Connect with us

Metro

Armyn Gultom, Ketua Kornas Fokal IMM Gelar Silaturahmi Nasional “Membangun Sumber Daya Manusia Untuk Indonesia Maju”

Published

on

Jakarta – Kordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) bertajuk ‘Membangun Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Maju’ hari Jum’at – Sabtu, 18-19 Oktober 2019 di Hotel Royal Kuningan Jakarta Pukul 13.00 WIB s/d Selesai.

Ketua Umum Kornas Fokal IMM, Armyn Gultom mengatakan, “Ini adalah silaturahmi nasional alumni IMM bukan sebatas sebagai ajang temu kangen saja tetapi juga sebagai wadah urun rembuk untuk menanggapi situasi bangsa ini. Melalui forum ini kami akan membahas tentang situasi kebangsaan, tentang keumatan, dan tentang kontribusi nyata alumni IMM dalam memajukan Indonesia,” Ujar Armyn.

Sejatinya, Silatnas ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para Alumni IMM di seluruh provinsi Indonesia.

“Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M.A.P sebagai Menteri Pendidikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) membuka Acara ini. Muhadjir mengharapkan agar alumni IMM mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar bisa memperkuat eksistensinya dalam pergulatan kebangsaan.

“Pemilu telah usai, saatnya alumni IMM mengambil peran secara strategis dalam membangun bangsa. Eksistensi alumni IMM harus bisa dirasakan oleh semua, dan teranghanya dengan SDM unggul, Indonesia maju akan terwujud. Umat Islam harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa. Menggerakkan pendidikan, sosial dan dakwah,” Terang Muhadjir.

Acara ini turut dihadiri oleh Ton Abdillah Has sebagai Ketua Pelaksana Acara Silatnas Fokal IMM meliputi FGD perumusan peta jalan gerakan untuk Indonesia maju, sidang komisi untuk rekomendasi serta mempersiapkan peringatan Milad IMM dan Muktamar Muhammadiyah akan digelar pada 2020.

Silaturahmi Nasional (Silatnas) alumni Ikatan Keluarga Alumni IMM (Kornas Fokal IMM) mengatakan bahwa sejumlah rumusan solusi masalah bangsa dan keumatan turut dibahas dalam Silatnas ini. Acara silaturahmi nasional alumni IMM dengan Forum permusyawaratan ini tentang situasi kebangsaan, soal keumatan, dan menghadapi Muktamar Muhammadiyah 2020 dan milad IMM,” katanya.

Armyn mengatakan, acara ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para alumni IMM hampir dari seluruh provinsi di Indonesia. Selanjutnya, Kornas Fokal IMM akan rembuk dan melakukan rapat kerja.

“Jadi, nanti rapat kerja. Kemudian tahun depan kita akan munas dan akan memberikan rekomendasi,” Terang Armyn.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sekjen MUI Anwar Abbas, Mendikbud Muhadjir Effendy, hingga anggota DPR RI Saleh Daulay.

Silaturahmi Nasional (Silatnas) alumni Ikatan Keluarga Alumni IMM (Kornas Fokal IMM) mengatakan bahwa sejumlah rumusan solusi masalah bangsa dan keumatan turut dibahas dalam Silatnas ini. Acara silaturahmi nasional alumni IMM dengan Forum permusyawaratan ini tentang situasi kebangsaan, soal keumatan, dan menghadapi Muktamar Muhammadiyah 2020 dan milad IMM,” katanya.

Armyn mengatakan, acara ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para alumni IMM hampir dari seluruh provinsi di Indonesia (pengurus provinsi) dan pengurus nasional. Selanjutnya, Kornas Fokal IMM akan rembuk dan melakukan rapat kerja. Silatnas juga menjadi bagian dari rapat kerja pengurus karena tahun depan akan menggelar Munas.

“Jadi, nanti rapat kerja. Kemudian tahun depan kita akan munas dan akan memberikan rekomendasi,” Terang Armyn.

“Ya, Tahun depan kita akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) jadi silatnas ini juga sekaligus akan mempersiapkan materi – materi munas dan akan memberikan rekomendasi pada munas yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 mendatang”, ujarnya.

Armyn merinci rekomenadasi yang akan di hasilkan pada silatnas ini dan akan direkomendasi pada munas 2020 mendatang ada empat hal.

– Tentang situasi kebangsaan.

– Soal keummatan.

– Menghadapi Muktamar Muhammadiyah tahun 2020.

– Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai gebyar dari persiapan muhtamar Muhammadiyah tahun 2020.

Lebih lanjut Armyn menyebutkan Silat ini juga akan diisi dengan beberapa acara antara lain; ceramah Menteri Pertahanan RI oleh Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu. Diskusi Optimalisasi Investasi Dana Haji untuk kesejahteraan umat dan pentingnya pendaftaran haji sejak dini. Diskusi Publik dengan topik Tantangan Membangun Kedewasaan Demokrasi Indonesia. Ceramah “Quo Vadis Kaderisasi IMM untuk Bangsa”. Serta sosialisasi 4 pilar.

Menurut Armyn, situasi kebangsaan yang belakangan ini penuh turbulensi mendorong Fokal IMM sebagai entitas anak bangsa mengambil peran dan tanggung jawab.

“Kami meyakini dinamika politik saat Pilpres lalu yang sarat dengan pesan berbau SARA, kerusuhan 21-22 Mei, serta belakangan kita simak juga terjadi di Papua, merebaknya radikalisme, serta unjuk rasa isu KPK yang juga membawa korban jiwa di Kendari, bukanlah sesuatu yang bisa kita pandang remeh,” ucap Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

Armyn Gultom menyebut, semua fraktal tersebut mesti ditelaah dan dibincangkan secara mendalam, agar bisa disikapi secara tepat.

“Alumni IMM dengan beragam latar belakang keilmuan ingin berkontribusi, memberi masukan pada pemerintah sekaligus menyusun langkah yang dapat dilakukan sendiri karena persoalan bangsa adalah soal bersama dan semua elemen bangsa patut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar pengurus PP Muhammadiyah ini.

Alumni IMM jumlahnya jutaan, mengingat basisnya tersebar tidak hanya di Perguruan Tinggi Muhammadiyah, tapi juga di perguruan tinggi negeri dan Islam negeri, serta swasta lainnya. “Sehingga memiliki potensi luar biasa dalam melakukan pencerahan dan agenda kontributif lainnya bagi bangsa,” tutur Armyn.

Terkait pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang akan digelar 20 Oktober, Armin mengingatkan agar demokrasi mesti dijaga tidak hanya pada pelaksanaan prosedur demokrasi semata, tetapi juga membangun budaya demokrasinya.

“Pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan hasil pemilu yang sah, sehingga pelantikannya adalah keniscayaan konstitusional, sehingga tiap keinginan menghalanginya adalah tindakan anti demokrasi, anti-Pancasila. Sebagai elemen sivil society, Fokal IMM akan menjadi mitra kritis pemerintah, mendukung tiap langkah pemerintah yang memberi faedah maksimal bagi kemajuan bangsa, serta memberi masukan pada aspek yang dibutuhkan,” Terangnya.

Ini juga mempersiapkan materi-materi munas dan akan memberikan rekomendasi tentang empat hal. Pertama, tentang situasi kebangsaan. Kedua, soal keumatan dan yang ketiga menghadapi Muktamar Muhammadiyah tahun 2020 dan milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai gebyar dari persiapan Muktamar Muhammadiyah tahun depan,” ujar Armyn di lokasi.

Mengenai tema membangun Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Maju, hal itu dikatakannya senapas dengan agenda Muktamar Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah sampai saat ini memiliki sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Untuk itu, kata Armyn, ke depan agenda pendidikan akan dikembangkan dalam metode penangkalan terhadap radikalisme dan program deradikalisasi.
Selain itu, diharapkan ke depan Fokal IMM bisa memberikan penyuluhan, pencerahan mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, pemahaman tentang Indonesia adalah negara kesepakatan, Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara.

“Karena itu sudah menjadi kesepakatan founding father kita, para pendiri bangsa bahwa dasar negara kita adalah Pancasila,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Armyn meyakini akan ada kader Muhammadiyah yang akan menjadi menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin lima tahun kedepan.‎ Namun, katanya, hal itu tentu menjadi kewenangan presiden.

“Saya kira masih akan ada (kader Muhammadiyah) dalam optimisme saya mengatakan pasti ada. Karena itu urusan presiden hak prerogratif presiden. Muhammadiyah punya SDM yang luar biasa untuk posisi apapun. Ketika itu diperlukan dan dipandang perlu oleh pak Jokowi. Di Muhammadiyah itu segudang tenaga yang bisa ditempatkan untuk sektor apapun,” ujarnya.

Terpenting, Armyn menegaskan bahwa prinsip Muhammadiyah tidak pernah meminta-minta kursi menteri di pemerintahan. Namun, sambungnya, muhammadiyah selalu siap ditempatkan di pos-pos strategis jika diminta oleh Presiden.

“Di Muhammadiyah ini diajarkan jangan merebut jabatan, tapi ketika diberi amanah itu laksanakan dengan tuntas, baik, dan amanah,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sekjen MUI Anwar Abbas, Mendikbud Muhadjir Effendy, hingga anggota DPR RI Saleh Daulay.

Acara dilanjutkan tausyiah oleh Dr. Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah, serta dilanjutkan dengan diskusi bertema ‘Optimalisasi Investasi Dana Haji Untuk Kesejahteraan Umat dan Pentingnya Pendaftaran Haji Sejak Dini Oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. Kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Publik bertemakan, ‘Menyoal Konsolidasi Demokrasi Pasca Dua Dekade Reformasi’ oleh Dr (HC). H.Zulkifli Hasan, SE., M.M. Wakil Ketua MPR RI. Dan sebagai puncaknya, diisi dengan Acara Konsolidasi FOKAL IMM KORNAS bersama KORWIL FOKAL IMM Se-Indonesia dan dimintakan pandangan Umum dari setiap Korwil Fokal IMM se-Indonesia. “Pungkas Armyn Gultom Kordinator Nasional Fokal IMM.

“Silatnas ini merupakan ruang konsolidasi dan silaturahim antar keluarga alumni IMM tingkat nasional. Terutama dalam mempersiapkan SDM kader dan alumni IMM untuk Indonesia kedepan,” kata Armyn Gultom, Kordinator Nasional Fokal IMM.

Untuk Selanjutnya Acara Besok, Sabtu, 19 Oktober 2019 akan ada Diskusi Publik ‘Tantangan Membangun Kedewasaan Demokrasi di Indonesia’ oleh Ir. Hasto Kristiyanto, M.M. Sekjend DPP PDIP Perjuangan, Ahmad Rofiq, S.T. Sekjend DPP Partai Perindo dan H. Hanafi Rais S.I.P., M.P.P. Ketua DPP PAN.

“Insya Allah usai kegiatan Silatnas Fokal IMM ini, penutupan akan dilakukan oleh Dr. Abdul Mukti, M.Ed, sambil memberikan tausyiah Kebangsaan,” pungkas Armyn Gultom yang juga dicalonkan untuk Walikota Sibolga, Sumatera Utara.

Continue Reading
2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

SYAWALAN DAN HALALBIHALAL PAGUYUBAN TRAH HB III DEWA DARU KULON PROGO DARI SILSILAH KETURUNAN RM BAGUS SINGLON ATAU KI SADEWA PUTRA KANDUNG PANGERAN DIPONEGORO

Published

on

By

Kulon Progo, 12/4/2026 – karyapostcom ,pada hari minggu pukul.09.30 wib-selesai Paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kulon progo mengadakan acara syawalan dan halalbihalal yang bertempat di rumah sesepuh Trah sekaligus merupakan pembuka sejarah pertama kali terkait silsilah keturunan dari RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa putra kandung Pangeran Diponegoro yang ada di kabupaten kulon Progo.

Kegiatan acara syawalan idul fitri 1447 H dari paguyuban trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo Yogyakarta di hadiri bersifat perwakilan dari masing-masing trah seperti Trah RM Rono Wongso maupun Trah RM Rekso Bongso yang ada di wilayah kecamatan pengasih,sentolo,wates,panjatan dan temon.

Beliau ketua paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo yang akrab di panggil eyang sepuh karena usianya yang sudah memasuki umur 91 tahun ini mempunyai nama
simbah Sarwanto Hadi yang pernah mengabdi di kantor Depag kulon Progo, berkarya di Yayasan Darmais kemudian Pengelola pendidikan PKBM /Pusat kegiatan belajar masyarakat sampai sekarang dan merupakan sejarawan dari kulon Progo yang mendapatkan penghargaan dari PWMOI / Perkumpulan wartawan media online Indonesia menjelaskan kepada awak media yang meliput acara tersebut di Dusun gunung pentul desa Karangsari kecamatan pengasih kabupaten kulon Progo Yogyakarta.

Acara syawalan dan halalbihalal dalam momen hari raya idul fitri 1447 (12/4/2026 ) yang dilaksanakan oleh Paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo turut  mengundang Bupati kulon Progo, Ketua DPRD kabupaten kulon Progo dan RM Kukuh Hertriasning wayah dalem Sri sultan HB VIII dari dalem benawan kota yogyakarta sebagai wujud dalam jalin silatrahmi berkelanjutan
setelah Paguyuban Trah selesai melaksanakan audensi untuk usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa yang mana telah mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat khususnya salah satunya seperti GMK’2009 / Generasi muda kulon Progo,Lembaga MLKI/Majelis Luhur kepercayaan indonesia kulon Progo,Ormas KB-FKPPI/ Forum komunikasi putra dan putri purnawirawan TNI-Polri PC.1204 kulon Progo &
DPC IP-KI /Ikatan Pendukung Kemerdekaan
indonesia Kabupaten Kulonprogo terkait sosialisasi tentang perjuangan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa sebagai pahlawan desa karena jejak kepahlawanannya di kabupaten kulon Progo ketika berperang melawan penjajah kolonial belanda mengunakan strategi perlawanan gerilya dari desa ke desa begitu dijelaskan oleh simbah Sarwanto Hadi yang juga merupakan keturunan grad ke 7 dari Pangeran Diponegoro ( Pahlawan nasional ).

Acara syawalan dan halalbihalal paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo hadiri oleh bapak Wakil Bupati kulon Progo
H Ambar Purwoko,A.Md kemudian dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang makna arti syawalan dan halalbihalal di hari raya idul fitri 1447 H bahwa pentingnya menanamkan jiwa saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi sekaligus menguatkan persaudaraan,disela sambutannya beliau juga  mengapresiasi acara yang dilaksanakan oleh paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo semoga misi dalam kegiatan mengumpulkan balung pisang agar tidak kepaten obor menjadi fondasi utama dalam mempererat persaudaraan khususnya di masing-masing warga Trah dari silsilah keturunannya
RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa yang ada di kabupaten kulon Progo pada umumnya.

RM Kukuh Hertriasning wayah dalem Sri sultan HB VIII dari Dalem Benawan kota Yogyakarta menyampaikan terimakasih atas kehadiran bapak H Ambar Purwoko,A.Md Wakil Bupati kulon Progo dalam pelaksanaan acara tersebut dan mengucapkan terimakasih kepada simbah Sarwanto Hadi selaku sesepuh Trah RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa di kabupaten kulon Progo semoga semangat dalam detak, gerak maupun gerakan beliau dalam misi berbagi serta berbakti menjadi tauladan kita bersama khususnya bagi generasi penerusnya yang muda mudi di kalangan Trah bahwa apa yang sudah dilakukan oleh beliau merupakan bentuk kepedulian serta kesadaran kolektif yang terbangun karena kecintaannya kepada leluhur dalam memaknai  kepahlawanan Pangeran Diponegoro ( Pahlawan nasional ) artinya semangat juang dari perlawanan maupun perjuangan beliau pangeran Diponegoro bersama putranya RM bagus Singlon atau Ki Sadewa menjadi dasar bagi warga trah terutama bagi generasi mudanya di masa depan senantiasa berperan aktif dalam mengemban cita-cita pahlawan bangsa.

Ketua MLKI kabupaten kulon Progo Bapak
Trisno Raharjo menyampaikan terimakasih atas kehadiran bapak H Ambar Purwoko, A.Md Wakil Bupati kulon Progo dan RM Kukuh Hertriasning wayah dalem Sri sultan HB VIII yang telah mengisi banyak pesan penuh makna dalam acara syawalan dan halalbihalal paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo.

Bapak Lajiyo Yok Mulyono Wakil ketua DPRD kabupaten kulon Progo yang pada kesempatan acara tersebut sebagai undangan mewakili Ketua DPRD kabupaten kulon Progo tidak bisa menghadiri kemudian karena bersamaan dengan jadwal yang sama sehingga beliau mohon ijin pamit kemudian tak lupa  mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1447 H kepada segenap warga trah RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa yang hadir dalam acara tersebut khususnya kepada bapak Sarwanto Hadi Ketua paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo.

Bapak Samuji ( Dukuh ) dari dusun, Josutan,Karangsari pengasih sebagai Ketua paguyuban Trah Ki sadewa mengucapkan terimakasih kehadiran para tamu undangan serta warga yang hadir dalam acara Syawalan dan Halalbihalal paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo semoga menjadi ibadah bagi kita semuanya dalam memaknai hari raya idul Fitri 1 Syawal 1447 H tahun 2026 ini.

R.Ngt Anastasia Padminingsih BA ,ibu Rusmini ( Putri Almarhum LVRI Sindurejo atau Dolah Yasir  dari wates ) , Drs Ramidjo ( mantan camat ) dan Budi Legowo Santoso ( Penasehat DPD PWMOI KP /Perkumpulan Wartawan media online Indonesia ) yang mana semuanya hadir sebagai undangan perwakilan dari warga Trah RM Rekso Bongso dari Wates mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi
aktif dalam kegiatan tersebut kemudian mengucapkan terimakasih atas perhatian dari Bapak H Ambar Purwoko A.Md Wakil Bupati kulon Progo dan RM Kukuh Hertriasning wayah dalem Sri sultan HB VIII yang berkenan hadir serta memberikan sambutan dalam acara syawalan dan halalbihalal paguyuban Trah
HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo.

Agus Supriyanto,SM Ketua KB-FKPPI PC.1204 / Forum komunikasi putra dan putri purnawirawan TNI-Polri kabupaten kulon progo yang juga merupakan anggota DPRD kabupaten kulon Progo dari dapel wilayah Galur – Lendah menyampaikan terimakasih undangannya namun beliau ijin pamit tidak bisa menghadiri acara syawalan trah
HB III Dewa Daru Kabupaten kulon Progo karena bersaman dengan jadwal acara syawalan dan halal bihalal di wilayahnya kemudian beliau mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1syawal 1447 H mohon maaf lahir dan batin untuk segenap keluarga warga Trah RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa yang ada di kabupaten kulon Progo.

Acara berlangsung dengan khidmat penuh rasa kebersamaan hati bagi semua yang hadir di acara tersebut selesai menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya bersama-sama setelah itu dilanjutkan dengan acara ikrar syawalan dari Paguyuban trah HB III Dewa daru kabupaten kulon Progo kemudian di isi pemaparan silsilah dari Trah termasuk sejarah singkat RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa untuk tamu undangan beserta warga trah yang hadir mewakili.

Penutup semua rangkaian acara syawalan dan halal bihalal tersebut lalu di isi acara tauizah yang disampaikan oleh ustad romadhon dari pondok pesantren Al Khafi ,desa Pandowan ,kecamatan Galur kabupaten kulon progo,Yogyakarta.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Alumni IPNU Gelar Halal Bihalal, Teguhkan Ukhuwah dan Persatuan

Published

on

By

Jakarta – Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menggelar Halal Bihalal Presidium Pusat Majelis Alumni IPNU dengan mengusung tema “Meneguhkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah” di Hotel Acacia Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim antaralumni, sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan dan keorganisasian di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Ketua Umum Alumni IPNU, Asrorun Ni’am, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam mengenai makna silaturahim sebagai perekat utama persaudaraan di tengah berbagai perbedaan.

Menurutnya, Halal Bihalal tidak boleh dimaknai sekadar sebagai tradisi seremonial, melainkan menjadi ruang untuk “mempertaruhkan hati” demi menjaga hubungan antarsesama. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan konflik secara bijak serta tetap menjaga kebersamaan.

“Perbedaan pilihan, afiliasi, maupun pandangan adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun dengan bertemu dan bersilaturahim, minimal kita bisa membangun kesepahaman, meskipun belum tentu langsung mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dalam kehidupan berorganisasi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama, seluruh elemen harus tetap berpegang pada prinsip dasar yang diwariskan para pendiri.

Prinsip tersebut mencakup komitmen terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, menjaga sanad keilmuan, keikhlasan dalam berkhidmat, serta tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Asrorun Ni’am juga mengingatkan bahwa dinamika zaman menuntut adanya adaptasi, namun tidak boleh menggeser nilai-nilai fundamental organisasi. Ia menekankan pentingnya kemampuan membedakan antara prinsip dasar yang harus dijaga dan hal-hal yang dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menggarisbawahi bahwa persatuan merupakan fondasi utama berdirinya jam’iyah Nahdlatul Ulama. Semangat kebersamaan, menurutnya, harus terus dirawat agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan orientasi, baik dalam aspek keagamaan maupun politik.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh hadirin, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan, baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

“Momentum Syawal ini adalah saat yang tepat untuk memperkokoh ukhuwah nahdliyah, mempererat persaudaraan, dan merapatkan barisan demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Munif Haryadi Terpilih Ketua APPSI DKI Jakarta Siapkan Program Konsolidasi dan Perlindungan Usaha

Published

on

By

Jakarta, – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Gedung Juang, Jakarta, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini menjadi momentum penting dalam proses pergantian kepemimpinan organisasi sekaligus penguatan struktur kepengurusan hingga ke tingkat paling bawah. Muswil juga menjadi forum strategis untuk menyusun langkah-langkah organisasi dalam mendukung penguatan sektor perdagangan pasar tradisional di ibu kota.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum APPSI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, bersama jajaran pengurus pusat dan daerah. Turut hadir lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta sekitar 120 komunitas pedagang pasar dari seluruh wilayah Jakarta.

“Muswil ini merupakan agenda lima tahunan untuk pergantian kepemimpinan. Hari ini dihadiri oleh lima DPD pengurus dan sekitar 120 komunitas pedagang pasar di Jakarta.

Melalui musyawarah ini, kita melakukan pembenahan struktur organisasi sampai ke tingkat paling bawah agar mampu mengawal dan menjalankan program Bapak Prabowo Subianto di sektor pedagang pasar,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Munif Haryadi terpilih sebagai Ketua APPSI DKI Jakarta untuk periode kepengurusan berikutnya.

Dalam wawancaranya kepada media, Munif menjelaskan bahwa program jangka pendek kepengurusan baru akan difokuskan pada konsolidasi internal organisasi guna memperkuat soliditas antar pedagang dan pengurus di seluruh wilayah Jakarta.

“Program jangka pendek kami adalah konsolidasi ke dalam, memperkuat koordinasi organisasi dan menyatukan visi seluruh pedagang pasar agar bergerak dalam satu komando untuk memperjuangkan kepentingan bersama,” kata Munif.

Sementara itu, untuk program jangka panjang, pihaknya akan fokus pada perlindungan lokasi usaha pedagang, pelibatan pedagang dalam setiap proses penataan pasar, serta peningkatan kesejahteraan pelaku ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, selama ini pedagang kerap kurang dilibatkan dalam kebijakan penataan pasar yang dilakukan pemerintah daerah, padahal mereka merupakan tulang punggung ekonomi rakyat.

“Kami ingin memastikan lokasi pedagang yang sudah jelas harus dilindungi.
Dalam setiap penataan pasar, pedagang harus dilibatkan karena merekalah pelaku utama ekonomi kerakyatan.

Dengan begitu ekonomi bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,” jelasnya.

Munif juga menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi pedagang pasar, seperti praktik tengkulak dan panjangnya rantai distribusi bahan pokok yang berdampak pada ketidakstabilan harga.

Ia optimistis, dengan dukungan Ketua Umum APPSI yang juga dekat dengan pemangku kebijakan di sektor pertanian, berbagai persoalan tersebut dapat diatasi.

“Pedagang sering menghadapi permainan pasar dan tengkulak. Karena Ketua Umum kami sangat dekat dengan pemangku kebijakan, kami berharap bisa memutus mata rantai distribusi yang terlalu panjang sehingga harga bahan pokok menjadi lebih stabil dan pedagang bisa lebih sejahtera,” tambahnya.

Munif menegaskan, kepengurusan baru akan berkomitmen memperjuangkan kepentingan pedagang pasar secara kolektif.

“Harapan saya ke depan, seluruh pedagang bisa satu komando demi kepentingan bersama. Siapa yang akan membela kepentingan kita kalau bukan diri kita sendiri. Kita tidak bisa hanya berharap kepada pihak lain,” tutupnya

Continue Reading

Trending