bahwa pasar tradisional itu becek, kotor, dan penuh sampah. Program ke depan adalah bagaimana menjadikan pasar rakyat lebih tertata, bersih, dan menarik, sehingga masyarakat kelas menengah ke atas juga nyaman berbelanja di pasar tradisional,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan pasar tradisional harus terus dipertahankan agar tidak ditinggalkan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan pasar modern.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota APPSI untuk terus melakukan pemantauan serta advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar.

“Setiap persoalan yang terjadi di pasar harus didata dan diinput agar bisa kita akomodasi dan selanjutnya kita sampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk kepada gubernur, pada waktu yang tepat,” katanya.

Sudaryono menegaskan bahwa APPSI siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan penguatan pasar tradisional.

“APPSI adalah bagian dari pasukan Bapak Prabowo Subianto. Kami siap mendukung setiap kebijakan dan program yang dijalankan demi kesejahteraan pedagang pasar dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Muswil V ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa APPSI DKI Jakarta semakin solid, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan para pedagang pasar di ibu kota.

Continue Reading

Metro

DPP GMNI Gelar Puncak Dies Natalis ke-72, Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Ideologi

Published

on

By

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menggelar puncak Dies Natalis ke-72 pada Sabtu (11/4/2026) di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, sebagai keynote speaker. Turut hadir Ketua Umum GMNI M. Risyad Fahlefi, Sekretaris Jenderal GMNI Patra Dewa, Bendahara Umum Anselmus Ersandy S., serta Ketua Panitia Dies Natalis ke-72, Adi Suherman Tebwayanan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah tokoh nasional turut dihadirkan, di antaranya Eros Djarot, Ir. Suko Sudarso, Theo L. Sambuaga, serta Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni.

Dalam sambutannya, Faisol Riza menekankan bahwa implementasi Pasal 33 UUD 1945 hanya dapat dilakukan oleh negara yang kuat, terutama dalam mengelola kekayaan alam yang melimpah. Menurutnya, kemampuan finansial menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berinisiatif membentuk Danantara sebagai upaya mendorong pembangunan berkelanjutan. Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, peluang masuknya investasi dinilai sangat besar.

“Kita tidak punya alasan untuk menjadi negara tertinggal. Potensi kita sangat besar, dan generasi muda harus melihat peluang industrialisasi sebagai masa depan bangsa,” ujar Faisol.

Sementara itu, Ketua Umum GMNI, M. Risyad Fahlefi, dalam orasinya menyoroti pentingnya menjaga konsolidasi organisasi di tengah dinamika politik yang kerap kehilangan arah ideologis.

Mengutip ajaran Soekarno, Risyad menegaskan bahwa konsep berdikari tidak hanya bermakna kemandirian ekonomi, tetapi juga kemandirian dalam berpikir agar tidak mudah terpengaruh kepentingan sesaat.

“GMNI harus menjadi ruang perjuangan ideologis yang kuat. Momentum Dies Natalis ini harus dimanfaatkan untuk menemukan kembali jati diri perjuangan kita,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh kader GMNI untuk memperkuat solidaritas dan konsistensi dalam memperjuangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945, demi terwujudnya kemandirian politik dan ekonomi bangsa.

Continue Reading

Metro

IKA ITS Gelar Idul Fitri Funfest 2026, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Sosial-Ekonomi di Jakarta

Published

on

By

Jakarta – MPP IKA ITS berkolaborasi dengan PW dan KOMJUR menggelar Idul Fitri Funfest 2026 bertema “Berbagi Beraksi Berkolaborasi” di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang halal bihalal sekaligus ruang kolaborasi alumni, komunitas, dan masyarakat.

Acara tahunan ini tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menggabungkan aksi sosial, pemberdayaan UMKM, dan penguatan identitas budaya dalam satu panggung.

Kolaborasi Alumni IKA ITS Dorong Aksi Nyata

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA ITS, Ir. Wiluyo Kusdwiharto, menegaskan bahwa Funfest bukan sekadar temu kangen.

“Acara ini adalah bukti nyata rasa syukur sekaligus kepedulian kita terhadap masyarakat sekitar,” ujar Wiluyo dalam sambutannya, Sabtu (11/4/2026).

Salah satu sorotan adalah keterlibatan Yayasan Anak Berkebutuhan Khusus (YABK), mulai dari penampilan tari hingga partisipasi dalam bazar kuliner.

Di sela acara, saya sempat mencicipi kopi dari booth YABK. Rasanya tidak kalah dengan kedai profesional. Momen seperti ini terasa sederhana, tapi memberi perspektif baru soal inklusi.

Selain itu, panitia juga menyalurkan donasi simbolis sebagai bagian dari program “Charity in Diversity” serta menggelar donor darah “Red Heroes Day”.

Dari Budaya hingga Ekonomi, Dampak Diperluas

Mengusung nuansa “Nusantara Tradisional”, acara ini memadukan unsur budaya dengan inovasi. Ada cosplay adat, pertunjukan seni, hingga live painting dari anak berkebutuhan khusus.

Di sisi lain, bazar UMKM menjadi magnet tersendiri. Kuliner khas seperti rawon dan bakso Malang ramai diserbu pengunjung.

Keterlibatan sponsor seperti PT Pertamina, PT BNI, PT PLN Persero, dan PT Dua-Dua Indonesia menunjukkan kuatnya jejaring alumni dalam menggerakkan kegiatan sosial-ekonomi.

Wiluyo menyebut, kolaborasi ini bukan hal baru. Sebelumnya, IKA ITS telah menjalankan berbagai program, mulai dari kebun buah alumni hingga bantuan kemanusiaan di Aceh dan Sumatera Utara.

Saya teringat beberapa tahun lalu, konsep event alumni masih cenderung formal dan terbatas. Kini, formatnya berubah lebih cair menggabungkan hiburan, bisnis, dan filantropi dalam satu ruang.

Continue Reading

Trending