Connect with us

TNI / Polri

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis,Release Akhir Tahun 2019

Published

on

Jakarta – Pembinaan SDM personel Polri pada tahun 2016-2018 tidak banyak penambahan,namun sesuai kebutuhan pengembang organisasi Polri dengan peningkatan tipe polda maupun penambahan polres baru pada tahun 2019,terdapat penambahan posonel polri sebanyak 27.012 orang atau 5,7% meskipun kebijakan minumum Zero growth tetap di gunakan.

Berdasarkan proporsi kepangkatan personel polri golongan Bintara memiliki jumlah 365.053 orang atau 77,6% jumlah ini mengalami penurunan 1,7% bila di bandingkan tahun 2018.pada tahun 2019. polri telah membentuk 10.068 personel baru terbanyak dari pendidikan pembentukan bintara yaitu 8.875 orang bila di bandikan tahun 2018 atau 5.56%.Sepanjang tahun 2019,Polri memberikan 1.854 penghargaan terdiri atas 1.766 penghargaan kepada personel polri, 88 kepada instansi mitra dan warga masyarakat.

Penguatan Organinasi perubahan nomenklatur dan titelatur 1.keputusan Kapolri no:kep/1966/x/2019 tetang perubahan Atas sebagai isi keputusan Kapolri no:kep/136/II/2017 tanggal 3 februari 2017 tetang pengesahan nomenklatur dan titelatur Eselon IIA ke pada susunan Organisasi polri tingkat mabes polri.2.keputusan Kapolri no;kep/2212/ XI /2019tetang perubahan atas sebagian isi keputusan kapolri no;kep/559/V/2017 tanggal 31mei 2017 tetang pengesahan nomenklatur dan titelatur Eselon IIB ke pada susunan Organisasi Polri tingkat mabes Polri.

Perkembangan polri saat ini tetap 34 polda di 34 Provinsi, 1.polda tipe A khusus (PMJ)26 polda tipe A,7 polda tipe B.Dari 461 polres menjadi 493 polres bertambah 32 polres di 514 kab/kota,15 polres tipe A(9 polres metro dan 6 polrestabes)29 polres tipe B(polresta)449 polres tipe C (polres.Modernisasi Polri prestasi polri dalam kompetisi Inovasi,pelayanan publik (Sinovik)Kemen PAN-RB Tahun 2019.SKCK Online dan SKCK keliling Online polresta sidoarjo.Barisan siap Bhabinkamtibmas Respon setiap permasalahan publik polres Banyuwangi.

pembangunan Command Center di Mabes polri dan di 24 polda,Integrasi Aplikasi Online polisiku dan layanan polisi 110 dengan Sim Online dan Skck Online.Pengembangan Aplikasi E-manajemen Penyidikan.Sim Online yang dilaksanakan bertahap dari tahun 2015 sampai 2019 saat ini telah terhubung 100% di 458 satpas di seluruh indonesia.

Progres Pembentukan E-Tilang penerapan E-tilang telah dilaksanakan di 34 polda dan dalam bidang penegakan hukum lantas juga telah di kembangkan.Penegakan Hukum,jumlah kejahatan yang dilaporkan pada 2019 menurun bila dibandikan 2018.

kejahatan konvensional kejahatan konvensional pada tahun 2019 mengalami pemurunan,polri melakukan penindakan terhadap para pelaku kejahatan,namun secara umum kinerja penyidik dalam penyelesai kejahatan konvensional pada tahun 2019 mengalami peningkatan 4,66%.kejahatan transnasional, kejahatan transnasional yang dominan pada 2019 penyalahgunaan Narkoba 30.884 kasus,menurun bila di banding pada tahun 2018.

kejahatan terorisme,sepanjang tahun 2019 aksi teror menurun10kasus 52% di bandingkan tahun 2018.Survei Kinerja Polri dari lembaga survei tahun 2019 di simpulkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap kinerja polri berada di urutan ke 3 setelah TNI dan KPK .

Agenda Nasional 2020 pilkada 2020,Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis Ucapan terimakasih dan pemghargaan kepada seluruh personel Polri yang telah bekerja keras dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama tahun 2019.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Dengan ETLE Mobile Handheld di Polda Kalsel

Published

on

By

Kalsel –  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mendorong transformasi digital penegakan hukum lalu lintas melalui implementasi perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Kebijakan ini merupakan arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum yang menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi penindakan sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H, yang secara konsisten mengawal implementasi ETLE secara nasional agar berjalan terstandar, terintegrasi, dan akuntabel di seluruh jajaran.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H usai penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (26/2/26).

Kombes Pol Dwi Sumrahadi mengatakan, penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld tersebut sebagai bentuk penguatan operasional serta tindak lanjut kebijakan penegakan hukum berbasis elektronik di daerah.

Implementasi ETLE Mobile Handheld ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan pelanggaran lalu lintas secara mobile, fleksibel, dan presisi, ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Dengan sistem berbasis digital, lanjut Kombes Pol Dwi Sumrahadi petugas dapat melakukan perekaman pelanggaran secara real-time, sehingga proses penindakan lebih efektif, profesional, serta meminimalisir potensi penyimpangan.

Seluruh data hasil tangkapan ETLE Mobile Handheld  akan terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional dan melalui proses verifikasi oleh petugas validator sebelum diterbitkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan sesuai data registrasi.

Mekanisme ini memastikan penegakan hukum berjalan secara terstandar, transparan, dan akuntabel, pungkas Kombes Pol Dwi Sumrahadi.

Sementara itu Direktur lalulintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar berharap penguatan teknologi ini diharapkan mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat yang terus berkembang sekaligus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Perangkat ini nantinya akan dioptimalkan pada jalur arteri, kawasan perkotaan, serta titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan, termasuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya, ujar Kombes Fahri.

Dirlantas Polda Kalsel yang merupakan salah satu Tim pelopor ETLE pertama di Indonesia mengatakan melalui implementasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang presisi dan berintegritas.

Ini untuk mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan, pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

Published

on

By

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

“Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

“Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Sigit.

Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas,  betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.

Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.

“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Hadiri Pemakaman Wapres ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno

Published

on

By

JAKARTA, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri upacara pemakaman Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang berpulang di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB.

Almarhum yang menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998 tersebut wafat di usia 90 tahun. Sosoknya dikenal sebagai negarawan dan tokoh militer senior yang memiliki dedikasi panjang bagi bangsa dan negara.

Upacara pemakaman dilaksanakan secara militer dengan Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang sekaligus memimpin Apel Persada. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pejabat tinggi negara, tokoh militer senior, serta perwakilan masyarakat juga terlihat hadir di lokasi pemakaman.

Kasad juga turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-15 (1986–1988) dan Panglima ABRI (1988–1993), sebelum akhirnya menjabat Wakil Presiden RI ke-6.

Atas nama keluarga besar TNI Angkatan Darat, Kasad menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno terhadap TNI AD dan bangsa Indonesia.

Sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka dan disalatkan di Masjid Agung Sunda Kelapa. Prosesi berlangsung khidmat sebagai penghormatan terakhir kepada salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan hidupnya bagi Indonesia. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending