Connect with us

Metro

Fatayat NU Gelar acara Silatnas Forum Daiyah Fatayat (Fordaf)

Published

on

JAKARTA – Fatayat NU menggelar acara Silatnas Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) di Pusdiklat Kemnaker, Makasar, Jakarta Timur. Senin (30/11/2020).

Kegiatan yang dihadiri oleh 29 Pimpinan Wilayah Fatayat NU se-Indonesia ini dilakukan secara online dan diikuti oleh sebagian pengurus PP Fatayat NU dan DKI Jakarta secara offline.

Mengingat tantangan dakwah yang semakin kompleks, para daiyah Fatayat NU diajak berbenah untuk mengikuti perkembangan dan tuntutan zaman.

Perubahan sosial masyarakat saat ini yang cenderung mencari pengetahuan agama lewat internet daripada bertanya kepada guru yang ahlinya langsung.

Maka Fordaf harus memiliki strategi dalam upaya menyampaikan dakwah Rahmatan lil aalamin dan menjawab segala tantangan dan kebutuhan masyarakat urban.

Anisa Rahmawati yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Dakwah PP Fatayat NU saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan terimakasih atas kehadiran para peserta.

“Dan melalui forum ini bisa membincang peran Fordaf yang sangat penting untuk meneguhkan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, dan berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancer serta dapat memberikan rekomendasi yang efektif untuk pengembangan program dan kegiatan dakwah Fordaf NU,” paparnya Anisa.

Pergerakan Dakwah Fatayat merupakan Ruh dari organisasi Fatayat NU itu sendiri. Bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan ke-NU-an dikembangkan dalam forum-forum dakwah/majlis taklim, tandas Ketum PP Fatayat NU sahabat Anggia Ermarini.

Maka sangat penting Fordaf NU mengembangkan, mengkaji ulang, mengupgrade, dan menginisiasi baru metode dan kemasan dalam berdakwah yang kekinian, tambahnya.

“Sebagai pemantik diskusi pada acara sialtnas ini ada dua narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu Dr. Nur Rofiah selaku dosen pascasarja PTIQ yang menyinggung soal Keadilan Gender Islam dan kerahmatan semesta yang dimulai dari invidu yang muslih.

Siapa pun dan apa pun yang punya atribut keislaman harus menjadi rahmat buat semesta seluas-luasnya, tuturnya. Dan untuk strategi dakwah, Fordaf harus menjadi rujukan dakwah secara offline,” pungkasnya.

Sementara itu, Managing Editor islami.co, Dedik Priyanto, yang mencoba melihat perkembangan gerakan da’iyah NU dari luar.

Dedik menyebutkan bahwa tidak banyak da’iyah yang merambah dunia digital yang menciptakan dakwah rahmatan lil ‘alamin. Da’iyah harus mampu menjadi Agent of Knowledge, tandasnya.

Salah satu media yang bisa digunakan adalah Tik Tok. Media ini lebih mudah, sebuah lahan mall baru untuk mendapatkan jama’ah secara online.

Adapun hasil rekomendasi yang dihasilkan dari acara silatnas kali ini adalah, Pembentukan Fordaf di semua tingkatan kepengurusan Fatayat NU (PW, PC, PAC dan PR), Melakukan penguatan kompetensi da’iyah Fatayat NU baik kapasitas skill dakwah maupun konten atau substansi dakwah berlandaskan islam ahlussunnah wal jamaah,

Digitalisasi dakwah Fordaf Fatayat NU, Penguatan jaringan dengan berbagai stakeholder terkait dalam rangka penguatan Fordaf Fatayat NU, Membuat produk-produk dakwah Fordaf Fatayat NU dalam berbagai bentuk baik hard maupun soft copy.

Continue Reading

Metro

LKAP Kulon Progo Dorong Pemerintah Lebih Responsif Guna Tingkatkan Indeks Harmoni Indonesia

Published

on

By

Kulon progo,14/5/2026, – Karyapost.comSuasana hangat dan penuh optimisme menyelimuti Tabebuya Resto, Wates, beberapa hari yang lalu saat jajaran perwakilan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkumpul dalam sebuah agenda strategis.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Kesbangpol DIY bekerja sama dengan Kesbangpol Kulon Progo tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi daerah, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi survei Indeks Harmoni Indonesia (IHI) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kulon Progo ini menjadi ruang dialektika yang kaya, mempertemukan berbagai sudut pandang mulai dari narasumber kementerian yang hadir melalui sambungan virtual, praktisi akademisi, hingga pimpinan Lembaga Kajian dan Advokasi Pembangunan (LKAP) Kulon Progo.

Priyo Santoso SH Dalam paparannya menekankan bahwa harmoni di tengah masyarakat tidak hadir secara instan melainkan hasil dari kepercayaan publik terhadap kehadiran negara yang responsif kemudian menyoroti bahwa pemerintah ke depan dituntut untuk lebih adaptif terhadap dinamika persoalan di akar rumput agar harmoni di semua bidang dapat benar-benar terwujud secara alami.

Menurutnya kinerja pemerintah yang peka terhadap aspirasi warga bukan hanya sekadar tugas administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan kohesi di tingkat daerah maupun nasional ujarnya disampaikan kepada awak media.

Kehadiran lintas OPD dalam pertemuan di Tabebuya Resto ini pun menjadi simbol penting bahwa merawat harmoni adalah tanggung jawab kolektif dengan persiapan matang menuju survei IHI pada Juni 2026, terselip harapan besar agar DIY dan Kulon Progo mampu mencatatkan kenaikan angka indeks yang signifikan sebagai rapor nyata keberhasilan pelayanan publik.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga kajian, dan akademisi, diharapkan tercipta pola kerja yang lebih inklusif dan solutif, sehingga angka harmoni yang tinggi nantinya bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan cerminan dari kedamaian dan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT Kritik Pernyataan Amien Rais soal Teddy dan Prabowo

Published

on

By

JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT menggelar konferensi pers untuk menanggapi video viral berisi pernyataan Amien Rais yang dinilai menyerang secara pribadi Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya serta merendahkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Konferensi pers tersebut berlangsung di kawasan Tebet Barat Dalam Raya, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026), dan dihadiri sejumlah pengurus organisasi serta awak media nasional.

Ketua Umum DPP RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT, T. Helmy, menilai pernyataan yang disampaikan Amien Rais telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik dan berpotensi mencederai etika komunikasi politik nasional.

“Kami menilai pernyataan tersebut tidak hanya menyerang pribadi Letkol Teddy Indra Wijaya, tetapi juga telah menyentuh kehormatan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Sebagai relawan pendukung Presiden, kami merasa perlu menyampaikan sikap secara terbuka kepada publik,” ujar T. Helmy dalam konferensi pers.

Dalam kesempatan itu, RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT juga menyoroti pentingnya tanggung jawab moral para tokoh nasional dalam menyampaikan pendapat di ruang publik agar tidak memicu polemik maupun perpecahan di tengah masyarakat.

Menurut T. Helmy, setiap tokoh bangsa diharapkan mampu menjaga suasana demokrasi yang sehat melalui penyampaian kritik yang santun dan beretika.

Selain itu, organisasi tersebut mengingatkan pentingnya keteladanan para tokoh nasional, termasuk dalam menunjukkan kepatuhan terhadap hukum dan kewajiban sebagai warga negara.

“Kami berharap seluruh tokoh nasional dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, baik dalam ucapan maupun tindakan sebagai warga negara yang taat hukum,” lanjutnya.

RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT menegaskan dukungannya terhadap terciptanya ruang demokrasi yang sehat, santun, dan beretika tanpa adanya serangan personal maupun narasi yang dinilai merendahkan martabat individu maupun lembaga negara.

Continue Reading

Metro

Taruna Bakti University Buka Akses Beasiswa Bagi Generasi Muda Banjar

Published

on

By

JAKARTA – Rektor Frado Sibarani menginisiasi pembukaan bus promosi kampus Taruna Bakti University sebagai upaya membangun hubungan dan kolaborasi dengan komunitas masyarakat Banjar di wilayah Jabodetabek, di Balai Pertemuan Majapahit,Minggu (10/05/2026)

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi

kampus dalam memperkenalkan program pendidikan unggulan sekaligus membuka akses beasiswa bagi generasi muda berprestasi dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Dr. Frado Sibarani mengapresiasi panitia dan tokoh masyarakat Banjar yang telah memberikan ruang bagi Taruna Bakti University untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami membuka peluang beasiswa bagi anak-anak pintar, atlet berprestasi, hingga pemain sepak bola profesional untuk dapat melanjutkan pendidikan di Taruna Bakti University. Tahun lalu, kami telah memberikan beasiswa kepada sekitar 150 mahasiswa,” ujar Frado.

Sebagai kampus yang terus berkembang di bidang teknologi dan industri kreatif, Taruna Bakti University kini menghadirkan sejumlah program studi baru berbasis sains dan teknologi, seperti Informatika, Data Science, dan Rekayasa Logistik.

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa depan, khususnya pada bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan keamanan siber yang saat ini berkembang pesat.

Frado yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun bekerja di Singapura dalam bidang teknologi informasi dan keamanan server menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia Indonesia di sektor AI dan cyber security menjadi salah satu fokus utama kampus yang dipimpinnya.

“Saya ingin generasi muda Indonesia memiliki kemampuan dan daya saing global dalam bidang AI dan cyber security. Taruna Bakti University hadir untuk menjadi bagian dari pengembangan talenta digital Indonesia,” katanya.

Ia juga berharap ke depan dapat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam bidang pendidikan dan pengembangan keamanan siber.
Menurutnya, potensi generasi muda Banjar sangat besar dan perlu mendapatkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Saya berharap suatu saat dapat berkunjung ke Kalimantan Selatan untuk membangun kerja sama di bidang pendidikan dan cyber security, sekaligus mengundang putra-putri Banjar untuk berkuliah di Taruna Bakti University,” tambahnya.

Taruna Bakti University yang berlokasi di Jalan RE Martadinata terus memperkuat posisinya sebagai kampus berbasis teknologi dan inovasi.

Selain aktif mendorong pengembangan talenta digital, Frado juga mengantongi sejumlah sertifikasi internasional di bidang teknologi informasi dan keamanan siber, di antaranya Certified Artificial Intelligence, Certified in Cyber Security, Certified Ethical Hacker (CEH), Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI), hingga Certified Chief Information Security Officer (CCISO).

Melalui pendekatan langsung kepada komunitas masyarakat Banjar di Jabodetabek, Taruna Bakti University berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak generasi muda Indonesia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital

Continue Reading

Trending