Connect with us

Metro

FWJ Sentuh Kaum Minoritas, Kelompok Penyanyi Jalanan Salut

Published

on

Jakarta – Ditengah-tengah keresahan masyarakat akibat dampak wabah covid-19, dan galaunya pemerintah dalam menangani pandemi virus corona terkesan plin plan, sehingga dampak yang timbul menjadi keresahan masyarakat, terutama kaum minoritas.

Hal itu mendorong Forum Wartawan Jakarta (FWJ) untuk menyentuh mereka sebagai upaya membantu sedikitnya meringankan beban kaum minoritas. Pernyataan tersebut dikatakan Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta, Mustofa Hadi Karya yang disapa Opan ini melalui kepala bidang humas FWJ, Bambang Suryono di terminal kampung rambutan Jakarta Timur setelah menyerahkan paket bantuan sosial kepada pengurus Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), Sabtu (9/5/2020).

Paket bantuan sosial tersebut dikatakan Bambang sebagai bantuan kecil dari Forum Wartawan Jakarta, setidaknya dapat mengobati kerinduan para kaum minoritas yang hingga kini belum tersentuh tangan pemerintah.

“Inisiatif tersebut muncul ketika tidak meratanya pemberian bantuan sosial yang dilakukan pemerintah kepada warga terdampak covid-19, mereka seakan-akan terlupakan, padahal mereka adalah bagian dari kita yang memiliki hak sama dipelihara oleh Negara sesuai amanah UUD’45. “Ucap Bambang.

Ia juga menjelaskan meskipun paket bantuan sosial yang disalurkan Forum Wartawan Jakarta tidak sebanding dengan jumlah pengamen jalanan yang ada, namun pihaknya telah berikan contoh untuk tergeraknya hati pemerintah dalam menangani masyarakatnya yang terdampak wabah virus corona.

Secara simbolis, penyerahan paket bantuan sosial tersebut diberikan langsung kepada para pengurus Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) yang dihadirkan sedikitnya 50 orang anggota KPJ, serta disaksikan oleh ketua umum LSM Pesdam Polri, Bachrudin, dan para pengurus Forum Wartawan Jakarta.

“Kami dari Kelompok Penyanyi Jalanan yang berada di kampung rambutan dan pasar rebo salut buat FWJ. “Ujar seorang pengurus KPJ dilokasi penyerahan paket bantuan sosial.

Sementara kordinator logistik Forum Wartawan Jakarta, Koko yang didampingi Ichsan selaku Sekjen FWJ, Esa Tjatur Setiawan selaku wakil ketua 1 FWJ bidang organisasi, Cardy selaku kehumasan bidang pendataan dan salah seorang dewan penasehat FWJ, Lemens Kodongan menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang melanda Indonesia dengan menyebarnya virus corona.

“Iya benar, kami salurkan kemaren sore paket kebutuhan untuk teman-teman di KPJ berupa beras 5 kg, 1 kaleng susu, 1 biskuit, 1 liter minyak goreng dan 5 buah Indomie. “Ulas Koko ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/5/2020) pagi.

Sebagai bentuk ucapan kekompakan dari keluarga besar Forum Wartawan Jakarta. Koko juga mengapresiasi kepada Bendahara umum FWJ beserta wakilnya, Tri Wulansari dan Minarmi yang telah meluangkan waktunya mengepak puluhan paket bantuan sosial tersebut dari pagi hari sampai jelang ashar.

Kedepannya, Koko berharap pemerintah maupun para stake-holder dan pengusaha untuk lebih peka terhadap keberadaan kaum minoritas di DKI Jakarta.

Continue Reading

Metro

JB Fragrance & Flavor Perkuat Branding di ICI 2026, Bidik Lonjakan Pasar Parfum Lokal

Published

on

By

Jakarta – Industri parfum dan wewangian di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Melihat tren tersebut, JB Fragrance & Flavor melakukan langkah rebranding untuk memperkuat eksistensinya di pasar Indonesia melalui ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) 2026.

General Manager Flavor & Fragrance JB Fragrance & Flavor, Deddy Tan, mengatakan partisipasi perusahaan dalam pameran ICI 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan identitas baru perusahaan kepada pelaku industri kosmetik dan parfum nasional.

“JB Fragrance & Flavor sendiri sudah berdiri sejak tahun 1950 di India dan sudah 10 tahun hadir di Indonesia di bawah Khemco atau Pancabudi Group. Sekarang kami ingin lebih agresif memperkenalkan brand kami karena industri parfum retail dan inspired perfume sedang berkembang sangat cepat,” ujar Deddy Tan di sela pameran, Kamis (7/5/2026).

Deddy Tan menjelaskan, JB Fragrance & Flavor menghadirkan berbagai solusi aroma untuk beragam kebutuhan industri, mulai dari aromaterapi, dupa, Eau de Parfum (EDP), parfum isi ulang, hingga produk kosmetik dan perawatan tubuh.

Menurutnya, pasar Indonesia memiliki karakteristik aroma yang cukup khas dibanding negara lain. Aroma manis atau sweet masih menjadi favorit konsumen domestik, termasuk tren wewangian bernuansa Timur Tengah yang kini semakin diminati.

“Sekarang tren yang berkembang adalah aroma Timur Tengah yang dimodifikasi dengan sentuhan manis, termasuk aroma-aroma yang terinspirasi dari brand luar negeri,” katanya.

JB Fragrance & Flavor sendiri memiliki ribuan koleksi aroma yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan perkembangan tren global. Melalui ajang ICI 2026, perusahaan tidak hanya menargetkan transaksi bisnis secara langsung, tetapi juga meningkatkan brand awareness di industri fragrance nasional.

Deddy Tan mengungkapkan, partisipasi dalam pameran serupa sebelumnya mampu mendongkrak permintaan produk hingga 20–30 persen. Hal tersebut menjadi alasan perusahaan terus aktif mengikuti pameran industri sebagai strategi memperluas jaringan bisnis dan memperkuat penetrasi pasar di Indonesia.

Selain itu, ia berharap penyelenggaraan ICI ke depan dapat menghadirkan zonasi yang lebih spesifik antara area bahan baku, pengemasan, dan produk jadi agar memudahkan pelaku industri mencari kebutuhan bisnis secara lebih efisien.

Sebagai informasi, JB Fragrance & Flavor merupakan perusahaan produsen fragrance dan flavor asal India yang telah beroperasi lebih dari 70 tahun dan kini terus memperluas pasar Asia Tenggara melalui kemitraan strategis di Indonesia.

Continue Reading

Metro

Gunawan Komut PT Senergi Multi Lestarindo Tbk Berpartisipasi di Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026

Published

on

By

Jakarta – PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) ikut ambil bagian dalam ajang Indonesian Cosmetics Ingredients (ICI) 2026 dengan menampilkan berbagai inovasi bahan baku untuk industri kosmetik, personal care, hingga fragrance.

Komisaris Utama PT Sinergi Multi Lestarindo, Gunawan, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam pameran tersebut menjadi upaya mempertemukan pelanggan di Indonesia dengan mitra pemasok internasional.

“Kami hadir di sini sebagai distributor khusus bahan baku kimia. Harapannya pelanggan dapat bertemu langsung dengan para pemasok kami untuk mengeksplorasi bahan-bahan terbaik,” ujar Gunawan di sela pameran ICI 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/5/26)

Gunawan menjelaskan, SMLE yang berdiri sejak 2013 kini telah bekerja sama dengan pemasok dari sekitar 17 negara. Mitra tersebut berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Asia seperti China, Jepang, dan Korea Selatan hingga negara-negara Eropa.

Tak hanya fokus pada industri kosmetik, perusahaan juga mengembangkan bisnis di sektor bahan baku makanan dan minuman (food ingredients) serta kimia industri. Saat ini, SMLE disebut telah melayani lebih dari 2.000 pelanggan di seluruh Indonesia dengan skema bisnis business-to-business (B2B).

Meski mencatat pertumbuhan bisnis yang positif, Gunawan mengakui kondisi ekonomi global masih menjadi tantangan bagi industri bahan baku impor. Menurutnya, konflik internasional turut memengaruhi rantai pasok dan biaya operasional perusahaan.

“Kenaikan kurs dolar AS sangat berpengaruh terhadap harga bahan baku impor. Selain itu biaya logistik juga meningkat, ditambah adanya gangguan supply chain di beberapa wilayah konflik,” katanya.

Dalam pameran tersebut, SMLE juga menyoroti tren wewangian yang diprediksi masih diminati pasar sepanjang 2026. Gunawan menyebut aroma woody dan rose masih menjadi favorit konsumen.

Ia menambahkan, produk fragrance asal China saat ini banyak diminati karena menawarkan harga yang kompetitif. Sementara produk asal Eropa tetap memiliki pasar tersendiri, khususnya di segmen menengah ke atas.

Melalui partisipasi di ICI 2026, SMLE berharap dapat terus menghadirkan inovasi bahan baku terbaru bagi industri manufaktur dalam negeri.

“Harapan kami bisa terus memberikan bahan baku dan inovasi terbaik bagi pelanggan agar kualitas produk akhir mereka semakin meningkat,” tutupnya

Continue Reading

Metro

Dicky Heriyana Pimpin PT Multisari Indoprima Hadirkan Stan Produk Wewangian LUZI di Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI)

Published

on

By

Jakarta — PT Multisari Indoprima, sebagai agen tunggal produk wewangian LUZI di Indonesia, turut ambil bagian dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) dengan menghadirkan stan pameran yang menampilkan berbagai inovasi bahan baku parfum dan fragrance berkualitas tinggi.di Jiexpo Kemayoran jakarta. Rabu (06/5/2026)

Kehadiran perusahaan dalam pameran ini dipimpin langsung oleh General Manager PT Multisari Indoprima, Dicky Heriyana. Partisipasi tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri kosmetik dan wewangian nasional yang terus berkembang pesat.

Dalam pameran ini, PT Multisari Indoprima menampilkan beragam portofolio produk fragrance dari LUZI yang dikenal memiliki standar kualitas internasional. Produk-produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri kosmetik, personal care, hingga produk rumah tangga di Indonesia.

Dicky Heriyana menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang ICI merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi terbaru serta memperluas jaringan bisnis dengan para pelaku industri kosmetik.

“Melalui keikutsertaan kami di ICI, PT Multisari Indoprima ingin menghadirkan solusi wewangian yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mampu mengikuti tren pasar dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ujarnya.

Ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) sendiri menjadi salah satu pameran terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri bahan baku kosmetik, manufaktur, hingga brand kecantikan. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran inovasi antar pelaku industri.

Dengan kehadiran di ajang ini, PT Multisari Indoprima berharap dapat semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam penyediaan bahan baku wewangian, sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan industri kosmetik Indonesia.

Continue Reading

Trending