Connect with us

Metro

Munas HIPMI Ke-XVI Berharap Berjalan Komdusif

Published

on

Jakarta – Tiga kandidat merupakan kader terbaik HIPMI dimana mereka adalah kader kader HIPMI yang sudah tidak diragukan reputasinya. Secara ekomomi mapan, secara intuisi dan kemampuan finansial tidak perlu diragukan lagi kata Koordinator Keamanan Munas HIPMI Firman Mahmud di Hotel Soultan Jakarta, Senin (16/9/2019).

Munas HIPMI kali ini menghadirkan 3 kandidat Ketua HIPMI : No.1 Bagas Adhadirgha, No.2 Ajib Hamdani dan No.3 Mardani H. Maming. Sedianya 4 orang kandidat ketua HIPMI tetapi di penghujung waktu 1 orang calon ketum mengundurkan diri.

Firman Mahmad yang juga ketua kompartemen bidang energi menambahkan 3 kandidat ketua HIPMI ini pantas untuk menduduki sebagai pimpinan tertinggi dalam organisasi HIPMI.

Sejauh ini secara faktual bahwa dari rekomendasi dari DPD 34 provinsi saya kira lanjut Firman untuk sementara Mardani H Maming dengan.no.4 sebagai peringkat pertama dengan polling tertinghi hasil survei berdasarkan dari mandat DPD. Tetapi tidak menutup kemungkinan dibabak akhir akan dinamis situaai berbalik. Jadi perlu strategi yang ampuh dari masing masing kandidat pungkas Firman.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Metro

Belajar SDGs dari Lingkungan Terkecil: Kisah RT 08 Malaka Jaya Jakarta Timur

Published

on

By

Jakarta – Upaya menjaga lingkungan dan membangun kepedulian sosial tak selalu harus dimulai dari program besar. Di RT 08 RW 04 Kelurahan Malaka Jaya, Jakarta Timur, inisiatif warga justru berkembang menjadi media pembelajaran terbuka bagi berbagai pihak.

Dalam beberapa hari, lingkungan ini dikunjungi Yayasan Al Iman Cipinang Elok, komunitas disabilitas dari Precious One, hingga perwakilan Kementerian Perumahan Rakyat. Mereka belajar langsung bagaimana pengelolaan lingkungan dijalankan secara inklusif dan partisipatif.

Perwakilan Precious One, Ratnawati, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan perspektif baru tentang hubungan antara kepedulian lingkungan dan dukungan terhadap penyandang disabilitas.

Sementara itu, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq, menegaskan bahwa perubahan sosial di tingkat lingkungan tidak bisa dipaksakan.

“Dalam masyarakat yang beragam, selalu ada warga yang belum memilih untuk terlibat. Itu adalah realitas demokrasi. Tugas kami bukan memaksa, melainkan memastikan keputusan warga yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan tetap berjalan, sambil membuka ruang agar siapa pun bisa bergabung kapan saja,” katanya.

Ke depan, RT 08 Malaka Jaya menargetkan swasembada energi dan pangan berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya mendukung SDGs, Asta Cita Pemerintah, serta gerakan menjaga lingkungan perkotaan

Continue Reading

Metro

Susana Florika Marianti Kandaimu Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Hadiri Acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025

Published

on

By

Jakarta — Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Susana Florika Marianti Kandaimu, menghadiri puncak Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 5 Januari 2026.
Kehadiran Susana menandai sejarah baru PMKRI, sebagai perempuan pertama asal Papua yang menjabat Ketua Presidium PP PMKRI tingkat nasional.

Ditemui di sela acara puncak perayaan Natal nasional 2025, Susana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Natal Nasional 2025 yang berlangsung penuh sukacita dan memberikan dampak luas bagi masyarakat Indonesia. Natal Nasional 2025 dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.Matius 1:21-24.

“Sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Santo Thomas Aquinas periode 2024–2026, saya menyambut baik Perayaan Natal Nasional 2025 yang diselenggarakan dengan sangat baik, penuh sukacita, dan sangat berdampak bagi seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ujar Susana.

Sebagai pimpinan organisasi nasional pemuda, Susana juga mengapresiasi Ketua Umum Panitia Natal Nasional, Maruarar Sirait, yang telah membuka ruang partisipasi bagi PMKRI untuk terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional, khususnya melalui Seminar Natal Nasional.

“PMKRI diberi ruang untuk ambil bagian dalam seminar Natal Nasional yang dilaksanakan di beberapa titik, mulai dari Bandung, Ruteng, hingga Merauke, dengan tema-tema yang mengangkat isu-isu daerah,” jelasnya.

Menurut Susana, hasil seminar tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga akan dibukukan sebagai catatan penting dan disampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Seminar Natal Nasional ini akan dibukukan dan menjadi catatan yang akan disampaikan kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden, dengan tema besar ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Susana menekankan pentingnya kehadiran negara dalam penguatan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Keluarga adalah komunitas paling kecil dalam masyarakat. Ketika keluarga mendapat perhatian serius dari pemerintah, maka generasi yang tumbuh di dalamnya akan menjadi generasi yang cerdas dan merdeka,” tegas Susana.

Ia juga mengapresiasi berbagai program kerja Presiden dan Wakil Presiden bersama Kabinet Merah Putih, seraya berharap pada tahun 2026 pemerintah semakin melibatkan anak muda dalam perumusan kebijakan nasional.

“Kami anak muda berharap pemerintah betul-betul melihat masa depan bangsa ini dan melibatkan anak muda untuk duduk bersama, berdiskusi, karena anak muda adalah penentu Indonesia ke depan,” katanya.

Selain isu generasi, Susana turut menyoroti kondisi lingkungan hidup yang kian memprihatinkan. Ia mengajak keluarga dan generasi muda untuk bersama-sama merawat bumi sebagai tanggung jawab kolektif.

“Ketika kita mengajak keluarga dan generasi muda untuk merawat Ibu Pertiwi, saya yakin Indonesia akan menuju Indonesia Emas dan melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang cerdas serta mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya optimistis.

Terkait program PMKRI ke depan, Susana menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan fokus pada penguatan soft skill generasi muda serta mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan kementerian terkait ketenagakerjaan, guna menyiapkan anak muda Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan global.

Continue Reading

Metro

Presiden Prabowo hadiri Perayaan Natal Nasional 2025

Published

on

By

menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 yang bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta,Senin (5/1/2026)

‎”Acara hari adalah bukti dari jati diri kita bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang multietnis, multiras, multiagama, multibudaya,” ujar Presiden Prabowo, Senin (5/1/2026).

‎Prabowo mengatakan Indonesia adalah bangsa yang sangat besar. Berdasarkan hitungan para pakar kelompok etnis di Indonesia mencapai 1.700 kelompok etnis, dengan beragam bahasa.

‎Masyarakat Indonesia juga menganut agama yang berbeda-beda. Namun, kondisi ini tidak membuat bangsa Indonesia terpecah belah dan tetap hidup rukun.

‎”Kita menganut agama yang berbeda-beda, tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa, satu nusa, yang memiliki satu bahasa karena kita memiliki niat yang sama, kita ingin meraih kehidupan yang baik bersama,” ujar Presiden.

‎Presiden juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, apabila ada perbuatan maupun perkataannya yang salah.

‎”Sebagai penutup, saya pribadi sebagai Prabowo Subianto dan sebagai Presiden Republik Indonesia, kalau ada kata-kata saya yang salah, yang menyinggung perasaan siapa pun, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Prabowo.

‎Presiden juga menegaskan bekerja hanya untuk kepentingan masyarakat. Dia ingin masyarakat Indonesia sejahtera.
‎Dia bersama para menteri di Kabinet Merah Putih terus bekerja keras untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Dia akan bekerja keras mengurangi penderitaan dan kesulitan masyarakat Indonesia.

‎”Apalagi sekarang di daerah-daerah bencana, kami bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kita, percayalah itu niat kami dan kami sangat optimitis, kami sangat percaya, kami berada di jalan yang benar, jalan di atas kebenaran, di atas keadilan, dan sesungguhnya hanya untuk kebaikan rakyat Indonesia,” ujar dia.

‎Ditempat yang sama, apresiasi tinggi juga disampaikan adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo kepada jajaran panitia peringatan Natal Nasional tahun 2025.

‎”Bapak-bapak, ibu-ibu, para hadirin semuanya shalom salve, atas nama panitia Natal Nasional saya haturkan banyak terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu semuanya,” kata Hashim selaku Ketua Dewan Penasihat Panitia Natal Nasional 2025 saat memberikan sambutan.

‎Usai sambutan, Hashim bersama Ketua Panitia Natal Nasional 2025 Maruarar Sirait menyalakan lilin Natal diiringi lantunan lagu O Holy Night. ‎

Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kebudayaan Fadly Zon, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.Selain itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Kepala BGN Dadan Hindayana , Kepala Polri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

‎Selain presiden dan wakil presiden, perayaan Natal juga turut dihadiri tokoh penting dan perwakilan organisasi Kristen dan Katolik, di antaranya Ketua Umum Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Jacklyn Manuputty; Sekjen Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Adrianus Sunarko; Ordo Fratrum Minorum; Ketua Umum PGPI, Pendeta Jason Balompapueng; Ketua Umum PGLII, Pendeta Tommy O Lengkong.

‎Selanjutnya Ketua Umum Baptis Pendeta Rendy A Chuang; Ketua Umum GMAHK, Pdt Binsar Sagala; Ketua Umum Gereja Ortodoks Penatua Jimmy Yakobus; dan Ketua Umum Bala Keselamatan, Kolonel Hosea Makagiantang.

Continue Reading

Trending