Connect with us

Metro

Muscab Pemuda Pancasila Jakarta Pusat ke XIV Tema Mewujudkan Anggota yang Berkualitas Menuju Kemandirian Organisasi Yang Moderen dan Profesional

Published

on

Jakarta – Musyawarah Cabang Pemuda Pancasila Jakarta Pusat yang dihadiri semua Ketua PAC PP sekitar ada 7 Ketua PAC Jkt Pusat sekitar 500 hadirin dengan penanggungjawab Dany Simanjuntak tersebut digelar Musyawarah Cabang XIV Ormas Pemuda Pancasila bertemakan “Sekali Layar Berkembang Surut Kita Berpantang” sebagai wadah kader dalam menciptakan individu yang handal, profesional dan mandiri’, dan sub tema, ‘Dengan Musyawarah Cabang XIV Pemuda Pancasila Jakarta Pusat, Kita Jadikan Sebagai Wadah Konsolidasi Organisasi Yang Mantap, Terarah dan Terpercaya’.

Pengukuhan Ketua MPC PP Jakarta Pusat, Haris Royan Halifa Sukses di Acara Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Pancasila (PP) Jakarta Pusat (JakPus.) ke-XIV digelar di Hotel Sentral Lt.1, Jalan Pramuka No.5, RT.12/RW.5, Rawasari, Kec. Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019)

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Jaktim, Noman Silitonga dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para tamu yang telah hadir dalam kegiatan Muscab PP Jaktim yang merupakan forum tertinggi PP.

“Forum ini tidak hanya sekedar memilih Ketua PP yang baru. Dan semoga PP menjadi lebih profesional dan lebih baik serta dapat membangun negara Indonesia serta menjaga keamanan wilayahnya,” ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DKI Jakarta, Thoriq Mahmud juga mengatakan bahwa PP adalah satu-satunya organisasi yang membawa logo Pancasila pada atributnya, dan para Kader PP tidak boleh meresahkan masyarakat serta harus berada ditengah-tengah masyarakat untuk mendamaikan masyarakat.

“Saling Komunikasi antar ormas dan saling menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Ideologi negara kita adalah Pancasila dan ini tugas kita sebagai kader PP untuk menjaga landasan negara kita,” katanya.

“PP adalah organisasi yang masih menggunakan logo Pancasila. Untuk itu, kami berharap PP terus menjaga keutuhan dan menjaga keamanan khususnya di Jaktim,” tutur Uus yang selanjutnya membuka secara remsi kegiatan Mucab PP Jakpus ke XIV.

Tidak ketinggalan, Kapolres Metro Jaktim, Kombes Ady Wibowo menyampaikan bahwa organisasi masyarakat terutama PP adalah bagian yang terpenting di wilayah Jaktim.

Usai acara yang digelar dengan penuh sukacita tersebut, Ketua OC, Sony Simajuntak mengungkapkan bahwa kegiatan kali ini termasuk yang terbaik.

“Selama ini kita selalu menggelar kegiatan dengan baik, dan Muscab ini sebagai Muscab terbaik,” singkatnya.

Turut Hadir, Roy, Kabid Organisasi Kader PP Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso, mewakili Dandim 0505/Jaktim Kapten Inf Agy Suprapto, Kesbangpol Jaktim Hamid Masud, Kepala BPJS JakPus Beny, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP se-JakPus, Ketua Ranting dan Anak Ranting PP se-JakPus, Ormas Forum Betawi Rembuk (FBR) Makmur, Banser GP Anshor Jaktim Rahmat, Ormas Laskar Merah Putih Namim.

Continue Reading
4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Metro

Hery Resmi Dilantik Menjadi Ketua ORADO Provisi Papua Selatan

Published

on

By

Jakarta,  – Deklarasi Orado Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) bersamaan dengan pelantikan Pemprov ORADO Papua Selatan dan seluruh Pengprov ORADO se-Indonesia. Acara ini juga meliputi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Training Nasional I Wasit ORADO. di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Rabu (7/1/2026)

ORADO bertujuan untuk mengembangkan olahraga domino di Indonesia dan mempromosikannya ke tingkat nasional dan internasional. Kemenpora telah menyatakan dukungannya terhadap pengembangan domino sebagai olahraga strategis, dan ORADO telah bekerja sama dengan Higgs Games Island (HGI) untuk memajukan olahraga ini”

Deklarasi Nasional dan Rakernas I merupakan langkah awal untuk memajukan permainan
Domino, ORADO menargetkan domino bisa menjadi olahraga nasional dan melahirkan atlet berprestasi dan tidak lagi dianggap kampungan dan akan menata olahraga domino secara profesional.

ORADO menggelar Rakernas untuk menyusun program kerja. Dimulai dari tingkat daerah, lalu pertemukan perwakilan daerah di kejuaraan nasional,” Salah satu fokus utama adalah persiapan kejuaraan domino terbesar se-Indonesia dalam waktu dekat ,”terang Hery mantan Ketua KONI Papua Selatan.

ORADO juga diproyeksikan menjadi induk organisasi resmi yang bertanggung jawab penuh atas pembinaan atlet, penegakan aturan, hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang di seluruh penjuru Tanah Air.

Continue Reading

Metro

NPC Resmi Launching LAZNAS, Perkuat Peran Nasional dalam Aksi Kemanusiaan Palestina

Published

on

By

Jakarta, — Nusantara Palestina Center (NPC) secara resmi melaksanakan Launching Ceremony Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) NPC dengan mengusung tema besar “Solid untuk Kemanusiaan, Khidmat untuk Keumatan.” bertempat di Hotel Grand Mercure, Jakarta. Selasa (06/01/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan peran NPC sebagai lembaga nasional yang bergerak di bidang edukasi, advokasi, dan kemanusiaan.

Dalam wawancara awak media, Masri Udin selaku Direktur Eksekutif NPC menegaskan bahwa sejak awal berdiri, NPC memiliki visi besar untuk menjadi lembaga Nusantara yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Kehadiran Nusantara Palestina Center hari ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus mengabdi kepada persoalan kemanusiaan, khususnya bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Masri.

Masri Udin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur, mitra kolaborasi, serta sahabat setia NPC yang selama ini menjadi kekuatan utama gerakan kemanusiaan NPC.

“Kami berdiri di atas kepercayaan para donatur. Sejak awal berdiri, NPC berfokus pada dua hal utama: edukasi dan kemanusiaan, yang menjadi filosofi perjuangan kami dalam memberikan khidmat bagi Palestina.”

Menurut Masri Udin, pemilihan Palestina sebagai fokus utama bukan tanpa alasan. Selain menjadi salah satu bangsa yang hingga kini belum merdeka, Palestina memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan Indonesia.

“Bangsa Indonesia memiliki hutang sejarah kepada Palestina. Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Bahkan pada tahun 1944, Mufti Amin al-Husseini telah aktif mengkampanyekan kemerdekaan Indonesia melalui siaran radio dari Jerman, jauh sebelum Indonesia merdeka,” jelasnya.

NPC hadir sebagai jembatan komunikasi dan solidaritas antara bangsa Indonesia dan bangsa Palestina. Masri Udin juga menegaskan bahwa NPC merupakan lembaga kemanusiaan independen yang tidak berafiliasi dengan kepentingan politik manapun.

“Gerakan NPC sejalan dengan politik negara, namun kami tidak berafiliasi dengan gerakan politik di Palestina maupun di dalam negeri. Fokus kami murni pada kemanusiaan dan advokasi.”

Sejak tahun 2018, NPC telah mengelola dan mendistribusikan amanah dana kemanusiaan sebesar Rp380 miliar, yang dialokasikan melalui lima pilar program utama, yaitu:

1. Program Kesehatan
2. Program Pendidikan
3. Program Infrastruktur
4. Program Edukasi
5. Program Tanggap Darurat (Emergency)

Salah satu program unggulan NPC di Palestina adalah kepedulian terhadap anak-anak korban konflik, di antaranya melalui pendirian TK Nurani Indonesia, yang memberikan pendidikan dan dukungan moral bagi anak-anak yatim agar semangat hidup mereka tetap terjaga.

Selain itu, NPC juga secara rutin memberikan santunan kepada lebih dari 1.012 anak yatim Palestina setiap tahunnya, serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi kedokteran yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan saat terjadi agresi kemanusiaan

Di akhir wawancara awak media, Masri Udin berharap NPC terus menjaga komitmen, konsistensi, serta semangat inovasi dalam menjalankan amanah sebagai penghubung kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina.

“Semoga NPC senantiasa menjaga kepercayaan ini dan terus berinovasi sebagai jembatan amanah antara bangsa Indonesia dan bangsa Palestina,” tutupnya.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menghadiri secara langsung Launching Ceremony LAZNAS Nusantara Plus Center (NPC)

Kehadiran ini menjadi bentuk nyata dukungan parlemen terhadap penguatan peran lembaga zakat dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Dalam wawancara awak media , Syahrul Aidi Maazat memberikan apresiasi tinggi kepada NPC yang selama ini telah aktif sebagai organisasi kemanusiaan (NGO/INJIO) dalam menggalang dan menyalurkan bantuan, khususnya untuk rakyat Palestina. Kini, dengan perubahan status menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), peran NPC dinilai akan semakin strategis dan berdampak luas.

“NPC ini bukan lembaga baru. Mereka sudah lama berjuang mengumpulkan dana kemanusiaan, termasuk untuk Palestina. Selama menjadi NGO, mereka mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pemeriksa keuangan. Sekarang statusnya menjadi LAZNAS, tentu potensi penghimpunan dana akan jauh lebih masif karena berbasis zakat dan kelembagaannya semakin kuat,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, keberadaan LAZNAS NPC diharapkan menjadi mitra strategis BKSAP dalam berbagai program kemanusiaan dan diplomasi parlementer, terutama yang berkaitan dengan isu Palestina dan kepentingan kemanusiaan global.

“Kami berharap LAZNAS NPC dapat terus bersinergi dan berkontribusi, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga untuk rakyat Palestina yang masih berjuang mempertahankan hak-haknya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syahrul Aidi Maazat juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat beberapa lembaga zakat di Indonesia yang aktif menyalurkan bantuan ke Palestina, di antaranya LAZNAS NPC, Rumah Zakat, Dana Tohid, dan sejumlah lembaga kemanusiaan serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, sinergi antar-lembaga tersebut menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia dalam memperjuangkan nilai solidaritas global.

Launching Ceremony ini menjadi momentum penting bagi LAZNAS NPC untuk melangkah ke fase baru sebagai lembaga zakat nasional yang profesional, terpercaya, dan berdampak luas dalam memperjuangkan misi kemanusiaan dan keumatan.

Continue Reading

Metro

Belajar SDGs dari Lingkungan Terkecil: Kisah RT 08 Malaka Jaya Jakarta Timur

Published

on

By

Jakarta – Upaya menjaga lingkungan dan membangun kepedulian sosial tak selalu harus dimulai dari program besar. Di RT 08 RW 04 Kelurahan Malaka Jaya, Jakarta Timur, inisiatif warga justru berkembang menjadi media pembelajaran terbuka bagi berbagai pihak.

Dalam beberapa hari, lingkungan ini dikunjungi Yayasan Al Iman Cipinang Elok, komunitas disabilitas dari Precious One, hingga perwakilan Kementerian Perumahan Rakyat. Mereka belajar langsung bagaimana pengelolaan lingkungan dijalankan secara inklusif dan partisipatif.

Perwakilan Precious One, Ratnawati, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan perspektif baru tentang hubungan antara kepedulian lingkungan dan dukungan terhadap penyandang disabilitas.

Sementara itu, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq, menegaskan bahwa perubahan sosial di tingkat lingkungan tidak bisa dipaksakan.

“Dalam masyarakat yang beragam, selalu ada warga yang belum memilih untuk terlibat. Itu adalah realitas demokrasi. Tugas kami bukan memaksa, melainkan memastikan keputusan warga yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan tetap berjalan, sambil membuka ruang agar siapa pun bisa bergabung kapan saja,” katanya.

Ke depan, RT 08 Malaka Jaya menargetkan swasembada energi dan pangan berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya mendukung SDGs, Asta Cita Pemerintah, serta gerakan menjaga lingkungan perkotaan

Continue Reading

Trending