Connect with us

Metro

Filius Yandono Sekretaris Jenderal ASPATAKI : Pentingnya Evaluasi Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Sebagai Upaya Konkret Mencegah Praktik Perdagangan Orang (TPPO)

Published

on

Jakarta — Sekretaris Jenderal ASPATAKI (Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia), Filius Yandono, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan penempatan pekerja migran sebagai upaya konkret mencegah praktik perdagangan orang (TPPO). Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Peluncuran Catatan Tahunan (CATAHU) SBMI 2025 bertajuk “Jejak Gelap Migrasi di Rezim Ekonomi: Jaringan Bisnis Perdagangan Orang dan Runtuhnya Hak Asasi di Era Krisis Iklim”.

Menurut Filius, perusahaan penempatan memiliki tanggung jawab strategis dalam membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak dan aman di luar negeri. Momentum peluncuran CATAHU SBMI 2025 dinilainya penting sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi bagi pelaksana penempatan (P3).

“Kami dari pelaksana penempatan memiliki tugas utama membantu mencarikan dan menempatkan pekerja. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak catatan penting yang akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan tata kelola penempatan ke depan,” ujar Filius.

Ia menjelaskan, keterbatasan lapangan kerja layak di dalam negeri mendorong sebagian masyarakat Indonesia memilih bekerja ke luar negeri. Namun, di tengah kondisi tersebut, tidak sedikit yang justru terjebak dalam penipuan dan menjadi korban TPPO akibat proses nonprosedural.

“Dengan memperbaiki diri dari sisi pelaksana penempatan baik dari kinerja, tata kelola, hingga mekanisme job screening kami berharap dapat membantu warga negara Indonesia agar tidak terjebak dalam praktik penipuan dan perdagangan orang,” tegasnya.

Filius juga mengungkapkan bahwa secara nasional, P3 telah memberikan kontribusi signifikan dalam penempatan pekerja migran Indonesia, yakni mencapai 80,4 persen. Meski demikian, ia mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami peran dan keberadaan P3 secara utuh.

Kami sudah memiliki pengalaman cukup panjang dan berkontribusi besar. Ke depan, setelah pembenahan internal dan sosialisasi diperkuat, kami juga ingin memberikan masukan kepada pemerintah, khususnya agar proses keimigrasian menjadi lebih cepat, murah, dan aman,” tambahnya.

Ia berharap stigma bahwa proses bekerja ke luar negeri secara prosedural itu rumit, mahal, dan berbelit-belit dapat dipatahkan. Dengan sistem yang lebih efisien dan transparan, masyarakat akan terdorong memilih jalur resmi yang memberikan perlindungan hukum dan kepastian kerja.

“Harapan kami, semakin banyak calon pekerja migran yang memilih jalur prosedural, sehingga perlindungan terhadap hak-hak mereka dapat benar-benar terwujud,” pungkas Filius.

Continue Reading

Metro

Industri Parfum Lokal Makin Percaya Diri, PT Kreasi Mewangikan Indonesia Tampilkan Inovasi Terbaru di ICI 2026

Published

on

By

Jakarta, 6 Mei 2026 — Industri parfum dan kosmetik nasional menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin positif. Hal ini ditegaskan oleh Direktur PT Kreasi Mewangikan Indonesia, Irwan Linaksita, yang menyampaikan optimisme terhadap masa depan produk wewangian lokal di ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) 2026 yang berlangsung pada 6–8 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran ini menjadi momentum penting karena menandai 15 tahun penyelenggaraan ICI sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri kosmetik dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku, formulasi, hingga distribusi.

Dalam wawancara dengan awak media, Irwan Linaksita menjelaskan bahwa PT Kreasi Mewangikan Indonesia terus berinovasi dalam menghadirkan produk parfum berbasis bahan baku lokal. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing industri kosmetik nasional.

“Kami memproduksi minyak wangi dan komponen parfum secara lokal dengan memanfaatkan bahan-bahan dalam negeri. Ini menjadi kontribusi kami dalam mendukung pengembangan industri kosmetik Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan telah empat kali berpartisipasi dalam pameran ICI dan secara konsisten menghadirkan inovasi baru setiap tahunnya. Bahkan, dalam menghadapi dinamika pasar, perusahaan rutin meluncurkan varian produk terbaru setiap tiga bulan.

Beberapa produk unggulan yang ditampilkan antara lain varian wewangian dengan tren aroma terkini seperti aroma teh, dessert manis, hingga karakter fragrance modern yang menyasar segmen anak muda dan pasar premium. Produk seperti “Tepungin” dan “Desa Macaroon” menjadi contoh inovasi berbasis bahan lokal yang mendapat respons positif dari pasar.

“Tahun 2026 ini tren parfum cenderung mengarah pada aroma sweet dan clean, seperti wangi teh dan makanan manis. Kami membawa sekitar 18 varian terbaru yang mengikuti tren tersebut, termasuk koleksi parfum premium khas Indonesia,” jelas Irwan.

Selain fokus pada inovasi, PT Kreasi Mewangikan Indonesia juga memperluas jangkauan distribusi hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Bahkan, produk-produk mereka telah menembus pasar ekspor di kawasan Asia melalui jaringan distributor dan agen.

Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, Irwan tetap optimistis terhadap pertumbuhan industri kosmetik nasional. Ia menilai, produk lokal kini semakin kompetitif dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat.

“Produk-produk lokal saat ini semakin berjaya. Kami optimistis di tahun 2026 ini industri parfum Indonesia masih bisa tumbuh dan bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Irwan berharap agar pameran seperti ICI terus diselenggarakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku industri kosmetik lokal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus didukung karena sangat positif dalam mendorong industri. Harapan kami kepada pemerintah agar terus memberikan dukungan kepada pengusaha kosmetik Indonesia agar mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara hingga global,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Dicky Heriyana Pimpin PT Multisari Indoprima Hadirkan Stan Produk Wewangian LUZI di Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI)

Published

on

By

Jakarta — PT Multisari Indoprima, sebagai agen tunggal produk wewangian LUZI di Indonesia, turut ambil bagian dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) dengan menghadirkan stan pameran yang menampilkan berbagai inovasi bahan baku parfum dan fragrance berkualitas tinggi.di Jiexpo Kemayoran jakarta. Rabu (06/5/2026)

Kehadiran perusahaan dalam pameran ini dipimpin langsung oleh General Manager PT Multisari Indoprima, Dicky Heriyana. Partisipasi tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik dan wewangian nasional yang terus berkembang pesat.

Dalam pameran ini, PT Multisari Indoprima menampilkan beragam portofolio produk fragrance dari LUZI yang dikenal memiliki standar kualitas internasional. Produk-produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri kosmetik, personal care, hingga produk rumah tangga di Indonesia.

Dicky Heriyana menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang ICI merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi terbaru serta memperluas jaringan bisnis dengan para pelaku industri kosmetik.

“Melalui keikutsertaan kami di ICI, PT Multisari Indoprima ingin menghadirkan solusi wewangian yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mampu mengikuti tren pasar dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ujarnya.

Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) sendiri menjadi salah satu pameran terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri bahan baku kosmetik, manufaktur, hingga brand kecantikan. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran inovasi antar pelaku industri.

Dengan kehadiran di ajang ini, PT Multisari Indoprima berharap dapat semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam penyediaan bahan baku wewangian, sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan industri kosmetik Indonesia.

Continue Reading

Metro

PT Artemis Primavera Kemindo Tampil di ICI 2026, Tawarkan Solusi Inovatif Bahan Baku Kosmetik

Published

on

By

Jakarta — PT Artemis Primavera Kemindo menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik nasional dengan berpartisipasi dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI). diJiexpo Kemayoran jakarta. Rabu (06/5/2026)

Dalam pameran tersebut, perusahaan menghadirkan stan yang menampilkan beragam solusi bahan baku serta inovasi terkini untuk industri kecantikan.

Kehadiran PT Artemis Primavera Kemindo dipimpin langsung oleh Business Development Manager Industrial Solutions, Michael Yohanes Setya. Ia menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan sekaligus memperkenalkan portofolio produk unggulan kepada pelaku industri kosmetik di Indonesia.

“Melalui ajang ICI ini, kami ingin menghadirkan solusi bahan baku yang berkualitas serta mendukung inovasi produk kosmetik agar semakin kompetitif di pasar,” ujar Michael.

Stan PT Artemis Primavera Kemindo menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha kosmetik, formulator, hingga distributor bahan baku. Produk-produk yang dipamerkan mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyediakan bahan berkualitas tinggi yang selaras dengan tren dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sebagai salah satu pameran terbesar di sektor bahan baku kosmetik, Indonesia Cosmetic Ingredients menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri untuk bertukar informasi, menjalin kemitraan, serta mengeksplorasi inovasi terbaru di bidang kosmetik.

Partisipasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi PT Artemis Primavera Kemindo sebagai mitra strategis dalam industri kosmetik nasional, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri kecantikan Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.

Continue Reading

Trending