Connect with us

Metro

Armyn Gultom, Ketua Kornas Fokal IMM Gelar Silaturahmi Nasional “Membangun Sumber Daya Manusia Untuk Indonesia Maju”

Published

on

Jakarta – Kordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) bertajuk ‘Membangun Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Maju’ hari Jum’at – Sabtu, 18-19 Oktober 2019 di Hotel Royal Kuningan Jakarta Pukul 13.00 WIB s/d Selesai.

Ketua Umum Kornas Fokal IMM, Armyn Gultom mengatakan, “Ini adalah silaturahmi nasional alumni IMM bukan sebatas sebagai ajang temu kangen saja tetapi juga sebagai wadah urun rembuk untuk menanggapi situasi bangsa ini. Melalui forum ini kami akan membahas tentang situasi kebangsaan, tentang keumatan, dan tentang kontribusi nyata alumni IMM dalam memajukan Indonesia,” Ujar Armyn.

Sejatinya, Silatnas ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para Alumni IMM di seluruh provinsi Indonesia.

“Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M.A.P sebagai Menteri Pendidikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) membuka Acara ini. Muhadjir mengharapkan agar alumni IMM mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar bisa memperkuat eksistensinya dalam pergulatan kebangsaan.

“Pemilu telah usai, saatnya alumni IMM mengambil peran secara strategis dalam membangun bangsa. Eksistensi alumni IMM harus bisa dirasakan oleh semua, dan teranghanya dengan SDM unggul, Indonesia maju akan terwujud. Umat Islam harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa. Menggerakkan pendidikan, sosial dan dakwah,” Terang Muhadjir.

Acara ini turut dihadiri oleh Ton Abdillah Has sebagai Ketua Pelaksana Acara Silatnas Fokal IMM meliputi FGD perumusan peta jalan gerakan untuk Indonesia maju, sidang komisi untuk rekomendasi serta mempersiapkan peringatan Milad IMM dan Muktamar Muhammadiyah akan digelar pada 2020.

Silaturahmi Nasional (Silatnas) alumni Ikatan Keluarga Alumni IMM (Kornas Fokal IMM) mengatakan bahwa sejumlah rumusan solusi masalah bangsa dan keumatan turut dibahas dalam Silatnas ini. Acara silaturahmi nasional alumni IMM dengan Forum permusyawaratan ini tentang situasi kebangsaan, soal keumatan, dan menghadapi Muktamar Muhammadiyah 2020 dan milad IMM,” katanya.

Armyn mengatakan, acara ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para alumni IMM hampir dari seluruh provinsi di Indonesia. Selanjutnya, Kornas Fokal IMM akan rembuk dan melakukan rapat kerja.

“Jadi, nanti rapat kerja. Kemudian tahun depan kita akan munas dan akan memberikan rekomendasi,” Terang Armyn.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sekjen MUI Anwar Abbas, Mendikbud Muhadjir Effendy, hingga anggota DPR RI Saleh Daulay.

Silaturahmi Nasional (Silatnas) alumni Ikatan Keluarga Alumni IMM (Kornas Fokal IMM) mengatakan bahwa sejumlah rumusan solusi masalah bangsa dan keumatan turut dibahas dalam Silatnas ini. Acara silaturahmi nasional alumni IMM dengan Forum permusyawaratan ini tentang situasi kebangsaan, soal keumatan, dan menghadapi Muktamar Muhammadiyah 2020 dan milad IMM,” katanya.

Armyn mengatakan, acara ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari para alumni IMM hampir dari seluruh provinsi di Indonesia (pengurus provinsi) dan pengurus nasional. Selanjutnya, Kornas Fokal IMM akan rembuk dan melakukan rapat kerja. Silatnas juga menjadi bagian dari rapat kerja pengurus karena tahun depan akan menggelar Munas.

“Jadi, nanti rapat kerja. Kemudian tahun depan kita akan munas dan akan memberikan rekomendasi,” Terang Armyn.

“Ya, Tahun depan kita akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) jadi silatnas ini juga sekaligus akan mempersiapkan materi – materi munas dan akan memberikan rekomendasi pada munas yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 mendatang”, ujarnya.

Armyn merinci rekomenadasi yang akan di hasilkan pada silatnas ini dan akan direkomendasi pada munas 2020 mendatang ada empat hal.

– Tentang situasi kebangsaan.

– Soal keummatan.

– Menghadapi Muktamar Muhammadiyah tahun 2020.

– Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai gebyar dari persiapan muhtamar Muhammadiyah tahun 2020.

Lebih lanjut Armyn menyebutkan Silat ini juga akan diisi dengan beberapa acara antara lain; ceramah Menteri Pertahanan RI oleh Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu. Diskusi Optimalisasi Investasi Dana Haji untuk kesejahteraan umat dan pentingnya pendaftaran haji sejak dini. Diskusi Publik dengan topik Tantangan Membangun Kedewasaan Demokrasi Indonesia. Ceramah “Quo Vadis Kaderisasi IMM untuk Bangsa”. Serta sosialisasi 4 pilar.

Menurut Armyn, situasi kebangsaan yang belakangan ini penuh turbulensi mendorong Fokal IMM sebagai entitas anak bangsa mengambil peran dan tanggung jawab.

“Kami meyakini dinamika politik saat Pilpres lalu yang sarat dengan pesan berbau SARA, kerusuhan 21-22 Mei, serta belakangan kita simak juga terjadi di Papua, merebaknya radikalisme, serta unjuk rasa isu KPK yang juga membawa korban jiwa di Kendari, bukanlah sesuatu yang bisa kita pandang remeh,” ucap Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

Armyn Gultom menyebut, semua fraktal tersebut mesti ditelaah dan dibincangkan secara mendalam, agar bisa disikapi secara tepat.

“Alumni IMM dengan beragam latar belakang keilmuan ingin berkontribusi, memberi masukan pada pemerintah sekaligus menyusun langkah yang dapat dilakukan sendiri karena persoalan bangsa adalah soal bersama dan semua elemen bangsa patut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar pengurus PP Muhammadiyah ini.

Alumni IMM jumlahnya jutaan, mengingat basisnya tersebar tidak hanya di Perguruan Tinggi Muhammadiyah, tapi juga di perguruan tinggi negeri dan Islam negeri, serta swasta lainnya. “Sehingga memiliki potensi luar biasa dalam melakukan pencerahan dan agenda kontributif lainnya bagi bangsa,” tutur Armyn.

Terkait pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang akan digelar 20 Oktober, Armin mengingatkan agar demokrasi mesti dijaga tidak hanya pada pelaksanaan prosedur demokrasi semata, tetapi juga membangun budaya demokrasinya.

“Pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan hasil pemilu yang sah, sehingga pelantikannya adalah keniscayaan konstitusional, sehingga tiap keinginan menghalanginya adalah tindakan anti demokrasi, anti-Pancasila. Sebagai elemen sivil society, Fokal IMM akan menjadi mitra kritis pemerintah, mendukung tiap langkah pemerintah yang memberi faedah maksimal bagi kemajuan bangsa, serta memberi masukan pada aspek yang dibutuhkan,” Terangnya.

Ini juga mempersiapkan materi-materi munas dan akan memberikan rekomendasi tentang empat hal. Pertama, tentang situasi kebangsaan. Kedua, soal keumatan dan yang ketiga menghadapi Muktamar Muhammadiyah tahun 2020 dan milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai gebyar dari persiapan Muktamar Muhammadiyah tahun depan,” ujar Armyn di lokasi.

Mengenai tema membangun Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Maju, hal itu dikatakannya senapas dengan agenda Muktamar Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah sampai saat ini memiliki sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Untuk itu, kata Armyn, ke depan agenda pendidikan akan dikembangkan dalam metode penangkalan terhadap radikalisme dan program deradikalisasi.
Selain itu, diharapkan ke depan Fokal IMM bisa memberikan penyuluhan, pencerahan mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, pemahaman tentang Indonesia adalah negara kesepakatan, Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara.

“Karena itu sudah menjadi kesepakatan founding father kita, para pendiri bangsa bahwa dasar negara kita adalah Pancasila,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Armyn meyakini akan ada kader Muhammadiyah yang akan menjadi menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin lima tahun kedepan.‎ Namun, katanya, hal itu tentu menjadi kewenangan presiden.

“Saya kira masih akan ada (kader Muhammadiyah) dalam optimisme saya mengatakan pasti ada. Karena itu urusan presiden hak prerogratif presiden. Muhammadiyah punya SDM yang luar biasa untuk posisi apapun. Ketika itu diperlukan dan dipandang perlu oleh pak Jokowi. Di Muhammadiyah itu segudang tenaga yang bisa ditempatkan untuk sektor apapun,” ujarnya.

Terpenting, Armyn menegaskan bahwa prinsip Muhammadiyah tidak pernah meminta-minta kursi menteri di pemerintahan. Namun, sambungnya, muhammadiyah selalu siap ditempatkan di pos-pos strategis jika diminta oleh Presiden.

“Di Muhammadiyah ini diajarkan jangan merebut jabatan, tapi ketika diberi amanah itu laksanakan dengan tuntas, baik, dan amanah,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sekjen MUI Anwar Abbas, Mendikbud Muhadjir Effendy, hingga anggota DPR RI Saleh Daulay.

Acara dilanjutkan tausyiah oleh Dr. Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah, serta dilanjutkan dengan diskusi bertema ‘Optimalisasi Investasi Dana Haji Untuk Kesejahteraan Umat dan Pentingnya Pendaftaran Haji Sejak Dini Oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. Kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Publik bertemakan, ‘Menyoal Konsolidasi Demokrasi Pasca Dua Dekade Reformasi’ oleh Dr (HC). H.Zulkifli Hasan, SE., M.M. Wakil Ketua MPR RI. Dan sebagai puncaknya, diisi dengan Acara Konsolidasi FOKAL IMM KORNAS bersama KORWIL FOKAL IMM Se-Indonesia dan dimintakan pandangan Umum dari setiap Korwil Fokal IMM se-Indonesia. “Pungkas Armyn Gultom Kordinator Nasional Fokal IMM.

“Silatnas ini merupakan ruang konsolidasi dan silaturahim antar keluarga alumni IMM tingkat nasional. Terutama dalam mempersiapkan SDM kader dan alumni IMM untuk Indonesia kedepan,” kata Armyn Gultom, Kordinator Nasional Fokal IMM.

Untuk Selanjutnya Acara Besok, Sabtu, 19 Oktober 2019 akan ada Diskusi Publik ‘Tantangan Membangun Kedewasaan Demokrasi di Indonesia’ oleh Ir. Hasto Kristiyanto, M.M. Sekjend DPP PDIP Perjuangan, Ahmad Rofiq, S.T. Sekjend DPP Partai Perindo dan H. Hanafi Rais S.I.P., M.P.P. Ketua DPP PAN.

“Insya Allah usai kegiatan Silatnas Fokal IMM ini, penutupan akan dilakukan oleh Dr. Abdul Mukti, M.Ed, sambil memberikan tausyiah Kebangsaan,” pungkas Armyn Gultom yang juga dicalonkan untuk Walikota Sibolga, Sumatera Utara.

Continue Reading
2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

Aidil Armi Muhammad, S.Kom., M.I.Kom Resmi Dilantin Jadi Ketua Umum KALUNI UNINDRA periode 2026–2029

Published

on

By

JAKARTA – Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI UNINDRA) resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2029 yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik bertema “Menguatkan Peran Alumni, Mewujudkan Dampak Berkelanjutan” di Aula PGRI, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi KALUNI UNINDRA untuk memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) dalam mendukung pengembangan institusi, meningkatkan kualitas lulusan, serta membangun jejaring alumni yang lebih solid dan berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri Rektor Unindra Prof. Dr. H. Sumaryoto, Asisten Eksekutif Wali Kota Depok Agung Pangestu, jajaran pimpinan universitas, para alumni lintas angkatan, serta pengurus baru KALUNI UNINDRA.

Ketua Umum KALUNI UNINDRA periode 2026–2029, Aidil Armi Muhammad, S.Kom., M.I.Kom., menegaskan bahwa pembangunan basis data alumni menjadi program prioritas organisasi sebagaimana arahan Rektor Unindra.

Menurut Aidil, pendataan alumni merupakan fondasi penting untuk mendukung penyusunan berbagai program organisasi sekaligus memperkuat kebutuhan institusi, termasuk dalam proses akreditasi perguruan tinggi.

“Pesan Pak Rektor sangat jelas, yaitu membangun data alumni. Ini menjadi pekerjaan rumah terbesar kami. Jumlah alumni Unindra diperkirakan sudah mencapai sekitar 100 ribu orang, namun data yang kami miliki saat ini mungkin baru sekitar satu hingga dua persen. Padahal data alumni sangat penting, baik untuk pengembangan kampus maupun kebutuhan akreditasi,” ujar Aidil.

Ia menjelaskan, proses pendataan akan mencakup seluruh lulusan sejak Unindra berdiri sebagai universitas pada 2004 hingga lulusan tahun akademik 2025–2026. Bahkan, alumni saat kampus masih berstatus STKIP juga akan dirangkul agar kembali terhubung dalam jaringan KALUNI UNINDRA.

Menurutnya, database alumni yang lengkap akan menjadi dasar penyusunan program yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengembangan karier, kolaborasi profesional, hingga penguatan kontribusi alumni terhadap almamater.

Dalam waktu dekat, KALUNI UNINDRA akan menggelar rapat kerja untuk menyusun agenda prioritas selama tiga hingga enam bulan pertama masa kepengurusan. Rapat tersebut akan membahas strategi pendataan alumni melalui media sosial, koordinasi dengan program studi, serta penguatan komunikasi lintas angkatan.

“Kami tidak ingin terburu-buru menentukan program. Dalam dua minggu ke depan kami akan menggelar rapat kerja agar seluruh program tersusun secara terukur dan realistis. Yang terpenting saat ini adalah menyelaraskan pesan dari kampus dengan aspirasi para alumni dan calon alumni,” katanya.
Aidil menambahkan, kepengurusan KALUNI

UNINDRA periode 2026–2029 diperkuat sekitar 35 pengurus yang terbagi dalam tujuh bidang kerja guna mengoptimalkan pelaksanaan program organisasi selama tiga tahun ke depan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KALUNI UNINDRA Muhammad Mirza Adam, S.Pd., menilai koordinasi antarpengurus menjadi faktor utama dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya berharap ke depan Ketua Umum Aidil dapat terus membangun koordinasi dan kebersamaan dengan seluruh pengurus. Kita memiliki banyak bidang sehingga sinergi menjadi kunci utama. Dukungan dari para wakil ketua dan seluruh pengurus akan sangat menentukan keberhasilan organisasi ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bendahara Umum KALUNI UNINDRA Nanda Asifa Putri, S.Pd., yang optimistis kepengurusan baru mampu menghadirkan organisasi alumni yang semakin profesional, progresif, dan bermanfaat bagi seluruh lulusan Unindra.

“Saya berharap KALUNI UNINDRA periode ini semakin solid dan progresif. Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum Aidil, organisasi ini akan menjadi ruang kolaborasi, silaturahmi, dan pengembangan alumni selama tiga tahun ke depan,” tuturnya.

Melalui kepengurusan baru tersebut, KALUNI UNINDRA berkomitmen menjadi mitra strategis Universitas Indraprasta PGRI dalam memperkuat hubungan dengan alumni, mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.

Continue Reading

Metro

SMA Labschool Kebayoran Sukses Sajikan Pentas Seni Spektakuler Sky Avenue 2026

Published

on

By

​JAKARTA, Sabtu 1 Agustus 2026, Semangat kemandirian dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran melalui penyelenggaraan pentas seni tahunan, The 21st Annual SkyAvenue 2026.

Digelar di Istora Senayan, Jakarta pada Sabtu (1/8), perhelatan akbar ini sukses diselenggarakan sepenuhnya oleh para siswa tanpa menggunakan jasa Event Organizer (EO) maupun manajemen acara eksternal.

​Dalam keterangannya kepada awak media, Nadhif Safei Daulay selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa ajang ini merupakan hasil persiapan panjang dan kerja keras seluruh panitia selama satu tahun terakhir.
​“Pentas seni ini merupakan hasil kerja keras kita semua selama satu tahun terakhir. Harapannya hari ini pelaksanannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Acara ini juga bukan sekadar ajang unjuk bakat, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan cinta terhadap seni di kalangan siswa,” ujar Nadhif.

​Wadah Edukasi Manajerial Pelajar
​Lebih lanjut, Nadhif menjelaskan bahwa SkyAvenue dirancang sebagai wadah edukasi kepemimpinan. Di rentang usia 15 hingga 17 tahun, para panitia ditantang untuk mengelola acara berskala nasional, mengasah kemampuan komunikasi, serta bernegosiasi secara profesional dengan berbagai pihak eksternal, vendor, hingga jajaran pengisi acara.

​Tema Multiverse dan Pencapaian *Rekor MURI*
​Tahun ini, SkyAvenue 2026 mengusung tema besar “Ascension of the Multiverse”.

Area Istora Senayan disulap menjadi empat elemen realm—laut, gunung es, hutan, dan kota—yang masing-masing dirancang untuk menyoroti urgensi isu-isu *lingkungan hidup*, seperti penanganan sampah plastik hingga mitigasi kebakaran hutan.

​Komitmen terhadap isu keberlanjutan (sustainability) ini semakin dipertegas dengan diraihnya penghargaan Rekor MURI.

Penghargaan ini diberikan atas pembuatan instalasi main piece berupa replika pohon terbesar yang seluruhnya memanfaatkan bahan kain bekas.

*Bertabur Bintang dan Dukung Sektor UMKM*
​Perayaan SkyAvenue 2026 turut dimeriahkan oleh deretan penampilan musisi papan atas, antara lain RAN, Raisa, Dia X Naykilla, Kahitna, serta Dewa 19 ft. Ari Lasso & Marcello Tahitoe.
​Tidak hanya menyajikan panggung hiburan, panitia juga menyediakan area kuliner (F&B), seating city, serta games area. Bekerja sama dengan Kementerian UMKM, acara ini juga menghadirkan ruang inklusif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka kepada para pengunjung.

*​Dukungan Mitra dan Sponsor*
​Kesuksesan penyelenggaraan pentas seni ke-21 ini tidak terlepas dari dukungan penuh berbagai mitra dan sponsor, di antaranya: BNI, Jungok, Bumi Ariloka, Pertamina Gas Negara, Telkomsel, Browse, Mazda, Sehat Banget Indonesia, TIKI, Aldeos, TBG, PIM, PT JIP, Pam Jaya, Wardah, Bamet, Derma Angel, ZAP, Emeron, Plaza Tech Clinic, Rudy Project, Auri Dental, AQUA, Good Day, Indofood, Nestle, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, dan mitra-mitra lainnya.

​Melalui keberhasilan SkyAvenue 2026, SMA Labschool Kebayoran kembali mengukuhkan eksistensinya dalam menyelenggarakan salah satu pentas seni pelajar paling bergengsi dan edukatif di Indonesia.

Continue Reading

Metro

GEMAS 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Bangun Pemuda Kabauw Samasuru

Published

on

By

JAKARTA — Pengurus Gerakan Generasi Muda Samasuru (GEMAS) periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Jakarta, Minggu (2/8).

Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen kepengurusan baru dalam memperkuat peran pemuda Kabauw Samasuru melalui semangat kolaborasi dan pengabdian.

Mengusung tema “Memperteguh Sinergitas Menuju Kabauw Gemilang”, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program strategis organisasi selama tiga tahun ke depan.

Ketua Umum GEMAS periode 2026–2029, Handi D. Sella, mengatakan kepengurusan yang baru akan memprioritaskan regenerasi, restrukturisasi organisasi, serta penguatan jati diri pemuda Kabauw Samasuru agar mampu menjadi generasi yang adaptif, kontributif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

“Gerakan Generasi Muda Samasuru bukanlah organisasi yang bisa dipandang sebelah mata, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Di bawah kepemimpinan ini, kami berikhtiar meregenerasi, merestrukturisasi, dan mereviu kembali jati diri GEMAS. Kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan karya terbaik bagi Negeri Kabauw Samasuru dan Indonesia,” ujar Handi.

Ia menjelaskan, sinergi tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga keamanan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kontribusi pemuda menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, antara lain Kepala Sub-Badan Penghubung Provinsi Maluku Kakanda Fata yang mewakili Pemerintah Daerah, Anggota DPRD DKI Jakarta Ongen Sangaji, perwakilan Kesbangpol Administrasi Jakarta Selatan, Kapolsek Pancoran Mansur, tokoh pemuda Daniel Rigain, Ketua Panitia Umar Ali Latuconsina, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para sesepuh Negeri Samasuru.

Pada kesempatan itu, Brigjen TNI (Mar) Dr. Said Latuconsina menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi kemajuan generasi muda.

Menurutnya, organisasi tidak boleh berhenti sebagai simbol kebersamaan semata, tetapi harus menjadi ruang untuk berdiskusi, melahirkan gagasan, serta menghadirkan aksi nyata bagi kemajuan masyarakat.

“Organisasi bukan hanya sebagai identitas untuk mempererat tali persaudaraan, tetapi juga wadah untuk berdiskusi, bertindak memajukan generasi, dan menanamkan kecintaan kepada negeri tercinta. Jaga selalu kekompakan, karena kekompakan adalah modal utama. Walaupun jumlah kita kecil, kalau kompak akan menjadi kekuatan besar untuk meraih kesuksesan,” tegasnya.

Di akhir acara, Handi D. Sella menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Umar Ali Latuconsina beserta seluruh panitia atas kerja keras yang telah memastikan seluruh rangkaian pelantikan berjalan lancar dan sukses.

Pelantikan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu ditutup dengan doa bersama serta ajakan kepada seluruh pemuda dan masyarakat Kabauw Samasuru di perantauan untuk terus mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Negeri Kabauw Samasuru maupun Indonesia.

Continue Reading

Trending