Connect with us

Metro

Asia 87 Foundation Gelar Bukber & Santunan Buat 1000 Anak Yatim

Published

on

Jakarta –  Asia 87 Foundation untuk kali ketujuh menggelar acara buka puasa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa, di Tribarta, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5). Dalam acara ini,  yayasan yang didirikan oleh para alumni Sekolah Islam Al Azhar angkatan 1987 tersebut juga memberikan bingkisan kado lebaran untuk 1.000 anak yatim dan dhuafa.

Ketua pelaksana Asia 87 Peduli, Shanty Widhiyanti, mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, Asia87 peduli kembali mengadakan kegiatan sosial unggulan berupa buka puasa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa, yang dihadiri oleh 1.000 anak yatim dari 20 panti asuhan di Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan yang mengusung tema Berkarya untuk Negeri, sekaligus menjadi wadah silaturahmi rekan-rekan dari Asia 87, donatur, sponsor, mitra kerja, relawan dan juga guru-guru,” kata Shanty pada persShanty mengatakan, tema tersebut dipilih sebagai bentuk upaya Asia 87 Peduli untuk terus menumbuhkan kesadaran bagi semua kalangan, terutama generasi muda, agar tidak pernah berhenti peduli dan terus menyalurkan energi positif dengan berkontribusi aktif melalui musik dan seni.

Hal ini, sejalan dengan tujuan kami untuk membantu menanamkan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan berkarya khususnya di bidang sosial, keagamaan, pendidikan dan seni budaya, sesuai dengan misi utama kami Berkarya untuk Negeri,” katanya menambahkan.

Menurut Shanty, pihaknya merasa sangat senang dan bahagia melihat anak-anak yatim dan dhuafa dapat bergembira, dapat menikmati dengan senyum kebahagiaan, dan membantu mereka dalam melupakan sejenak keadaan sulit yang dihadapi.

“Kami juga menyampaikan amanah dari para donatur untuk memberikan seluruh anak yatim dan dhuafa yang hadir, kado lebaran dan sejumlah bingkisan berupa makanan, snack, peralatan tulis, tas sekolah dan juga uang tunai,” kata Shanty.
Wakil ketua pelaksana Asia 87 P

Acara ini juga ditanamkan agar dapat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman terdekat, untuk berbagi keceriaan bersama, bersama-sama membagi rezeki yang kita miliki kepada mereka yang membutuhkan.
“Selain itu, juga untuk menguji iman dan kesabaran kita masing-masing sebagai umat muslim di bulan yang penuh rahmat, suci dan maghfiroh bulan Ramadan,” jelasnya.

Acara buka bersama Asia 87 Peduli ini dipandu oleh MC, serta dimeriahkan oleh penampilan talkshow musik Anet dan tari dan juga kultum oleh Ambassador Asia 87 Peduli, dr Aisah Dahlan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

Sunifia Ingatkan Pentingnya Melestarikan Budaya di Tengah Modernisasi Generasi

Published

on

By

Jakarta – Gerakan Srikandi Indonedia (GERSI) Mendeklarasikan DPP GERSI dengan tema “Perempuan Berdaya Menjadi Garda Terdepan Perubahaan Bangsa” di Gedung Joeang ’45 Jakarta pada hari Minggu, 15 Februari 2026.

Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia (Gersi), Sunifiya, menegaskan pentingnya menjaga tiga pilar utama dalam kehidupan berbangsa, yakni seni dan budaya, perlindungan perempuan dan anak, serta agama dan rohani.

Menurutnya, kebudayaan Indonesia saat ini sedang berada dalam situasi yang memprihatinkan. Berbagai kesenian daerah yang dahulu menjadi kebanggaan bangsa, kini mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

“Dulu kita benar-benar punya kebanggaan seperti tari Jaipong dari Jawa Barat, tarian dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan berbagai daerah lainnya. Sekarang perlahan mulai hilang. Bahkan cara berpakaian pun sudah banyak yang meninggalkan nilai-nilai budaya dan kesopanan sebagai bangsa Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya adat dan adab. Karena itu, modernisasi tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan identitas budaya.

“Kita boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri. Kita tetap bangsa Asia, bangsa Timur yang menjunjung tinggi adab dan adat istiadat,” tegasnya.

Selain bidang seni dan budaya, Gersi juga memberikan perhatian serius terhadap perlindungan perempuan dan anak. Sunifia menilai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sangat tinggi, baik di lingkungan rumah tangga maupun dalam kehidupan sosial.

“Kekerasan itu bukan hanya fisik. Pelecehan verbal, cara berbicara yang merendahkan perempuan, itu juga bentuk kekerasan. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga tatanan sosial bangsa. Jika perempuan tidak dibekali pendidikan dan nilai moral yang kuat, maka dampaknya akan besar terhadap masa depan Indonesia.

“Perempuan itu sentral. Kalau perempuan tidak teredukasi dengan baik, tidak memahami adab dan adat, maka bangsa ini bisa hancur,” ujarnya.

Dalam pandangannya, ada tiga sektor utama yang menjadi fondasi kemajuan perempuan Indonesia, yaitu agama, pendidikan, serta sosial dan budaya.

“Agama dan rohani harus berjalan bersama. Banyak orang beragama, tetapi tidak menjalankan nilai-nilai rohani dalam kehidupan sehari-hari. Agama tanpa kejiwaan dan hati nurani tidak akan membawa perubahan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti generasi muda yang dinilai semakin jauh dari budaya daerah. Kegiatan sekolah yang dulu menampilkan tarian tradisional kini mulai tergantikan oleh budaya populer modern.

“Kita tidak anti kemajuan, tetapi jangan semua diubah. Tetap pertahankan budaya Indonesia, hormati leluhur kita,” katanya.

Sebagai penutup, Sunifia berharap perempuan Indonesia semakin maju dan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Gerakan Srikandi Indonesia memiliki moto: Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Tangguh. Saya berharap perempuan Indonesia semakin pintar, semakin kuat, dan mampu menjaga nilai agama, budaya, serta martabat bangsa,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Agus Supriyanto,SM Anggota DPRD kabupaten kulon Progo Mengantar Para Santri Ponpes Darul Ulum Mengikuti Mubaligh Hijrah

Published

on

By

Yogyakarta-KaryaPost; Santri Pondok Pesantren Darul Ulum Sewu Galur, Kalurahan Karang Sewu, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo yang tergabung dalam Peserta Mubaligh Hijrah melaksanakan program mubaligh hijrah ke Kampus UMY Yogyakarta DIY, pada hari Sabtu 15/02/2026 mulai pukul 07.00 WIB.

Agus Supriyanto,SM Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kulon Progo, dalam kiprahnya membangun kalangan muda yang religius ikut berpartisipasi mengantarkan para Santri Pondok Pesantren Darul Ulum dari Kabupaten Kulon Progo ke tempat kegiatan di kampus UMY di kota Yogyakarta.

Peserta Mubaligh Hijrah Kulon Progo yang terdiri dari 8 santri dan 1 ustadz pendamping ini akan melaksanaan pembekalan dan penerjunan mubaligh hijrah (MH) selama 25 hari, dimana untuk santri putra dan putri ditempatkan terpisah yakni putra di asrama selatan dan putri asrama utara Kampus UMY.

Kegiatan dari pondok pesantren Darul ulum yang beralamat di dusun Sewu Galur, Kelurahan Karangsewu , kecamatan Galur sudah rutin para santrinya mengikuti acara mubaligh Hijrah menjelang bulan suci Ramadhan.

Kegiatan Mubaligh Hijrah itu sendiri diselenggarakan oleh Universitas Muhamadiyah Yogyakarta dengan Panitia MH MT PWM DIY sebagai streering commite.

Jurnalis
Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

*Diikuti Ribuan Peserta, YIA Growrun 2026 di Bandara YIA Kulon Progo Berlangsung Meriah*

Published

on

By

Kulon Progo – KaryaPost;  Minggu 15/02/2026 pagi tidak seperti biasa, area Bandara YIA Kulon Progo dipenuhi para runner dari berbagai daerah, untuk berpartisipasi dalam gelaran Growrun Tahun 2026.

Special partisipan dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Kulonprogo Dr. H. R. Agung Setyawan, ST., M.Sc., MM,, kemudian ada Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H,, dan Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, A. Md., serta pemrakarsa GM Angkasa Pura Persero Ruly Artha.

Bupati Kulonprogo didampingi Kapolres, Wakil Bupati dan GM Angkasapura tampak antusias mengikuti Growrun YIA.
“Kesempatan pagi ini suatu kehormataan kami bisa membersamai dalam kegiatan Grow Run YIA yang merupakan kegiatan lari hal ini menarik minat banyak orang sehingga dapat berkumpul 1.800 lebih pelari baik dari Jogja dan Jawa Tengah, pelaksanaan Growrun YIA 2026 ini secara langsung berdampak pada perekonomian di sekitar Bandara YIA Kulon Progo harapan kami nantinya event serupa dapat berkelanjutan dan semakin diminati para pelari”.

GM Angkasa Pura Bandara YIA Rully Artha  menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas partisipasi seluruh pelari di YIA Growrun 2026. “Selamat datang dan kami harapkan seluruh peserta dapat menikmati Bandara YIA Kulonprogo namun tetap memperhatikan keselamatan karena status Bandara saat ini beroperasi normal”.

Grow Run YIA 2026 mempertandingkan Kategori 10K, 5K dan 2.5K dimana flagiff oleh Bupati Kulonprogo. Fasilitas yang didapat oleh peserta dalam event Grow Run 2026 di Bandara YIA antara lain BIB chip, Jersey Lari, Kalung Medali, Google bag, Voucher & product.  Grow Run 2026 di Bandara YIA Kulonprogo mengambil route Landside Bandara YIA Kulonprogo diikuti oleh 1.800 lebih orang peserta.

Jurnalis : Moch Hazirin

Continue Reading

Trending