Connect with us

TNI / Polri

Dandim 0503/JB Pimpin Pengamanan Di Pondok Pesantren Asshidiqiyah

Published

on

Jakarta – Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi (Dandim 0503/JB) dilaksanakan Pengamanan VVIP Wakil Presiden RI, Bpk. Prof. KH. Ma’aruf Amin beserta Ibu HJ. Wury Estu Handayani Ma’aruf Amin dalam rangka menghadiri acara Haul dan Tabligh Akbar Harlah Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Ke. 35 dengan total Pasukan yang terlibat PAM VVIP 520 Personil. Sabtu.(7/3/2020)

Tamu undangan dan Santriawan dan Santriawati ada sekitar 3000 orang dengan pejabat yang hadir adalah Prof. Dr. KH. Ma’aruf Amin (Wakil Presiden RI), HJ. Wury Estu Handayani Ma’aruf Amin (Ibu Wakil Presiden RI), KH. Ahmad Mahrus Iskandar (Pimpinan Pondok Pesantren), KH. Manarul Hidayat. (Pengurus PBNU Pusat), Kolonel Inf. Tri
Budi Utomo, SE (Danrem 052/Wkr), Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi (Dandim 0503/JB), Kombes Pol. Badya Wijaya (Dir. Binmas Polda Metro Jaya), Kapt. Cpm Ade Wijaya (Wadandenpom Jaya 1), H. Rhoma Irama (Musisi Senior) dan Bpk. Djan Faridz (Penasehat DPP PPP). Ungkap, Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi (Dandim 0503/JB)

Personel yang terlibat PAM VVIP adalah personil dari Paspampres sebanyak 40 orang Pimpinan Lettu Mar Suryatmo, personil Polri 220 orang pimpinan Kombes Pol Audie S Latuheru (Kapolres Metro Jakarta Barat) dan personil Jajaran Kodam Jaya sebanyak 260 orang pimpinan Kolonel Kav. Valian Wicaksono (Dandim 0503/JB).

Kapten Inf. Missin mengatakan kepada awak media bahwa seluruhnya pasukan di tempatkan di tiap titik yang dianggap Vital, “Mulai dari Route kedatangan sampai dengan di seluruh seputaran tempat acara.”

Pihak Pomdam Jaya melaksanakan pengaturan Lalin di tiap persimpangan sampai dengan Pintu Gerbang Lokasi dan di lokasi acara ada 70 Personil pimpinan Kapten Cpl Edy. R Moerdoko dan Kapten Inf Irwan Triyono.

Sekitar pukul 10.15 WIB sampai dengan sianghari, Wapres RI Bpk. Prof. KH. Ma’aruf Amin beserta Ibu Wury Estu Handayani Ma’aruf Amin laksanakan kegiatan tersebut, “acara diawali dengan Pembukaan yang dipimpin langsung oleh pembawa acara dilanjutkan Menyanyikan lagu Indonesia Raya Kemudian Menyanyikan lagu Yaa Lal Wathon dan Mars Assidiqiyah, Pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori Ustad Haji muhasyim M.Sag, Kalimat tarhib dari khadimul mahad oleh Kyai Haji Ahmad Mahrus Iskandar Bcs, Testimoni sahabat Abah Kyai Haji Nur Muhammad Iskandar SQ, Amanat Wakil Presiden Profesor Doktor K.H Ma’ruf amin, Launching koperasi alumni Assidiqiyah Haji M.Zein Msi, Tasyakur dan doa penutup oleh pendiri dan pengasuh Ponpes Assidiqiyah K.H Muhammad Nur Iskandar SQ dan diakhiri Ramah Tamah”.

Dalam sambutannya Wapres RI Bpk. Prof. KH. Ma’aruf Amin menyampaikan Santri- Santri hidupnya harus bermanfaat ditengah tengah masyarakat karena sebaik sebaiknya umat adalah yang bermanfaat untuk masyarakat, terus berdayakan pondok pesantren dalam rangka pembangunan umat yang mandiri.

“Bangunlah usaha usaha yang mandiri seperti koperasi dan one Pesantren one Produksi (OPOP) serta pembangunan ekonomi Pesantren yang Syariah,” untuk itu saya ucapkah Hari Lahir Pondok Pesantren Asshidiqiyah yg ke 35, semoga kedepan Pondok Pesantren ini akan menjadi contoh bagi Pesantren yang lainnya. Ungkap, Kapten Inf. Missin kepada awak media

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Lantik 993 Bintara Remaja di SPN Lido

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melantik 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pelantikan digelar dalam Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026).

Sebanyak 993 siswa tersebut resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan pembentukan. Pelantikan ini menjadi awal tugas mereka sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang seorang Bhayangkara muda untuk mengabdi di institusi Polri,” ujarnya.

Komjen Pol Asep Edi Suheri berpesan agar para bintara remaja menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan setiap anggota Polri harus menjaga sikap agar tidak mencederai hati masyarakat maupun nama baik institusi.

Kapolda juga menekankan pentingnya keimanan dan ketakwaan, kepatuhan terhadap Tribrata, Catur Prasetya, serta kode etik profesi Polri. Para bintara remaja diminta menjaga integritas, menghindari pelanggaran, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Menurutnya, bintara remaja merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas Polri karena akan banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu bekerja disiplin, loyal, berintegritas, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Ingatlah bahwa Tribrata mengajarkan kita untuk menjadi polisi yang baik. Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, namun polisi yang baik sudah tentu akan profesional,” katanya.

Selain menekankan pengabdian yang humanis, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan. Para bintara remaja diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar Brimob, agar siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara terukur dan profesional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para bintara remaja untuk memasuki dunia pengabdian sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan hadir sebagai sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang humanis.

Continue Reading

TNI / Polri

Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Published

on

By

Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku hingga 31 Agustus, Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Layanan Samsat

Published

on

By

Jakarta — Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor yang diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, program pemutihan pajak kendaraan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kepemilikan kendaraan.

“Program pemutihan ini berlaku selama tiga bulan. Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Kombes Komarudin.

Kombes Komarudin menjelaskan, masyarakat dapat mendatangi kantor-kantor Samsat di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mendapatkan layanan pembayaran pajak kendaraan. Pihaknya telah menyiapkan personel, sarana prasarana, serta pengaturan alur pelayanan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah wajib pajak selama program berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan personel di lapangan, termasuk sarana dan prasarana pelayanan di Samsat, agar masyarakat yang datang dapat terlayani dengan baik. Kami ingin memastikan proses pelayanan berjalan tertib, lancar, nyaman, dan tidak menyulitkan masyarakat,” katanya.

Kombes Komarudin juga mengimbau masyarakat agar mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya melalui layanan resmi Samsat. Petugas, kata dia, akan membantu memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat datang langsung ke Samsat dan mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya. Pelayanan dibuka setiap hari kerja, Senin hingga Sabtu, kecuali hari libur nasional atau tanggal merah,” ujarnya.

Kombes Komarudin berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, tidak hanya untuk menyelesaikan kewajiban pajak, tetapi juga memperbaiki data kepemilikan kendaraan.

“Silakan manfaatkan program ini sampai 31 Agustus 2026. Ini kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kendaraan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending